Artikel Mendes Harap BUMDes Jadi Penyuplai Bahan Baku Makan Bergizi Gratis pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>“Jadi ini adalah organisasi bisnis yang dimiliki oleh sebuah desa, untuk menjadi aktor utama untuk mempersiapkan bahan baku makan siang,” kata Yandri Selasa di Parlemen Indonesia (12 November 2014).
Yandri dapat dilihat, desa -desa dari berbagai daerah di Indonesia memiliki banyak sumber daya potensial dan dikelola melalui bumdes.
Baca juga: The Food Agency akan menguji diet diet nutrisi Aceh di Aceh’s
Pemerintah dapat menggunakan program makanan gratis untuk berhasil pada saat yang sama dengan memanfaatkan desa sebanyak mungkin.
“Potensi sangat bagus di desa -desa. Beberapa kali saya mengatakan kota itu tidak akan menjadi penonton. Harap persiapkan bahan baku,” kata Yandri.
Dia memberi contoh potensi orang -orang, yang dapat memasok beras dan beras atau bahan lain yang dapat digunakan dalam program makanan gratis.
Dengan demikian, Yandri melanjutkan, orang -orang dapat merasakan lalu lintas ekonomi yang hebat di balik program gizi gratis.
“Mungkin kota ini menyiapkan nasi, nasi, orang lain, mempersiapkan kota -kota lain, orang -orang lain menyiapkan tomat, orang -orang lain menyiapkan telur,” kata Yandri.
“Karena lalu lintas ekonomi nutrisi sangat tinggi dan merupakan pilihan yang sangat baik di desa. Ya, mereka memiliki negara, mereka memiliki kemampuan untuk meningkatkan,” katanya.
Baca juga: The Food Agency akan menguji diet diet nutrisi Aceh di Aceh’s
Seperti yang dilaporkan sebelumnya bahwa program nutrisi gratis akan dimulai pada 2 Januari 2025.
Presiden Prabowo Subianto melaporkan bahwa pemerintah telah memberikan anggaran gratis untuk 10.000 RP makan siang.
Prabowo mengatakan dia awalnya menugaskan langit -langit dari RP. Namun, setelah belajar melalui anggaran 10.000 rp per bagian, itu cukup layak.
“Jika kami memiliki detail, program makanan ini akan menjadi rata -rata minimum atau rata -rata untuk setiap anak, lebih atau kurang sehari selama kehamilan, lebih atau kurang,” Prabowok Friday (29.11.2024). Lihat berita pilihan kami dan berita langsung di ponsel Anda. Pilih Akses Saluran Utama Anda ke CompassApp Channaltara: https://www.whatsapp.com/channel/0029vpppedbbedbpzjzrk13ho3ha. Pastikan Anda menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Mendes Harap BUMDes Jadi Penyuplai Bahan Baku Makan Bergizi Gratis pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Mendes Minta Tambahan Anggaran Rp 1,4 T untuk Maksimalkan Potensi Desa pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Tambahan anggaran ini diharapkan dapat membuat partai memaksimalkan dukungan dan pemberdayaan desa, sehingga bisa mencapai swasembada pangan dan membantu penyelenggaraan pangan bergizi gratis.
“Kami meminta tambahan anggaran sebesar 1,4 triliun. Menteri Keuangan dan KPK ini juga akan bergantung pada DPR RI. Pertama Rp 2,1 triliun, ditambah Rp 1,4 triliun, kata Yandri kepada wartawan di gedung DPR RI, Selasa (3/12/2024).
“Karena sifatnya saat ini, kami ingin ada pemberdayaan dan dukungan di desa, misalnya bagaimana desa bisa mandiri pangan, menyambut makan siang bergizi (gratis),” ujarnya.
Baca Juga: Mendagri PDT Sebut 3.000 Desa di Indonesia Masih Tanpa Listrik
Yandri berpandangan, desa mempunyai potensi besar untuk dikembangkan di berbagai sektor, mulai dari pariwisata hingga perekonomian.
Untuk itu, kata Yandri, dukungan intervensi pemerintah pusat melalui ketersediaan anggaran sangat penting bagi seluruh desa untuk mengembangkan kapasitasnya.
“Potensi desa masih banyak desa wisata, desa pertanian dan potensi ekonomi lainnya yang mungkin masih tersembunyi dan belum maksimal,” kata Yandri.
“Dan memang perlu penegasan, perlu pembelaan, perlu apa namanya intervensi pemerintah pusat melalui anggaran yang tersedia,” ujarnya.
Baca juga: Mendes PDT: Banten Bisa Jadi Pemasok Bahan Baku Pangan Gratis Bergizi karena Suburnya Tinggi
Yandri juga berharap badan usaha milik desa (bumdes) di setiap daerah dapat menjadi pemain kunci dalam penyediaan bahan baku makanan bergizi gratis.
“Jadi kami berharap organisasi komersial milik desa menjadi pemain kunci dalam menyiapkan bahan baku santapan siang bergizi,” kata Yandri. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Mendes Minta Tambahan Anggaran Rp 1,4 T untuk Maksimalkan Potensi Desa pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Mendes Janji Jalankan Amanat Presiden untuk Kurangi Kegiatan Seremonial pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>“Sesuai arahan Presiden pada sidang Kabinet pertama, kegiatan seremonial sebaiknya dikurangi. Saya setuju,” kata Yandri dalam rapat kerja Komite V DPR RI dengan mitranya di Kompleks DPR, Jakarta. Selasa (29-10-2024). ).
Menurut dia, PNS harus mengerahkan pegawainya untuk melakukan kegiatan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, dan bukan untuk kepentingan mereka sendiri.
Menurut dia, hal itu menjadi tanggung jawab para pemimpin, seperti menteri.
“Kalau saya duduk di sini, di ruangan ber-AC, makan enak, saya tidak memikirkan orang Indonesia, saya makan keras, rumah saya tidak jelas, mata pencaharian saya tidak jelas, saya harus bertanggung jawab. , di dunia dan akhirat,” ujarnya.
Baca juga: Ketua Komisi V Minta Mendes Atur Pengawasan Dana Desa
Senada dengan hal tersebut, Yandri juga meminta dukungan, bimbingan dan masukan dari Komite V DPR RI untuk senantiasa melaksanakan janji tersebut.
“Oleh karena itu, Tuan, tolong bantu saya. Kita harus bekerja sama untuk kepentingan Abang Putih,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Yandri mengajak seluruh pihak yang terlibat, mulai dari jajarannya hingga DPR RI, untuk membantu desa maju atau mengubah ‘air mata kemiskinan’ menjadi ‘air mata kebahagiaan’ di setiap desa.
“Prinsip saya sudah saya serahkan ke Eselon I Kementerian PDT. Saya berharap air mata kemiskinan di setiap desa menjadi air mata kebahagiaan,” ujarnya.
Ia mengingatkan, kerja sama antara pemerintah dalam hal ini, PDT Kementerian Desa dan kementerian terkait lainnya, serta DPR RI menjadi kunci kemajuan desa.
“Kerja sama antara pemerintah dan DPR adalah kuncinya. Kalau kita tidak gotong royong akan sulit, apalagi kalau kita memikirkan desa,” kata mantan Wakil Ketua MPR RI ini.
Baca juga: Mayor Teddy memperingatkan seluruh menteri tentang dampak tindakan Mendes Yandri
Dikatakannya, 73 persen penduduk Indonesia tinggal di pedesaan, sehingga jika tidak ada upaya untuk memperbaiki atau membangun desa, berarti tidak ada pembangunan bagi Indonesia.
“Hampir 73 persen penduduk Indonesia tinggal di pedesaan. Kalau kita tidak merawat desa, berarti kita tidak menjaga Indonesia. Makanya slogan kita: ‘Bangun Desa, Bangun Indonesia’. Desa adalah garda terdepan bagi Indonesia”, kata Yandri. Dengarkan berita dan berita terkini dari pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Mendes Janji Jalankan Amanat Presiden untuk Kurangi Kegiatan Seremonial pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Ketua Komisi V Minta Mendes Rumuskan Pengawasan Dana Desa pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Menurutnya, tugas Mendes yang paling berat adalah mengawasi dana desa.
“Saya mau sampaikan, tugas terberat seorang menteri desa adalah mengawasi penggunaan dana desa, karena tidak ada organ di daerah itu,” kata Lazarus kepada Komisi V, Selasa (29/29). ruang pertemuan. 10). / 2024)
Baca Juga: Isi Pesan Mayor Teddy kepada Seluruh Menteri Akibat Ulah Mendes Yendri
Hal itu disampaikan Lazarus dalam rapat kerja dengan Kementerian Perdesaan di Kompleks Parlemen Senyan, Jakarta, Selasa.
Lazarus mengatakan, pengawasan terhadap dana desa belum diserahkan kepada kabupaten.
Menurutnya, pada akhirnya kepala desa lebih takut kepada inspektur dibandingkan Menteri Desa yang menganggarkan dana desa sebesar Rp71 miliar.
“Menurut saya Pak Jindri, pesan saya, kami mendukung cara bapak dan Pak Raza Patria mengawal Dana Desa,” ujarnya.
Ia menambahkan, satu lagi contoh penyelewengan dana desa.
Baca Juga: Yandri Susanto akan mengawasi langsung penyaluran dana desa sebagai menteri desa.
Misalnya, banyak kepala desa yang masuk penjara karena tidak paham penggunaan keuangan negara.
“Terus banyak desa yang mendapat dana desa banyak, tapi desanya tidak berkembang, apa yang terjadi di sana?” kata Lazarus.
“Seberapa besar pengawasannya? Pengawasan Kementerian Desa terhadap penggunaan dana desa seperti apa? Itu menarik bagi saya,” tuturnya. Dengarkan berita terkini dan pilihan berita kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Ketua Komisi V Minta Mendes Rumuskan Pengawasan Dana Desa pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>