Artikel Suara Bising Knalpot Brong Merampas Hak Pengguna Jalan Lain pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Kerasnya suara knalpot yang disebut dengan kebisingan knalpot dapat menimbulkan masalah di jalan raya.
Ketua Grup Keselamatan dan Sepeda Motor Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Victor Assani menekankan pentingnya kesabaran dalam berkendara.
Baca Juga: Kia Sonet Facelift Diluncurkan, Harga Mulai Rp 349
Suara keras tidak hanya mengganggu konsentrasi pengendara lain, tetapi juga memancing emosi dan konflik di pinggir jalan hingga menjadi korban, jelas Victor kepada Kompas.com, Rabu (25/9/2024).
Suara knalpot yang keras tidak hanya mengganggu jalan raya, namun juga berdampak buruk bagi kesehatan orang di sekitar Anda.
Pemerintah melalui UU No. Tanggal 22 tahun 2009 menetapkan standar kebisingan bagi kendaraan bermotor.
Sesuai dengan Undang-Undang Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 56/2019, ambang batas kebisingan angin ditetapkan: maksimal 77 dB untuk sepeda motor di bawah 80 cc, 80 dB untuk sepeda motor 80-175 cc, dan 83 dB untuk sepeda motor di atas 175 cc.
Penggunaan pipa brong melanggar hukum dan dapat mengakibatkan denda atau penjara hingga 1 bulan.
“Harus ada penegakan hukum yang lebih kuat dan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dan kenyamanan jalan raya.
Setiap orang berhak menggunakan jalan dengan damai dan tenang tanpa terganggu oleh kebisingan yang berlebihan. Di tengah kemacetan, penting untuk menunjukkan rasa hormat kepada sesama pengguna jalan.
Baca juga: Marc Marquez Mulai Naik Podium
Kesabaran bukan sekadar sikap, namun cerminan kepedulian kita terhadap kenyamanan dan keselamatan orang lain. Jalan tersebut hendaknya dijadikan tempat yang baik bagi setiap orang untuk dilayani, sehingga tidak ada kebisingan yang mengganggu ketenangan.
Sebab, menghormati jalan bukan hanya soal aturan, tapi tentang perilaku dan pikiran kita sebagai pengemudi. Dengarkan berita terkini dengan pilihan berita kami di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk bergabung dengan Saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Suara Bising Knalpot Brong Merampas Hak Pengguna Jalan Lain pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Kenalan dengan “Selubung Bangunan”, Ini Sederet Manfaatnya pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Dikutip dari Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), @kemenpupr, Minggu (18/2/2024) Selubung bangunan atau kulit kedua merupakan bagian yang menutupi bangunan.
Ini adalah dinding atau atap yang memisahkan bagian dalam bangunan dari luar.
Manfaat bahan ini dapat memberikan perlindungan dari pengaruh luar yang tidak diinginkan seperti panas, radiasi, angin, hujan, kebisingan, dll.
Ternyata, ada empat jenis selubung bangunan: rak sederhana, filter luar ruangan, tanaman, dan balkon.
Desainnya perlu dibentuk sesuai dengan luas bukaan dan arah sinar matahari bangunan.
Sebab selubung bangunan mempunyai fungsi utama untuk melindungi penghuni dan bangunan dari cuaca luar.
Dari segi orientasi, selubung bangunan mencegah sinar matahari berlebihan masuk ke dalam bangunan.
Umumnya arah selubung bangunan horizontal digunakan untuk fasad selatan. Sementara itu, orientasi selubung bangunan vertikal bekerja paling baik di arah timur atau barat. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Kenalan dengan “Selubung Bangunan”, Ini Sederet Manfaatnya pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel GLOBAL NEWS Desain Pola Telapak Ban Menentukan Tingkat Kebisingan pada Mobil pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Zhulpata Zainal, Vehicle Testing Manager PT Gajah Tunggal Tbk membuktikan hal tersebut, menjelaskan bahwa selain fungsi penting seperti drainase air dan traksi, pola tapak ban juga bisa diatur sedemikian rupa untuk meredam kebisingan yang dihasilkan ban. Gesekan terhadap aspal.
“Kebisingan yang dihasilkan saat ban menyentuh jalan sangat dipengaruhi oleh desain alur ban dan pola tapak. Dengan desain yang tepat, kebisingan yang dihasilkan bisa sangat rendah,” kata Zhulpata kepada Kompas.com, baru-baru ini. .
Baca Juga: Yamaha Kembangkan Mesin V4 Untuk MotoGP
Ia juga menambahkan, pola tapak ban tidak hanya meredam kebisingan tetapi juga menunjang traksi ban, terutama saat mobil melakukan pengereman dan akselerasi.
Selain itu, pola ini membantu menjaga kestabilan kendaraan di jalur lurus maupun menikung.
Zhulpata tidak hanya fokus pada performa, tetapi juga menyoroti bagaimana kenyamanan berkendara dapat ditingkatkan dengan menggunakan ban dengan pola tapak yang dirancang khusus.
Pola alur yang benar mengoptimalkan traksi dan pengendalian sekaligus mencegah kebisingan ban mengganggu kenyamanan pengemudi dan penumpang.
Ia menambahkan, “Fungsi ban tidak hanya untuk menopang mobil, tetapi juga untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan berkendara. Pola tapak yang dirancang untuk meredam kebisingan tentunya memberikan nilai tambah bagi pengemudi yang sering berkendara di jalan raya.”
Baca Juga: IMHAX 2024 Helm & Apparel Expo Catat Transaksi Rp 5,5 Miliar
Teknologi ban terus berkembang dan produsen ban di seluruh dunia berupaya mengembangkan desain tapak yang tidak hanya berfungsi baik di jalan basah namun juga memberikan kenyamanan optimal sekaligus mengurangi kebisingan.
Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kenyamanan berkendara, inovasi pola tapak ban menjadi salah satu solusi yang semakin mendapat perhatian. Dengarkan berita terkini dan berita yang dipilih dengan cermat langsung di ponsel Anda. Untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com, pilih saluran berita favorit Anda: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel GLOBAL NEWS Desain Pola Telapak Ban Menentukan Tingkat Kebisingan pada Mobil pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>