Artikel Menkes: Atasi Kanker, RI Percepat Pembangunan Jejaring PET Scan dan Siklotron pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>“Tujuan kami adalah memasang 6 PET Scan pada tahun 2024, 9 pada tahun 2025, dan satu lagi pada tahun 2027. Dengan cara ini, seluruh pulau di Indonesia akan memiliki PET Scan. Untuk mendukung hal tersebut, diperlukan jaringan siklotron yang dapat mendistribusikan radiofarmasi ke seluruh Indonesia. . . ,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi saat meresmikan alat siklotron dan pencitraan PET/CT Omni Legend di RS Mandaya Royal Puri, Tangerang, Banten, pada Kamis (21/11/2024), seperti ditulis Antara.
Baca juga: Berantas TBC di Indonesia, Menkes: Dimulai dari Diagnosis Pakai PCR dan USG
Hingga Agustus 2024, akan beroperasi 3 pusat siklotron di Jakarta, yakni RSK Dharmais, RS MRCCC Siloam, dan RS Gading Pluit.
“Peralatan ini mahal, banyak rumah sakit yang tidak memilikinya, namun manfaatnya sangat besar. Dengan adanya siklotron dan PET/CT scan digital, kita dapat mendeteksi penyebaran sel kanker secara akurat. Hal ini memungkinkan pasien untuk dirawat lebih lanjut di dalam tanpa ke Singapura,” kata Menkes.
Dijelaskannya, Kanker merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia, termasuk Indonesia.
Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melalui International Agency for Research on Cancer (IARC), perkiraan kasus baru kanker di Indonesia pada tahun 2022 mencapai 408.661 dengan 242.988 kematian.
Kadar tersebut, kata Menkes, diperkirakan akan terus meningkat jika tidak ada upaya yang efektif dan praktis.
Kematian akibat kanker, lanjutnya, dapat dicegah melalui pemeriksaan rutin, deteksi dini, dan pengobatan yang berkualitas.
Oleh karena itu, pihaknya terus berupaya meningkatkan jaringan layanan kanker, salah satunya mendukung pengembangan pengobatan kanker berbasis teknologi seperti terapi radiasi.
Menurutnya, RS daerah saja tidak cukup untuk melayani seluruh pasien Indonesia, terutama masyarakat kelas menengah yang membutuhkan pilihan layanan kesehatan berkualitas.
Baca Juga: Menkes: Dapatkan tiket pemeriksaan kesehatan gratis melalui SatuSehat
Menkes menekankan pentingnya peran rumah sakit swasta dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat untuk mengurangi ketergantungan terhadap jasa luar negeri dan menghemat devisa negara hingga ratusan triliun rupee.
Oleh karena itu, ia mendorong rumah sakit swasta untuk mempercepat peningkatan kualitas pelayanan, baik dari segi teknologi, fasilitas, dan tenaga medis.
“Kerja sama di antara mereka sangat penting. “Semua perangkat modern ini juga perlu dukungan penuh, termasuk BAPETEN untuk menjamin persetujuan teknis dan keamanannya,” kata Menkes.
Dalam keterangan yang sama, Direktur Grup Rumah Sakit Mandaya Ben Widaya mengatakan siklotron dan PET/CT scan digital merupakan teknologi canggih yang dirancang untuk meningkatkan deteksi dini penyebaran kanker. Menurutnya, dengan fasilitas ini, kanker dapat dicitrakan dengan jelas, waktu pemeriksaan cepat, dan diagnosis akurat.
“Siklotron seperti tinta untuk printer PET Scan, menghasilkan pelacak radioaktif yang memungkinkan dokter mendiagnosis kanker dengan lebih baik,” katanya. Dengarkan berita dan kumpulan berita langsung dari ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses Saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Menkes: Atasi Kanker, RI Percepat Pembangunan Jejaring PET Scan dan Siklotron pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Kalbe Resmikan Pabrik Radioisotop, Perluas Deteksi Kanker pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Radioisotop adalah zat radioaktif yang digunakan dalam pemindaian PET (Positron Emission Tomography). Dalam pemindaian PET, radioisotop ini digabungkan dengan molekul tertentu (biasanya glukosa) dan disuntikkan ke dalam tubuh pasien.
Radioisotop ini membantu dokter memvisualisasikan aktivitas metabolisme dalam tubuh dan sering digunakan untuk mendeteksi kanker, penyakit jantung, dan gangguan otak.
Direktur Utama PT Kalbe Farma Irawati Setiady mengatakan, sangat dibutuhkan pabrik radioisotop yang memproduksi FGD untuk mendukung layanan pemeriksaan PT Scan di rumah sakit.
“Di Indonesia, rumah sakit yang memiliki layanan PET Scanning saat ini baru ada tiga dan semuanya berada di Jakarta. Bandingkan dengan Singapura yang berjumlah 17 rumah sakit, dan Malaysia sebanyak 20 rumah sakit,” ujarnya pada acara peresmian.
Baca juga: Menkes: Penambahan PET scan ke 16 RS direncanakan selesai pada 2027
Ia berharap produksi radioisotop Kalbe dapat membantu memenuhi kebutuhan rumah sakit, serta memperluas akses lebih banyak pasien kanker.
Pembuatan radioisotop memerlukan teknologi yang sangat canggih dan infrastruktur khusus. Oleh karena itu Kalbe Onkolab Farma bekerjasama dengan GE Healthcare di pabrik radioisotop ini.
Menteri Kesehatan Budi Gunawan Sadikin dalam sambutannya menyambut baik dibukanya pabrik ini dan berharap dapat memperluas pemanfaatannya selain kanker.
“Tidak hanya untuk diagnostik, teknologinya juga bisa digunakan untuk pengobatan atau penggunaan non-invasif,” ujarnya.
Sebelumnya, pada akhir tahun 2023, Bio Farma juga menandatangani perjanjian kerja sama dengan Cyclotek untuk pengembangan produk radiofarmasi (tracer diagnostik dan terapi radionuklida).
Guna mempercepat proses produksi radioisotop di Indonesia, Badan POM menyatakan akan membantu proses perizinan dengan tetap menjamin keamanan penggunaan.
Baca juga: Tes DNA HPV Gratis untuk Deteksi Kanker Serviks di Puskesmas Jakarta, Cek Kondisinya!
“Pabrik terbaru ini bisa menjadi pilot project produksi radioisotop. Jika dikembangkan bisa berperan besar dalam penyembuhan penyakit kanker,” kata Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Taruna Ikrar di acara yang sama.
Selain pembukaan pabrik isotop, dalam acara yang sama juga dilakukan penandatanganan kerjasama antara PT Kalbe Farma dan GE HealthCare untuk memproduksi mesin CT Scan dalam negeri.
“Kami berharap inisiatif penyediaan mesin CT Scan secara lokal dapat memajukan pelayanan kesehatan dan meningkatkan ketahanan kesehatan,” jelas Irawati.
CT scan merupakan prosedur medis yang dapat digunakan untuk mendiagnosis dan memantau berbagai penyakit secara detail bahkan mendiagnosis kanker secara dini.
Penggunaan CT scan di Indonesia juga tinggi dibandingkan alat diagnostik lainnya. Sayangnya hingga saat ini mesin CT Scan merupakan alat kesehatan yang belum bisa diproduksi dalam negeri.
Baca juga: Mengenal Fungsi CT Scan dan Kateterisasi Jantung Dengarkan berita terhangat dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Kalbe Resmikan Pabrik Radioisotop, Perluas Deteksi Kanker pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>