Artikel Lewat IJD, 14 Ruas Jalan di Kepulauan Riau Rampung Dikerjakan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tercatat 14 ruas jalan yang tersebar di 6 kabupaten/desa telah rampung.
Pada Senin (9 September 2024), Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin juga meresmikan 14 ruas jalan sepanjang 76 kilometer tersebut.
Upacara peresmian ini dilaksanakan bersamaan dengan upacara peresmian Pasar Baru Tanjung Pinang (Encik Puan Perak).
Baca juga: Jalan NTB Samota Dibangun, Akses Pulau Moyo dan Gunung Tambora
Menurut Wapres, pemerintah tidak hanya fokus pada pasar, tapi juga pembangunan infrastruktur jalan, guna meningkatkan produktivitas perekonomian daerah dan keterhubungan antar daerah.
“Hal ini merupakan indikasi komitmen pemerintah dalam mendukung pembangunan perekonomian daerah di Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menambahkan, IJD Kepri pasti akan memberikan dampak positif terhadap aktivitas perekonomian masyarakat.
Indeks jalan dalam kondisi baik di Kepulauan Riau meningkat sebesar 0,16% dari 80,62% pada tahun 2022 menjadi 80,78% pada tahun 2023.
Baca juga: Jangan Lengah, Ini Protokol Penggunaan Sinyal di Jalan
Berikut daftar ruas jalan di Kepulauan Riau yang dijalankan berdasarkan Instruksi Presiden (IJD) Jalan Daerah.
Kota Tanjung Pinang Jalan Panglima Dompak dan Jalan Raya Kelana Jalan Kampung Nusantara dan Jalan Sri Andana-Jalan Cenderawasih
Jalan Lintas Barat Kabupaten Bintan Ikuti CS
Kabupaten Karimun Jalan TG. Batu-Sawang Jalan Sebele-Sel Asam Jalan Pemuda
Kabupaten Lingga Jalan SP. Maroko Lama-Maroko Lama Jalan SP. Jalan Kuwit-Lundang SP. Maroko Kecil-Resang
Raja Muda Kepulauan Anambas, Jalan Rewak-Sedanau-Padang Melang
Kabupaten Natuna Sabang-Mawang Jalan Ring Pantai Sisi Serasan Jalan Ring Sisi-Jermalik Beach Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.
Artikel Lewat IJD, 14 Ruas Jalan di Kepulauan Riau Rampung Dikerjakan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Kenali Teknologi Pemadatan Cerdas Berbasis AI pada Konstruksi Jalan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Hal ini baik bagi internal Direktorat Jenderal Bina Marga, satuan kerja (Satker) dan petugas subroofing (PPK) serta kontraktor, konsultan dan pelatihan bagi operator peralatan smart compaction.
Sekretaris Ditjen Bina Marga Budiamin mengatakan, teknologi pemadatan cerdas ini dapat digunakan dalam seluruh pekerjaan pengelolaan jalan sesuai dengan konsep spesifikasi umum Ditjen Bina Marga tahun 2024.
Teknologi ini awalnya hanya terbatas pada jalan raya. Namun kedepannya bisa digunakan untuk jalan non-bom yang memiliki lebih dari empat lajur.
Pemadatan cerdas ini dapat digunakan baik untuk konstruksi maupun konservasi, asalkan memenuhi persyaratan yang disyaratkan dalam Syarat-Syarat Kontrak Khusus (SSKK).
“Sehingga teknologi pemadatan cerdas ini dapat diterapkan pada pekerjaan persiapan jalan, tanggul, perkerasan granular, agregat kelas A dan agregat kelas B, serta perkerasan aspal,” kata Budiamin dalam situs Direktorat Jenderal Bina Marga, Sabtu. (11.02.2024).
Baca juga: Mengenal Mobox, Teknologi Modular yang Digunakan untuk Membangun HPK dan Masjid di IKN
Dijelaskannya, tonggak kebijakan (timescales) penerapan teknologi kompresi cerdas dibagi menjadi tiga, yaitu jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.
Dalam jangka pendek, Direktorat Jenderal Bina Marga akan mengeluarkan kebijakan yang memungkinkan penerapan teknologi tersebut, yakni Spesifikasi Umum 2024 menggantikan Spesifikasi Umum 2 revisi tahun 2018.
Kemudian, dalam jangka menengah, Ditjen Bina Marga akan melakukan sosialisasi spesifikasi umum terkini tahun 2024 kepada pihak internal di lingkungan Ditjen Bina Marga, Satker dan PPK, penyedia jasa baik kontraktor maupun konsultan, serta pelatihan peralatan smart compaction. akan dilaksanakan. dilakukan. operator.
“Dalam jangka panjang, tujuannya adalah untuk meningkatkan penggunaan teknologi pemadatan cerdas ini dalam paket pembangunan jalan dan paket pemeliharaan jalan,” jelasnya.
Terkait ketersediaan alatnya, Budiamin mengakui alat kompresi cerdas ini masih terbatas karena merupakan inovasi teknologi baru.
Namun, ia berharap alat dan ruang lingkup penggunaan alat kompresi cerdas ini seiring berjalannya waktu dan bertahap dapat ditingkatkan.
“Sebenarnya penggunaan teknologi kompresi cerdas bisa digunakan pada alat berat baru yang dilengkapi sensor digital, atau pada alat lama yang tinggal ditambah sensor digital saja bisa dimodifikasi. Jadi ke depan saya kira tidak akan sulit. untuk mereproduksi peralatan ini, “katanya. .
Terkait peralatan pemadatan cerdas, Budiamin mengatakan, pemadat ini akan ditambahkan beberapa peralatan khusus, seperti Display Computer, Sensor Inframerah, CCV (Siffness Sensor), Interface Box, CCV Controller, GPS dan Radio.
Saat ini penerapan teknologi pemadatan cerdas telah digunakan pada beberapa paket pekerjaan, seperti pada pembangunan Tol Depok-Antasari, Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan Seksi 4B, Seksi 3A, 3B dan 5A di Poros IKN Timur dan Barat. .
Menurutnya, tantangan penggunaan teknologi smart rammer ini adalah GPS harus selalu dicek pada saat penerapan, penggunaan material harus akurat sesuai spesifikasi, substrat mempunyai pengaruh yang besar, sehingga segmentasi substrat harus tepat. Tepatnya, biaya awalnya cukup mahal, namun hasilnya cukup efektif dan tahan lama.
“Jadi karena ini teknologi baru, tentu ada masalah sumber daya manusianya sehingga perlu adanya pelatihan, khususnya bagi operator pemadatan yang cerdas,” tutupnya. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Kenali Teknologi Pemadatan Cerdas Berbasis AI pada Konstruksi Jalan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel NEWS INDONESIA Pernah Lihat Alat Berat “Grader”? Ternyata, Ini Lho Fungsinya pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Alat ini disebut grader dan digunakan untuk meratakan material jalan dengan menggunakan pisau panjang yang dipasang di bawah mesin.
Berbeda dengan ekskavator atau buldoser yang menggunakan roda track, grader menggunakan roda karet sebagai penggeraknya.
Berdasarkan laman Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat @kemenpupr, Rabu (13/3/2024), tugas grader adalah sebagai berikut: meratakan permukaan tanah, memadatkan tanah, membersihkan permukaan tanah, memotong bahan dengan drainase yang tepat, berita terkini dan Temukan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel NEWS INDONESIA Pernah Lihat Alat Berat “Grader”? Ternyata, Ini Lho Fungsinya pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel GLOBAL NEWS Jangan Salah Paham, Ini Bedanya Underpass, Overpass dan Flyover pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Beberapa istilah tersebut antara lain bawah tanah, jembatan, dan jalan layang. Meski serupa, namun terdapat perbedaan yang signifikan antara ketiga hal tersebut.
Agar tidak bingung, perbedaan Subway, Flight, dan Flight seperti terlihat di laman Instagram Kementerian PUPR.
Baca Juga: Subway Terpanjang di Indonesia, Hubungkan Pansela Jateng dan DIY
Kereta bawah tanah
Kereta bawah tanah merupakan jalur lalu lintas yang berbentuk terowongan dan biasanya dibangun di bawah tanah.
Trotoar seperti itu biasanya dibangun di bawah jalur lalu lintas lain atau di bawah perlintasan kereta api.
Kehadiran jalan bawah tanah diharapkan dapat mengurangi kemacetan lalu lintas, meningkatkan keselamatan lalu lintas dan menghemat waktu perjalanan dari satu tempat ke tempat lain.
Karena kereta bawah tanah dibangun di bawah tanah, sistem drainase di sepanjang jalur ini harus dipertimbangkan dengan cermat.
Baca Juga: Ada Motif Lagu, Ini Wajah Baru Underpass Patal Pusri di Palembang.
Penumpang
Persimpangan adalah suatu jalur jalan yang dibangun untuk melintasi suatu kawasan atau kawasan tertentu atau pada perlintasan kereta api.
Seperti kereta bawah tanah, jalan layang dibangun untuk mengurangi kemacetan lalu lintas, meningkatkan keselamatan lalu lintas, dan mengurangi waktu perjalanan.
Pilot
Meski terdengar berbeda, flight dan bridge memiliki arti yang sama. Menurut KBBI, tulisan flight dan bridge sama di seberang jembatan.
Passenger sendiri merupakan istilah yang umum digunakan di Amerika Serikat. Sedangkan penerbangan adalah istilah yang digunakan di Inggris. Dapatkan pilihan berita dan pembaruan di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel GLOBAL NEWS Jangan Salah Paham, Ini Bedanya Underpass, Overpass dan Flyover pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>