Artikel Kabut Asap Tebal Selimuti Ibu Kota India, Picu Gangguan Penerbangan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Pejabat bandara dan pejabat penerbangan mengatakan hal ini terjadi karena memburuknya kualitas udara telah mengurangi jarak pandang hingga nol di beberapa wilayah.
Seperti dilansir Reuters, New Delhi telah berjuang melawan kabut asap dan kualitas udara yang buruk sejak awal musim dingin.
Baca Juga: 6 Inisiatif Pemerintah India untuk Meningkatkan Kualitas Udara New Delhi
Kini, New Delhi berada di peringkat ketiga kota paling berpolusi di dunia menurut peringkat hari Jumat yang dikeluarkan oleh grup IQAir asal Swiss.
“Tidak ada pengecualian atau pembatalan yang dilaporkan,” kata juru bicara bandara, meskipun para pejabat telah memperingatkan di pos X.
Artinya, pesawat yang tidak memiliki perlengkapan yang memungkinkannya mendarat dalam jarak pandang rendah bisa mengalami masalah.
Di media sosial, maskapai penerbangan terbesar India, IndiGo, dan maskapai penerbangan bertarif rendah Spicejet juga memperingatkan penundaan terkait cuaca.
Penundaan tersebut berlangsung selama delapan menit untuk 20 penerbangan hingga pukul 10:14 waktu setempat, kata situs penerbangan FlightRadar24.
“Beberapa layanan kereta api di ibu kota juga mengalami keterlambatan,” jelas media tersebut.
Kualitas udara di New Delhi dinilai sangat buruk pada hari Jumat, dengan 351 poin.
Baca juga: India Batasi Pernikahan Pertama, Mulai 2023 Bisa Tampung 4.800 Orang
Badan pengendalian polusi tertinggi di negara itu mengatakan angka tersebut jauh di atas nol hingga 50 yang dianggap “baik”. Dengarkan berita terbaik dan berita kami langsung diambil di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk bergabung dengan Saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Kabut Asap Tebal Selimuti Ibu Kota India, Picu Gangguan Penerbangan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel 6 Upaya Pemerintah India agar Kualitas Udara New Delhi Membaik pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Insiden ini terjadi ketika polusi udara di New Delhi meningkat hingga 60 kali lipat dari batas harian yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Ketika New Delhi terus dikelilingi kabut tebal, pemerintah mengambil berbagai inisiatif untuk mencegah penyebaran penyakit di masyarakat.
Baca Juga: Polusi udara di New Delhi India 60 kali lipat dari batas aman WHO, warga mengalami gangguan pernapasan dan mata perih.
Dikutip dari CBS News, Indeks Kualitas Udara (AQI) New Delhi, yang merupakan ukuran intensitas polusi udara berdasarkan lima tingkat debu, melonjak menjadi 499 di beberapa wilayah pada Senin pagi.
Hal ini menunjukkan klasifikasi “Parah” pada skala Sistem Pengukuran dan Penelitian Kualitas Udara India (SAFAR) dan “Berbahaya” pada sistem pengukuran AQI AS.
Pada hari Senin, bedak kental tidak keluar bahkan pada malam hari. Karena buruknya jarak pandang di ibu kota, banyak penerbangan dan kereta api terganggu akibat debu.
Otoritas Manajemen Kualitas Udara India mengumumkan pada hari Senin bahwa mereka telah menerapkan fase keempat dari Rencana Aksi Respons Bertingkat (GRAP), yang mencakup tindakan darurat yang kuat untuk mengurangi polusi dan mengurangi polusi.
Berikut adalah 4 langkah yang akan dilakukan hingga situasi di New Delhi membaik:
1. Semua truk kecuali truk yang membawa barang-barang penting dilarang memasuki New Delhi.
2. Semua kendaraan komersial yang terdaftar di luar New Delhi dilarang memasuki kota, meskipun ada pengecualian untuk kendaraan listrik dan kendaraan berbahan bakar ramah lingkungan.
3. Seluruh kegiatan konstruksi termasuk jalan raya, jalan layang, jaringan listrik, jaringan pipa dan proyek umum lainnya dihentikan sementara.
4. Sekolah beralih ke pengajaran online untuk semua siswa kecuali kelas 10 dan 12, dengan beberapa kelas tatap muka ditangguhkan.
Baca Juga: Delegasi Rusia Kunjungi Korea Utara, Ini Tujuannya
5. Semua pemberi kerja, baik negeri maupun swasta, di New Delhi harus mengizinkan hanya 50 persen karyawannya untuk datang ke kantor dan sisanya bekerja dari rumah.
6. Pihak berwenang dapat memerintahkan pegawai Pemerintah Pusat untuk bekerja dari rumah. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk menemukan saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel 6 Upaya Pemerintah India agar Kualitas Udara New Delhi Membaik pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>