Artikel Desa Energi Berdikari Hadir di Indramayu untuk Wujudkan Ketahanan Pangan dan Energi pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Kegiatan ini diadakan pada hari Kamis (1/3/220) di Desa Pasangan, Distrik Gentiniat, Kabupaten Indramau, Tempat Kerja Regional Operasional Gas Partamina (OWA).
Fokus utamanya adalah mengajarkan komunitas yang terkait dengan Program Paramina Energy and Energy Village.
Dalam program ini, ada dua pemasangan energi terbarukan (PLT) terbarukan yang digunakan untuk memompa 30 hektar beras dengan total 7,7 kwp dan kapasitas baterai 10 kW.
Baca lebih lanjut: Partamina Energy Village berekspansi ke Baradi di Indrama, mendukung inisiatif makanan dan energi.
Instalasi dapat menyelesaikan masalah petani yang terkait dengan irigasi air, yang dapat membantu memanen dua kali setahun. Instalasi ini dapat membantu tanaman tanaman sebagai tanaman tambahan.
Juga, pompa air untuk mendukung tempat -tempat lain yang dapat meningkatkan debit air, gas Partamina menerapkan inovasi sosial sebagai OWJ Painium (Vespa Namam).
Inovasi ini digunakan untuk dapat menjangkau petani, yang cukup sangat dari sumber irigasi, sehingga dapat memaksimalkan irigasi maksimum dengan menggunakan pipa dan pompa BBG portabel.
Rashid Nurdin, Kepala Gentiniwuat, memuji partai untuk program ini. Dia bekerja sama dengan Gas Partamina dalam pengalaman makanan di masyarakat dan dengan memanen para petani.
Baca lebih lanjut: mantan pendaftar Pengadilan Distrik Jakarta dituduh mendapatkan suap Rp 1 miliar untuk mengimplementasikan PT Partamina Ground Sengketa
Pada hari Kamis (9/21/21), Rashid mengatakan dalam siaran persnya, “Kami berharap program ini dapat berlanjut dan berdampak besar pada hal itu.”
Sementara itu, Direktur Paradoks Teknik dan Operasi Paratamina Gas Indra P Sourcing mengatakan, “Itu adalah kerja sama yang baik dalam gas dan masyarakat partamina, terutama dalam cuaca.”
Dia berkata, “Dan bagaimana mempertahankan sifat ini juga dipertahankan untuk pertanian ini menggunakan EBT. Pada akhirnya, program ini dapat berdampak besar pada kesejahteraan orang -orang di sini.”
Fadzar Joko Santoso, wakil presiden komunikasi perusahaan, berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung program ini.
Menurutnya, program ini membantu merasakan kepercayaan makanan di rumah dan pengemudi ekonomi desa.
Baca Juga: Kode Stasiun Gas Partmana, apa artinya itu?
“Ini mirip dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG) Point 2 (End Hunger), Point 7 (Power King bersih dan murah) dan poin 13 (Manajemen Perubahan Iklim).”
Partamina memperluas penggunaan zona energi bersih berbasis pedesaan oleh Energy King dan Dev Village (dev).
Artikel Desa Energi Berdikari Hadir di Indramayu untuk Wujudkan Ketahanan Pangan dan Energi pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Wamensos Agus Jabo “Groundbreaking” Kampung Nelayan di Indramayu pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Kampung nelayan ini dibangun antara Desember 2022 hingga awal Januari 2023 untuk 93 keluarga penerima manfaat yang terdampak banjir rob.
“Bismillahirrahmanirrahim, semoga pembangunan rumah bagi para nelayan yang terkena dampak air pasang di Iretan Kulon dapat dilanjutkan kembali,” kata Agus Jabo dalam sambutannya.
Baca Juga: Bertemu Korban Letusan Gunung Levotobi, Mensos Pastikan Semua Kebutuhan Terpenuhi
Proyek pengembangan ini merupakan kerjasama Kementerian Sosial (KEMENSOS), Pemerintah Kabupaten Indramayu (PEMCAB), Badan Amil Zakat Nasional (BAJNAS) dan Habitat for Humanity Indonesia.
Sebanyak Rp 16.134.871.769 direncanakan untuk membangun 93 tipe 36 rumah, masing-masing dua kamar tidur.
Selain rumah, fasilitas seperti gedung pertemuan, sarana olah raga, kawasan terbuka hijau, dan masjid juga akan dibangun di kawasan perkampungan nelayan Sekhtera.
Usai acara peletakan batu pertama, Menteri Sosial dan Sekretaris Daerah (Sekada) Indramayu AP Surrahman melakukan penanaman pohon kelapa dan mangga.
Baca Juga: Wamensos: Letusan Levotobi dahsyat, besar dan keluar batuan vulkanik
Dalam acara tersebut, Agus Jabo juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada empat penerima manfaat bernama Vanto, Tarma Wahudi, Ada Suhari dan Kaseli.
Mensos juga menyerahkan bantuan token sebesar Rp 50.000.000 kepada Saiful Bahri, Ketua Kelompok Kenkana Wulung Desa Iretan Kulon yang akan digunakan untuk pengembangan kesenian pemberdayaan anak nelayan Indramayu.
Baca Juga: Kepala BNPB dan Menteri Sosial Kunjungi Lokasi Letusan Gunung Levotobi pria
Usai mengunjungi kampung nelayan Sehtera, Agus Jabo melanjutkan perjalanan memeriksa perkembangan operasi katarak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indramayu.
127 penerima manfaat diskrining untuk operasi katarak.
Peserta juga mendapat dukungan dari Program Rehabilitasi Sosial (Atency) berupa gizi yang cukup. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.
Artikel Wamensos Agus Jabo “Groundbreaking” Kampung Nelayan di Indramayu pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>