Artikel Kecilnya Tawaran Baru Apple di Indonesia Dibanding di Vietnam pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Sebagai bagian dari strategi penggunaan TKDN, perusahaan asal Amerika Serikat ini menawarkan proyek investasi baru di Indonesia senilai 10 juta dolar AS (sekitar Rp 157 miliar).
Baca juga: Apple Semakin “Abaikan” Indonesia…
Sayangnya, investasi baru dari Apple ini jauh dari kesepakatan kontrak sebelumnya. Selain itu, investasi sebesar Rp 157 masih kalah dibandingkan investasi Apple di negara tetangga. Apple menawarkan pembiayaan baru sebesar Rp 157 miliar
Apple sudah berkomitmen berinvestasi di Indonesia senilai Rp 1,7 triliun. Investasi ini dimaksudkan untuk menutupi biaya TKDN sebesar 40 persen
Sebagai catatan, semua perangkat komunikasi, termasuk iPhone, harus memiliki atau menggunakan perangkat internal senilai 40 persen.Indonesia.
Pengumpulan TKDN 40 persen bisa dilakukan dengan beberapa cara. Apple memilih untuk memperoleh sertifikasi TKDN menggunakan sistem baru yang menelan investasi Rp 1,7 triliun.
Dana tersebut digunakan untuk membangun infrastruktur melalui program Apple Developer Academy di berbagai wilayah Indonesia. Namun investasi Apple sebesar Rp 1,7 triliun belum berhasil di Indonesia.
Apple baru-baru ini mengumumkan investasi sebesar Rp 1,4 triliun. Juru Bicara Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Febri Hendri Antoni Arif mengatakan nilai investasi Apple masih berkisar Rp 300 miliar.
“Nah, Apple investasinya Rp 1,7 triliun. Tapi yang dilihatnya dari Rp 1,7 triliun itu Rp 1,4 triliun. Nah, masih di bawah Rp 300 miliar dia belum tahu,” kata Febri dari Kementerian Perindustrian, Jakarta Selatan, Kamis. (31/10/2024).
“Nah karena dia tidak tahu ujungnya Rp 300, TKDNnya tidak sampai 40 persen. Jadi kalau dia investasi lagi di Apple Academy, karena pakai cara baru, nilainya langsung 40 persen,” imbuhnya.
Meski implementasi investasi tersebut masih belum berjalan, namun Apple tetap belum bisa mendapatkan sertifikat TKDN yang pada akhirnya membuat iPhone 16 dilarang oleh pemerintah untuk diedarkan, dibeli, dan dijual di Indonesia.
Melihat minimnya sumber daya dan kemampuan menjual iPhone 16 di Indonesia, Apple dikabarkan telah mengirimkan sumber daya baru kepada pemerintah senilai 10 juta dolar AS (sekitar Rp 157 miliar).
Menurut informasi rahasia dari Bloomberg, modal sebesar 157 miliar akan dikirim ke pabrik di Bandung oleh anak perusahaan Apple di Indonesia.
Dengan investasi tersebut, pabrik siap membuat produk seperti aksesoris dan aksesoris pelengkap produk Apple. Apple dikabarkan telah mengajukan permohonan rencana investasi baru ini ke Kementerian Perindustrian.
Baca juga: Apple Mau Bangun Pabrik 157 Miliar untuk iPhone 16?
Sementara menurut media yang sama, Kementerian Perindustrian masih mempertimbangkan permintaan tersebut. Kementerian Perindustrian belum memutuskan apakah akan menerima usulan Apple atau mengubahnya.
Artikel Kecilnya Tawaran Baru Apple di Indonesia Dibanding di Vietnam pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Kecilnya Tawaran Baru Apple di Indonesia Dibanding di Vietnam pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Sebagai bagian dari strategi memenuhi TKDN, perusahaan asal Amerika Serikat itu menawarkan proyek investasi baru ke Indonesia senilai 10 juta dollar AS (sekitar Rp 157 miliar).
Baca Juga: Saat Apple “Abaikan” Indonesia…
Sayangnya, tawaran investasi baru Apple ini jauh dari komitmen awal yang telah disepakati. Tak hanya itu, kontribusi investasi sebesar Rp 157 miliar masih lebih kecil dibandingkan investasi Apple di negara tetangga. Apple menawarkan investasi baru sebesar Rp 157 miliar
Apple sebelumnya berkomitmen berinvestasi di Indonesia dengan nilai Rp 1,7 triliun. Investasi ini bertujuan untuk memenuhi 40 persen nilai TKDN agar perangkat Apple bisa resmi didistribusikan dan diperdagangkan di Indonesia.
Sebagai informasi, setiap perangkat telekomunikasi termasuk iPhone harus memiliki atau menggunakan komponen dalam negeri dengan nilai 40 persen untuk mendapatkan sertifikat atau izin jual beli di Indonesia.
Pemenuhan 40 persen TKDN dapat dicapai melalui beberapa skema. Apple memilih untuk memperoleh sertifikat TKDN menggunakan rencana inovasi dengan investasi Rp 1,7 triliun.
Investasi tersebut akan digunakan untuk membangun infrastruktur pendidikan melalui program Apple Developer Academy di beberapa wilayah di Indonesia. Namun investasi Apple sebesar Rp 1,7 triliun di Indonesia belum sepenuhnya terealisasi.
Apple baru merealisasikan investasi sebesar Rp 1,4 triliun. Juru Bicara Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Febri Hendri Antony Arif mengatakan, nilai investasi Apple masih berkisar Rp 300 miliar.
“Nah, Apple investasinya Rp 1,7 triliun di sana. Tapi mereka sadar dari Rp 1,7 triliun jadi Rp 1,4 triliun. Nah, mereka tidak sadar ternyata masih kurang dari Rp 300 miliar,” kata Febry di kantor Kementerian Perindustrian di Jakarta. selatan. Jakarta, Kamis (31/10/2024).
“Nah, karena tadinya mereka belum paham Rp 300 miliar, TKDN-nya tidak sampai 40 persen. Jadi kalau mereka investasi lagi di Apple Academy, karena pakai rencana inovasi, skornya langsung 40 persen,” imbuhnya. .
Akibat belum terpenuhinya investasi tersebut, Apple masih belum bisa memperoleh sertifikat TKDN yang pada akhirnya pemerintah melarang peredaran dan jual beli iPhone 16 di Indonesia.
Demi menutupi minimnya investasi dan bisa menjual iPhone 16 di Indonesia, Apple dikabarkan telah mengajukan proposal investasi baru kepada pemerintah dengan nilai 10 juta dollar AS (sekitar Rp 157 miliar).
Menurut sumber anonim yang dikutip Bloomberg, investasi sebesar Rp 157 miliar itu akan disalurkan melalui mitra strategis Apple di Indonesia ke pabrik di Bandung.
Dengan investasi tersebut, pabrik tersebut rencananya akan memproduksi produk seperti aksesoris dan komponen pelengkap gadget Apple. Apple dikabarkan telah mengajukan proposal ke Kementerian Perindustrian untuk proyek investasi barunya ini.
Baca Juga: Apple Ingin Bangun Pabrik Rp 157 Miliar di Indonesia untuk iPhone 16
Sementara menurut sumber yang sama, Kementerian Perindustrian masih mempertimbangkan usulan tersebut. Kementerian Perindustrian belum mengambil keputusan resmi apakah akan menerima sepenuhnya tawaran Apple atau melakukan penyesuaian.
Artikel Kecilnya Tawaran Baru Apple di Indonesia Dibanding di Vietnam pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>