Artikel Gibran Yakin Penyandang Disabilitas Punya Potensi, Singgung Paralimpiade Paris pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Menurut Gibran lain, kesenangan dan otak orang -orang cacat dapat terinspirasi.
“Saya percaya Anda, saudara -saudara, saudara -saudara, saudara -saudara kuat untuk memimpin konferensi di Taman Ismail Marguki (waktu) (3/12/2024).
Baca Juga: Tuan Gibran meminta para penyandang cacat untuk mendapatkan makanan yang lebih mudah
Dalam hal ini, Presiden Gibran Gibran dirujuk pada keberhasilan Indonesia pada tahun 2042.
Indonesia ditetapkan setelah memenangkan paling berharga dalam sejarah acara ini, yaitu 14 buah.
Detail, satu panas, delapan uang dan lima biaya.
“Buktinya telah terjadi, yaitu paralimrik di Paris tahun ini, Indonesia memiliki kendali atas 1476,” kata Gibran.
Baca Juga: Saat Tanggal Disabilitas, Relawan Gibran ramah untuk Presiden Zavo
Keberhasilan Win 14 anak -anak mengakhiri saingan Garuda untuk mengakhiri jalan -jalan mereka di Parkpics di Paris 2024 dalam 50 pekerjaan.
Setelah Paris, Paralimpiade akan pindah ke Amerika Serikat. Los Angeles, Amerika Serikat, akan mengadakan paralimri 2028. XAIV KOJ COV Saluran Tseem Ceeb Rau Compass.com Saluran Whatsapp: //www.whatsapp.com/channel/0029vafpbbbedbbbblz13ho3d. Pastikan Anda memiliki WhatsApp untuk menginstal.
Artikel Gibran Yakin Penyandang Disabilitas Punya Potensi, Singgung Paralimpiade Paris pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Perjuangan Suryo Raih Medali di Paralimpiade 2024: Lutut Bengkak, Tak Menyerah pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Suryo sebelumnya hanya mengincar medali perunggu, namun berhasil meraih medali perak.
Suryo Nugrojo berangkat ke Paris dengan tujuan meraih medali perunggu tunggal putra klasifikasi SU5.
Ia berpengalaman mencapai tujuan tersebut, setelah meraih medali perunggu di Paralimpiade Tokyo 2020.
Suryo Nugroho tampil apik di babak penyisihan grup. Dua kemenangan atas pemain Prancis Meryl Lockett 21-13, 21-13 dan Bortlomey Mroz dari Polandia 21-13, 21-10 sudah cukup untuk mengamankan tiket ke semifinal.
Baca Juga: Kisah Emosional Leani Ratri Octila Raih Emas Paralimpiade 2024
Terjadi pertandingan menegangkan melawan wakil Malaysia Muhammad Fariz Anwar di babak semifinal. Suryo mengamankan tiket ke final berkat kemenangan dramatis 21-12, 14-21, dan 21-6.
Sayangnya, ketegangan pertarungan melawan Fareez juga mengakibatkan Suryo Nugroho mengalami cedera.
Lutut kanannya bengkak usai laga final melawan unggulan nomor satu Malaysia Liek Howe Chea.
Surio Nugrojo pun harus puas meraih medali perak usai kalah 13-21, 15-21 di Paris Porte de la Chapelle Arena, Senin (2/9/2024) malam.
Kekalahan atas rival terberatnya sejak 2010 tersebut merupakan kekalahan kedua di Paralimpiade 2024 setelah Hou Chea memenangi laga ketiga penyisihan grup dengan set 21-10 dan 21-13.
Baca Juga: Peringkat Paralimpiade 2024: Indonesia berada di peringkat 31 setelah meraih medali emas
Namun perolehan medali perak tersebut melebihi target yang dipatok Suryo Nugroho.
Atlet berusia 29 tahun ini mempersembahkan medali perak kepada keluarganya.
“Medali ini saya persembahkan untuk ayah saya karena beliaulah yang mengenalkan saya pada bulu tangkis. Beliau jugalah yang melatih saya dari kecil, sebelum saya masuk klub,” kata Surio dalam keterangan NPC Indonesia.
“Medali ini juga saya persembahkan untuk mendiang ibu saya. Sebelum meninggal, beliau selalu berpesan kepada saya bahwa jika saya memilih jalur atlet, saya harus lengkap,” kata Surio Nugrojo.
Surio Nugrojo pun bercerita tentang sulitnya bermain di final. Cedera lututnya membuat dia tidak bisa bermain.
Baca Juga: Jokowi Ucapkan Selamat kepada Boccia yang Raih 2 Medali Perunggu di Paralimpiade 2024
Artikel Perjuangan Suryo Raih Medali di Paralimpiade 2024: Lutut Bengkak, Tak Menyerah pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Google Doodle Rayakan Paralimpiade Paris 2024, Burung-burung Pakai Aksesori dan Alat Bantu pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Berbagai burung berwarna biru dan biru terlihat mengenakan aksesoris cantik seperti kacamata, topi, dan ikat kepala.
Ada juga burung yang menggunakan roda sebagai alat geraknya dan mengikatkan tali untuk menempelkan sayapnya pada burung lain agar dapat membimbingnya terbang ke arah yang benar.
Kini, ketika doodle ini diklik, pengguna akan dibawa ke halaman hasil pencarian Paralimpiade Paris 2024.
Baca Juga: Apa itu Google Drive? Deskripsi, fungsi dan cara menggunakannya
Hal ini sangat lumrah karena suatu saat nanti, World Games untuk atlet penyandang disabilitas akan resmi dimulai. Paralimpiade Paris 2024 akan digelar hingga 8 September 2024.
Di halaman pencarian tersebut disebutkan berbagai informasi terkait Paralimpiade Paris 2024, mulai dari waktu mulainya pertandingan olahraga tersebut (Rabu sore waktu Paris, Prancis), jadwal, berita, informasi, dan sejarah Paralimpiade.
Tahun ini, lebih dari 4.000 atlet dari berbagai kelompok dari seluruh dunia akan menghadiri Paralimpiade di Paris 2024. Ribuan atlet akan memperebutkan 549 medali di 22 cabang olahraga Paralimpiade Paris 2024.
Baca Juga: Rayakan Olimpiade Paris 2024 di TikTok, Ini 5 Cara Agar Viral
Indonesia akan mengirimkan total 35 atlet dari 10 cabang olahraga untuk mengikuti Paralimpiade Paris 2024.
Bahkan, total atlet yang tampil di Paralimpiade Paris 2024 lebih banyak dibandingkan Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020 yang hanya menampilkan 23 atlet dari tujuh cabang olahraga.
Artinya, kompetisi empat tahunan ini bisa dikatakan menjadi kesempatan lain bagi Indonesia yang berhasil menjuarai Olimpiade Paris 2024 untuk menunjukkan tajinya kepada dunia.
Pada Olimpiade Paris 2024, Indonesia meraih dua medali emas cabang olahraga panjat tebing (Vedric Leonardo) dan angkat besi 73 kg (Rizki Juniansya) serta satu medali perunggu cabang bulu tangkis putri (Gregoria Mariska Tunjung). Dengarkan berita terbaru di ponsel Anda dan pilih berita. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Google Doodle Rayakan Paralimpiade Paris 2024, Burung-burung Pakai Aksesori dan Alat Bantu pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel NEWS INDONESIA Paralimpiade 2024, Karisma Evi Persembahkan Perak di Antara Pelari Italia pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Karima Evi menarik perhatian dengan memecahkan rekor dunia klasifikasi T42 sebanyak dua kali dalam satu hari.
Drama terjadi pada final 100m putri klasifikasi T42/63 WIB, Minggu (8/9/2024) pagi di Stade de France.
Kharisma Evie menyaingi trio Italia yang mendominasi klasifikasi T63 sebagai pembalap tercepat dunia di klasifikasi T42.
Kharisma Evie tidak terlalu suka meraih medali. Trio Italia Ambra Sabatini, Monica Graziana Contrafato dan Martina Cairon secara konsisten kuat dalam gabungan klasifikasi T42 dan T63.
Baca Juga: Syuro bidik medali Paralimpiade 2024: Lutut bengkak, jangan menyerah
Keberuntungan dan kerja keras Karima Evi mengantarkannya meraih medali. Trio Italia itu meraih tiga medali lagi, termasuk di Paralimpiade Tokyo 2020, sebelum insiden Ambra Sabatini.
Ambra Sabatini yang memegang rekor T63 tercepat 100m tiba-tiba pingsan di garis finis. Sabatini kemudian meninju Monica hingga terjatuh.
Karima Evi berhasil menempati posisi kedua dengan waktu 14,26 detik yang sejak awal dipertahankan Martina Kiron. Rekor ini memecahkan rekor dunia Ev yang mencatat waktu 14,34 detik di babak kualifikasi.
Karisma Evi mengungguli Martina Kyron yang finis dengan catatan waktu 14,16 detik. Keironi meraih medali emas dan Karima Evi meraih medali perak.
Sementara itu, panitia peraih medali perunggu memutuskan menerima protes dari kubu Italia. Monica Graziana dinyatakan berhak mendapatkan medali perunggu, namun terjatuh akibat kontak tubuh Sabatini.
Baca Juga: Emosi Leanne Ratri Octila Usai Raih Medali Emas Paralimpiade 2024
Monika meraih medali perunggu bersama Ndikama Okoch dari Inggris. Ndikama finis dengan waktu 14,59 detik dan Monika dengan waktu 14,60 detik.
Karis House mengungkapkan kegembiraannya dengan berhasil meraih medali perak ini. Meski klasifikasi T42 akan digabungkan dengan klasifikasi T63, ia tak menyangka bisa mendapatkan medali perunggu.
Karisma Evi, NPC Indonesia, mengatakan dalam keterangannya: “Luar biasa. Saya tidak pernah membayangkan itu akan terjadi karena mereka (trio Italia) selalu bermain bagus. Saya pikir mereka bergerak sangat cepat setelah 60 meter. Sungguh menakjubkan.” .
Karisma Evie menilai, hanya pelari yang menggunakan kaki palsu saja yang mengalami masalah. Maka pada game terakhir ini, Karima Evi berusaha sekuat tenaga untuk menempatkan mereka di 50 meter pertama.
Karisma Evi “Kalau yang pakai kaki asli, harus berusaha maksimal dari awal. Harus berangkat sedini mungkin. Agar tidak kejar di akhir,” kata Karisma Evi.
Artikel NEWS INDONESIA Paralimpiade 2024, Karisma Evi Persembahkan Perak di Antara Pelari Italia pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel NEWS INDONESIA Paralimpiade 2024: Hikmat/Ratri Menang, Subhan-Rina Kalahkan Unggulan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Hikmat-Latry mengalahkan wakil Prancis di Arena La Chapelle, Kamis (29 Agustus 2024).
Kombinasi Hikmat/Ratri mengawali Grup A dengan tarik menarik selama 27 menit. Mereka mengalahkan wakil Prancis Lucas Mazur-Noel Faustin dalam dua gim berturut-turut 21-11, 21-12.
Saya senang bisa bermain bagus, dengan fluiditas dan kemampuan beradaptasi di lapangan, tidak sulit sejak awal, kata Lenny Ratri dalam pernyataan Kongres Rakyat Nasional Indonesia.
Kemenangan nyaman ini sebenarnya tidak diharapkan oleh Ratri dan Hikmat. Di seluruh ajang menjelang Paralimpiade 2024, pertemuan dengan wakil Prancis selalu berlangsung menegangkan.
Baca juga: Pembukaan Paralimpiade 2024: Indonesia Tampilkan Keberagaman Budaya Nusantara
“Permainan kami lebih cepat dan intens sehingga mereka tidak sempat meninggalkan area bermain kami,” kata Leani Ratri.
Sementara itu, Hikmat membeberkan cara dirinya mengatasi rasa cemas.
“Saya masih grogi di lima sampai tujuh poin pertama, tapi setelah itu semuanya berjalan lancar,” kata Hikmat. Saya hanya mengatasi kecemasan saya dengan pamer dan berteriak. Bimbingan pelatih sangat membantu dan membantu saya menenangkan diri. “
Selanjutnya Hikmat-Ratri akan melakoni laga kedua Grup A pada Kamis (29 Agustus 2024) pukul 23.40 WIB. Mereka akan bertemu dengan wakil India Kumar Nitesh-Thulasimathi Murugesan.
Subhan-Lina Malina menang
Pasangan Indonesia lainnya, Subhan-Rina Marlina, berhasil mengalahkan pasangan Inggris Jack Shepahard-Rachel Choong di Paralimpiade 2024.
Kamis sore (29/8/2024), pertandingan Ganda Campuran SH Level 6 yang digelar di WIB Paris Porte La Chapelle menang 21-14 berturut-turut, sehingga menjadi dua kemenangan pada 21 Desember.
Kemenangan ini sangat berarti bagi Subhan Lina yang baru saja menyelesaikan debut Paralimpiadenya. Yang lebih membanggakan lagi, Jack Rachel yang mereka kalahkan menjadi unggulan teratas.
Rina Marlina pun angkat bicara soal pertandingan berdurasi 35 menit tersebut. Ia mengaku sempat gugup di awal set pertama sehingga bisa saja lawannya menimbulkan masalah.
Baca Juga: Paralimpiade 2024: Perahu Cadangan Indonesia, Tak Perlu AC
“Saya kurang percaya diri karena ini Paralimpiade pertama saya, jadi saya sangat gugup,” kata Lina Marina usai.
“Saya telah melawan kecemasan itu, berdoa dan percaya bahwa saya bisa melakukannya,” kata Lena Marriner.
Usai kemenangan ini, Subhan-Rina Marlina tak bisa bersantai-santai. Pasangan ini akan melakoni laga pertama tunggal SH 6 pada pukul 21:00 WIB.
Subhan akan menghadapi Solemalai Sivarajan dari India pada pertandingan tunggal putra SH 6 Grup A, sedangkan Lina Marina akan menghadapi Poveda dari Peru pada pertandingan tunggal putri SH 6 Grup C Flores Giuliana.
Selanjutnya, Jumat (30/8/2024) pukul 1 dini hari, Subhan/Rena kembali mempersatukan ganda campuran dan melakoni laga kedua Grup A bersama Lin Naili-Li Fengmei mewakili Tiongkok. Dapatkan berita terkini dan pilihan terbaik kami langsung ke ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengunjungi saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel NEWS INDONESIA Paralimpiade 2024: Hikmat/Ratri Menang, Subhan-Rina Kalahkan Unggulan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel NEWS INDONESIA Paralimpiade 2024: Saptoyogo Ukir Rekor, Sumbang Medali Pertama untuk Indonesia pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>KOMPAS.com – Para-atlet Indonesia, Saptoyogo Purnomo, menjadi peraih medali pertama Indonesia di Paralimpiade 2024.
Saptoyogo berhasil melampaui target yang dipatoknya di Paralimpiade 2024, sebelum diperkirakan meraih perunggu di Paralimpiade Tokyo 2020.
Tak hanya melampaui target, penampilan Spatavigo dalam meraih medali perak juga memecahkan rekor pribadi terbaiknya.
“Saptoyogo mempunyai semangat yang sangat baik, melatih kedisiplinan, daya juang, dan mental mental.”
Pelatih paraatletik Indonesia, Porvo Adi Sanyoto, mengatakan, “Keunggulan Septuyogo adalah reaksinya yang bagus dan menjadi starter melawan lawan, sehingga mudah menjaga kecepatan menuju gawang.”
Baca Juga: Pembukaan Paralimpiade 2024: Indonesia Tampilkan Keberagaman Budaya Nusantara
Saat Jumat (30/8/2024) atau Sabtu (31/8/2024) tampil pada babak final nomor atletik 100m putra klasifikasi T37 di Stade de France, Saint-Denis, Prancis pukul 01:00 WIB, Tercatat Saptoyogo waktu 11,26 detik.
Ia tertinggal dari Ricardo Gomes (Brasil) yang mencatatkan waktu 11,07 detik.
“Saya sempat down karena ada lawan baru dan saya tidak tahu waktu terbaiknya,” kata Saptoyogo dalam rilis dari NPC Indonesia.
“Tetapi saya menguatkan tekad saya untuk berusaha semaksimal mungkin meraih medali ini,” kata Saptoyogo usai pertandingan.
Catatan waktu 11,26 detik pun memecahkan rekor Asia Saptoyogo di Asian Para Games 2022. Saat itu, Saptoyogo berhasil meraih medali emas dengan catatan waktu 11,28 detik.
Hasil impresif itu didapat saat Saptoyogo lengah saat hujan mengguyur Stade de France.
“Saya tidak menyangka bisa memenangkan rekor pribadi saya karena hujan, kalau hujan tidak bisa lebih baik lagi karena bisa mempengaruhi otot kaki atau lengan, jadi saya hanya berharap bisa meraih medali.” kata Saptoyogo.
Sebelum tampil di babak final, Saptoyogo terlebih dahulu lolos babak kualifikasi Paralimpiade 2024, Jumat (30-08-2024) sore WIB.
Ia lolos di posisi ketiga berkat catatan waktu 11,35 detik. Rekor lari kebanggaan Indonesia hanya kalah dari dua wakil Brasil, Ricardo Gomes de Mendonca (11,07 detik) dan Edson Cavalcante Panheiro (11,33 detik).
Baca Juga: Semangat Bhenika Tungal Eka dalam Jersey Paralimpiade
Pemecahan rekor Saptoyogo di babak final membuatnya berhasil meraih medali perak Paralimpiade 2024, sebuah kado terindah untuk istrinya yang sedang hamil empat bulan.
“Kepada istri saya, terima kasih sudah mendukung saya dan selalu memberi semangat. Saya harap ini bukan momen terakhir untuk mendapatkan medali. Untuk mendapatkan medali ini, kalian harus tahan lama,” kata Saptoyogo yang aksinya disaksikan istrinya melalui streaming. .
Saptoyogo Purnomo masih berpeluang meraih medali di nomor 200m T37 putra Paralimpiade Paris 2024.
Sekadar informasi, Indonesia diwakili total 35 atlet dari 10 cabang olahraga yang mengikuti Paralimpiade Paris 2024. Lihatlah pilihan berita dan pembaruan terkini kami langsung ke ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel NEWS INDONESIA Paralimpiade 2024: Saptoyogo Ukir Rekor, Sumbang Medali Pertama untuk Indonesia pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel GLOBAL NEWS Paralimpiade Paris 2024, Boccia Indonesia Optimistis Ukir Prestasi pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Boccia Indonesia tiba di Paris dengan hasil bagus. Kini ada tiga tiket ke Paris yang tersedia setelah melaju ke final turnamen kualifikasi Paralimpiade Dunia Boccia 2024 pada Maret lalu.
Ketiga entri tersebut jatuh ke tangan Gischa Zayana, Muhammad Afrizal Syafa, dan Felix Ardi Yudha.
Kontingen Indonesia kemudian kembali mendapat tiket atas nama Muhammad Bintang Satria Herlangga melalui jalur bipartit pada Juli 2024.
Meski baru pertama kali berlaga di Paralimpiade, Boccia Indonesia optimis mampu meraih kesuksesan. Tim Boccia Indonesia menunjukkan kemajuan di beberapa ajang berbeda.
Baca juga: Senjata Atlet Indonesia Sukses di Paralimpiade 2024
“Dengan komposisi yang ada saat ini, kami optimistis nomor pertandingan tim bisa mencapai babak semifinal,” kata pelatih Boccia Indonesia Islahuzzaman Nur Yadin dalam keterangannya kepada NPC Indonesia.
Inggris berpotensi menjadi lawan yang sulit di Paralimpiade 2024. Namun pertarungan head-to-head antara Indonesia dan Inggris imbang berkat kemenangan mereka di pertemuan terakhir.
Indonesia juga bertemu dengan Portugal dan Slovakia. Meraih dua medali emas dan satu perak di Montreal Boccia World Cup 2024 pada 29 April hingga 5 Mei 2024 menambah kepercayaan diri tim boccia Indonesia.
“Kita sudah saling berhadapan di ajang-ajang sebelumnya. Tergantung siapa yang lebih siap dan siapa yang menang, karena kita sama-sama tahu calon lawan kita,” kata Islahuzzaman Nur Yadin.
Baca juga: Paralimpiade 2024: Kereta Kontingen Indonesia Tanpa AC
Pengundian nomor individu diadakan. Felix Ardi Yudha yang turun di tunggal putra BC 2 berpeluang lolos ke babak penyisihan grup. Gischa Zayana juga akan berlaga di BC 2 Perorangan Putri.
Grup Bintang agak menantang karena akan menghadapi atlet nomor satu asal Jepang dan Malaysia, kata Islahuzzaman Nur Yadin.
Islahuzzaman memastikan keempat atlet bocce Indonesia dalam kondisi baik. Keputusan pengiriman empat atlet pada 5 Agustus 2024 memudahkan proses adaptasi, baik dari segi iklim maupun gizi.
“Kemarin kami masuk wisma atlet dengan kontingen yang banyak, namun kedatangan awal membawa perubahan besar. Sekarang kami siap bertanding,” kata Islahuzzaman.
Baca juga: Para Bulu Tangkis Indonesia Siap Bertarung di Paralimpiade Paris 2024
Sementara itu, Felix Ardi Yudha sudah memastikan kesiapannya menghadapi Kanada di tunggal putra BC 2.
“Kita sudah pernah menghadapi (Kanada). Alhamdulillah menang, tapi tidak boleh lengah,” kata Yudha.
Cabang olahraga Boccia akan menggelar rapat teknis pada Rabu (28/8/2024) dan pertandingan akan dimulai pada Kamis (29/8/2024). Dengarkan berita dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.
Artikel GLOBAL NEWS Paralimpiade Paris 2024, Boccia Indonesia Optimistis Ukir Prestasi pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>