Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

laut natuna utara Arsip - SP NEWS GLOBAL INDONESIA https://sp-globalindo.co.id/tag/laut-natuna-utara/ Berita Seputar Global Indonesia Sat, 04 Jan 2025 02:41:05 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://sp-globalindo.co.id/wp-content/uploads/2024/10/cropped-sp-1-32x32.png laut natuna utara Arsip - SP NEWS GLOBAL INDONESIA https://sp-globalindo.co.id/tag/laut-natuna-utara/ 32 32 Pengamat: Indonesia Respons Cepat Berbagai Tantangan Sektor Maritim https://sp-globalindo.co.id/pengamat-indonesia-respons-cepat-berbagai-tantangan-sektor-maritim/ https://sp-globalindo.co.id/pengamat-indonesia-respons-cepat-berbagai-tantangan-sektor-maritim/#respond Sat, 04 Jan 2025 02:41:05 +0000 https://sp-globalindo.co.id/pengamat-indonesia-respons-cepat-berbagai-tantangan-sektor-maritim/ JAKARTA, KOMPAS.com – Inspektur Angkatan Laut Indonesia dari Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas Strategic Center (ISC), Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa mengatakan Indonesia berhasil merespons dengan cepat dan penuh semangat berbagai permasalahan di industri maritim. Peristiwa paling terkenal yang tercatat terjadi pada...

Artikel Pengamat: Indonesia Respons Cepat Berbagai Tantangan Sektor Maritim pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
JAKARTA, KOMPAS.com – Inspektur Angkatan Laut Indonesia dari Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas Strategic Center (ISC), Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa mengatakan Indonesia berhasil merespons dengan cepat dan penuh semangat berbagai permasalahan di industri maritim.

Peristiwa paling terkenal yang tercatat terjadi pada 21 Oktober 2024, ketika kapal Penjaga Pantai China 5402 ditembaki Badan Keamanan Laut Indonesia (Bakamla) di Natuna Utara.

Kapal asing tersebut langsung diusir setelah selesai survei dan pengolahan data 3D yang dilakukan PT Pertamina menggunakan kapal MV. Geo Coral membuat penemuan global ini.

Baca Juga: Bakamla Usir Kapal Penjaga Pantai China dari Natuna Utara

Kapten Hakeng mengatakan, dalam pidatonya di Jakarta, Senin, krisis tersebut tidak hanya meningkatkan posisi strategis Indonesia, tetapi juga menunjukkan kemampuan negara dalam mempertahankan kemerdekaan.

Permasalahan ini menjadi indikasi kuat bahwa Indonesia tidak akan mundur dalam menghadapi pernyataan sepihak yang bertentangan dengan hukum internasional. Kami, kata Hakeng dilansir Antara, Selasa (17/12/2024).

Hakeng juga mengungkapkan pertempuran yang sedang berlangsung di Laut Merah dan Teluk Aden melawan kelompok Houthi, sehingga menambah tekanan pada rute pelayaran internasional.

Arah strategis perdagangan internasional menghadapi ancaman serius seperti kenaikan biaya pengiriman, penundaan produksi dan permasalahan pasokan energi.

“Konflik ini berdampak signifikan terhadap perekonomian global, termasuk Indonesia, negara yang perekonomiannya sangat bergantung pada stabilitas jalur perairan strategis seperti Selat Malaka,” jelasnya.

Baca Juga: Ketua Bakamla Temui Menteri Pertahanan, Bahas Penguatan Maritim

Sebagai responnya, Indonesia telah memperkuat integrasi regional untuk menjamin keselamatan kapal di jalur penting ini.

Penguatan polisi maritim, kerja sama dengan negara tetangga, dan perluasan alat sistem persenjataan besar (alutsista) menjadi prioritas utama pemerintah.

Di sisi lain, perekonomian laut, khususnya jumlah pasir laut, menjadi salah satu tujuan terpenting laut pada tahun 2024.

Menurut Hakeng, pembangunan pasir laut penting untuk melindungi wilayah pesisir dari banjir akibat perubahan iklim.

Selain itu, properti ini penting dalam desain lansekap untuk menghilangkan kekecilan kota. Namun, ia menilai kelompok ini harus dikelola dengan hati-hati.

Baca juga: Indonesia Diperkirakan Bisa meraup pendapatan Rp 67 triliun dari penjualan pasir laut

Selain itu, penangkapan ikan secara ilegal, tidak dilaporkan, dan ilegal (IUU fishing) merupakan ancaman serius yang terus mengancam sumber daya kelautan Indonesia.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, lanjutnya, pemerintah harus memperkuat kegiatan pengawasan KPLP, Polair, Satgas KKP, AL, Bakamla dan lembaga terkait lainnya. Selain itu, pemerintahan maritim harus fokus pada kerja sama dengan negara-negara tetangga untuk menyelesaikan tugas ini.

Artikel Pengamat: Indonesia Respons Cepat Berbagai Tantangan Sektor Maritim pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
https://sp-globalindo.co.id/pengamat-indonesia-respons-cepat-berbagai-tantangan-sektor-maritim/feed/ 0
Langkah Prabowo di Laut Natuna https://sp-globalindo.co.id/langkah-prabowo-di-laut-natuna/ https://sp-globalindo.co.id/langkah-prabowo-di-laut-natuna/#respond Thu, 28 Nov 2024 19:10:51 +0000 https://sp-globalindo.co.id/langkah-prabowo-di-laut-natuna/ Kunjungan kenegaraan pertama Presiden Prabowo Subianto ke Tiongkok pada 8-10 November 2024 seharusnya menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan perannya di kancah dunia. Namun, hasilnya mengecewakan negara. Sumber pengaduan tersebut adalah pernyataan yang ditandatangani Presiden Xi Jinping pada 9 November,...

Artikel Langkah Prabowo di Laut Natuna pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
Kunjungan kenegaraan pertama Presiden Prabowo Subianto ke Tiongkok pada 8-10 November 2024 seharusnya menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan perannya di kancah dunia. Namun, hasilnya mengecewakan negara.

Sumber pengaduan tersebut adalah pernyataan yang ditandatangani Presiden Xi Jinping pada 9 November, yang memuat kalimat “kerja sama di bidang saling pengertian”.

Artikel ini mengisyaratkan telah terjadi perubahan kebijakan yang dapat melemahkan posisi Indonesia yang kini membantah klaim maritim Tiongkok.

Baca juga: Soal Laut China Selatan, Prabowo: Kita Hormati Semua Kekuatan, Tapi Kedaulatan Tetap Jaga Pengakuan Kementerian Luar Negeri dan Presiden

Usai pengumuman tersebut, Kementerian Luar Negeri RI langsung mengeluarkan instruksi untuk meredam kekhawatiran masyarakat.

Mereka dengan cepat menyatakan bahwa perjanjian tersebut “tidak dapat diartikan sebagai pengakuan atas klaim ‘Sepuluh Garis’” dan “tidak mempengaruhi kedaulatan atau hak teritorial Indonesia di Laut Natuna Utara.”

Presiden Prabowo Subianto dikutip Kompas.id berbicara tentang peradilan kemerdekaan negara kesatuan Republik Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menjawab pertanyaan wartawan usai bertemu dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd Austin di Washington DC, Amerika Serikat pada Rabu (13/11/2024) atau Kamis (14/11/2024) waktu Indonesia.

“Kita sudah bicara soal Laut Cina Selatan, saya bilang perlu kerja sama dengan semua pihak. Kita hormati semua kekuatan, tapi kita tetap pertahankan negara kita,” kata Prabowo.

Prabowo menambahkan, dirinya juga sedang mencari peluang untuk menjalin kerja sama. Menurutnya, kerja sama lebih baik daripada konflik. 

Baca juga: Prabowo Bertemu Direktur CIA, Benarkah Bicara Laut China Selatan? Sepuluh garis putus-putus

Selama ini aktivitas Indonesia di Laut Cina Selatan selalu sesuai dengan hukum internasional. Keputusan Pengadilan Permanen Arbitrase (PCA) pada tahun 2016 terkait dengan Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS) sangat mendukung klaim “garis sinematik” Tiongkok.

Namun, Tiongkok telah merevisi tuntutannya menjadi “sepuluh garis putus-putus” pada tahun 2023, yang semakin mengancam zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia di Laut Natuna Utara.

Pemerintah Indonesia telah menegaskan selama beberapa waktu bahwa tidak ada klaim yang tumpang tindih untuk dinegosiasikan. Penggabungan ini tampaknya akan dibatalkan pada November 2024, sebelum ada klarifikasi dari Kementerian Luar Negeri dan Presiden.

Di masa lalu, Indonesia telah mengkonfirmasi kurangnya tumpang tindih dengan menyebutkan kemungkinan integrasi. Hal ini merupakan sinyal yang mempengaruhi posisi Indonesia dalam UNCLOS.

Perjanjian konsiliasi biasanya hanya terjadi di wilayah di mana kedua negara mengakui adanya konflik. Jika Indonesia bersedia melakukan hal tersebut di zona ekonomi eksklusif yang tidak dipermasalahkan, maka hal itu bisa dilihat sebagai tanda rekonsiliasi antar negara.

Perincian keuangan dari kunjungan Trump tidak dapat diabaikan. Forum Bisnis Indonesia-China di Beijing menghasilkan perjanjian investasi senilai IDR 156,19 triliun (sekitar US$10 miliar). Investasi ini diharapkan mencakup infrastruktur, energi, dan teknologi.

Artikel Langkah Prabowo di Laut Natuna pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
https://sp-globalindo.co.id/langkah-prabowo-di-laut-natuna/feed/ 0
Kapal China Diusir Bakamla RI dari Laut Natuna Utara https://sp-globalindo.co.id/kapal-china-diusir-bakamla-ri-dari-laut-natuna-utara/ https://sp-globalindo.co.id/kapal-china-diusir-bakamla-ri-dari-laut-natuna-utara/#respond Mon, 28 Oct 2024 13:21:10 +0000 https://sp-globalindo.co.id/kapal-china-diusir-bakamla-ri-dari-laut-natuna-utara/ JAKARTA, KOMPAS.com – Badan Keselamatan Maritim Indonesia (Bakamla) berhasil menghalau kapal penjaga pantai Tiongkok yang berusaha memasuki wilayah perairan Indonesia di Laut Natuna Utara, Provinsi Riau, Indonesia. Kapal-kapal Tiongkok diketahui sesekali memasuki wilayah yang diklaim Indonesia di bagian utara Laut...

Artikel Kapal China Diusir Bakamla RI dari Laut Natuna Utara pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
JAKARTA, KOMPAS.com – Badan Keselamatan Maritim Indonesia (Bakamla) berhasil menghalau kapal penjaga pantai Tiongkok yang berusaha memasuki wilayah perairan Indonesia di Laut Natuna Utara, Provinsi Riau, Indonesia.

Kapal-kapal Tiongkok diketahui sesekali memasuki wilayah yang diklaim Indonesia di bagian utara Laut Natuna di tepi selatan Laut Cina Selatan yang disengketakan.

“Pada hari Rabu (23/10/2024) sebuah kapal penjaga pantai Tiongkok memasuki wilayah Indonesia di Laut Natuna Utara,” kata Badan Keamanan Laut Indonesia dalam keterangannya, Kamis (24/10/2024).

Baca Juga: Usai China Latih Militer, Kapal Perang AS-Kanada Seberangi Selat Taiwan

Sebuah kapal penjaga pantai Indonesia mencegat kapal tersebut dan mengusirnya dari daerah tersebut.

Bakamla RI juga menyampaikan bahwa kapal tersebut pertama kali memasuki perairan yang diperebutkan pada Senin.

Ketika sebuah kapal Indonesia mencoba menghubungi kapal Tiongkok melalui radio, penjaga pantai Tiongkok mengatakan bahwa wilayah tersebut berada di bawah yurisdiksi Tiongkok.

Kapal tersebut mengganggu kegiatan penyidikan perusahaan negara PT Pertamina, jelasnya, dikutip AFP.

Oleh karena itu, kapal penjaga pantai Indonesia membayangi kapal Tiongkok tersebut dan mengusirnya.

Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan dan memiliki cadangan minyak dan gas yang sangat besar di bawah dasar laut.

Oleh karena itu, kejadian ini menjadi ujian bagi presiden baru terpilih, Prabowo, yang berjanji akan menjaga dan memperkuat keamanan wilayah Indonesia.

Pada awal tahun 2020, Indonesia mengirimkan pesawat tempur dan kapal perang untuk memantau perairan Pulau Natuna yang bersengketa dengan Tiongkok setelah kapal Tiongkok memasuki wilayah tersebut.

Tiongkok dan Indonesia adalah mitra ekonomi yang penting, namun Indonesia berupaya menghentikan kapal penangkap ikan asing di perairannya.

Baca Juga: Kapal Angkatan Laut Rusia Tiba di Myanmar, Ikuti Latihan Angkatan Laut Bersama Junta Militer

Hal ini karena pencurian ikan dapat merugikan perekonomian miliaran dolar setiap tahunnya. Dengarkan berita terkini dan berbagai berita langsung di ponsel Anda. Pilih saluran baru yang ingin Anda ikuti saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

Artikel Kapal China Diusir Bakamla RI dari Laut Natuna Utara pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
https://sp-globalindo.co.id/kapal-china-diusir-bakamla-ri-dari-laut-natuna-utara/feed/ 0