Artikel Siswa di Korea Selatan Tikam 3 Orang di Sekolah, 2 Terluka Parah pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Siswa berusia 18 tahun tiga tahun, termasuk direktur, dan terluka dalam dua orang lainnya dalam serangan itu, yang terjadi sekitar 8,36 lokal.
Menurut laporan polisi, menyerang dan menggali di kelas sekolah.
Baca Juga: Korea Selatan Jatuh Cinta Dengan Para Dokter Dengan Pikiran Anda Setelah Berdiri Siswa di Sekolah Dasar Kelas 1
“Polisi mengambil laporan bahwa seorang siswa dengan penusuk seseorang dengan baja di ruang kelas,” kata kantor polisi provinsi Chungbuk dalam sebuah pernyataan oleh wartawan.
Tiga korban yang terluka parah oleh direktur yang menusuk perut, kemudian petugas pemerintah yang menusuk dada. Dua korban lainnya menderita luka ringan.
Setelah serangan itu, mencoba melarikan diri dari tepi taman tidak jauh dari panggung.
Namun, ia mengambil polisi hanya 12 menit setelah laporan pertama diterima. Para pelaku menderita luka ringan dan pernah dibawa ke rumah sakit.
“Kami mencoba menemukan rincian lebih lanjut tentang kejadian ini dan motiva faktor -faktor tersebut,” seorang petugas polisi setempat melaporkan AFP.
Kejadian ini terjadi hanya beberapa bulan setelah insiden serupa di mana Master menikam siswa delapan tahun hingga sekolah pertama di Korea Selatan.
Baca Juga: Jerman Beberapa Tersangka di Festival Kota Solingen Berdiri, ISIS Bertanggung Jawab
Namun, sebagai Austeri Korea Korea di negara itu dengan tingkat keselamatan yang tinggi, dengan persentase pembunuhan 1,3 per 100.000 orang pada tahun 2021, jauh di bawah rata -rata global yang mencapai enam tewas pada 100.000 orang. Lihat berita dan berita pilihan kami secara langsung di ponsel Anda. Pilih Kolom Utama Akses Anda ke Compass.com -Canaal: https://wwwhatsapp.com/channnel/0029vafpbedbpzjzrk13d. Apakah Anda menginstal di aplikasi whatsapp.
Artikel Siswa di Korea Selatan Tikam 3 Orang di Sekolah, 2 Terluka Parah pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Siswi SMP Tewas Ditikam Saat Mengantre Pesan Makanan, Pelaku Masih Buron pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Polisi sedang mencari pelaku penikaman di restoran cepat saji tersebut pada Minggu (15 Desember 2024), lapor media lokal NHK.
Disebutkan, sekitar pukul 20.30 waktu setempat, para remaja tersebut sedang mengantri memesan makanan saat penyerang memasuki restoran cepat saji tersebut.
Baca Juga: Pria Ditusuk Pisau di China, 8 Orang Meninggal
Tanpa mengucapkan sepatah kata pun, pria itu dengan cepat menikam mereka. Korban segera dibawa ke rumah sakit, tempat gadis itu meninggal.
Sementara satu korban lainnya, seorang anak laki-laki, selamat dan mengaku kepada polisi bahwa dia tidak mengenal orang yang menikamnya.
Tidak jelas bagaimana gadis tersebut bisa mengenal pria tersebut, yang buron pada hari Minggu, lapor AFP.
Puluhan petugas polisi dikerahkan untuk memburu penyerang, yang digambarkan sebagai pria berusia 40-an yang mengenakan jaket abu-abu dan celana hitam.
Serangan di Kitakyushu, prefektur Fukuoka Jepang, terjadi kurang dari satu menit yang lalu dan melibatkan sekitar 10 pelanggan di restoran tersebut, menurut laporan berita lokal.
Kejahatan dengan kekerasan jarang terjadi di Jepang, yang memiliki hukum yang ketat.
Namun, sesekali terjadi bentrokan dan penembakan, termasuk pembunuhan Perdana Menteri Shinzo Abe pada tahun 2022.
Pada tahun 2019, di Kota Kawasaki, Jepang, seorang pria bersenjata menyerang anak-anak yang sedang menunggu bus, menewaskan dua orang, termasuk seorang siswi, dan banyak lagi lainnya yang terluka.
Baca juga: Serangan Pisau di SD China, 2 Tewas dan 10 Luka-luka
Penyerang berusia 51 tahun itu memutilasi sekelompok anak-anak sebelum menikam dirinya sendiri hingga tewas. Dengarkan berita dan pilihan terbaik kami di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda dan kunjungi saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan aplikasi WhatsApp sudah terinstal.
Artikel Siswi SMP Tewas Ditikam Saat Mengantre Pesan Makanan, Pelaku Masih Buron pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>