Artikel Indonesia Vs Kuwait, Timnas U17 Punya Pantangan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Indonesia vs Kuwait akan menjadi laga pertama Grup G Kualifikasi Piala Asia U-17 2025 di Stadion Al Ahmadi, Kuwait pada Rabu (23/10/2024).
“Para pemain sangat fit dari segi fisik. Saya berharap mereka memahami apa yang kami rencanakan dan mencapainya dengan performa terbaiknya sehingga kami bisa meraih hasil bagus di laga melawan Kuwait,” kata Noah.
Baca Juga: Real Madrid Vs Dortmund, Kebangkitan El Real Berkat Kesepakatan Sederhana
Pria yang merupakan asisten pelatih Shin Tae-yong di timnas senior Indonesia ini mengatakan, beberapa laga uji coba yang dijalaninya meningkatkan kondisi fisik, taktik, dan mental timnya.
Timnas U17 Indonesia dua kali bermain melawan India di Bali pada Agustus 2024 dengan hasil menang dan kalah.
Setelahnya, timnas U17 akan menggelar pemusatan latihan di Spanyol pada 15-30 September 2024 dan di Qatar pada 1-10 Oktober 2024.
Di Spanyol, anak-anak pelatih Noah Ariento bertanding melawan Swiss (Indonesia 0-2), Skotlandia (kalah 1-6 dan 1-2), Kepulauan Faroe (menang 3-0) dan tim akademi Real Murcia (kalah 1-2).
Sementara itu, di pemusatan latihan Qatar, Indonesia dua kali menjajal kekuatan timnas U-17.
Dengan demikian, Indonesia menang 2-1 dan laga kedua berakhir imbang 1-1.
Noah Ariento mengimbau para pemainnya untuk tidak termotivasi oleh situasi di lapangan, termasuk saat lawan mencoba memberi semangat.
“Saya ingin para pemain lebih sabar dan bisa mengendalikan emosi karena tensi pertandingan akan tinggi dan bisa terjadi drama di lapangan. Saya harap ini tidak berdampak pada pemain,” kata Noah.
Timnas U17 Indonesia tergabung di Grup G Kualifikasi Piala Asia U-17 2025 bersama Kuwait, Australia, dan Kepulauan Mariana Utara yang seluruh pertandingannya akan dimainkan di Kuwait.
Untuk lolos langsung ke putaran final Piala Asia U-17 2025, Indonesia harus meraih kemenangan sebagai juara grup atau satu dari lima runner-up terbaik kualifikasi.
Kualifikasi Piala Asia U17 2025 diikuti 43 negara anggota Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) yang dibagi menjadi 10 grup.
Piala Asia U17 2025 akan digelar di Arab Saudi pada 3-20 April 2025 dengan diikuti 16 tim. Dengarkan berita terkini dan pilihan berita kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Indonesia Vs Kuwait, Timnas U17 Punya Pantangan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Kalahkan Kuwait, Timnas Indonesia Perbaiki Penguasaan Bola pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Pelatih Nova Arianto pun tak langsung senang dengan hasil tersebut. Sebab, kemampuan penguasaan bola sang pemain lemah. Dia memberikan evaluasinya segera setelah pertandingan.
“Tentu saja evaluasi terhadap pemain terjadi saat mereka tidak setenang saat menguasai bola. Saat menguasai bola, kami mudah kehilangannya. Ini catatan besar bagi saya,” kata pelatih Semarang itu.
Termasuk konsentrasi saat menerima serangan lawan. Cara mengantisipasi serangan balik lawan masih menjadi harapan saya dan itu yang perlu kami tingkatkan, tambahnya.
BACA JUGA: Peringkat Kualifikasi Piala Asia U17 2025: Indonesia Peringkat 2
Namun di sisi lain, saya memahami timnas U17 Indonesia masih terlihat labil dan lemah dalam penguasaan bola.
Menurutnya, tidak mudah memainkan laga pertama di kandang tim lawan.
Oleh karena itu, kami berharap para pemain bisa tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya melawan Kepulauan Mariana Utara dan Australia.
“Saya tahu di game pertama para pemain terlihat gugup dan gugup. Saya rasa di game pertama itu hal yang wajar dan saya berharap di game berikutnya mereka bisa bermain dan lebih menikmatinya,” kata Nova Arianto.
BACA JUGA: Indonesia fokus pada persiapan laga penting kualifikasi Piala Asia U17
Konsentrasi juga menjadi perhatian utama saat menghadapi serangan balik lawan. Nova tahu bahwa mengantisipasi serangan balik merupakan salah satu kelemahan mereka yang harus segera diatasi untuk menghadapi lawan yang lebih kuat seperti Australia.
Strategi rotasi pemain kini menjadi bagian penting dalam persiapan timnas U17 Indonesia.
Laga berikutnya melawan Kepulauan Mariana Utara dipandang sebagai kesempatan untuk mengistirahatkan beberapa pemain kunci agar bisa tampil maksimal saat menghadapi Australia.
“Para pemain sedang dalam performa bagus di laga ketiga melawan Australia,” ujarnya.
BACA JUGA: Matthew Baker Pimpin Tim Indonesia U17, Sebut Kuwait Akan Ditutup
Dengan keterbatasan waktu, para staf pelatih akan memaksimalkan persiapan baik teknis maupun mental.
Ia berusaha menciptakan suasana nyaman di dalam tim agar para pemain bisa lebih percaya diri.
“Kami ingin para pemain merasa lebih nyaman, percaya diri menguasai bola, dan fokus sepanjang pertandingan,” ujarnya. Dengarkan berita terhangat dan pilihan berita langsung di ponsel Anda. Untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com, pilih saluran berita favorit Anda: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Kalahkan Kuwait, Timnas Indonesia Perbaiki Penguasaan Bola pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>