Artikel [UNIK GLOBAL] Bocah Selamat di Taman Singa | Cincin Logam Raksasa di Kenya pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Sementara itu, seorang anak laki-laki berusia tujuh tahun yang hilang selama lima hari di taman singa di Zimbabwe telah ditemukan selamat.
Berikut rangkuman artikel Unik Global pada Minggu (29/12/2024) hingga Sabtu (4/1/2025).
Baca Juga: Demo Darurat Militer Korea Selatan Diiringi Lagu APT, Mirip Konser… 1. Anak Korea Selatan Kecanduan Lagu APT, Rose Blackpink Minta Maaf.
Lagu Apt hasil kolaborasi Rose Blackpink dan Bruno Mars menjadi salah satu hits terbesar tahun 2024, menduduki puncak tangga lagu global dan mencapai jutaan streaming.
Lagu tersebut mempunyai efek unik bahkan pada anak-anak; Termasuk seorang bocah cilik di Korea Selatan yang viral karena kecanduan lagu tersebut.
Pada 24 Desember, seorang wanita dengan akun Instagram @closeto_u_ mengunggah video putranya yang terlihat menari dan bernyanyi bersama paduan suara Apt bahkan saat sedang tidur.
Baca lebih lanjut di sini. 2. FBI menemukan 150 bahan peledak rakitan yang disimpan di lemari es selama penggeledahan di rumah
Agen FBI menemukan lebih dari 150 bom rakitan di sebuah peternakan di negara bagian Virginia, AS. Penemuan ini merupakan yang terbesar dalam sejarah lembaga tersebut.
Dikutip dari AFP Pada Rabu (1/1/2025), agen FBI menggeledah rumah keluarga Brad Spafford yang berusia 36 tahun dan menemukan bahan peledak.
FBI sebelumnya telah menerima informasi dari tetangganya bahwa Spafford mengumpulkan senjata dan amunisi rakitan.
Baca lebih lanjut di sini.
Baca Juga: FBI: Tentara Pengeboman Truk Cyber Menderita PTSD, Tak Ada Tautan Teror 3. Bocah Hilang 5 Hari di Zimbabwe Lion Park Ditemukan Selamat, Begini Cara Dia Bertahan
Seorang anak laki-laki berusia tujuh tahun yang hilang selama lima hari di cagar alam tempat tinggal singa dan hewan liar lainnya di Zimbabwe utara telah ditemukan dalam keadaan hidup.
Kata otoritas satwa liar pada Jumat (3/1/2025). Pada 27 Desember 2024, bocah tersebut sedang berkeliaran di sekitar Taman Nasional Matusadona.
Lima hari kemudian, anak itu ditemukan sekitar 50 kilometer jauhnya, kata juru bicara ZimParks, Tinashe Faravo.
Baca lebih lanjut di sini.
Artikel [UNIK GLOBAL] Bocah Selamat di Taman Singa | Cincin Logam Raksasa di Kenya pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Cincin Logam Raksasa Misterius Seberat 500 Kg Jatuh di Kenya pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Saat ditemukan warga, cincin itu berwarna merah dan panas. Menurut Badan Antariksa Kenya (KSA), benda tersebut diyakini merupakan bagian dari roket.
Badan antariksa kemudian dengan cepat mengamankan area tersebut dan menyingkirkan puing-puingnya.
Baca juga: Kebakaran Asrama Sekolah di Kenya, 17 Anak Tewas, Kabar Pertama Gedung Penuh sesak
Badan tersebut ingin mengklarifikasi bahwa cincin logam tersebut merupakan pecahan benda luar angkasa dengan diameter 2,5 meter dan berat kurang lebih 500 kg, kata badan tersebut.
Penilaian awal menunjukkan bahwa benda yang jatuh adalah sebuah cincin yang terpisah dari kendaraan peluncurannya, tambahnya, seperti dilansir The Independent, Jumat (1/3/2025).
Dijelaskan, puing-puing roket tersebut dirancang untuk terbakar saat masuk kembali ke atmosfer bumi atau jatuh ke wilayah tak berpenghuni seperti lautan.
“Ada banyak puing di luar angkasa dan kami tidak bisa yakin 100% puing mana yang akan jatuh,” badan tersebut mengumumkan.
“Namun sebagian besar sampah terbakar di atmosfer dan kejadian seperti ini sangat jarang terjadi,” lanjutnya.
Baca juga: Anak 7 Tahun Bertahan Setelah Hilang 5 Hari di Taman Nasional Zimbabwe
Perwakilan KSA bergegas ke lokasi kejadian dan bekerja sama dengan tim multi-lembaga dan otoritas setempat untuk mengamankan daerah tersebut dan menyingkirkan puing-puing.
Sampah luar angkasa merupakan masalah yang terus berkembang, dan walaupun kasus ini jarang terjadi, ancamannya nyata.
Beberapa puing luar angkasa berukuran sebesar mobil atau bus, dan jika jatuh, dapat menimbulkan bahaya besar bagi harta benda dan kehidupan manusia.
Setiap orang harus menyadari hal ini dan melaporkan segala sesuatu yang mencurigakan kepada pihak berwenang setempat.
Jonathan McDowell, pengamat ruang angkasa yang melacak pergerakan roket, mengatakan badan antariksa Kenya mungkin “salah” tentang asal muasal puing-puing tersebut.
Dia mengatakan puing-puing itu tidak mungkin berasal dari pendorong roket pesawat ulang-alik.
“Sama sekali tidak mungkin. SRB belum pernah mencapai orbit dan belum pernah mengudara sejak 2011,” kata peneliti dari Pusat Astrofisika Smithsonian Harvard di media sosial.
Baca juga: Ukraina: Rusia akan kehilangan 430.000 tentara pada tahun 2024
“Saya tidak yakin itu berasal dari pesawat terbang. Saya tidak melihat bukti nyata adanya pemanasan yang masuk kembali,” kata astronom tersebut kepada Inside Outer Space. Dengarkan pilihan berita dan berita terkini kami langsung ke ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Cincin Logam Raksasa Misterius Seberat 500 Kg Jatuh di Kenya pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>