Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Kasus Penembakan di Rest Area Tangerang Arsip - SP NEWS GLOBAL INDONESIA https://sp-globalindo.co.id/tag/kasus-penembakan-di-rest-area-tangerang/ Berita Seputar Global Indonesia Sat, 15 Mar 2025 22:20:57 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://sp-globalindo.co.id/wp-content/uploads/2024/10/cropped-sp-1-32x32.png Kasus Penembakan di Rest Area Tangerang Arsip - SP NEWS GLOBAL INDONESIA https://sp-globalindo.co.id/tag/kasus-penembakan-di-rest-area-tangerang/ 32 32 Kasus Penembakan Bos Rental, Danpuspomal: Tersangka Cukup Bukti Lakukan Pembunuhan https://sp-globalindo.co.id/kasus-penembakan-bos-rental-danpuspomal-tersangka-cukup-bukti-lakukan-pembunuhan/ https://sp-globalindo.co.id/kasus-penembakan-bos-rental-danpuspomal-tersangka-cukup-bukti-lakukan-pembunuhan/#respond Sat, 15 Mar 2025 22:20:57 +0000 https://sp-globalindo.co.id/kasus-penembakan-bos-rental-danpuspomal-tersangka-cukup-bukti-lakukan-pembunuhan/ Jakarta, Kdas.com Pusat Kepolisian Angkatan Darat Merin (Semi Bagian) mengatakan itu cukup bukti bahwa Angkatan Laut Angkatan Laut Tewas di daerah bos penyewaan mobil KM 45 Tangrang di daerah tersebut. Komandan Laksamana Puspomal Mud Sasmita mengatakan dia berasal dari proses...

Artikel Kasus Penembakan Bos Rental, Danpuspomal: Tersangka Cukup Bukti Lakukan Pembunuhan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
Jakarta, Kdas.com Pusat Kepolisian Angkatan Darat Merin (Semi Bagian) mengatakan itu cukup bukti bahwa Angkatan Laut Angkatan Laut Tewas di daerah bos penyewaan mobil KM 45 Tangrang di daerah tersebut.

Komandan Laksamana Puspomal Mud Sasmita mengatakan dia berasal dari proses investigasi tiga tersangka, yaitu EA AA, ERS, RH dan CLK (KLK) BA,

“Menurut hasil saksi, tersangka, dan bukti yang dikonfirmasi, para tersangka adalah bukti yang cukup bahwa mereka telah dibunuh,” kata Sami di Puspomal, Jarta Utara, Rabu (15.10.2012).

Sasmita mengatakan bahwa tiga tersangka didakwa dengan artikel berlapis, yaitu 340, 338 dan 340, hukum pidana pembunuhan, pembunuhan dan penjual.

BACA JUGA: Puspomal Moves Manajer Penyewaan Mobil untuk Militer Odivur

Selama proses penelitian, ia melanjutkan 18 saksi yang mengetahui peristiwa penembakan dan tiga tersangka, dan memandang 18 saksi.

Selain itu, para peneliti juga menyita banyak bukti, termasuk pistol penembakan, lima peluru, pakaian pengorbanan dan mobil yang dipandu oleh para tersangka.

Para peneliti juga menyelenggarakan rekonstruksi untuk membuat kasus ini lebih cerah dan lebih jelas.

“Dari hasil penelitian, saya sekali lagi mengatakan bahwa memang benar bahwa anggota Angkatan Laut yang tidak jujur ​​melakukan bidikan 45,” kata Sam.

Baca juga: Janji TNI tentang Sewa Tanglayrang telah dipercepat dan transparan di Pengadilan Militer

Setelah penyelidikan, Puspomal juga mengirim kasus ini ke Odituri dari 207 Tentara Yakarta untuk mengambil pengadilan.

“Setelah, tentu saja, setelah menyelesaikan proses investigasi Pustpomal, maka hari ini kami memindahkan kasus pembunuhan dari 207 persidangan ODUR tentara Yakarta,” kata Sasmita.

Kasus ini diketahui hadir di area lobi.

Dalam hal ini, tiga tentara angkatan laut dicurigai menembak bos penyewaan mobil.

Orang itu terbunuh dan satu orang terluka karena tindakannya. Lihat berita dan berita pilihan langsung di ponsel Anda. Pilih akses saluran utama ke saluran whatsapp KDAS.com: https://www.whatsapp.com/chanel/0029vafpedbdbpzjzrk13ho3d. Pastikan Anda menginstal aplikasi WhatsApp.

Artikel Kasus Penembakan Bos Rental, Danpuspomal: Tersangka Cukup Bukti Lakukan Pembunuhan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
https://sp-globalindo.co.id/kasus-penembakan-bos-rental-danpuspomal-tersangka-cukup-bukti-lakukan-pembunuhan/feed/ 0
Demi Kepercayaan Publik, TNI Diminta Pecat Prajurit Pelaku Penembakan Bos Rental Mobil https://sp-globalindo.co.id/demi-kepercayaan-publik-tni-diminta-pecat-prajurit-pelaku-penembakan-bos-rental-mobil/ https://sp-globalindo.co.id/demi-kepercayaan-publik-tni-diminta-pecat-prajurit-pelaku-penembakan-bos-rental-mobil/#respond Sat, 15 Mar 2025 06:50:58 +0000 https://sp-globalindo.co.id/demi-kepercayaan-publik-tni-diminta-pecat-prajurit-pelaku-penembakan-bos-rental-mobil/ Jakarta, compas.com -Anggota Tramets dan di Amelia AngryGrain meminta TNI untuk mengubah marinir yang terlibat dalam penembakan ekonomi sewa mobil di KM 45 Tangang -mer -mer -mer -mer. Amelia menyatakan bahwa proses hukum untuk tentara harus ditipu transparan dan bertanggung...

Artikel Demi Kepercayaan Publik, TNI Diminta Pecat Prajurit Pelaku Penembakan Bos Rental Mobil pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
Jakarta, compas.com -Anggota Tramets dan di Amelia AngryGrain meminta TNI untuk mengubah marinir yang terlibat dalam penembakan ekonomi sewa mobil di KM 45 Tangang -mer -mer -mer -mer.

Amelia menyatakan bahwa proses hukum untuk tentara harus ditipu transparan dan bertanggung jawab, sehingga hukuman serius harus dijatuhkan jika terbukti bersalah.

“Sebagai anggota Komisi Perwakilan, saya menggarisbawahi pentingnya proses hukum yang transparan dan bertanggung jawab. Jika para pelaku terbukti bersalah atas penghentian Amelia,” kata Amelia.

Politisi di Partai Nasdam ini menekankan bahwa penegakan hukum yang indah dan transparan harus dilakukan oleh TNI untuk mempertahankan kepercayaan publik.

Baca juga: 3 armada grosir dijual ke carbakhes dengan cara biaya tangerang-meriq, bagaimana keterlibatannya?

Selain itu, Amelia juga berharap bahwa lembaga TNI meningkatkan bimbingan dan perkembangan moral dan mental dan mental dan mental para prajurit secara konsisten.

“Kami berharap bahwa peristiwa seperti ini tidak akan diulangi, sehingga TNI sebagai institusi yang lahir dari orang -orang masih dicintai dan dihormati oleh masyarakat,” katanya.

Dilaporkan, tiga anggota NAVI jelas merupakan tersangka dalam kasus Ukraina dari Kepala Sekolah Sewa Mouble yang terjadi pada kami (2/1/2024).

Dilaporkan sebelumnya, tragedi penembakan yang mengakibatkan hilangnya nyawa, terjadi di area peristirahatan (Kmdrarta pada hari Kamis, 20 Januari. 30Z, pukul 04.30 VIB.

Baca Juga: Perbarui Fakta Tentang Tuan Rumah Penyewaan Mobil Paling ke dalam Istirahat Biaya Merc-Tanguang, Navi Indonesia mengangkat transparan

Marinir Indonesia, yaitu Bersertifikat AA, Sertu RH dan CLC BA.

Acara ini menewaskan Idias Abdurrahman (48), kepala sewa mobil yang ditabrak oleh tunas di dada dan tangan.

Sementara itu, Ramli Abu Bakar (59), anggota Asosiasi Penyewaan Mobil Indonesia (Angkatan Darat), menderita tembakan serius yang ditembus oleh perut karena perut.

Komandan untuk Pusat Polisi Militer Angkatan Laut yang tidak terbiasa Laxamada Mudha dijadwalkan, TNI akan menyelidiki masalah ini secara menyeluruh.

“Kami berasal dari jajaran Angkatan Laut, yang disampaikan oleh Komando Madonesia, kami akan selalu terbuka dan akan membuka dan memindai Facta, Senin Jakarada, Senin, Senin Jakarada, Senin (6/1/1025). Periksa berita dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih Akses Saluran Utama Anda ke CRAS.com WhatsApp Channel: https://www.whatsp.com/chanel/0029vafbedbpzrk13ho3d. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

Artikel Demi Kepercayaan Publik, TNI Diminta Pecat Prajurit Pelaku Penembakan Bos Rental Mobil pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
https://sp-globalindo.co.id/demi-kepercayaan-publik-tni-diminta-pecat-prajurit-pelaku-penembakan-bos-rental-mobil/feed/ 0
Buntut Penembakan Bos Rental, TNI Diminta Evaluasi Penugasan Pasukan Elite sebagai Ajudan https://sp-globalindo.co.id/buntut-penembakan-bos-rental-tni-diminta-evaluasi-penugasan-pasukan-elite-sebagai-ajudan/ https://sp-globalindo.co.id/buntut-penembakan-bos-rental-tni-diminta-evaluasi-penugasan-pasukan-elite-sebagai-ajudan/#respond Thu, 30 Jan 2025 19:41:03 +0000 https://sp-globalindo.co.id/buntut-penembakan-bos-rental-tni-diminta-evaluasi-penugasan-pasukan-elite-sebagai-ajudan/ Jakarta, Compass.com -Anggota Dewan Komisi Perwakilan di Amelia Aggraine menganggap bahwa kebijakan penghargaan tentara dari kekuatan elit TNI harus dinilai sebagai bantuan atau pengawal. Langkah ini diperlukan karena penugasan pasukan elit sebagai asisten sangat berisiko jika tidak disertai dengan pengawasan...

Artikel Buntut Penembakan Bos Rental, TNI Diminta Evaluasi Penugasan Pasukan Elite sebagai Ajudan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
Jakarta, Compass.com -Anggota Dewan Komisi Perwakilan di Amelia Aggraine menganggap bahwa kebijakan penghargaan tentara dari kekuatan elit TNI harus dinilai sebagai bantuan atau pengawal.

Langkah ini diperlukan karena penugasan pasukan elit sebagai asisten sangat berisiko jika tidak disertai dengan pengawasan yang baik atas tugas dan kegiatan mereka.

“Kami juga memperkenalkan evaluasi pasukan elit -kebijakan penugasan sebagai asisten karena tugas ini berisiko tinggi jika tidak dipantau dengan baik,” kata Amelia ketika ia dari Compass pada hari Selasa (7/1/2025) dari Kompas .com dihubungi.

Proposal ini disampaikan oleh Amelia setelah kasus penembakan seorang manajer penyewaan mobil dari armada Indonesia di RUS Area Kilometer (KM) 45 Tangerang-Merak Toll Road di Jakarta.

Baca Juga: Peran 3 Anggota Armada Tersangka Bos Penyewaan di Area Istirahat Tol Merak-Tangang

Dalam hal ini, dua pelanggar Unit Komando Pasukan Katak (Kopaska) datang, dan satu sama lain adalah anggota KRI Bontang.

Oleh karena itu, Amelia juga mendesak TNI untuk meningkatkan pengawasan dan pengembangan moral dan spiritual tentara agar tidak melakukan pelanggaran.

“Sebagai organisasi besar dan berpengalaman, TNI sudah memiliki mekanisme pengawasan untuk stafnya. Untuk mencegah peristiwa serupa, perlu secara konsisten memperkuat pengawasan dan pengembangan moral dan spiritual tentara,” kata Amelia.

Politisi Partai NASDEM juga meminta TNI untuk mengevaluasi kebijakan untuk memantau penggunaan senjata api tentara dan memperketat penggunaannya.

Baca Juga: Tentang Penggunaan Senjata dari Angkatan Laut Indonesia, DPR: Harus Diperiksa Dalam Gelar

Selain itu, dikatakan bahwa para pelanggar penembakan diizinkan untuk membawa senjata api ke mana -mana karena itu adalah alias ajudan (ADC).

‘Meskipun TNI sudah memiliki sup yang jernih, pengawasan implementasi sup ini harus dikencangkan lebih lanjut. Kasus ini mengingatkan kita bahwa prosedur yang ada harus dilakukan dengan disiplin tinggi untuk mencegah penyalahgunaan senjata, “kata Amelia.

Streak penembakan, yang sebelumnya menyebabkan hilangnya nyawa, terjadi pada hari Kamis, 2 Januari 2024 pukul 1 malam. 04.30 WIB di KM 45 Tangerang-Merak Toll Road di Jakarta.

Acara ini menewaskan Ilyas Abdurrahman, 48, seorang manajer penyewaan mobil yang dipukul oleh luka tembak di dada dan tangannya.

Sementara itu, Ramli Abu Bakar, 59, mempertahankan anggota Asosiasi Penyewaan Mobil Indonesia (ARMI) luka tembak yang serius untuk memasuki perut karena insiden itu.

Komandan Komandan Angkatan Laut Angkatan Laut Admander Admiral Denih Hendrata mengungkapkan, Sertu AA, salah satu tentara yang terlibat dalam kasus ini benar -benar membawa senjata.

Baca juga: Demi kepercayaan publik, TNI diminta untuk menembak para prajurit dalam penembakan sewa mobil

Senjata itu terpasang karena Sertu adalah wakil.

“Senjata adalah senjata stok karena lokasi A (SERTU AA) ADC adalah asisten, jadi senjata terpasang,” kata Denih pada konferensi pers Senin (6/1/2025).

Namun sejauh ini tidak disebutkan siapa perwira angkatan laut Indonesia yang dipimpin dan apakah status Sertu AA masih menjadi asisten. Lihatlah berita dan berita tentang pilihan kami secara langsung di ponsel Anda. Pilih Akses Saluran Utama Anda ke Compass.com Saluran WhatsApp: https://www.whatsapp.com/channel/0029vafpbedbpzjzrk13ho3d. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

Artikel Buntut Penembakan Bos Rental, TNI Diminta Evaluasi Penugasan Pasukan Elite sebagai Ajudan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
https://sp-globalindo.co.id/buntut-penembakan-bos-rental-tni-diminta-evaluasi-penugasan-pasukan-elite-sebagai-ajudan/feed/ 0
Komisi I Desak TNI Perketat Pengawasan Senjata Api Pascakasus Penembakan Bos Rental Mobil https://sp-globalindo.co.id/komisi-i-desak-tni-perketat-pengawasan-senjata-api-pascakasus-penembakan-bos-rental-mobil/ https://sp-globalindo.co.id/komisi-i-desak-tni-perketat-pengawasan-senjata-api-pascakasus-penembakan-bos-rental-mobil/#respond Sat, 18 Jan 2025 02:30:52 +0000 https://sp-globalindo.co.id/komisi-i-desak-tni-perketat-pengawasan-senjata-api-pascakasus-penembakan-bos-rental-mobil/ JAKARTA, KOMPAS.com – Anggota Komisi I DPRI Amelia Anggrini mendorong organisasi TNI mengkaji ulang pengawasan penggunaan senjata oleh prajurit agar lebih ketat. Hal ini penting dalam konteks peristiwa prajurit TNI Angkatan Laut (AL) yang menembak mati seorang pemilik rental mobil...

Artikel Komisi I Desak TNI Perketat Pengawasan Senjata Api Pascakasus Penembakan Bos Rental Mobil pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
JAKARTA, KOMPAS.com – Anggota Komisi I DPRI Amelia Anggrini mendorong organisasi TNI mengkaji ulang pengawasan penggunaan senjata oleh prajurit agar lebih ketat.

Hal ini penting dalam konteks peristiwa prajurit TNI Angkatan Laut (AL) yang menembak mati seorang pemilik rental mobil di Km 45 rest area Tol Tangrang Merik, Banten.

“Saya sangat mendukung evaluasi penggunaan senjata secara komprehensif di lingkungan TNI. Meski TNI sudah memiliki standar operasional prosedur (SOP) yang jelas, namun pengawasan terhadap penerapan SOP tersebut harus ketat,” kata Amelia Kompas.com, Selasa. (7/1/2025) saat dihubungi.

Baca Juga: TNI Minta Pecat Prajurit Penembak Pemilik Rental Mobil, Demi Kepercayaan Masyarakat

Amelia menilai penembakan dua warga sipil oleh marinir Indonesia mengingatkan kita akan bahaya penyalahgunaan senjata oleh pihak berwenang.

Sebab, kurangnya disiplin dan kurangnya pengawasan terhadap aturan penggunaan senjata dapat mengakibatkan hilangnya nyawa.

Kasus ini mengingatkan kita bahwa prosedur yang ada saat ini harus digunakan dengan disiplin tinggi untuk mencegah penyalahgunaan senjata, kata Amelia.

Amelia mengimbau organisasi TNI tidak takut memecat prajurit yang terlibat peristiwa penembakan tersebut jika nantinya terbukti bersalah di pengadilan militer.

Baca Juga: Anggota TNI Pakai Senjata Negara Tembak Bos Rentetan, Kok Bisa Pakai Senjata Off Duty?

“Jika pelaku terbukti bersalah di pengadilan militer, pemecatan yang tegas dan terbuka harus menjadi langkah selanjutnya untuk mencerminkan disiplin dan keadilan di lingkungan TNI,” tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa penembakan maut tersebut terjadi pada Kamis 2 Januari 2024 pukul 04.30 WIB di sisa ruas 45 kilometer (km) Tol Tangerang-Merik menuju Jakarta.

Dalam kejadian tersebut, pemilik mobil, Ilyas Abdul Rahman (48), tertembak di bagian dada dan tangan.

Sementara Ramli Abubakar (59), anggota Asosiasi Rental Mobil Indonesia (ARMI), mengalami luka serius akibat tertembak di bagian perut.

Baca Juga: Ketidakprofesionalan Polisi Terungkap dan Keterlibatan Ajudan TNI dalam Kasus Pemilik Rental Mobil

Meski keduanya dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balaraja, hanya Ramli yang dirujuk dari RSUD Balaraja dan masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Dr Septo Mangunkuomo (RSCM) Jakarta.

Hingga saat ini, terungkap ada lima pelaku kejahatan yang terlibat dalam penembakan tersebut, di antaranya dua warga sipil dan tiga anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL).

Prajurit TNI AL adalah Sertu AA, Sertu RH, dan KLK BA.

Mereka adalah mitra yang saling mengenal.

Artikel Komisi I Desak TNI Perketat Pengawasan Senjata Api Pascakasus Penembakan Bos Rental Mobil pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
https://sp-globalindo.co.id/komisi-i-desak-tni-perketat-pengawasan-senjata-api-pascakasus-penembakan-bos-rental-mobil/feed/ 0