Artikel Kerugian Membeli Motor Bekas yang Jarang Dipakai pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Namun, banyak sepeda motor menggunakan sepeda motor, yang jarang menggunakannya, masih dalam kondisi terbaik.
Meskipun terlihat menarik, terbukti memiliki risiko tersembunyi untuk menghindari kehilangan mesin yang digunakan.
BACA: Hunter berencana untuk membangun sepeda motor khusus di pasar Indonesia
Menurut Ivan, direktur Babu Motor di Jakarta Timur tidak berarti bahwa masalah sepeda motor yang jarang digunakan.
“Mesin langka dapat ditemukan dari luar negeri, tetapi ada kerusakan pada terjadinya mereka. Misalnya, lebih lama.
Selain itu, ada kemungkinan baterai memiliki baterai yang sudah dikonsumsi atau baterai mati.
“Baterai yang tidak dipenuhi adalah kehilangan nyawa yang stabil. Ketika mesin jarang diaktifkan, baterai akan dinonaktifkan dan akhirnya menambahkan beberapa,” tentunya menambahnya.
Ivan menyarankan agar pembeli yang akan datang melakukan inspeksi yang komprehensif, terutama sistem listrik, rem, dan suspensi.
Baca ini: Tiba -tiba hasil buruk desain gas sepeda motor
“Lihat saja kilometer minimum hanya sebagai titik referensi. Selain itu, periksa apakah semua aksesori jarang menggunakannya, atau jika jarang digunakan rusak,” kata Ivan.
Lihat pilihan dan berita kami untuk pilihan kami. Pilih akses saluran Anda ke kombas.com whatsapp: https://www.whatspapp.com/chahanel/0029van/0029vafpedbprk13ho3d. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Kerugian Membeli Motor Bekas yang Jarang Dipakai pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Ketahui Risiko Beli Motor Bekas dengan Angka Kilometer Tinggi pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Namun ada risiko tertentu yang patut diwaspadai, terutama jika sepeda motor bekas menunjukkan odometer atau kilometer tinggi.
Kondisi ini dapat menandakan umur pemakaian yang lama dan berpotensi mempengaruhi performa sepeda motor di kemudian hari.
Baca juga: Tarif Resmi Pajak Mobil Progresif di Jawa Tengah
Menurut Ivan, Manajer Babay Motor, sepeda motor dengan jarak tempuh tinggi bisa mengalami penurunan performa, terutama yang sering digunakan.
“Kilometer yang tinggi biasanya menandakan sepeda motor sudah sering digunakan dalam waktu lama. Artinya komponen-komponen seperti mesin, rantai, dan kampas rem mungkin sudah mendekati akhir masa pakainya,” kata Ivan kepada Kompas.com, Jumat (10). /1/2025).
Ivan menambahkan, salah satu tanda sepeda motor dengan jarak tempuh tinggi bermasalah adalah suara mesin yang tidak merata.
“Biasanya sepeda ini cenderung terdengar kasar, apalagi jika tidak diservis dengan baik.
Selain itu, ia menyinggung kondisi suspensi dan rangka yang sangat penting untuk diperhatikan.
“Sepeda motor dengan jarak tempuh yang tinggi dapat memiliki suspensi yang lemah dan rangka yang dapat retak karena tekanan atau penggunaan yang berat,” kata Ivan.
Untuk menghindari risiko, Ivan menyarankan calon pembeli untuk mengecek riwayat servis mobil.
“Kalau servis rutin dan dilakukan di service center resmi, kemungkinan besar motornya masih layak. Ingatlah untuk mencoba sepedanya sebelum membeli, ”ujarnya.
Baca juga: Sepeda Motor Listrik Baru Pesaing Ini Terekam Kamera dan Sedang Diuji
Dengan memahami bahaya sepeda motor bekas jarak jauh dan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, pembeli dapat terhindar dari kerugian dan menemukan kendaraan yang siap berangkat. Dengarkan berita terpopuler dan pilihan berita kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran media favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Ketahui Risiko Beli Motor Bekas dengan Angka Kilometer Tinggi pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Saat Beli Mobil Bekas Jangan Tergiur Kilometer Rendah pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Meski begitu, jika calon pembeli menemukan dealer mobil bekas menawarkan unit dengan jarak tempuh rendah pada odometernya, tidak jarang ditemukan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab berusaha meningkatkan daya tarik pasar kendaraan tersebut.
Ewan, pemilik Ewan Motors Honda Auto Clinic, mengatakan banyak mobil bekas yang sebenarnya dijual dengan jarak tempuh rendah, namun hal pertama yang harus dilakukan adalah mengecek apakah kondisinya sesuai.
Baca juga: Ketahui Trik Berbahaya yang Dilakukan Dealer Mobil Bekas
“Umumnya mobil jangka panjang tapi jarak tempuhnya rendah. Kita lihat fitur interiornya segar, kemudinya empuk, jok mobil empuk dan tidak rata,” kata Evan kepada Kompas.com, Senin (21/10/ 2024).
Meski begitu, mobil bekas yang dijual mungkin sudah ada di showroom sehingga kondisinya bagus kembali, kata Ewan.
Tidak boleh dirusak meskipun mobil sedang berada di showroom agar terlihat bersih dan baru. Dia berkata: “Jika ada ketinggian sebelum mil dan kami adalah pengamat, kami tidak akan mempercayainya dengan mudah.
Baca Juga: Apa Saja Yang Baru dari Honda Mobile?
Ewan juga mengatakan banyak mobil di tahun 2015 yang sejarahnya bisa terbaca melalui pemindai, sehingga calon pembeli bisa dengan mudah melihat apakah kendaraan tersebut layak dibeli.
Sebelumnya, Evan mengatakan odometernya telah diubah atau kondisi mobil tidak bisa diperbaiki.
“Beberapa mobil sudah menggunakan spidometer digital, bisa dibaca menggunakan scanner, baru bisa dilihat catatannya,” kata Evan baru-baru ini kepada Kompas.com.
Saat ini speedometer analog belum bisa menggunakan cara tersebut, sehingga harus memperhitungkan jarak yang akan ditempuh atau jarak dalam kilometer.
Dengan pemeriksaan yang cermat, calon pembeli bisa terhindar dari penipuan dan mendapatkan mobil bekas asli dan berkualitas. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Saat Beli Mobil Bekas Jangan Tergiur Kilometer Rendah pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel NEWS INDONESIA Beli Motor Bekas, Jangan Tergiur Kilometer Rendah Saja pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Padahal, jarak beberapa kilometer bukan satu-satunya indikator kondisi sepeda motor dalam kondisi optimal. Masih banyak aspek lain yang perlu diperhatikan agar sepeda motor yang Anda beli tetap layak jalan dan tidak memerlukan perbaikan besar di kemudian hari.
Ivan, Manajer Babay Motor, mengatakan banyak pembeli yang terjebak pada keyakinan bahwa sepeda motor dengan kilometer rendah otomatis lebih baik.
Baca juga: Cara menghitung volume oli motor matic yang benar
“Sebenarnya jarak tempuh yang rendah bisa menjadi pertimbangan, namun bukan satu-satunya faktor penentu. Kondisi mesin, riwayat perawatan, dan penggunaan sepeda motor juga sangat penting,” ujarnya kepada Kompas.com, Kamis (10/10). ). 10). /2024).
Ivan menambahkan, beberapa sepeda motor bekas dengan jarak tempuh rendah mungkin memiliki masalah tersembunyi.
“Sepeda motor yang jarang dipakai atau hanya dipakai dalam kota untuk jarak dekat terkadang tidak dirawat dengan baik. Mungkin oli jarang diganti, atau ada komponen yang aus karena sudah lama tidak dirawat.” “dijelaskan.
Untuk itu, Ivan menyarankan agar calon pembeli sepeda motor bekas tidak hanya fokus pada jumlah kilometer saja, tapi juga melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi fisik dan mekanik sepeda motor tersebut.
“Bawa ke bengkel terpercaya, periksa kondisi mesin, rem, ban, dan sasis. Jangan ragu untuk melakukan road test untuk melihat performa sepeda motor terlebih dahulu,” imbuhnya.
Baca juga: Kecelakaan lalu lintas di Indonesia masih didominasi sepeda motor
Dengan begitu, pembeli bisa mendapatkan sepeda motor bekas yang tidak hanya terjangkau, tapi juga berkualitas dan aman untuk penggunaan jangka panjang. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel NEWS INDONESIA Beli Motor Bekas, Jangan Tergiur Kilometer Rendah Saja pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>