Artikel Homelogy Perkenalkan Koleksi SLO Recliner, Fleksibel 180 Derajat pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Seri furnitur ini terinspirasi oleh perubahan cara pandang masyarakat terhadap rumahnya akibat pandemi COVID-19.
Direktur Kreatif Homeologi Claudia Apriliana terinspirasi oleh kebutuhan mendesak akan kenyamanan rumah di masa sulit ini.
“Kami ingin membantu masyarakat menciptakan ruang yang tidak hanya fungsional, tetapi juga suaka di mana mereka dapat merasa benar-benar nyaman,” kata Claudia, Sabtu (30 November 2024) dalam keterangannya yang dikutip Kompas.com.
Baca juga: Punya Furnitur Kayu di Rumah? Ini Masalah Umum yang Sering Ditemui
Dari ide tersebut lahirlah SLO Recliner Collection, rangkaian kursi santai dan kursi samping yang memadukan kemewahan, kenyamanan, dan fungsionalitas.
Lebih dari sekedar perabot untuk diduduki, SLO Recliner dikatakan memiliki fleksibilitas 180 derajat, memungkinkan pengguna untuk membaca atau bahkan tidur siang di atasnya.
Empat tahun kemudian, bekerja sama dengan Managing Director Homelogy Ayleen Apriliani, visi tersebut terwujud melalui koleksi kursi santai SLO yang akan resmi diluncurkan pada November 2024.
Eileen mengatakan peluncuran rangkaian kursi santai SLO ini merupakan bukti komitmen perusahaan dalam memahami kebutuhan semua orang, mulai dari anak kecil yang sedang bermain dan ibu menyusui hingga lansia yang membutuhkan kenyamanan ekstra.
Seri SLO memadukan material premium dengan teknologi inovatif seperti kulit asli Italia, kain ramah lingkungan, teknologi kemiringan gravitasi nol, sandaran kepala yang dapat disesuaikan, dan port USB terintegrasi.
Seri SLO menampilkan desain modular fleksibel yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan ruang rumah besar dan kompak. Nikmati berita dan rekomendasi terkini langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda dan kunjungi saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Homelogy Perkenalkan Koleksi SLO Recliner, Fleksibel 180 Derajat pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel IKEA Kembali Rilis Produk Lawas, Karya 4 Desainer asal Swedia pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Terinspirasi dari keindahan motif bunga tahun 1960-an dan 1970-an, koleksi ini berisi produk ikonik yang dikembangkan oleh desainer ternama Swedia seperti Gillis Lundgren, Charlotte Rude, Hjördis Olsson-Une dan Göta Trägårdh.
Edisi Nytäskarsad ini menampilkan motif bunga ikonik Göta Trägårdh yang diperkenalkan dalam katalog IKEA pada awal tahun 70an dan kini diluncurkan kembali dalam tekstil KRANSMALVA dan SANDETERNELL.
“Motif bunga cerah pada koleksi Nytyakanskad kali ini merayakan kreativitas, ekspresi diri, serta mendorong masyarakat untuk lebih optimis dan percaya diri,” jelas Direktur Komunikasi dan Hubungan Masyarakat IKEA Indonesia Ririn Basuki dalam siaran persnya, Senin (22/4/2021). 2024). .
Salah satu produk menarik dari peluncuran koleksi ini adalah kursi berlengan ÖNNESTAD.
Baca Juga: IKEA Luncurkan Koleksi Vintage, Hadirkan Model Ikonik dan Ceria
Ini adalah reinkarnasi modern dari produk ikonik GOGO, yaitu kursi berlengan tabung baja.
Kursi ini pertama kali diperkenalkan di katalog IKEA pada tahun 1972 dan telah digunakan selama lebih dari 10 tahun.
Kursi berlengan ÖNNESTAD kini terbuat dari baja berkekuatan tinggi, yang membutuhkan kurang dari setengah jumlah baja asli dengan tetap mempertahankan kualitas dan fungsi yang sama.
Perubahan ini memungkinkan kami menambahkan kursi berlengan dua kali lebih banyak dari bahan yang sama. Sehingga mengurangi konsumsi bahan-bahan yang berdampak terhadap lingkungan.
Baja berkekuatan tinggi memiliki sifat mekanik yang lebih baik dan memungkinkan desain yang lebih ringan, sehingga mengurangi berat keseluruhan furnitur.
Selain ÖNNESTAD, koleksi ini juga menampilkan produk klasik lainnya seperti kap lampu gantung DYKARKLOCKA yang terinspirasi dari desain tahun 1964 dan dikenal dengan nama TIVOLI.
Baca juga: IKEA Hadirkan Produk Rekomendasi Ramadhan hingga Idul Fitri untuk Pertama Kalinya
Selanjutnya coffee table GARNANÄS yang merupakan versi terbaru dari POP table yang populer sejak tahun 1968. Kemudian plant stand PRIMÄRSKOG yang merupakan versi baru dari plant stand STREGA.
Sebelumnya, pertama kali dirilis pada tahun 1962, sama seperti banyak produk ikonik lainnya.
Ririn mengatakan seluruh produk dalam koleksi ini mencerminkan komitmen IKEA terhadap desain yang abadi.
“IKEA dengan bangga menghadirkan kembali desain ikonik ini dan memperkenalkannya kepada pelanggan generasi baru. Melalui produk baru yang penuh warna dan berani, IKEA berharap dapat menginspirasi eksperimen kreatif, keberanian, dan sikap positif di rumah-rumah di seluruh dunia,” tutupnya. berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel IKEA Kembali Rilis Produk Lawas, Karya 4 Desainer asal Swedia pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>