Artikel PM Lebanon: Serangan Makin Meluas, Bukti Israel Tolak Gencatan Senjata pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Hal ini menunjukkan bahwa Israel menolak segala upaya gencatan senjata di Lebanon.
Ia juga mengatakan, skala agresi atau serangan Israel ke wilayah Lebanon kini semakin meluas.
Baca juga: 4 WN Thailand tewas akibat serangan roket dari Lebanon hingga Israel
“Ancaman yang berulang-ulang terhadap penduduk untuk mengevakuasi seluruh kota dan desa, serta penargetan ulang wilayah pinggiran selatan Beirut dengan serangan yang menghancurkan, merupakan indikator kegagalan Israel dalam melakukan segala upaya untuk mencapai gencatan senjata,” jelas Mikati.
Komentar Mikati muncul sehari setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bertemu dengan para pejabat AS untuk membahas kemungkinan kesepakatan untuk mengakhiri perang di Lebanon.
Perdana Menteri Lebanon menambahkan, perilaku diplomasi Israel menunjukkan penolakannya terhadap gencatan senjata.
“Pernyataan Israel dan sinyal diplomatik yang diterima Lebanon menegaskan bahwa Israel dengan keras kepala menolak solusi yang diusulkan dan tetap teguh dalam pendekatannya terhadap pembunuhan dan penghancuran,” kata Mikati dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh AFP.
Pada hari Rabu, Mikati mengatakan bahwa utusan AS Amos Hochstein memberi isyarat melalui panggilan telepon bahwa gencatan senjata dalam perang antara Israel dan Hizbullah mungkin terjadi sebelum pemilu AS pada 5 November 2024.
Namun, pada hari yang sama, pemimpin baru Hizbullah mengatakan bahwa partainya akan menyetujui gencatan senjata dengan Israel dengan persyaratan yang dapat diterima.
Namun, Hizbullah menambahkan bahwa perjanjian tersebut belum diusulkan.
Baca juga: Peluncuran Roket dari Lebanon menimbulkan korban jiwa di Israel
Dalam pembicaraan hari Kamis, pemimpin Israel Benjamin Netanyahu mengatakan kepada utusan AS Amos Hochstein dan Brett McGurk bahwa perjanjian apa pun di Lebanon harus menjamin keamanan jangka panjang Israel. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel PM Lebanon: Serangan Makin Meluas, Bukti Israel Tolak Gencatan Senjata pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel SP NEWS GLOBAL Iran Bantah Tuduhan atas Campur Tangan Urusan Dalam Negeri Lebanon pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Hal ini terkait dengan pernyataan yang ditujukan kepada Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua Parlemen Teheran.
Sebelumnya, Kamis (17/10/2024), Le Figaro Prancis mengutip pernyataan Mohammed Bagher Ghalibaf yang mengatakan pemerintahnya siap melakukan negosiasi untuk implementasi Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701.
Baca juga: Duta Besar AS akan merundingkan gencatan senjata dengan pejabat Lebanon
Secara khusus, apa yang dipandang sebagai prasyarat gencatan senjata dalam perang antara Israel dan Hizbullah Lebanon.
Resolusi tersebut menyerukan agar tentara Lebanon dan pasukan penjaga perdamaian PBB menjadi satu-satunya pasukan yang ditempatkan di Lebanon selatan.
Dalam teguran yang jarang terjadi terhadap Iran, Mikati menuduh Iran melakukan campur tangan terang-terangan dalam urusan Lebanon dan berupaya membangun pengawasan yang tidak dapat diterima atas Lebanon.
Meski demikian, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghai, menyampaikan pernyataan pada konferensi pers mingguan tersebut.
“Iran tidak pernah bermaksud atau mengambil tindakan apa pun yang dapat dicurigai mencampuri urusan dalam negeri Lebanon,” kata Bagai, seperti dikutip AFP.
“Kami mengadakan diskusi dengan negara mana pun yang memiliki inisiatif dan proposal untuk mengakhiri kejahatan dan agresi terhadap Lebanon, serta genosida di Gaza,” jelas Bagai.
Ia juga menambahkan, ada kesalahpahaman terkait pernyataan Ghalibaf.
Diketahui, Iran semakin mengintensifkan upaya diplomasinya dalam beberapa hari terakhir.
Baca juga: Tentara Israel Tembak Mati Wanita Palestina yang Sedang Memetik Zaitun
Hal ini terlihat dari kunjungan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi yang mengunjungi beberapa negara di kawasan untuk mendorong terjalinnya gencatan senjata di Lebanon dan Gaza, serta cara menyelesaikan konflik tersebut. Dengarkan berita dan pilihan kami langsung di ponsel Anda. Untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com, pilih saluran berita favorit Anda: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel SP NEWS GLOBAL Iran Bantah Tuduhan atas Campur Tangan Urusan Dalam Negeri Lebanon pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>