Artikel Kapal Selam Rusia Tiba di Laut China Selatan, Filipina Khawatir pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Menurut Angkatan Darat Filipina, pada Kamis (28/11/2024), kapal selam UFA 490 terlihat 148 kilometer sebelah barat Cape Calavit.
“Setiap intrusi ke Laut Filipina Barat, ZEE kami (zona ekonomi eksklusif), dan keuntungan kami sangat mengganggu,” kata Marcos kepada wartawan, menurut kantor berita AFP.
Baca juga: Ukraina Dorong Rusia Kembali dari Garis Depan Sungai Oskil
Filipina kemudian mengerahkan kapal perangnya dengan pesawat UFA 490.
Menurut Angkatan Laut Filipina (AL), awak kapal selam mengatakan mereka menunggu cuaca baik sebelum berangkat ke Vladivostok, Rusia.
Juru bicara Angkatan Laut Filipina untuk Laut Cina Selatan Roy Vincent mengatakan kehadiran Trinidad UFA 490 tidak perlu dikhawatirkan.
“Tetapi kami terkejut karena ini adalah kapal selam yang sangat unik,” katanya kepada AFP.
Baca Juga: Prabowo Bertemu Biden di Gedung Putih, Biden: Bahas Iklim, Konflik Timur Tengah dan Laut Cina Selatan Filipina akui tekanan Tiongkok untuk menyerahkan hak kedaulatan di Laut Cina Selatan Indonesia: Pernyataan bersama RI-Tiongkok tidak mengakui unilateralisme Beijing di sana. Klaim di Laut Cina Selatan
Kantor berita pemerintah Rusia TASS melaporkan, kapal selam sepanjang 74 meter itu dipersenjatai dengan sistem rudal yang mampu terbang sejauh 12.000 kilometer.
Trinidad melaporkan UFA 490 terakhir terlihat di perairan Filipina pada Minggu (1/12/2024).
Kedutaan Besar Rusia di Manila dan Departemen Luar Negeri Filipina belum memberikan komentar mengenai penampakan kapal selam tersebut.
Baca Juga: Alasan Wakil Presiden Filipina Ancam Bunuh Presiden, Kontroversi Dinasti Duterte-Marcos Dengarkan berita terbaru kami dan pilih dari ponsel Anda. Untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com, pilih saluran berita favorit Anda: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Kapal Selam Rusia Tiba di Laut China Selatan, Filipina Khawatir pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Kapal Selam 8-588 UFA, Kapal Selam Rusia Pertama yang Bersandar di Indonesia pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Sebuah kapal selam tenggelam di Dermaga Jamrud Utara, Tanjung Perak, Surabaya pada Kamis (7/11/2024).
Pada saat yang sama, kapal tunda Alatu juga tenggelam di kapal yang sama.
Kedatangan kedua kapal tersebut terjadi saat latihan gabungan (Latma) antara TNI Angkatan Laut dan Angkatan Laut Rusia dengan nama “Oruda 2024”.
Dalam latihan gabungan TNI Angkatan Laut dan Angkatan Laut Rusia Oruda 2024 yang kini tengah ramai disimak, salah satu agendanya adalah kunjungan pelabuhan kapal selam Rusia ke pangkalan TNI Angkatan Laut di Surabaya. Ini pertama kalinya kapal selam Rusia mengunjungi pelabuhan di Indonesia,” kata Komandan Kapal Selam Bersatu dalam keterangannya, Kamis, Kolonel Marinir Quarmada II (P) Julius Zainal.
Baca Juga: Rusia Lakukan Latihan Nuklir, Putin Awasi Langsung Kekhawatiran Kapal Selam di Kutub Utara
Kapal Selam 8-588 UFA dan kapal tunda gratis Alatau (Kapal Pasokan) diterima pangkalan terbesar TNI Angkatan Laut (Lantamal) sebagai bagian dari kunjungan kapal selam ini.
Di Surabaya, para pelaut asal Rusia akan melakukan kegiatan berupa kunjungan, diskusi, games, makan malam dan city tour atau jalan-jalan ke Monumen Nanggala.
Demikian Wakil Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanthamal) TNI Aria Delano, membacakan Dansatrol Lanthamal V Kolonel Laut (P) Eddy Setiawan, TNI Angkatan Laut Surabaya menyambut kedatangan Rusia.
“Diharapkan hubungan kerja sama antara TNI Angkatan Laut dan Angkatan Laut Rusia di bidang kapal selam dapat terjalin erat dan meningkat,” dansatrol lantamyl v Letkol Laut. (P) kata Eddie Setiawan.
Baca juga: TNI AL akan mengerahkan kapal, korvet, dan kapal selam untuk latihan bersama TNI AL Rusia.
Di sisi lain, Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergey Tulchinov, menerima ucapan terima kasih atas bantuan tersebut.
Dijelaskannya, TNI Angkatan Laut Rusia sangat senang dan bangga bisa datang ke Indonesia, khususnya Kota Surabaya.
“Kami berharap hubungan kerja sama kami di sektor kapal selam tetap terjaga,” kata Sergey Tulchinov.
Sementara itu, Panglima Angkatan Laut TNI Muhammad Ali pada kesempatan lain mengatakan, tujuan latihan dan pelaksanaan port tour ini adalah untuk meningkatkan profesionalisme angkatan laut dan meningkatkan hubungan diplomatik di kawasan Indonesia. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran whatsapp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Kapal Selam 8-588 UFA, Kapal Selam Rusia Pertama yang Bersandar di Indonesia pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>