Artikel Update Rencana Pembangunan Pabrik Mobil Chery di Indonesia pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Direktur Penjualan PT CSI, Budi Darmawan, mengatakan saat ini pihaknya sedang mempertimbangkan untuk mendirikan pabrik mobil di Indonesia.
“Tentunya kalau melihat permintaan dan kapasitas pegangannya sekarang, ada persepsi kita terlalu cepat membangun pabrik. Karena kapasitas yang dapat diandalkan juga terbatas. Jadi kita sudah mengkaji ke arah itu,” ujarnya. . Budi di Depok (12/11/2024).
Baca Juga: Separator Busway Dibongkar, Pengendara Terancam 2 Tahun Penjara
Seperti diketahui, saat ini banyak model Chery yang dirakit secara Completely Knock Down (CKD) di Indonesia.
Diantaranya Tiggo 7, Tiggo 8, dan Omoda E5 yang dirakit di pabrik Handel di Pondok Ungu, Bekasi, Jawa Barat.
Tunggu dulu, kita akan dapat informasinya (latar belakang pabrik). Ketika Chery membangun pabrik, itu bukan pabrik mobil, kata Budi.
Baca Juga: SPK Chery J6 diumumkan tembus 300 unit
“Tapi semua infrastruktur terkait mobil sudah kita siapkan. Supply chainnya juga kita siapkan. Karena kita bicara investasi jangka menengah dan panjang,” ujarnya.
Sebelumnya, Assistant President PT CSI Zheng Shuo belum bisa merinci kapan pabrik tersebut akan beroperasi.
Menurut dia, detail pembangunan pabrik tersebut masih dalam skala besar di China. Termasuk lokasi, nilai investasi dan jam operasional.
“Cherry sudah mulai mencari tempat yang cocok untuk membangun pabrik. Namun tim pengelolanya terpisah-pisah, jadi saya tidak bisa menjelaskan secara detail,” ujarnya pada Oktober lalu. Simak berita terkini dan berita kami langsung di ponsel Kompas. .com untuk mengakses saluran berita favorit Anda Saluran WhatsApp Pilih saluran: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Update Rencana Pembangunan Pabrik Mobil Chery di Indonesia pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel SP NEWS GLOBAL Chery Pamer Sistem Robotik Perakitan Mobil pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Cherry Intelligent Connected Mega Factory memiliki kapasitas produksi 60 mobil per jam atau satu menit per mobil. Perusahaan ini memiliki kapasitas produksi 300.000 kendaraan per tahun dengan total 200.000 suku cadang otomotif yang dibongkar.
“Cherry telah menerapkan kinerja kecerdasan buatan (AI) terdepan, sehingga dapat memiliki kapasitas produksi yang besar, sehingga menyediakan produk-produk canggih dengan cita rasa teknologi kepada pengguna,” kata Li Zhicheng, manajer sumber daya Cherry Factory. Kamis (18/10/2024) Tur Cherry Intelligent Connected Mega Factory di Wuhu, China.
Baca Juga: Dari Desain Hingga Kenyamanan Berkendara Lengkap Review BAIC BJ-40 Plus
Pengembangan basis produksi di pabrik ceri untuk menerapkan proses produksi yang cerdas, otomatis, saling terhubung, elektrik, dan ramah lingkungan. Cherry menggunakan 300 sistem robot di pabriknya yang luasnya mencapai 830.000 meter persegi dan luas konstruksi sekitar 550.000 meter persegi.
Pabrik besar Cherry yang terhubung dengan cerdas memiliki 164 stasiun kerja, enam jalur produksi utama otomatis, lima jalur subperakitan fleksibel, dan tiga jalur inspeksi presisi tinggi; Selain itu, terdapat lebih dari 10 seri produk antara lain ICE, hybrid, dan BEV. termasuk. Dari tiga platform generasi berikutnya Cherry.
Secara umum fasilitas utama meliputi bengkel stamping, bengkel las, bengkel pengecatan, bengkel perakitan umum, bengkel modular, bengkel mesin, bengkel transmisi dan fasilitas pendukung terkait. Semua fasilitas ini merupakan mekanisme yang memungkinkan produksi kendaraan penumpang secara simultan menggunakan energi reguler dan terbarukan.
Baca Juga: Jangan sampai ketinggalan, tukar Yaris Cross Hybrid hanya Rp 352 jutaan
Sesuai dengan prinsip jalur perakitan satu arah, arus pendek dan stok nol, bengkel perakitan akhir terdiri dari area logistik, area produksi dan area transportasi dari barat ke timur. Area produksi mengadopsi tata letak tiga pilar dan logistik tiga arah, memberikan ruang untuk perluasan kapasitas di masa depan.
Perakitan akhir dirancang untuk memastikan fleksibilitas lini produksi, otomatisasi operasional, kontrol cerdas, logistik AGV (Automatic Guided Vehicle) dan mengikuti proses digitalisasi, mewakili konsep desain yang ramping, fleksibel, efisien, dan cerdas. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung dari ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel SP NEWS GLOBAL Chery Pamer Sistem Robotik Perakitan Mobil pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>