Artikel Berburu Head Unit di GIIAS 2024, Ada yang Bisa Basmi Virus pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Selain berfungsi sebagai hub untuk audio dan navigasi, head unit modern juga menawarkan konektivitas yang memungkinkan integrasi dengan ponsel, menyediakan akses ke berbagai aplikasi, peta, dan media.
Pada GIIAS 2024, terdapat beberapa opsi unit lanjutan yang dapat dipilih berdasarkan kebutuhan Anda.
Baca Juga: Lexus Sebut Pengguna Sedan Premium Tetap Setia di Tengah Tren SUV
Head unit ACK memiliki fitur kesehatan, layar besar dan ketajaman 2K. Produk tersebut memiliki sensor CO2 di dalam mobil, kata Darmawan kepada Kompas.com, Minggu (21/7/2024).
Temanya juga memiliki teknologi anti-virus. Ini menggunakan sinar UV untuk membunuh kuman dan virus di dalam kabin mobil, memberikan perlindungan ekstra bagi pengemudi dan penumpang.
Headset Asuka ACK 509/510 MAX mendukung konektivitas nirkabel, sehingga pengguna dapat menghubungkan perangkatnya untuk streaming musik, perjalanan, dan komunikasi hands-free.
Baca Juga: Perbedaan Baterai Listrik Hyundai Kona Baru
Headset Asuka ACK 509/510 MAX dijual dengan harga Rp 13.750.000, namun khusus di pameran GIIAS akan ada diskon 10 persen.
Lalu ada TMK 1055 OEM Series yang merupakan andalan terbaru dari Tomiko yang menjalankan Android 13 dengan layar besar 10,36 inci dan resolusi 2K. Dilengkapi dengan RAM 8 GB dan penyimpanan 256 GB, serta prosesor octa-core 2,7 GHz yang sangat bertenaga.
Audio Resolusi Tinggi juga tersedia untuk mendengarkan lebih baik. Judulnya dijual dengan harga Rp 9.250.000.
Masih di model yang sama, ada TMK 1055 Pro OEM Series 11.8″. Head unit ini dirancang khusus untuk Toyota Fortuner VRZ TRD 2016-2024. Memiliki layar QLED 11.8 inci, mendukung Android Auto dan nirkabel Apple CarPlay.
Menggunakan OS Android 10Q dengan RAM 6GB dan ROM 64GB, mendukung HDD 1 terabyte, perintah suara internal, output suara virtual, Bluetooth Qualcomm aptX, USB 3.0, Audio Resolusi Tinggi, dan MirrorLink.
Toyota plug and play bergaransi satu tahun. Judulnya dijual dengan harga Rp 9.250.000. Dengarkan berita dan cerita terkemuka yang kami pilih langsung di ponsel Anda. Pilih metode pilihan Anda untuk bergabung dengan Saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Berburu Head Unit di GIIAS 2024, Ada yang Bisa Basmi Virus pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Beli Head Unit, Pertimbangkan Kapasitas RAM pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Saat membeli head unit, sangat penting untuk mempertimbangkan perangkat kerasnya, terutama RAM.
Memilih RAM yang terlalu sedikit seperti 2/32 GB atau 2/16 GB di unit utama dapat berdampak buruk pada performa, terutama saat menggunakan sistem Android 12 terbaru.
Brand Manager Asuka Car TV TJ Darmawan menekankan pentingnya memilih head unit dengan kapasitas RAM yang mencukupi.
Baca juga: Mobil Murah Terlaris di Indonesia Juli 2024, Sigra-Calya Masih Bertenaga
“Memilih head unit dengan RAM terlalu kecil seperti 2/32 GB atau 2/16 GB untuk menjalankan sistem Android 12 terbaru sangatlah sulit,” kata Darmawan kepada Kompas.com, Selasa (13/8/2024). ).
Darmawan menjelaskan, spesifikasi tersebut mungkin masih memadai untuk Android versi lama, namun performa perangkat sangat terbatas di versi terbaru.
Menurut Darmawan, untuk kelancaran penggunaan sehari-hari, setidaknya diperlukan RAM 4/64 GB atau lebih agar kinerja head unit dapat memenuhi kebutuhan sistem Android terbaru.
“Selain itu, Google dan YouTube sering melakukan pembaruan untuk memperbaiki bug sehingga membutuhkan spesifikasi yang lebih tinggi,” imbuhnya.
Meskipun pembaruan ini penting untuk keamanan dan stabilitas, pembaruan ini menambah beban pada perangkat dengan spesifikasi yang tidak lengkap.
Lebih lanjut Darmawan mengingatkan, memilih head unit dengan fitur yang tepat tidak hanya bertujuan untuk mendapatkan pengalaman pengguna yang lebih baik, tetapi juga memastikan perangkat bertahan lebih lama dan tetap mendukung pembaruan di masa mendatang.
Baca Juga: Review Lengkap BYD M6, Bahas Desain dan Biaya Tahunan
“Jika spesifikasinya terlalu rendah, head unit akan cepat ketinggalan zaman dan tidak mampu lagi mengikuti pembaruan aplikasi yang terus berubah,” ujarnya.
Memilih head unit dengan RAM yang cukup merupakan investasi bijak untuk penggunaan jangka panjang. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan WhatsApp sudah terinstal.
Artikel Beli Head Unit, Pertimbangkan Kapasitas RAM pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Mau Ganti Head Unit Mobil, Harga Mulai Rp 900.000 pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Saat ini banyak juga produsen aksesoris mobil yang menawarkan upgrade head unit dengan harga terjangkau.
Salah satunya ditawarkan Elyn Variation yang berlokasi di Pasar Mobil Kemayoran, Jakarta Pusat. Elyn Variations menawarkan model basic mulai dari Rp 900.000.
Baca juga: Video Tesla Cybertruck di Jalan Raya dengan Plat Nomor Palsu
“Sebagian besar pemilik mobil bermigrasi dari stok ke Android Auto, biasanya YouTube.” “Harga paling murah berkisar Rp 900.000 hingga di atas Rp 4 jutaan. Rp,” kata Ana, pemilik Elyn Variation, yang ditemui Kompas.com di pusat kota Jakarta, baru-baru ini.
Bedanya RAM dan penyimpanannya mulai dari 8GB, 32GB, 64GB, 128GB berbeda. “Ini merek termahal: JEC, Audiobank dan Nakamichi,” lanjutnya.
Ana melanjutkan, proses pemasangannya hanya memakan waktu beberapa jam, tergantung jenis dan merek mobil. Pemasangannya menggunakan sistem “plug and play”.
“Kami menggunakan kabel OEM, konektor ke konektor, tidak ada pemotongan atau penyambungan. “Bisa digunakan di semua mobil seperti Honda Brio dan Toyota Avanza,” kata Ana.
Baca juga: Akibat Sering Injak Pedal Kopling Saat Macet
Selain Variasi Elyn, pemilik mobil punya pilihan lain untuk membeli radio standar, namun harganya sedikit lebih mahal. Merek yang disebutkan adalah Pioneer DMH-A345BT senilai $2,5 juta. IDR dengan Bluetooth dan konektivitas web melalui kabel USB.
Ada juga merk Kenwood DMX7022S yang harganya 4,6 jutaan. Rp, dengan Bluetooth, kamera belakang, Apple CarPlay dan Android Auto melalui kabel USB. Dengarkan berita terkini dan favorit kami langsung ke ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.
Artikel Mau Ganti Head Unit Mobil, Harga Mulai Rp 900.000 pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Pastikan Ada Fitur Ini Saat Beli Head Unit Mobil pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Head unit kini lebih dari sekadar radio atau pemutar CD. Perangkat ini menjadi pusat kendali hiburan dan informasi di dalam mobil.
Head unit yang dilengkapi fitur-fitur modern secara signifikan meningkatkan pengalaman berkendara dan menjadikan perjalanan lebih nyaman dan aman.
Salah satu fitur penting yang perlu diperhatikan adalah sistem navigasi yang canggih. Darmawan, Main Dealer Asuka, berbicara tentang pentingnya sistem navigasi yang memberikan kemudahan bagi pengemudi.
Baca Juga: Tren Warna Sepeda Motor 2024; Dapatkan inspirasi dari mobil.
Fitur navigasi di head unit tidak hanya menyediakan peta dan rute perjalanan, tetapi juga memperbarui informasi lalu lintas secara real-time. Berguna untuk menghindari kemacetan dan mencari rute tercepat, kata Darmawan kepada Kompas.com, Kamis. (8/1/2024).
Sistem navigasi yang akurat dan canggih dapat mengurangi stres selama perjalanan dan menjamin perjalanan yang efisien.
Pemasok head unit ASM Zulfikar mengatakan, head unit juga penting memiliki fitur navigasi dengan kemampuan 3D.
“Selain navigasi real-time, fitur-fitur seperti peta 3D dan panduan suara yang jernih menjadi lebih penting. Fitur-fitur ini membuat pengalaman berkendara menjadi lebih mudah dan nyaman,” kata Zulfikar.
Tampilan peta yang jelas dan panduan suara yang akurat mengurangi kemungkinan kesalahan rute dan memudahkan mengikuti petunjuk arah.
Baca: Pedrosa Akui Sakit Serius Seperti Stoner
Head unit dengan informasi lalu lintas real-time dan tampilan peta yang jelas tentunya akan membantu perjalanan Anda berjalan lancar dan aman. Lakukan riset sebelum memilih head unit yang paling sesuai dengan kebutuhan navigasi dan hiburan Anda. Dengarkan berita bagus dan pilihan berita kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk bergabung dengan saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Pastikan Ada Fitur Ini Saat Beli Head Unit Mobil pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Head Unit Disebut Memerlukan Upgrade Berkala pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi, pengemudi harus melakukan upgrade head unit secara berkala untuk mendapatkan performa yang lebih baik dan fitur yang lebih canggih.
Menurut Dharmavan, Sales Manager Asuka, peningkatan pada head unit tidak hanya sekedar menambah hiburan, tetapi juga meningkatkan keselamatan dan kenyamanan berkendara.
Baca juga: Lorenzo Yakin Bisa Jadi Juara Dunia Bersama Ducati Saat Ini
“Banyak orang mungkin tidak menyadari bahwa peningkatan head unit dapat memberikan perbedaan besar pada pengalaman berkendara. Selain mendukung fitur-fitur seperti Android Auto dan Apple CarPlay, pembaruan ini juga memastikan perangkat tetap kompatibel dengan teknologi terkini di kendaraannya, kata Dharmavan kepada Kompas.com, Kamis (17/10/2024).
Dharmavan menambahkan, pembaruan head unit juga membantu meningkatkan kinerja sistem, seperti pembaruan perangkat lunak yang meningkatkan respons layar sentuh dan memperbaiki bug.
Hal ini terutama penting bagi mereka yang sering menggunakan head unit untuk navigasi atau komunikasi saat bepergian.
“Head unit lama tidak mendukung fitur modern seperti integrasi kamera parkir atau perintah suara. “Jadi dengan melakukan upgrade, pengguna akan bisa menikmati fitur-fitur tersebut tanpa harus mengganti seluruh sistem infotainment,” kata Dharmavan.
Selain itu, Dharmavan juga menegaskan bahwa upgrade tersebut dapat meningkatkan kualitas suara secara signifikan.
Head unit terbaru biasanya menawarkan EQ yang lebih canggih dan mendukung format audio resolusi tinggi sehingga mendengarkan musik menjadi lebih menyenangkan, kata Dharmavan.
Baca Juga: Tes Lengkap Honda Stylo 160 CBS, Review Fitur dan Biaya Perawatan
Dengan pembaruan rutin, pengemudi dapat memaksimalkan fitur hiburan sehingga meningkatkan rasa aman dan nyaman saat berkendara. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.
Artikel Head Unit Disebut Memerlukan Upgrade Berkala pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Head Unit Bukan Smartphone, Jangan Unduh Aplikasi Berlebihan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Namun kemudahan ini juga membawa risiko tersendiri, apalagi jika pengguna tidak cukup pintar untuk mengunduh banyak aplikasi.
Selain berdampak pada kinerja kepala, penggunaan yang berlebihan juga dapat mengganggu pengendalian saat berkendara dan membahayakan keselamatan di jalan.
Baca juga: Jangan tunda ganti handuk saat kulit sedang perih
Menurut Darmawan, Brand Manager Asuka Car TV TJ, terlalu banyak mendownload aplikasi di head unit dapat membuat perangkat tidak responsif dan tidak responsif sehingga berdampak pada mengganggu kenyamanan mobil.
“Banyak yang menganggap head unit sebagai ponsel pintar, namun perangkat tersebut memiliki memori dan daya pemrosesan yang terbatas. Ketika terlalu banyak aplikasi yang harus diunduh, sistem menjadi berat, layar seringkali lambat, dan itu bisa sangat berbahaya ketika pengemudi mencobanya. untuk mengoperasikannya,” ujarnya kepada Kompas.com, Jumat (27/9/2024).
Darmawan menjelaskan, selain permintaan informal juga terdapat risiko penularan penyakit atau virus yang dapat merusak mesin kepala.
“Beberapa aplikasi yang diunduh dari sumber yang tidak dapat diandalkan mungkin berisi perangkat lunak berbahaya yang tidak hanya memperlambat kinerja, tetapi juga dapat mengontrol penggunaan head unit. Ia menambahkan bahwa dalam beberapa kasus, perangkat dapat hang atau restart sendiri, sehingga mengganggu pengemudi dan meningkatkan risiko. dari sebuah kecelakaan.
Ia juga ingat, kendala saat menggunakan aplikasi di kepala merupakan hal yang lumrah terjadi. diabaikan
“Bayangkan di tengah kemacetan atau di jalan raya yang sibuk, pengemudinya sibuk mengajukan permintaan berlebihan. Fokusnya terbagi, mereka yang harus memantau kondisi lalu lintas terganggu oleh layar. “Ini bahaya tersembunyi yang sering dianggap remeh,” kata Darmawan.
Untuk menghindari risiko tersebut, Darmawan menyarankan agar pengguna hanya mengunduh aplikasi yang benar-benar dibutuhkan dan memastikan aplikasi tersebut berasal dari sumber resmi atau telah melalui pemeriksaan keamanan.
Kurangi penggunaan aplikasi yang tidak penting, utamakan fungsi lalu lintas normal atau hiburan yang sudah tersedia di head unit, ujarnya, tanpa perlu menambah program lagi.
Selain itu, Darmawan berpesan kepada pemilik mobil untuk selalu memperbarui head unit dan melakukan pemeriksaan berkala untuk memastikan sistem dalam keadaan baik.
Baca Juga: Gimmick Suzuki untuk Pembeli V-Strom, Kit Gratis dan Tantangannya
“Menjaga sistem tetap bersih dari aplikasi yang tidak diperlukan akan membuat head unit lebih stabil dan responsif sehingga membantu pengemudi fokus di jalan,” ujarnya.
Terakhir, sandaran kepala yang cerdas dan terukur dapat membantu memastikan keselamatan berkendara. Prioritaskan keselamatan pengemudi dan penumpang Dengarkan berita terkini dan pilihan berita kami langsung di ponsel Anda Pilih berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www. whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Head Unit Bukan Smartphone, Jangan Unduh Aplikasi Berlebihan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Head Unit Bekas pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Meski harganya lebih murah dibandingkan baru, namun pembeli tetap perlu berhati-hati agar headset yang dipilihnya sesuai dengan kebutuhan dan kondisi mobil.
Brand Manager Asuka Car TV Darmawan menjelaskan salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan adalah kesesuaian head unit dengan sistem audio mobil.
Baca Juga: Konsumsi Bahan Bakar Motor MotoGP Makin Boros Selama MotoGP Jepang 2024
“Setiap mobil memiliki konfigurasi yang berbeda-beda, jadi pastikan dulu headset yang Anda beli sesuai dengan mobil yang Anda gunakan,” ujarnya kepada Kompas.com, Selasa (10/8/2024).
Jika tidak, periksa juga fitur yang tersedia seperti konektivitas Bluetooth, navigasi, dan kemampuan untuk memutar berbagai format audio atau video.
Ia kemudian mengingatkan kita untuk mengecek kualitas perangkat dan riwayat penggunaannya, agar tidak disia-siakan.
“Headset yang dibeli tidak akan merusak layar maupun tombolnya. Sebaiknya pilih headset yang dokumentasinya lengkap, termasuk buku manual dan riwayat penggunaan, agar lebih mudah dalam penggunaan dan perawatannya,” ujarnya. dikatakan. .
Selain itu, Darmawan juga menekankan pentingnya memperhatikan garansi. Meskipun head unit digunakan, beberapa penjual menawarkan garansi terbatas yang mungkin mencakup segala kerusakan yang mungkin terjadi setelah pembelian.
“Dengan adanya garansi, pembeli lebih santai karena garansi itu ada jika ada masalah teknis pada headset yang dibeli,” ujarnya.
Baca Juga: Faktor Yang Membuat Konsumen Khawatir Membeli Kendaraan Listrik
Terakhir, Darmawan mengingatkan konsumen untuk mengecek reputasi penjual dan memastikan membeli dari sumber yang terpercaya. Dengan cara ini, risiko terjadinya kerusakan atau produk yang tidak sesuai dapat diminimalkan. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung dari ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.
Artikel Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Head Unit Bekas pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel GLOBAL NEWS Ketahui Potensi Masalah Saat Membeli Head Unit Bekas pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Kondisi teknis yang tidak menentu, potensi kerusakan, dan terbatasnya garansi menjadi kelemahan utama saat memutuskan membeli peralatan elektronik bekas.
Menurut Dramavan, manajer pemasaran Asuka, head unit bekas memang murah, namun pembeli harus yakin dengan kualitasnya.
Baca juga: Denda Bagi Pelanggar Zebra Candi 2024
Kepada Kompas.com, Senin (14 Oktober 2024): “Biasanya head unit yang dijual dalam kondisi bekas tidak memiliki garansi resmi. Jadi, jika terjadi kerusakan di kemudian hari, biaya perbaikan tentu saja akan lebih tinggi.”
Ia juga mencatat bahwa beberapa fitur mungkin tidak lagi berfungsi dengan baik di konsol bekas.
“Selain itu, fitur-fitur seperti layar sentuh dan navigasi GPS mengalami penurunan kualitas dan daya tanggap, terutama jika digunakan dalam jangka waktu lama,” kata Dharmavan.
Dharmawan juga menambahkan bahwa kompatibilitas dengan kendaraan juga bisa menjadi masalah.
“Oleh karena itu, tidak semua head unit yang digunakan bisa dipasang dengan sempurna di berbagai kendaraan,” jelasnya. “Terkadang diperlukan adaptor atau modifikasi tambahan, yang justru meningkatkan biaya.”
Saat membeli head unit bekas, pembeli juga harus mempertimbangkan pembaruan perangkat lunak.
“Head unit yang sudah lama tidak diperbarui mungkin mengalami masalah saat menyambung ke smartphone terbaru atau fitur lain yang terus berkembang,” tambah Dramaban.
Sebagai tindakan pencegahan, Darmawan menyarankan agar Anda selalu mengecek riwayat penggunaan dan kondisi fisik head unit sebelum membeli.
Baca juga: Konfigurasi Kendaraan Taktis Pindad Maung yang Digunakan Jokowi-Prabowo Sebagai Berikut:
“Periksa apakah head unit masih berfungsi dengan baik dan tidak terlihat tanda-tanda kerusakan,” tutupnya. “Pembelian melalui dealer terpercaya atau marketplace resmi juga dapat membantu mengurangi risiko.” Dengarkan berita dan pembaruan real-time di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda Kompas.com Saluran WhatsApp: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel GLOBAL NEWS Ketahui Potensi Masalah Saat Membeli Head Unit Bekas pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel SP NEWS GLOBAL Hyundai Bilang Tombol Fisik pada Mobil Penting Terkait Keselamatan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Dasbor dengan tombol minimal atau bahkan tanpa tombol pun bisa terlihat lebih estetis. Beberapa produsen mobil mulai menggalakkan konsep desain ini pada produk terbarunya.
Baca juga: Perjalanan Jakarta-Semarang Tanpa Isi Ulang Pakai Hyundai Kona Electric
Tombol-tombol di dasbor dihilangkan dan semua fungsinya dialihkan ke layar unit utama. Dengan demikian, pengguna dapat memanfaatkan layar sentuh untuk mengatur beberapa fitur atau fungsi pada mobil.
Pakar produk PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) Bonar Pakpahan mengatakan, pemilik kendaraan mungkin tidak menyadari bahwa mengemudi sebenarnya merupakan aktivitas yang membutuhkan konsentrasi.
“Kalau kita berkendara di jalan tol dengan kecepatan 80 kilometer per jam. Karena satu dan lain hal, misalnya kita ingin menonaktifkan atau mengaktifkan suatu fungsi atau mengatur suatu fungsi pada kendaraan, lalu kita mengalihkan pandangan dari jalan untuk sementara waktu,” kata Bonar kepada wartawan di acara All Hyundai Media Drive. Kona Electric baru, baru-baru ini.
Baca juga: Hyundai Creta N Line Diduga Terekam Kamera Saat Uji Jalan
“Katakan saja 2 detik, misalnya. Selama 2 detik itu, kita sama sekali tidak bisa melihat jalan. Dengan kecepatan 80 kilometer per jam, kami menempuh jarak 44 meter tanpa disadari, di mana dalam jarak 44 meter tersebut apapun bisa terjadi,” kata Bonar.
Itu sebabnya, tambah Bonar, meski banyak dari fungsi tersebut biasanya diakses melalui antarmuka pengguna grafis atau tampilan multimedia, Hyundai tetap menawarkan tombol fisik.
Sebab, selain kemudahan shortcut, kita juga bisa meminimalkan kesempatan melihat layar. Meminimalkan kesempatan atau waktu yang dihabiskan untuk melihat layar berarti kita sebagai pengemudi dapat fokus dan konsentrasi dalam aktivitas berkendara,” kata Bonar.
Nah, itu aspek keselamatan yang kami utamakan. Makanya mobil ini masih ada tombol fisiknya, ujarnya.
Tombol fisik baru Kona Electric masih menghiasi dashboard. Selain itu, ada beberapa tombol lagi di konsol tengah. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung dari ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.
Artikel SP NEWS GLOBAL Hyundai Bilang Tombol Fisik pada Mobil Penting Terkait Keselamatan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel NEWS INDONESIA Penjelasan Hyundai soal Beda Klaim Jarak Tempuh Kona Electric pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Redaksi Kompas.com sempat mengikuti Hyundai Media Drive All New Kona Elektrik beberapa waktu lalu. Tipe yang digunakan merupakan tipe tertinggi dengan kapasitas baterai 66 kWh.
Baca juga: Hyundai akan banyak meluncurkan model hybrid di Indonesia
Pada awal perjalanan, terlihat kapasitas baterainya masih 99 persen. Namun jarak tempuh yang diklaim adalah 469 km dengan AC menyala dan 515 km tanpa menggunakan AC. Selisihnya jauh dari klaim pabrikan yakni 549 km.
Product and Corporate Strategy Department PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) Reva Kurniawan mengatakan, banyak pihak yang mempertanyakan hal tersebut. Tak hanya dari Hyundai, tapi juga pabrikan mobil listrik lainnya.
Rute unit induk sebenarnya tidak mencerminkan jarak sebenarnya, kata Reva kepada wartawan saat ditemui di Semarang beberapa waktu lalu.
Baca juga: Siap Masuk Pasar Hybrid, Hyundai Tak Ingat Disuruh Ikuti Toyota
Reva menambahkan, jarak tempuh yang ditampilkan di layar head unit didasarkan pada estimasi jalan berdasarkan kondisi berkendara di masa lalu, kondisi berkendara di masa depan, fungsi yang akan digunakan, dan kondisi jalan.
“Kenapa kami minta jarak 549 km untuk Signature Long Range? Karena kami menggunakan tes NEDC sebagai patokan. Kami ingin mengoptimalkan potensi baterai Kona EV,” kata Reva.
“Kami yakin potensi Kona EV adalah baterai yang optimal tanpa hambatan. Sehingga kami memberikan rasa aman dan nyaman kepada konsumen,” ujarnya.
Reva mengatakan, pihaknya juga memahami masih ada kekhawatiran mengenai kisaran tersebut. Kecemasan akan jarak, apalagi dengan perjalanan jarak jauh dan sebagainya.
Namun kami yakin baterai dari Kona EV dapat kami optimalkan dengan didukung oleh fitur-fitur yang dimilikinya serta spesifikasi baterainya, kata Reva. Dengarkan berita terkini dan pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses Saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel NEWS INDONESIA Penjelasan Hyundai soal Beda Klaim Jarak Tempuh Kona Electric pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>