Artikel NEWS INDONESIA Pameran Karya Rehabilitan: Melawan Stigma di Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2024 pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, Peduli ODGJ Solo Raya, Puskesmas Klaten, serta RT, RW, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Puskesmas setempat juga turut serta dalam aksi demonstrasi tersebut.
Pada kesempatan ini dewan pengawas RSJD RS Dr. R.M. Demonstrasi karya pemukiman kembali ini diharapkan dapat mempersiapkan para pemukim untuk kembali dan lebih diterima oleh masyarakat, jelas Soydjarvadi Klaten, Yoni Rahyuningtas, SKM, MK.
“Rumah Sakit Jiwa tidak hanya sekedar merawat orang dan teman-teman yang terbantu di sini dan akhirnya bisa diterima di masyarakat, mereka bisa mandiri dalam memenuhi kebutuhan dasarnya dan bisa bertindak atau berbuat seperti kita masyarakat,” ujarnya.
Sekadar informasi, karya rehabilitasi yang ditampilkan sendiri adalah program rehabilitasi psikososial RSJD Dr. R.M. Soedjarwadi Klaten diperuntukkan bagi pasien dengan kondisi lebih stabil sehingga dapat mengembangkan kemampuannya dalam menghasilkan produk.
Berbagai jenis produk yang ditampilkan dalam pameran ini antara lain batik tulis, kaos shibori, batik allalli, lampu hias, gantungan baju, cover, sprei, gamis, bantal dan bantalan, keset, dompet kulit, gantungan kunci dan berbagai makanan. . .
Selain pameran ini karya-karya Dr. RSJD juga berhak. R.M. Soedjervadi Klutten juga bisa dibeli melalui Lauris Loker yang rutin lari setiap Jumat pagi selepas olahraga.
“Lauris Locker adalah jabatan rehabilitasi. Begitulah setiap Jumat pagi setelah latihan, tapi tidak dalam porsi yang sama,” tambahnya.
Harapannya RS JD Dr. RSUD. R.M. Soyjaravadi Klaten dan pengunjung pun bergembira membeli hasil karya para pemukim.
Baca Juga: Menemukan Keseimbangan: Pelajari manfaat yoga untuk kesehatan mental dan melawan stigma sosial
Direktur RSJD Dr. R.M. Sugarwadi Clatin, Dr. Setyavati Raharjo, SP KJ, M.Ks mengatakan tayangan ini akan membantu menghilangkan stigma negatif seputar Orang Dengan Penyakit Jiwa (ODGJ).
“Manfaat pertama (rehabilitasi) adalah bagaimana mengurangi atau menghilangkan stigma di masyarakat dimana rehabilitasi ODGJ bisa berhasil,” ujarnya.
Karya-karya yang dihasilkan diharapkan mampu membantu mereka yang direhabilitasi agar lebih mandiri secara sosial dan ekonomi.
“Melalui (galeri karya rehabilitasi) ini mereka bisa membuat papan ini, menghasilkan barang yang bermanfaat bagi mereka,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, pakar kesehatan mental Dr. Motrini SP.KJ menjelaskan, aksi demonstrasi tersebut merupakan tindak lanjut dari psikoterapi dan terapi obat.
Artikel NEWS INDONESIA Pameran Karya Rehabilitan: Melawan Stigma di Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2024 pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel GLOBAL NEWS Pameran Karya Rehabilitan: Melawan Stigma di Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2024 pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Aksi unjuk rasa ini juga diikuti oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, Peduli ODGJ Solo Raya, Puskesmas Klaten, serta RT, RW, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), dan Puskesmas setempat.
Saat itu, Komite Riset RSJD, Prof. RM. Soedjarwadi Klaten, Yuni Rahayuningtyas, SKM, M.Kes menjelaskan, Pameran Karya Rehabilitasi ini diharapkan dapat mempersiapkan para rehabilitator untuk kembali dan memberikan sambutan hangat kepada masyarakat.
“Rumah sakit jiwa tidak hanya merawat orang. “Rumah sakit jiwa juga bergantung pada teman-teman yang mendapat bantuan di sini dan akhirnya bisa diterima masyarakat, bisa mandiri sesuai kebutuhan dasarnya, dan bisa melakukan hal-hal seperti yang kita lakukan di masyarakat,” ujarnya.
Sekadar informasi, Pemaparan Karya Rehabilitasi sendiri merupakan program dari Fasilitas Rehabilitasi Psikososial RSJD Dr. RM. Soedjarwadi Klaten untuk pasien dengan kondisi yang lebih stabil sehingga dapat meningkatkan keterampilannya dalam menghasilkan suatu produk.
Beberapa macam produk yang ditawarkan pada pameran ini yaitu batik tulis, kemeja shibori, batik semprot, lampu hias, gantungan baju, kerudung, sprei, daster, bantalan dan tali, papan pintu, dompet kulit, gantungan kunci dan lain-lain. makanan
Selain pemaparan tersebut, pekerjaan rehabilitasi Dr. RSJD. RM. Soedjarwadi Klaten juga dapat dibeli melalui Laris Loker yang berlangsung rutin setiap hari Jumat selepas senam pagi.
“Laris Loker juga judulnya kerja rehabilitasi. Setiap Jumat setelah latihan pagi dia juga begitu, hanya saja tidak sebanyak itu,” ucapnya.
Harapannya, Komunitas Rumah Sakit RSJD Dr. RM. Soedjarwadi Klaten dan pengunjung dengan senang hati membeli pekerjaan rehabilitasi tersebut.
Baca Juga: Menemukan Keseimbangan: Merasakan Manfaat Yoga untuk Kesehatan Mental Sambil Melawan Stigma Sosial
Direktur RSJD Dr. RM. Soedjarwadi Klaten, dr. Setyowati Raharjo, Sp.KJ, M.Kes mengatakan pameran yang berlangsung ini dapat membantu menghilangkan stigma negatif terhadap Penyandang Disabilitas Mental (ODGJ).
“Manfaat pertama (untuk rehabilitasi) adalah bagaimana mengurangi atau menghilangkan stigma di masyarakat yang bisa dipulihkan oleh ODGJ,” ujarnya.
Pekerjaan yang dihasilkan diharapkan dapat membantu para rehabilitator menjadi lebih mandiri secara sosial dan ekonomi.
“Dengan ini (pertunjukan kerja rehabilitasi) dia bisa menghasilkan rekor ini, melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi mereka,” ujarnya.
Sementara itu, pakar kesehatan mental, Dr. Mutrini, Sp.KJ menjelaskan pemaparan tersebut merupakan tindak lanjut dari terapi psikotropika, terapi obat.
Artikel GLOBAL NEWS Pameran Karya Rehabilitan: Melawan Stigma di Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2024 pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>