Artikel Kepala Rutan hingga Sipir Dinonaktifkan Buntut Peredaran Narkoba dari Lapas, Totalnya 14 Orang pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>“Anggota yang lalai atau mungkin sengaja terlibat.” Kami sudah menutup 14 official marketing,” kata Agus Rupatama di Polsek, Kamis (12/12/2012).
Agus mengatakan, sipir penjara yang didakwa adalah sipir penjara, KPLP, KPLP, dalam gagasan santo pelindung.
Terdiri dari beberapa kalau ada yang ciuman, ada yang lancip, kalau KPLP dan ada yang jaga, sambungnya.
Baca Juga: Menko Polhukam: Biarkan Indonesia Bunuh Narkoba Tanah
Dia menegaskan, informasi pengaturan lalu lintas LAPA diperoleh langsung dari masyarakat atau dalam waktu singkat.
Karenanya, pihaknya memastikan siapa pun yang terlibat Agus akan memberikan hukuman berat. Hingga kemacetan khusus dari hukuman penjara.
“Mereka akan ditempatkan di ruang pidana khusus. Kemudian hak-haknya tidak diampuni sesuai hukum yang dianut, karena ada tahapan dakwaannya,” jelasnya.
Dia menjelaskan, pihaknya mengendalikan penulis di penjara dan membawa pengedar narkoba.
Baca juga: Keadaan Darurat, Indonesia Negara Konsumen dan Produsen Obat
“Mereka mengontrol hukuman yang mengedarkan dan menjual narkoba serta menjual narkoba dan peredaran dari penjara,” ujarnya.
Super Lapas Nusa Kambangan dipindahkan dengan pengamanan maksimal 302 narapidana.
“Ini akan terus mengubah kerja sama dan sinergi kementerian Institutzio. Cek berita dan berita pemilu kami langsung di ponsel Anda. Pilih Channel.com ibukota Anda Saluran WhatsApp: https://www.whatsapp.com/ Saluran/0029VpBedBpzJZRK13HO3D .
Artikel Kepala Rutan hingga Sipir Dinonaktifkan Buntut Peredaran Narkoba dari Lapas, Totalnya 14 Orang pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel 302 Terpidana Narkoba Dipindah ke Lapas Super Maximum Security di Nusakambangan, Ini Alasannya pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Ratusan narapidana diduga mengendalikan peredaran narkoba di lapas.
“Saat ini kami telah merelokasi pelaku dan pengedar narkoba yang diduga mengendalikan peredaran narkotika di Lapas. Kami sudah memindahkan 302 orang ke Lapas dengan keamanan maksimum di Nusakambangan,” kata Agus dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta. Kamis (5 Desember 2024).
Baca juga: Sebut Indonesia Darurat Narkoba, Menko Polhukam: Bukan Hanya Konsumen, Tapi Produsen Juga
Dia menegaskan, penindakan ini akan terus dilakukan jika terbukti terpidana menguasai peredaran narkoba di lapas.
Di sisi lain, pihaknya juga menindak 14 petugas lapas dengan memecat mereka karena lalai menjalankan tugasnya.
“Ada 14 petugas pemasyarakatan yang kami nonaktifkan bagi anggota yang lalai atau sengaja terlibat. Kami menonaktifkan 14 petugas pemasyarakatan. Terdiri dari kepala lapas, ada yang Karutan, ada yang menjadi ketua KPLP (kepala satuan pengamanan lapas), bahkan ada pegawai direktur yang terlibat, kata Agus.
“Bagi mereka yang terlibat dalam pesta sabu, seperti di Sumut, lalu di Jember, dibawa ke tempat hukuman khusus dan kemudian tidak mendapat haknya dalam bentuk surat keputusan, sebagaimana diatur dalam undang-undang. karena memang ada yang seperti itu.” “tambahnya.
Baca Juga: Budi Gunawan Umumkan Pendapatan Dana Narkoba TPPU Capai Rp 99 Triliun dalam Dua Tahun
Selain itu, Agus menegaskan pemerintah berkomitmen untuk bekerja sama memberantas narkoba di Indonesia.
Agus menegaskan, hal ini merupakan wujud mimpi Presiden Prabowo Subianto untuk memberantas narkoba di Indonesia.
“Sebelumnya Menko Polkam dan Kapolri menyampaikan bahwa kita akan terus meningkatkan kerja sama dan sinergitas antar kementerian dan lembaga, dan upaya mensukseskan kantor antinarkoba ini dapat turut mewujudkan impian Presiden untuk memiliki Orang Indonesia untuk mewujudkan negaranya.” tidak ada narkoba,” tutupnya. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita pilihan Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel 302 Terpidana Narkoba Dipindah ke Lapas Super Maximum Security di Nusakambangan, Ini Alasannya pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>