Artikel Ihwal Pemindahan Mary Jane ke Filipina pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Presiden Pravo Subianto menyetujui hukuman penjara Maria dari Indonesia hingga Filipina. Ini disebut pemindahan tahanan
Ibu dua anak, Mary Jane, dijatuhi hukuman mati karena mengangkut 2,6 kilogram heroin ke Indonesia. Permintaannya untuk mempertimbangkan kembali dan meminta maaf ditolak. Tidak ada upaya hukum lain yang tersedia
Baca Juga: Perjalanan Eks TKW Mary Jane, Dipekerjakan Sebagai Penyelundup Heroin Setelah 14 Tahun Terpidana Mati
Praktek perpindahan tempat pemberlakuan hukuman pidana antar negara merupakan hal yang sangat lumrah dalam hubungan internasional Tidak ada yang baru
Kasus pertama yang tercatat terjadi pada tahun 1954 antara Lebanon dan Suriah Misalnya, Amerika Serikat telah mengekstradisi penjahat asing ribuan kali. Terutama tahanan Meksiko
Negara yang menyerahkan tahanannya disebut dengan sentending state atau negara pengirim. Sedangkan negara penerima disebut negara administratif, negara penerima, atau negara pelaksana
Dalam kasus Mary Jane, Indonesia disebut sebagai negara pengirim atau penerbit, sedangkan Filipina sebagai negara penerima, pengelola, atau pelaksana.
Sejauh ini, PBB belum mengadakan konferensi internasional mengenai masalah ini. Namun PBB telah mengeluarkan manual (model perjanjian) bagi negara-negara yang ingin memindahkan tahanan.
Praktek pemindahan tahanan sering dilakukan oleh negara-negara yang memiliki perjanjian bilateral, atau beberapa negara telah menandatangani perjanjian multilateral pada tahun 1963, seperti Denmark, Finlandia, Islandia, Norwegia dan Swedia. Di Eropa juga terdapat perjanjian multilateral yang disebut Konvensi Eropa 1985 Mengapa mentransfer konferensi?
Ada dua alasan utama dibalik pemindahan narapidana Pertama, faktor kemanusiaan seperti penyakit kronis, permasalahan budaya yang menghalangi narapidana untuk menyesuaikan diri, bahasa, jauh dari keluarga.
Kedua, alasan adanya hubungan baik antara negara pengirim dan negara tuan rumah
Mary Jane dipindahkan karena alasan kemanusiaan Jane menjalani operasi karena masalah pada organ reproduksinya.
Selain itu, ia memiliki dua orang anak yang masih remaja dan masih tinggal di Filipina Kedua orang tuanya masih hidup, namun secara finansial tidak mampu mengunjunginya di Indonesia sepanjang waktu. Selain itu, suami Jane juga berada di Filipina
Kejadian serupa menimpa Mary Jane di Laos pada tahun 2009. Samantha Orabetter, seorang wanita muda Inggris, ditangkap di Laos dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup karena kepemilikan heroin.
Laos memindahkan Samantha ke Inggris untuk melanjutkan hukumannya hanya atas dasar kemanusiaan. Samantha sedang hamil saat itu dan khawatir dia akan mendapat masalah saat tinggal di Laos.
Artikel Ihwal Pemindahan Mary Jane ke Filipina pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Mary Jane Segera Pulang ke Filipina, Harapan Ibu dan Anak-anaknya Kembali Meninggi pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Dalam wawancara yang dirilis Badan Informasi Filipina (PIA), Celia Veloso, ibu seorang pekerja migran asal Filipina, mengungkapkan rasa syukur dan bahagianya.
“Seluruh keluarga sangat bahagia, anak-anak sangat bahagia. “Mereka bisa membayangkan akhirnya ada seorang ibu di antara mereka,” kata Celia.
Baca juga: Presiden Marcos Jr: Kami Setuju Indonesia, Mary Jane Akan Kembali ke Filipina
“Kita hampir putus asa,” tambah Celia, suaranya dipenuhi emosi. “Namun kini, dengan bantuan banyak pihak, harapan itu kembali hidup. Putriku bisa segera pulang.
Seperti dilansir Manila Standard, Mary Jane Veloso, seorang pekerja migran yang dipenjara di Indonesia pada tahun 2010 karena tuduhan narkoba, telah menjadi simbol perjuangan banyak keluarga Filipina.
Meski awalnya dijatuhi hukuman mati, namun pemerintah Filipina masih menunggu keringanan hukuman.
Wakil Perdana Menteri de Vega gembira dengan hasil diskusi ini.
Indonesia sudah mengindikasikan tidak akan digunakan, kata De Vega. Ketika pulang, keselamatannya terjamin, kata De Vega.
Meski belum ada tanggal pastinya, namun kabar ini membawa harapan besar bagi keluarga Veloso dan masyarakat Filipina yang mendukung perjuangan panjang tersebut.
Baca juga: Turki Sita 9 Ton Sabu dalam 2 Minggu
“Kami ingin Mary Jane kembali dan bersama anak-anaknya,” pungkas Celia. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih berita yang Anda suka untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Mary Jane Segera Pulang ke Filipina, Harapan Ibu dan Anak-anaknya Kembali Meninggi pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Mary Jane Segera Pulang ke Filipina, Harapan Ibu dan Anak-anaknya Kembali Meninggi pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Celia Veloso, ibu dari seorang pekerja migran asal Filipina, mengungkapkan rasa syukur dan bahagianya dalam wawancara yang dipublikasikan Badan Informasi Filipina (PIA).
“Seluruh keluarga sangat bahagia, begitu pula anak-anak. Mereka akhirnya bisa membayangkan kehadiran ibu mereka di tengah-tengah mereka,” kata Celia.
Baca juga: Presiden Marcos Jr: Kami Setuju dengan Indonesia, Mary Jane Akan Kembali ke Filipina
“Kita hampir putus asa,” tambah Celia, suaranya penuh emosi. Namun kini, dengan bantuan banyak pihak, harapan itu berhasil dihidupkan kembali. Putriku mungkin akan segera pulang.
Mary Jane Veloso, seorang pekerja migran yang dipenjara di Indonesia karena perdagangan narkoba pada tahun 2010, telah menjadi simbol perjuangan banyak keluarga Filipina, Manila Standard melaporkan.
Meski awalnya dijatuhi hukuman mati, pemerintah Filipina terus melobi agar hukumannya diringankan.
Wakil Menteri de Vega optimis dengan hasil pembicaraan ini.
“Indonesia sudah mengindikasikan tidak akan dilaksanakan. “Saat dia pulang, keamanannya terjamin,” tegas De Vega.
Meski belum ada tanggal pastinya, namun kabar ini membawa harapan besar bagi keluarga Veloso dan masyarakat Filipina yang mendukung perjuangan panjang ini.
Baca juga: Turki Sita 9 Ton Narkoba Sabu dalam 2 Minggu
“Kami hanya ingin Mary Jane kembali dan bersama anak-anaknya,” pungkas Celia. Dengarkan pilihan berita dan berita terkini kami langsung ke ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.
Artikel Mary Jane Segera Pulang ke Filipina, Harapan Ibu dan Anak-anaknya Kembali Meninggi pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>