Artikel Buntut Tewasnya Tahanan Polresta Palu, Anggota DPR Imbau Kapolda Sering Cek Ruang Tahanan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Hal itu disampaikan Rikwanto dalam rapat Komisi III DPR RI terkait meninggalnya seorang tahanan Polres Palu, Bayu Adhitiawan, akibat kekerasan yang dilakukan polisi dan narapidana lainnya.
“Tidak ada masalah kalau Kapolsek di daerah turun, oke, ke ruang tahanan, lihat langsung, tanya langsung, ingatkan SOP, ini anak orang, saudara laki-laki seseorang, ada di dalam. -hukum,” kata Rikwanto. Rapat di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (28/10/2024).
Baca Juga Kisah Ini: Seorang Tahanan Polres Palu Meninggal, Kapolsek di Daerah Akui Ada Kekerasan dari Polisi dan Tahanan Lainnya
Rikwanto mengingatkan, narapidana juga melakukan kesalahan. Namun, bukan berarti martabat dan keamanan bisa dihilangkan.
Selain itu, dia mengingatkan agar SOP petugas lapas disimak baik-baik. Mantan Karo Penmas Divisi Humas Polri ini juga menekankan mental berpikir para sipir lapas.
“Psikologi seorang satpam itu penting, dia orang kecil setingkat polisi, tapi tanggung jawabnya besar, sering didatangi, biasanya diajari cara menangani narapidana,” ujarnya.
Selain itu, mantan Kapolda Kalsel ini juga menyoroti SOP penanganan narapidana yang sakit.
Menurut dia, tahanan yang sakit harus segera dibawa ke klinik, lalu memanggil penyidik.
Sebab, kata Rikwanto, banyak kasus narapidana meninggal karena terlambat membawa narapidana yang sakit.
“Langsung lihat ke kliniknya. Nanti tidak dilihat siapa penyidiknya, jadi waktu itu sangat penting bagi orang itu,” ujarnya.
Dalam acara tersebut, ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Sulteng yang mengungkap kasus meninggalnya Bayu.
“Terima kasih Pak, terang dan jelas, saya apresiasi,” “Wah!
Baca juga cerita ini : Makam Bayu Adhitiawan, napi yang tewas di Mapolres Palu, telah dibongkar.
Kasus ini bermula dari laporan istri Bayu Adhitiawan yang melapor ke Polres Palu dengan membawa laporan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Bayu kemudian dipanggil ke pengadilan dan diperiksa sebagai tersangka kasus KDRT. Usai ditetapkan sebagai tersangka, Bayu ditangkap.
Selama penahanannya, Bayu diduga disiksa oleh dua sipir penjara hingga berujung pada kematiannya.
Artikel Buntut Tewasnya Tahanan Polresta Palu, Anggota DPR Imbau Kapolda Sering Cek Ruang Tahanan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Pernah Hancur akibat Gempa Palu, Dua Pelabuhan Selesai Direkonstruksi pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Bahkan, sudah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Rabu (27/03/2024). Peresmian kedua pelabuhan tersebut dipusatkan di Pelabuhan Wani.
Presiden menjelaskan, tujuan rehabilitasi dan rekonstruksi pelabuhan Wani dan Pantoloan adalah untuk mengembalikan fungsi pelabuhan yang terkena dampak gempa dan tsunami.
Baca juga: Mau ke Pelabuhan Ciwandan lewat Pantura Banten? Kondisinya bagus
Selain itu juga harus meningkatkan kapasitas pelayanan pelabuhan sebagai hub kegiatan logistik, meningkatkan konektivitas wilayah dan mendukung kegiatan perekonomian di Provinsi Sulawesi Tengah.
Proyek ini dibiayai pinjaman dari Asian Development Bank (ADB), dengan total nilai pekerjaan sebesar Rp 233 miliar.
“Kita tahu, pada tahun 2018 lalu, Palu, Sulawesi Tengah dilanda gempa bumi dan tsunami. Pelabuhannya hancur. Berkat tekad kita semua, Alhamdulillah, kami resmi mencanangkan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pelabuhan di kawasan tersebut. teluk Palu yaitu Pelabuhan Wani dan Pelabuhan Pantoloan,” kata Presiden.
Ia pun memberikan instruksi untuk terus meningkatkan fasilitas pelabuhan agar tidak kalah dengan pelabuhan di negara lain.
Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pembangunan Pelabuhan Wani akan dimulai pada 22 April 2022 hingga 30 Desember 2023.
Baca juga: Pembangunan Baru Orchid Harbour Tahap I di Sisi Laut Dimulai
Pekerjaan tersebut meliputi pembangunan dermaga sepanjang 150 meter, jalan/akses dari dermaga ke daratan (bock) sepanjang 28 meter, gedung perkantoran, galangan kapal pemerintah dan masjid.
“Sesuai perkembangan tersebut, Pelabuhan Wani memiliki kapasitas pelayanan kargo 82.000 ton per tahun dan dapat melayani kapal-kapal terbesar 6.000 deadweight tonnage (DWT),” jelas Menhub.
Sementara untuk Pelabuhan Pantoloan, pembangunannya dimulai pada 30 September 2021 hingga 22 November 2022.
Pekerjaan tersebut meliputi rehabilitasi kandang sepanjang 93 meter, pembangunan dermaga sepanjang 169 meter, perpanjangan struktur atas dermaga, dan gedung perkantoran Otoritas Pelabuhan dan Pelabuhan (KSOP) seluas 1.500 meter persegi. meter.
Setelah rekonstruksi, pelabuhan ini dapat melayani kapal-kapal terbesar sebesar 30.000 DWT, dengan kapasitas pelayanan peti kemas sebesar 160.000 Twenty-foot Equivalent Unit (TEU) per tahun. Dengarkan berita terkini dan rangkaian berita kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses Saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Pernah Hancur akibat Gempa Palu, Dua Pelabuhan Selesai Direkonstruksi pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>