Artikel UPDATE Truk Tabrak Bus di Halte Israel: 1 Orang Tewas, Sopir Diduga Warga Palestina pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Sebelumnya, dilaporkan 35 korban luka-luka, enam di antaranya dalam kondisi serius saat truk menabrak halte bus yang ramai.
Kantor berita AFP melaporkan, kejadian sebenarnya terjadi di Aharon Yariv Boulevard di Ramat Hasharon, sebelah utara pusat komersial Tel Aviv, Israel.
Baca juga: Sebuah truk menabrak bus di dekat pangkalan militer Israel, 35 orang terluka.
Layanan darurat Israel (Magen David Adom/MDA) melaporkan bahwa korban meninggal karena luka-lukanya di rumah sakit.
Sopir truk tersebut dibunuh oleh warga sipil di lokasi kejadian, namun polisi belum menganggap insiden tersebut sebagai terorisme
Elior Yosef, paramedis yang tiba di halte pasca kecelakaan, melihat delapan orang terjebak di bawah truk.
“Beberapa korban lainnya tergeletak atau berjalan di dekat truk,” kata MDA dalam sebuah pernyataan.
Pasukan keamanan dan ambulans tiba di lokasi kejadian.
Rekaman dari saluran TV lokal menunjukkan polisi menutup area tersebut dan paramedis merawat korban luka.
Baca juga: Israel baru saja merusak sistem radar setelah serangan itu, memerintahkan evakuasi dari Lebanon, kemudian Kedutaan Besar Iran di Jakarta menyerukan semua negara cinta damai untuk menghentikan kejahatan Israel
Abed Abu Shade, seorang jurnalis dari Jaffa, Israel, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa sopir truk tersebut diyakini adalah warga Palestina dari utara Tel Aviv.
“Warga yang melihat kejadian itu, melihat siapa pengemudinya, menembaknya,” ujarnya.
Polisi awalnya menganggapnya sebagai aksi teroris, tapi sekarang sudah berubah, kejadian itu masih dalam penyelidikan, semuanya masih spekulasi, imbuhnya.
Baca juga: Mengapa perdana menteri Israel berharap Trump memenangkan pemilu AS 2024? Dengarkan berita dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com, pilih saluran berita favorit Anda: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel UPDATE Truk Tabrak Bus di Halte Israel: 1 Orang Tewas, Sopir Diduga Warga Palestina pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Truk Tabrak Bus di Dekat Pangkalan Militer Israel, 35 Korban Luka-luka pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Layanan darurat Israel (Magen David Adom/MDA) melaporkan enam korban luka berat dan lima luka ringan.
Para korban dibawa ke empat rumah sakit daerah. Ramat Hasharon terletak di utara pusat komersial Tel Aviv.
Baca juga: Kedutaan Besar Iran di Jakarta menyerukan semua negara yang damai untuk bersatu menghentikan agresi Israel
Menurut polisi Israel yang dikutip CNN, penyelidikan awal menunjukkan bahwa bus tersebut berhenti di dekat halte untuk menurunkan penumpang.
“Sekarang truk tersebut menabrak bus dan penumpang di stasiun,” tambahnya.
Polisi menambahkan bahwa warga sipil di lokasi kejadian menembak pengemudi tersebut dan melumpuhkannya.
Insiden ini diperlakukan sebagai dugaan penyerangan, kata polisi.
Baca juga: Israel Serang Lebanon, Perintahkan Evakuasi, Lalu Serang Beirut Selatan. Mengapa Perdana Menteri Israel berharap Trump memenangkan pemilu AS pada tahun 2024? Tentara Israel menghancurkan rumah-rumah di perbatasan Lebanon
Kantor berita AFP melaporkan, insiden itu sebenarnya terjadi di Aharon Yariv Boulevard di Ramat Hasharon.
Pasukan keamanan dan ambulans tiba di lokasi kejadian.
Rekaman radio lokal menunjukkan polisi menutup area tersebut dan dokter merawat korban luka.
Insiden mobil-bus terjadi saat Israel merayakan hari pertama serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, yang kemudian meningkat menjadi perang di Jalur Gaza dan Lebanon.
Baca juga: Iran: Serangan Israel hanya menyebabkan kerusakan kecil. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih berita yang Anda suka untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.
Artikel Truk Tabrak Bus di Dekat Pangkalan Militer Israel, 35 Korban Luka-luka pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>