Artikel PDI-P Sebut Andi Widjajanto Ikut Beri Data ke Hasto soal Dugaan Skandal Pejabat pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Teks tersebut dipertimbangkan dalam rincian yang memenuhi hukuman yang dicurigai kepada penguasa pejabat. Pembicara ditampilkan oleh PDI-P, Roomli Harde, Verifikasi Senin (12/3024).
Menurutnya, Wodjajanta menempatkan lampiran dan detail untuk mendukung teks berikut.
“Prossa Sizajajanta (AR) Dapatkan beberapa informasi dan detail. Sejak otot pertama dan rahasia.
Bersiaplah: Connie Barkie memberikan kumpulan tentang validitas pejabat
Data dan bidikan terus dikirim ke Rusia Baknsia, di Rusia sebagai seorang profesional di negara bagian Saint Petersburg.
Tempat tidur menggambarkan matahari, matahari, Beoo untuk meletakkan kartu -kartu ini untuk mengambil pekerjaan untuk menyimpan informasi penting.
Medus dan video disebut Cruel, Hardwesty, dan menggunakan sektor swasta untuk standar politik.
“Ada banyak talenta yang bebas yang akan dibawa ke Runie Bakher untuk hidup Rusia sebagai hidup,” Gunnuur.
Akun -akun ini adalah suntikan, banyak alasan, sebagai efek dari hukum dan kata aturan.
Baca juga: KPK masih akan memanggil Hasayoto untuk subjek Maspin Maspin
Selain itu, teks tersebut juga telah ke panel untuk mengambil politik untuk bekerja.
Pertama, Ha Kristiyaanto dinamai dalam penerimaan COOD (KPK) pada pembayaran DPR 2019-2024. Dia juga menuduh pencegahan kasus ini.
Dalam video tersebut telah ditempatkan kepada orang -orang, Basea mengatakan keputusan keputusan KPK untuk menentukan klaimnya. Sampai sampai tidak ada gairah yang benar. Periksa apa yang merusak informasi dan kisah jalan kami ke ponsel Anda. Pilih mode Anda masuk saluran.com whatsapp.com.com/hafapp.com/channel/0029vadbpdbpdb. Ingat Anda menginstal permintaan WhatsApp.
Artikel PDI-P Sebut Andi Widjajanto Ikut Beri Data ke Hasto soal Dugaan Skandal Pejabat pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Ketika Para Jagoan PDI-P di Pilkada 2024 Tumbang di “Quick Count”… pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Ada banyak hal menarik -fokus kompetisi politik.
Kekhawatiran berkaitan dengan persaingan sejumlah kandidat regional yang melakukan Partai Perjuangan Demokrat Indonesia (PDI-P) terhadap pesaing mereka di berbagai daerah.
Di Jakarta, sepasang kandidat untuk Wakil Gubernur PDI-P, Pramoono Anung-Rano Karno, posisinya cukup kuat ketika mereka melihat jumlah penelitian dan pengembangan kompas dan sejumlah lembaga survei lainnya.
Menurut perhitungan kompas penelitian dan pengembangan pada hari Rabu, Pramono-Rano memperoleh 49,49 persen suara.
Baca Juga: PDI-P mengatakan untuk memenangkan pasangan ADE-Asep di pemilihan Bekasi Regency 2024
Saingan terdekatnya, Ridwvan Camil-Suswoon, menerima 40,02 persen. Sementara itu, duo Draham Pongrekun-kun Vardhan menerima 10,49 persen suara.
Namun, mendapatkan suara dari sejumlah kandidat regional yang melakukan PDI-P di tempat yang berbeda tampaknya di belakang lawan mereka, menurut hasil perhitungan cepat, tidak seperti kondisi yang diterbitkan.
Misalnya, di Airin Rachmi-Diany-Sumardi Banten Pilkad, PDI-P, menurut Charta Politics, menerima 42,48 persen suara.
Mereka ditinggalkan dari duo Andra Sony-Dimiyati Natukusum, yang memperoleh 57,52 persen suara.
Di Java Western Pilkadi, perekrutan pemungutan suara duet Kagub-Cavagub Jay Virradinat dan Ronal Surapradja, yang diadakan oleh sebuah partai yang dibuat oleh Socarnoputry Megawatt, ditangkap jauh dari beberapa setavan mcomani-servan Deddy.
Baca Juga: Hasil Perbaikan ARIM hilang di Banten 2024, PDI-P:
Dari data penelitian dan pengembangan data, Jeje-Ronal memperoleh 9,10 persen suara. Sedangkan Dedi-Ertvan memimpin 61,24 persen.
Sementara di Java Pilkadi timur, pemungutan suara Kagub-Kablik Tri Rismarinini (Risma) -tho-Parah-Zhrule Angar Azumta (Gus Khangz) diadakan oleh sebuah pesta yang membawa seekor lembu jantan putih dengan hofifami parafa parafa.
Berdasarkan penelitian dan pengembangan kompas yang cepat, Risma-Gus Hanz naik 32,78 persen. Sementara Hofifa Emil menerima 58,73 persen.
Hal lain yang menarik -ramah terjadi di Java Pilkadi Tengah. Di daerah yang dianggap PDI-P, kandidat yang mereka bawa, Andika Perkas —– Prehadi, kehilangan sepasang Ahmad Lutfi-taj Yasin Mamoen.
Menurut penelitian dan pengembangan kompasi, duet Andike-Hendrar menerima 40,07 suara. Sedangkan Lutfi-Taj Yasin naik 59,30 persen.
Baca juga: Djarot PDI-P menyalahkan Bobby untuk mengalahkan pemilihan regional Sumatra Utara melalui Parock dan Bantuan Sosial
Artikel Ketika Para Jagoan PDI-P di Pilkada 2024 Tumbang di “Quick Count”… pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel PDI-P Pecat Bobby Nasution karena Dianggap “Membelot” Dukung Rival pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>“Pada hakikatnya kedudukan, tindakan dan tindakan Bapak Muhammad Babi Afif Nasusan selaku kader PDA Perjungan yang dilantik oleh partai sebagai Gubernur Kota Medan pada tahun 2019 merupakan pelanggaran terhadap AD/ART Partai dan Partai. etika dan disiplin partai. Komitmen terhadap keputusan Ditjen Partai terkait dukungan terhadap calon, calon presiden, dan mendukung PDI Perjuangan pada pemilu 2024. Calon Wakil Presiden (16/12) Saat pembacaan surat keputusan partai, Yang Mulia Ketua DPP PDA-P Komaruddin Watubun mengatakan kebijakan lain (Aliansi Progresif Indonesia) melanggar etika dan disiplin partai./2024
Baca Juga: Jokowi Pamer Main Bareng Cucu, Makan Sate Usai Digulingkan PDI-P
Bobby berdasarkan Surat Keputusan (SK) Nomor 1651/KPTS/DPP/XII/2024 yang ditandatangani pada 4 Desember 2024 oleh Ketua Umum PDI-P MW Soekarnoputri dan Sekjen (Secgen) PDI-P Ttd Hasto Cristianto, dipecat.
Baca Juga: Keputusan Lengkap PDI-P tentang Pengusiran Bobby Nasusan
Komaredin mengatakan, PDI Perjuangan memutuskan untuk melarang Bobby menduduki jabatan apa pun yang mengatasnamakan partai. Dengarkan berita terhangat dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel PDI-P Pecat Bobby Nasution karena Dianggap “Membelot” Dukung Rival pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Profil Felicia Tissue, Mantan Kekasih Kaesang yang Kini Pakai Jaket PDI-P pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Foto tersebut memperlihatkan mantan kekasih putra bungsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) itu mengenakan jaket PDI Perjuangan, Kaisang Pangarep. Profil jaringan Felicia
Lahir pada 9 Maret 1994, Felicia Tishew merupakan lulusan Singapore University of Social Sciences, universitas yang sama dengan Kaesang Pangarep. Diakui sebagai pengusaha muda.
Felicia pertama kali menjadi sorotan publik pada tahun 2017 saat menghadiri pernikahan kakak perempuan Kaesang, Kahiang Ayu.
Baca Juga: Felicia Tissue Pakai Jaket Kader PDI-P, Kata Hasto
Sementara itu, Felicia Jokowi mengenakan kebaya yang serasi dengan keluarga, dengan rambut diikat sanggul dan diakhiri dengan riasan rapi.
Sejak itu, ia kerap tampil di beberapa acara penting bersama keluarga Jokowi, termasuk undangan keluarga di tahun 2018.
Namun, hubungan cinta Felicia dan Kaesang selama lima tahun berakhir.
Melia Lau, ibunda Felicia, mengatakan Kaesong sudah berjanji akan menikahi putrinya pada Desember 2020.
Sayangnya janji tersebut tidak dipenuhi dan Kaesong dikabarkan menghilang tanpa kabar. Sindiran Melia soal perlakuan Kaisang memanas.
Baca Juga: PDI-P Dukung Anggotanya Pilih Parkok, Hasto: Anggota DPR Dapat Impunitas
Felicia berasal dari keluarga terpandang dan memiliki kehidupan yang stabil. Dalam beberapa momen, keluarga Felicia terlihat menggelar acara spesial di tempat mewah.
Salah satunya adalah hari pernikahan orang tua Felicia yang dihadiri Kaesang.
Mailia juga memiliki jaringan pertemanan yang luas, antara lain perancang busana ternama Indonesia Anne Avanti, serta Liliana Tanosoedibjo, istri pengusaha Harry Tanosoedibjo.
Baca Juga: Hasto: Saya tegaskan, Jokowi dan keluarga tak lagi ikut dalam pertemuan PDI Perjuangan dengan Hasto Cristiano
Baru-baru ini Felicia kembali mencuri perhatian setelah fotonya bersama Hasto viral.
Dalam foto tersebut, Felicia dan ibunya terlihat mengenakan jaket berlogo PDI Perjuangan. Hasto mengatakan, jaket tersebut diberikan untuk mendukung perjuangan PDI Perjuangan.
Meski Hasto enggan membeberkan isi pembicaraannya, pertemuan itu juga menjadi momen bertukar informasi.
Baca Juga: Hasto PDI-P: Effendi Simbolon Tak Akan Dipecat Jika Bertemu Prabowo, Bukan Jokowi
Ia hanya menegaskan, dukungan Felicia dan anggota keluarganya mencerminkan nilai-nilai perjuangan partai sejak era Bung Karno hingga saat ini. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Profil Felicia Tissue, Mantan Kekasih Kaesang yang Kini Pakai Jaket PDI-P pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel [POPULER NASIONAL] Puan Tanggapi Pertemuan Hasto-Felicia Tissue | PDI-P Tantang Penggerak “Parcok” Uji Kebohongan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Nokta mengatakan, pertemuan tersebut memiliki agenda pribadi dan tidak mencakup persoalan partai.
Sementara itu, dalam kejadian terpisah, Hasto menantang para pemimpin untuk melakukan tes pendeteksi kebohongan karena diduga mengerahkan polisi dalam “Pesta Coklat (PARCOK)” atau Pilkada 2024.
Baca Juga: Usai Kritik Parkak 1, Nokta Tak Masalah Dukung Aktivis MKD PDI-P. Hasto bertemu Felicia Tiesue, Skor: Perbedaan rapat pribadi dan rapat Sekjen
Ketua DPP PDI-P Pun Maharani mengatakan, pertemuan antara dua orang bisa dibagi menjadi pertemuan tertutup atau pertemuan mewakili partai.
Informasi itu disampaikan Skor soal pertemuan antara Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P Hasto Kristiyanto dengan mantan kekasih Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kasang Pangarep, Felicia Tisyu.
“Anda harus membawa perbedaan, apakah Anda memasukkan Pak Hasto dalam rapat ini sebagai individu atau nanti sebagai Sekjen,” kata Nokta dalam pidatonya di Gedung DPR RI di Senayan, Jakarta, Kamis (5/12/2024). katanya. Pertemuan itu merupakan percakapan tatap muka, kata Nokta.
Menurut dia, pertemuan Hasto dan Felicia tidak mewakili kerja atau sikap PDI Perjuangan.
“Kalau saya melihatnya, saya melihatnya sebagai pertemuan antara dua orang yang sama-sama memiliki pertemuan, sebuah persahabatan,” ujarnya.
Baca juga: Jokowi Bukan Bagian PDI-P, PAN: Ada Karpet Biru untuk Pak Jokowi
Point tak mau menjawab pertanyaan media soal apakah pertemuan itu menyangkut keluarga Presiden ketujuh Joko Widodo (Jokowi).
“Iya tanya Pak Hasto, Andalah yang akan menemui Pak Hasto,” ucapnya tegas. 2. PDI-P mengundang penggerak “Partai Cokelat” untuk mengikuti tes poligraf
PDI-P menantang tes pendeteksi kebohongan bagi para pemimpin yang dituduh menjalankan “partai coklat (parkok)” atau merekrut petugas polisi pada Pilkada 2024.
Pengerahan tersebut dilakukan Sekjen PDI-P Hasto Cristiano agar tidak meninggalkan bukti, namun PDI-P mengaku terus mengumpulkan bukti terkait pengerahan petugas tersebut.
“Para pemimpin negeri ini, yang dibuktikan secara empiris oleh faktor-faktor di lapangan yang menjadi motor penggerak Parkok, harus bersedia menjalani tes poligraf agar siap menerima tantangan para psikolog,” ujarnya. Hasto saat jumpa pers di Sekolah Partai Jakarta, Rabu (4/12/2024).
Hasto mengatakan, ujian ini penting bagi para pemimpin karena menyangkut masa depan bangsa.
Baca Juga: PDI-P Akan Bela Kasus Penembakan Polisi Korban Gama di Semarang
Menurutnya, mengabaikan tindakan pemimpin gerakan “Parkok” itu sama saja dengan merugikan masyarakat Indonesia yang mempunyai hak pilih.
“Kami meyakini ketika seseorang melakukan suatu tindakan dan tidak mau mengakuinya, salah satu solusi yang ditawarkan psikolog adalah tes pendeteksi kebohongan,” kata Hasto. Dengarkan berita dan berita terkini kami langsung dari ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel [POPULER NASIONAL] Puan Tanggapi Pertemuan Hasto-Felicia Tissue | PDI-P Tantang Penggerak “Parcok” Uji Kebohongan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Profil Effendi Simbolon, Politikus PDI-P yang Dukung Ridwan Kamil pada Pilkada Jakarta pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Peristiwa yang terjadi di Cempaka Putih, Jakarta, Effendi terlihat mengenakan kemeja berwarna hitam. Ia berjabat tangan dengan Ridwan Kamil saat namanya disebut-sebut sebagai kader PDI Perjuangan pendukung calon wali kota.
Padahal, partainya unggul atas Pramono Anung-Rano Karno di Pilkada Jakarta 2024.
Lalu siapakah Effendi Simbolon?
Effendi lahir pada tanggal 1 Desember 1964 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, putra bungsu dari St. MM Simbolon dan Martha br. pemberontakan
Baca juga: Manuver Kader PDI-P Effendi Simbolon: Ikut Jokowi Temui dan Dukung Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta
Masa kecilnya dihabiskan di Kalimantan hingga menyelesaikan pendidikan dasar di SD Negeri Cendrawasih Banjarbaru pada tahun 1975.
Setelah itu keluarganya pindah ke Jakarta, dimana Effendi melanjutkan studinya di SMP Negeri 41 Jakarta dan SMA Negeri 3 Jakarta.
Effendi kemudian melanjutkan studinya di universitas. Pada tahun 1988 beliau menerima gelar Sarjana Manajemen Perusahaan dari Universitas Jayabaya.
Effendi kemudian menempuh studi S2 Ilmu Politik di Universitas Padjadjaran dan lulus pada tahun 2013. Bahkan, ia meraih gelar Doktor Hubungan Internasional dari universitas yang sama pada tahun 2015.
Effendi memulai karir politiknya dengan bergabung dengan Partai Perlawanan Demokrasi Indonesia (PDI-P).
Baca juga: PDI Perjuangan Terima Kasih Jokowi Kampanyekan RK-Suswono Semoga Bisa Bersaing Sehat
Ia pertama kali menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) pada tahun 2004 dan berhasil menduduki kursi tersebut selama empat periode berturut-turut.
Saat itu, Effendi menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi Ketujuh yang membawahi permasalahan energi, sumber daya mineral, riset, teknologi, dan lingkungan hidup hingga tahun 2013.
Sejak 2019, beliau menjabat sebagai anggota Komisi I yang fokus pada bidang pertahanan, luar negeri, komunikasi, dan informasi.
Di lingkungan PDI-P, Effendi menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Pusat Sumber Daya dan Pembiayaan dan merupakan salah satu calon Sekjen PDI-P periode 2010-2015.
Selain berkarir di bidang politik, Effendi juga aktif di berbagai organisasi. Beliau menjabat sebagai Direktur Umum Persatuan Karate-Do Indonesia (PB Lemkari) hingga tahun 2012 menggantikan Doddy Susanto.
Baca juga: Jokowi Terpuruk di Blusukan Pemilu PDI-P Jakarta dan Jateng
Effendi juga merupakan penggagas Pusat Dohot Boruna Punguan Simbolon (PSBI) Indonesia, sebuah perkumpulan yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar marga Simbolon di seluruh Indonesia.
Pada Pilgub dan Wakil Gubernur Sumut 2013, Effendi mencalonkan diri bersama Jumiran Abdi.
Pasangan ini memperoleh 24,34 persen suara, kalah dari Gatot Pujo Nugroho dan Tengku Erry Nuradi yang memperoleh 33,00 persen suara. Dengarkan berita terkini dan informasi pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.
Artikel Profil Effendi Simbolon, Politikus PDI-P yang Dukung Ridwan Kamil pada Pilkada Jakarta pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel [POPULER NASIONAL] Reaksi PDI-P soal Effendi Simbolon Dukung RK | Kejagung Tangkap Hendry Lie pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Jakarta, Kompas. KAM – Tingkah laku Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) seperti yang dilakukan salah satu anggotanya, Effendi Simbolon, yang ikut berkampanye menjadi calon Gubernur-Wakil Gubernur Rizwan Kamil-Soono. Selasa (19/11/2024) Fokus Pembaca.
PDI-P hanya berharap pemilu Pilkada Jakarta 2024 berlangsung adil dan setara antar calon.
Dari dunia hukum, tim Kejaksaan Agung (Kijagang) yang menangkap salah satu tersangka kasus korupsi administrasi pertambangan, Hendri Lee, setibanya dari Singapura mendapat pujian tinggi dari pembaca.
Baca Juga: Kader PDI-P Effendi Sambolon Ikut Deklarasikan Dukungan Jokowi ke Rizwan Kamil 1. Effendi Sambolon Ikut Kampanye Jokowi Rizwan Kamil, Ketua DPP PDI-P: Lelah
PDI-P mengaku “gila” melihat pemimpinnya, Effendi Sambolon, di Pilkada Jakarta ketimbang Pramono Inang-Rano Karno yang ikut kampanye Rizwan Kamil Sosowon, PDI-P.
“Kami capek,” kata Ketua DPP PDI Perjuangan Syed Abdullah saat ditanya saat rapat di Kompleks Parlemen, Senyan, Jakarta, Selasa (19/11/2024) apakah PDI Perjuangan akan menindak Effendi.
Ia yakin upaya tersebut tidak akan mempengaruhi situasi pemilu. Syed mencontohkan, ia merupakan calon sah dengan perolehan suara terbanyak pada pemilu legislatif 2024 di Indonesia.
Namun perolehan suara tidak akan mempengaruhi electoral standing calon yang didukungnya di pilkada.
Sebab, kata dia, dalam pilkada, yang terbaik adalah kepribadian calonnya.
Baca juga: PDI Perjuangan Terima Kasih Jokowi Kampanyekan RK-Suswono, Harapannya Bisa Saingi Kesehatan.
Katanya: “Kalau soal aksi, di sana-sini kita fokus pada tanggal 27. Katakanlah emas, ayo jual suara terbesar di republik ini, jangan dijual.”
Syed pun mengaku belum mengetahui status keanggotaan Effendi di PDI Perjuangan saat ini, apalagi pasca aksi penarikan dukungannya.
Ia pun enggan berkomentar lebih jauh mengenai pengaruh dukungan presiden ketujuh, Joko Widodo, terhadap kemungkinan kemenangan Rizwan Kamel Susowono.
Dikatakannya: “Struktur partai banyak bergerak, relawan bergerak besar-besaran, gerakan masyarakat juga bergerak searah pada tanggal 27 untuk memenangkan Parade Massal dan Duel Bang.”
Saya bersyukur Pak Jokowi ada di pihak kita karena bagi kita posisi Pak Jokowi adalah presiden ketujuh, kita punya kebebasan. Bagus. Ya. Bersaing secara sehat. Jakarta tandanya republik. Dengan hal-hal itu. Don. ‘Itu sampah di luar aturan main,’ katanya.
Baca Juga: Jokowi Mundur di Pilkada Jakarta dan Jateng, PDI-P Perkuat Bilsukan
2. Kejaksaan Agung melindungi Hendri Lee di Bandara Soekarno-Hatta sepulang dari Singapura.
Kejaksaan Agung (Kijagang) menangkap Hendri Lee, tersangka kasus timah, di Bandara Soekarno-Hatta pada Senin (18/11/2024) malam.
Mantan pemimpin Sriwijaya itu kembali ke Jakarta setelah izin tinggalnya di Singapura habis.
Artikel [POPULER NASIONAL] Reaksi PDI-P soal Effendi Simbolon Dukung RK | Kejagung Tangkap Hendry Lie pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Said Abdullah: Prabowo-Gibran Harus Fokus pada Pengurangan Kemiskinan, Peningkatan SDM, dan Kemandirian Ekonomi pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Program tersebut meliputi pengurangan kemiskinan dan kesenjangan sosial, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), dan pengurangan ketergantungan terhadap impor pangan dan energi.
Said menegaskan, pengentasan kemiskinan dan kesenjangan sosial merupakan prioritas pertama setiap pemerintahan.
“Dalam sepuluh tahun terakhir, pengentasan kemiskinan dan kesenjangan sosial belum mengalami kemajuan,” kata Said dalam keterangan resmi Kompas.com, Sabtu (19/10/2024).
Baca Juga: Said Abdullah Sebut APBN 2025 Bertujuan Percepat Pertumbuhan Ekonomi
Said melanjutkan, angka kemiskinan pada 2014 sebesar 10,96 persen, dan pada Maret 2024 turun menjadi 9,03 persen. Artinya, angka kemiskinan hanya mengalami penurunan sebesar 1,93% dalam 10 tahun terakhir.
“Pengentasan kemiskinan belum cukup progresif, apalagi dengan penurunan kelas menengah yang kini mencapai 9 juta orang,” kata Said.
Ia juga menyoroti situasi kesenjangan sosial di Indonesia. Tingkat ketimpangan sosial yang diukur dengan koefisien Gini adalah sebesar 0,414 pada tahun 2014 dan menurun menjadi 0,379 pada bulan Maret 2024 yang berarti penurunan sebesar 0,035.
Untuk itu, lanjut Said, Presiden baru terpilih Prabowo Subianto harus fokus pada pengentasan kemiskinan dan kesenjangan sosial secara lebih progresif melalui koordinasi kebijakan yang komprehensif mulai dari pendidikan, kesehatan, kesejahteraan sosial, sanitasi, perumahan, dan ketenagakerjaan.
Baca Juga: PDI-P Tunjuk Risma Gubernur Jatim Said Abdullah: Risma Resik-resik Jatim
Abdullah juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia khususnya di bidang pendidikan.
Padahal anggaran pendidikan telah dilaksanakan sebesar 20% sejak tahun 2003. belanja publik, Said memperkirakan hasilnya kurang optimal.
“21 tahun kemudian, Indonesia masih berjuang dengan mayoritas angkatan kerja sebanyak 149 juta orang, 54 persen di antaranya hanya berpendidikan SMA ke bawah,” jelasnya.
Menurut Said, hal ini membuat Indonesia sulit mengoptimalkan bonus demografi untuk memacu pertumbuhan ekonomi yang signifikan.
Baca Juga: PDI-P Usung Risma-Gus Han di Pilkada Jatim, Kata Abdullah: Mereka Wakili Panutan Budaya
“Bonus demografi tidak bisa kita optimalkan untuk mendorong perekonomian nasional melompat dari negara berpendapatan menengah ke bawah menjadi negara berpendapatan menengah atas, apalagi menjadi negara berpendapatan tinggi,” ujarnya. Mengatasi ketergantungan terhadap impor pangan dan energi
Said juga menekankan perlunya mengatasi masih tingginya ketergantungan impor pangan dan energi.
Menurut Said, Indonesia belum berhasil menghilangkan ketergantungan terhadap impor pangan dan energi dalam 10 tahun terakhir. Memang keduanya sangat penting bagi ketahanan dan kemandirian bangsa dan negara.
Artikel Said Abdullah: Prabowo-Gibran Harus Fokus pada Pengurangan Kemiskinan, Peningkatan SDM, dan Kemandirian Ekonomi pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>