Artikel Kejagung Periksa Dirut Anak Perusahaan Pertamina untuk Dalami Kasus Korupsi Minyak Mentah pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Selain itu, peneliti (penulis) peneliti jaksa penuntut (penulis) Ptamin Patra Niaga, ANW dan Ptamin (Persero) Sistem Manajemen Kualitas (PTERO), direktur kepala AA AA juga diperiksa.
Baca juga: Mega Corruption adalah Golkar Nega Bahli, yang dihadiri oleh Peremamine RP. 1 Quadrillion
“Sementara itu, kepala” Kappenkum “(Kandks),” Kappenkum “(Kapks),” Kappenkum “(KCS) Corps (KKKS) Corps (KKKS) Corps (KKKS) di 2018-2023, Senin.
Para peneliti juga memeriksa ketujuh tersangka, YF, YF, RS, DW, GRJ, GRJ, SDS, AP dan MKAR mencurigai tersangka dan Dewan Eropa.
Memang, 9 tersangka dilaporkan dilaporkan bahwa mereka enam dari mereka.
Enam, yaitu, Ptamine Patra Niaga Riva Sahiaan (RS); Presiden Pengiriman Internasional PT Pertamine Yoki Firnandi (YF); Direktur dan Optimalisasi Produk PT Kilang, Produk Sani Lunch Saifuddin (SDS); Pt Kilang Perma International VP VP Management, Agus Purwono (AP); Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga Pt Pertamina Patra Niaga, Maya Kusmaya (MK); Pt Peretama Patra Niaga, Edward Corne (EC) Operasi Perdagangan.
Baca Juga: Permax Case Oplosan, Celios: ABAG hanya berfokus pada korban negara, tetapi mereka melarikan diri dari para korban
Sementara itu, PT Navigator tiga pelari adalah sebagai pemilik PT Navigator yang berguna; PT Navigator Ekuador dan Kurator PT Jenggala DW sebagai Komisaris untuk Maritim; Dan kurator PT adalah GRJ sebagai Presiden Maritim dan Pt Orbit yang bertanya -tanya Terminal.
Untuk tindakan sembilan tersangka ini, negara dikatakan memiliki setidaknya 193,7 triliun kerugian.
Para tersangka terkait dengan perubahan dalam Pasal 31 Pasal 31 Pasal 31 Pasal 31 Pasal 31 Pasal 31 Pasal 31, atau Hukum 31 Pasal 31 Pasal 1999 Undang -Undang 31 Undang -Undang KUHP dari KUHP Artikel 55 (1). Tinjau jeda dan berita berita pilihan Anda secara langsung di ponsel Anda. Pilih Saluran Utama Login Anda ke Compas.com Saluran WhatsApp: https://www.whhatsapp.com/channel/0029VefpbedBpzjzrk13ho3d. Harap berikan – Saya telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Kejagung Periksa Dirut Anak Perusahaan Pertamina untuk Dalami Kasus Korupsi Minyak Mentah pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel DPR Tetap Percayai Pertamina meski Diterpa Kasus Pertamax Oplosan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>“Dengan situasi saat ini, kami menunjuk ke Bertamina. Kami menunjukkan bahwa kami khawatir. Tetapi tentu saja kami percaya pada proses hukum, saya pikir,” kata Jakarta, tempat Parlemen, Jumat (2/28/2025).
“Tolong, jika Anda menemukan hal -hal dari suatu ramalan, silakan memproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.
Baca Juga: Bertamex Oplosan, Celios: Stick tidak mengawasi yang terbaik
Namun, komisi terus memantau. Komisi Perwakilan XII tiba -tiba memeriksa dua stasiun bahan bakar publik Bertamina di Chippur pada hari Kamis (27/2/2025).
Inspeksi konstruksi bensin dilakukan kepada publik.
Sensor yang tiba -tiba dilakukan setelah mencemari tuduhan mencemari bahan bakar Ron 90 (Portalite) atau Ron 92 (Bertamax) di kantor umum Republik Republik Indonesia (pertama) dari Bertamina Badra Niaga.
“Ya, kemarin, teman -teman komisi XII melihat sejumlah besar titik pompa bensin dan sampel diambil di daerah Chippur.”
Namun, hasil model yang diambil dari studi pompa bensin tidak dapat menyerahkan hasilnya kemarin.
Baca Juga: Bertamex Case Oplosan, Celios: Ini hanya fokus pada kerugian negara, tetapi telah melarikan diri dari para korban
Dilaporkan bahwa publik tidak senang dengan pembelian Berdiax Fuel Oil (PPM) setelah pelepasan Kantor Manajemen Minyak dan Pembersihan.
Kasus ini diajukan pada 2018-2023.
Badra Niaga adalah salah satu partai bernama Riva Siahan (RS) Bertamina.
Direktur Pemasaran dan Bisnis Maya Kusmaya (MK) P.T. Bertamina Badra Niaga, dan B.T.
“PPM Ron berusia 90 tahun, tetapi Ron dibayar untuk 92, kemudian dicampur dan dicampur,” Jambitsus sebelumnya disebutkan dari Antara, yang disebutkan dari Antara, kantor High -Rise Jakarta, Selasa (25 Februari 2025).
Baca lebih lanjut: Ombudsman: Providence kegagalan Administrasi Produk/Layanan Polusi Purdamina
Secara terpisah, Sekretaris Perusahaan P.T.
Dia mengkonfirmasi kualitas Bertamag sesuai dengan spesifikasi pemerintah, yaitu Ron 92.
“Menurut Ron, produk yang masuk ke terminal PPM Bertamina adalah produk jadi, Ron 90 di Portalite dan Ron 92 Bertamaccs,” kata Hepie Gombs.com dalam sebuah laporan resmi yang diterima pada hari Rabu (26 Februari). Lihat berita dan pesan berita di ponsel Anda. Pilih akses utama -Anda di kompas.com. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel DPR Tetap Percayai Pertamina meski Diterpa Kasus Pertamax Oplosan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>