Artikel Tema Hari Ibu 2024, Makna Logo dan Sejarahnya pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Tahun ini menandai 96 tahun. Tema Hari Ibu 2024
Berdasarkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Hari Ibu tahun 2024 mengusung tema “Wanita Salut, Perempuan Berdaya, Menuju Indonesia Emas 2045”.
Tema ini memuat makna pentingnya peran perempuan dalam mewujudkan masa depan bangsa.
Dalam hal ini perempuan dapat diberikan persamaan hak dalam pendidikan, pekerjaan, kesehatan dan politik untuk membangun Indonesia yang progresif, inklusif dan berdaya saing global. Makna Logo Hari Ibu 2024 Logo ini terdiri dari angka 96 berwarna merah, setangkai bunga melati. dan “Latihan Dharma” dari kata “kebebasan”. Cabang bunga melati. Melambangkan kodrat cinta ibu dan anak, kekuatan dan pengorbanan perempuan dalam pembangunan bangsa.#96: Perjuangan perempuan Indonesia sejak kongres perempuan pertama tahun 1928. Berkibar dalam warna merah putih. Simbol perjuangan perempuan Indonesia dan semangat pantang menyerah mempertahankan kemerdekaan dan membangun bangsa.Cerita Hari Ibu
Di Indonesia, Hari Ibu ada ketika pada tahun 1959 Surat Keputusan Nomor 316 yang ditandatangani Presiden Soekarno pun diterbitkan. Surat keputusan tersebut menetapkan bahwa tanggal 22 Desember akan diperingati sebagai Hari Ibu di Indonesia.
Tanggal 22 Desember 1928 dipilih karena bertepatan dengan tanggal pembukaan Kongres Perempuan Indonesia pertama yang diselenggarakan di Yogyakarta.
Jauh sebelum Indonesia merdeka, perempuan masih dianggap sebagai makhluk yang lemah dan tidak mampu mandiri. Perempuan yang merasa diperlakukan tidak adil mulai menyuarakan hak-haknya. Oleh karena itu, dibentuklah berbagai organisasi perempuan.
Banyak tokoh perempuan yang memperjuangkan kemerdekaannya. Seperti Kartini, Cut Nyak Dien, Cut Meutia, Roro Gusik (istri Untung Surapati), Christina Martha Tiaxahu, Emmy Saelan dan masih banyak lagi.
A. Nunuk P. Murniati (2004) menulis bahwa pada masa lalu perempuan memperjuangkan berbagai hal. Perempuan pada kasta bawah berjuang dalam perjuangan hidup sehari-hari di bidang ekonomi, perdagangan, pertanian, peternakan dan perikanan.
Berbeda dengan perempuan kelas atas yang memperjuangkan pendidikan perempuan. Mereka menganggap perempuan terbelakang karena tidak mempunyai kesempatan bersekolah.
Untuk tujuan yang sama, 30 organisasi perempuan dari 12 kota di Pulau Jawa dan Sumatera sepakat menggelar kongres perempuan pertama di Indonesia. Kongres tersebut berlangsung pada tanggal 22-25 Desember 1928.
Konferensi ini diadakan untuk meningkatkan hak-hak perempuan dalam pendidikan dan pernikahan.
Kongres pertama ini mengadopsi serangkaian resolusi yaitu pembentukan federasi organisasi perempuan bernama Perikatan Perempuan Indonesia dan mengirimkan serangkaian tuntutan kepada pemerintah untuk memperjuangkan hak-hak perempuan. Simak berita terkini dan pilihan kami langsung di ponsel Anda Untuk mengakses saluran tersebut, pilih saluran berita favorit Anda: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Tema Hari Ibu 2024, Makna Logo dan Sejarahnya pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Tanggal 22 Desember 2024 Memperingati Hari Apa? pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Selain itu, ada peringatan dan perayaan lainnya pada hari ini. Berikut beberapa peristiwa peringatan yang masih tersisa pada tanggal 22 Desember 2024. Hari Ibu Nasional
Ibu adalah status yang mulia. Gelar ibu bagi perempuan merupakan gelar yang penting.
Hari Ibu merupakan salah satu cara untuk memperingati para ibu di Indonesia.
Hari Ibu berbeda di setiap negara. Di Indonesia, Hari Ibu Nasional diperingati setiap tanggal 22 Desember.
Merujuk pada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), tema Hari Ibu tahun 2024 adalah “Perempuan Menyambut, Perempuan Berdaya, Menuju Indonesia Emas 2045”.
Topik ini mencakup pendefinisian peran penting perempuan dalam mewujudkan masa depan negara. Dalam hal ini, perempuan dapat diberikan akses yang sama terhadap pendidikan, pekerjaan, kesehatan, dan politik untuk membangun Indonesia yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing global.
Baca juga: Tema Hari Ibu 2024, Arti Logo dan Sejarahnya
Penetapan Hari Ibu di Indonesia sendiri tidak terjadi begitu saja. Peringatan ini terjadi ketika Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 dikeluarkan dan ditandatangani oleh Presiden Soekarno.
Dalam SK tersebut disebutkan bahwa tanggal 22 Desember adalah Hari Ibu di Indonesia. Tanggal 22 Desember dipilih karena bertepatan dengan tanggal pembukaan Kongres Perempuan Indonesia pertama di Yogyakarta pada tahun 1928.
Jauh sebelum Indonesia merdeka, perempuan masih dianggap sebagai makhluk lemah yang tidak mampu membela dirinya sendiri. Perempuan yang merasa tidak adil mulai menuntut haknya. Oleh karena itu, berbagai organisasi perempuan didirikan.
Banyak tokoh perempuan yang memperjuangkan kebebasannya. Seperti Kartini, Cut Nyak Dien, Cut Meutia, Roro Gusik (istri Untung Surapat), Christina Martha Tiahahu, Emmy Saelan dan masih banyak lainnya.
A. Nunuk P. Murniati (2004) menulis bahwa pada masa lalu terdapat berbagai hal yang diperjuangkan perempuan. Di kelas bawah, perempuan berjuang dalam perjuangan sehari-hari di bidang ekonomi, perdagangan, pertanian, peternakan dan perikanan.
Berbeda dengan perempuan kelas atas, mereka memperjuangkan pendidikan perempuan. Mereka beranggapan bahwa anak perempuan terbelakang karena tidak mempunyai kesempatan mengenyam pendidikan.
Dengan tujuan yang sama, 30 organisasi perempuan dari 12 kota di wilayah Jawa dan Sumatera sepakat menyelenggarakan Kongres Perempuan Indonesia yang pertama. Kongres tersebut dilaksanakan pada tanggal 22-25 Desember 1928.
Kongres tersebut diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan hak-hak perempuan dalam pendidikan dan perkawinan.
Beberapa keputusan diambil pada kongres pertama ini, seperti pembentukan federasi organisasi perempuan bernama Perikatan Perempuan Indonesia (PPI) dan mengirimkan beberapa permintaan kepada pemerintah untuk memperjuangkan hak-hak perempuan.
Sejak saat itu, hak-hak perempuan di Indonesia mulai mendapat perhatian. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung dari ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.
Artikel Tanggal 22 Desember 2024 Memperingati Hari Apa? pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>