Artikel Kompolnas Apresiasi Polda Jateng Tetapkan Tersangka Kasus Penembakan Siswa di Semarang pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Muhammad, Muhammad, memperkirakan bahwa tindakan tersebut mencerminkan komitmen polisi pada implementasi hukum yang transparan dan profesional.
Choirul Anam mengatakan kepada Kompas.com: “Jika langkah ini berlanjut, saya yakin bahwa jumlah kekerasan atau pelanggaran yang dilakukan oleh polisi domestik atau pelanggaran SOP akan berkurang.”
Baca juga. Kasus Siswa SMK 4 Semarang, Polri menjanjikan transparansi, termasuk eksternal
Selama insiden Semarang, Yerir Heyam mendukung peristiwa tim polisi dan saran regional, yang memanggil tersangka kriminal dan ditahan.
Operasi yang cepat ini dianggap penting, karena diumumkan secara publik kepada publik, menunjukkan transparansi lembaga polisi dalam kasus -kasus yang terlibat dalam anggota mereka.
Chorus Anam menambahkan bahwa langkah ini bukan hanya keadilan bagi para korban dan keluarga mereka, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik pada agen polisi.
“Kami berharap langkah ini dapat menjadi contoh peran bagi polisi regional atau tangga lain ketika menghadapi kasus seperti itu.
“Penegakan hukum yang ketat dan transparan harus untuk pelanggaran internal polisi standar,” katanya.
Baca juga. SMKN 4 Semarang Student Penembak Polisi Istirahat
Di masa lalu, informasi diduga dilaporkan di Kota Semarang SMC Neger (17) yang diduga muncul dengan luka tembak, yang banyak dibahas di media sosial dan mengejutkan masyarakat, terutama bagi keluarga lingkungan sekolah dan keluarga para korban.
GR, yang dikenal sebagai anggota aktif Pascina sekolahnya, dihembuskan pada hari Minggu (11/10/2024) pada hari Minggu (11/24/2024). Periksa berita dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran utama Anda untuk mengunjungi saluran whatsapp Kompas.com. Https://www.whatsapp.com/channel/0029vafpbedbbbpzjzrk13ho3dd. Pastikan program WhatsApp diinstal.
Artikel Kompolnas Apresiasi Polda Jateng Tetapkan Tersangka Kasus Penembakan Siswa di Semarang pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Polda Jateng Tegaskan Aipda Robig yang Tembak Siswa SMK 4 Semarang Langgar Aturan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>“Terdakwa melanggar Percorp Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Senjata Api dan kami telah mengajukan banding atas hukuman Pasal 1 PPRI Nomor 13 Tahun 2003 dan Perpol Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Kepolisian, Kata RI, kata Aris. Gedung DPR, Selasa (12/3/2024).
Berdasarkan hasil tes, Aipda Robig melakukan hal tersebut karena mengira dirinya terjebak dalam rombongan mobil yang saling mengikuti, kata Aris.
GR alias Gama (17), siswi SMK Negeri 4 Semarang yang berada di salah satu bus rombongan, tertembak.
Baca Juga: Kapolrestabes Semarang Usai Insiden Penembakan Siswa SD: Saya Siap Evaluasi, Siap Terima Konsekuensi
Terdakwa pelaku (Robig) mengatakan hal itu karena saat pulang ke rumah menemukan mobil di jalan, kata Aris di Gedung DPR RI, Selasa (3/12/2024).
Terduga pelaku diserang binatang, dan akhirnya terduga pelaku menunggu kedatangan ketiganya. Kurang lebih ada penembakan seperti itu,” imbuhnya.
Selain itu, Satuan Propam Polda Jateng juga menilai penembakan yang dilakukan Robig tidak ada kaitannya dengan upaya melerai konflik.
“Akibat penembakan yang dilakukan pelaku ada satu orang yang meninggal, sehingga penembakan yang dilakukan pelaku tidak berdampak pada bubarnya konflik,” kata Aris.
Sekadar informasi, GR ditembak oleh Aipda Robig Zaenudin pada Minggu pagi (24/11/2024). Polisi mengatakan G.R. memulai perkelahian.
Baca Juga: Kapolrestabes Semarang Sebut Anggotanya Lihat Sekelompok Pengendara Mengejarnya Sebelum Ditembak
Namun hal tersebut ditolak oleh pihak keluarga dan pihak sekolah. Mereka bilang GR adalah murid yang serius dan tidak pernah menimbulkan masalah.
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengatakan, siswa SMKN 4 Semarang GR yang tewas ditembak polisi merupakan siswa yang baik. Katanya GR Brawl bukan bagian dari tim.
“Staf saya bilang, pelajar yang ditembak itu bukan geng, ya (mereka) pelajar yang baik,” kata Pigai di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2024).
Pigai mengatakan, hal itu perlu dibuktikan dan kasusnya harus diselesaikan dengan baik. Selain itu, kata dia, Kementerian Hak Asasi Manusia tidak terlibat langsung dalam penanganan kasus Semarang.
“Kecuali saya salah, laporan yang masuk ke saya tidak datang. Dan terkait dengan keadilan masyarakat, kami yakin proses ini akan berakhir,” ujarnya.
“Saya tidak menangani kasus, urusan kami tidak ada hubungannya dengan kasus pengadilan. Tugas kami adalah menjadi perdana menteri,” kata Pigai. Dengarkan berita dan pilihan berita kami di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk bergabung dengan saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Polda Jateng Tegaskan Aipda Robig yang Tembak Siswa SMK 4 Semarang Langgar Aturan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Polda Jateng Segera Tetapkan Aipda Robig Tersangka Kasus Penembakan Siswa SMK 4 Semarang pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Hal itu disampaikan Wakil Direktorat III Jatanras Polda Jawa Tengah AKBP Helmi dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III DRP RI pada Selasa (3/12/2024) di Kompleks Parlemen, Senayan.
Bareskrim Polda Jateng akan menetapkan tersangka setelah melakukan olah TKP dan mendapat keterangan ahli. Helmi mengatakan, tersangka baru-baru ini ditempatkan di PATS (Penempatan Khusus) Divisi Propam Polda Jateng.
Ia mengatakan timnya menemukan jenazah Gama.
Baca juga: Rapat DRP, Kapolsek Semarang Ipada Rabig Adong perlihatkan video penembakan pelajar
Berdasarkan pemeriksaan, ditemukan sebutir peluru di perut korban.
“Saat eksekusi, ditemukan proyektil di bawah usus. “Senjatanya kami kirimkan ke Labfour dengan BB (barang bukti) yang diamankan Divisi Propam Polda Jateng,” ujarnya.
Kemudian, hari ini kami akan mendapatkan informasi dari dokter forensik dan laboratorium forensik tentang senjata dan proyektil yang kami kirimkan kemarin. Setelah itu, rencananya kami akan memeriksa TKP untuk mengungkap peristiwa yang terjadi malam ini, ujarnya.
Terakhir, dia juga menyebut telah memeriksa 11 orang saksi untuk mengusut kasus tersebut.
Baca juga: Sidang Etik Polisi Pelajar Penembak Semarang Ditunda Hingga Besok
Berdasarkan bukti-bukti yang dikumpulkan penyidik, disimpulkan Gama meninggal akibat luka tembak.
Ia menambahkan, “Kami telah melakukan otopsi pada Jumat pekan lalu, yang membuktikan bahwa Gama meninggal akibat proses penembakan tersebut.” Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Polda Jateng Segera Tetapkan Aipda Robig Tersangka Kasus Penembakan Siswa SMK 4 Semarang pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Polda Jateng Pastikan Gamma Tewas karena Tembakan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Ia mengatakan, hasilnya mereka peroleh setelah dilakukan penggalian makam almarhum.
“Kami telah melakukan otopsi pada Jumat pekan lalu dan terbukti korban Gamma meninggal dunia akibat proses penembakan,” kata Helmy dalam rapat Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/12/ 2024).
Ia mengindikasikan ada benjolan di perut almarhum.
Baca juga Cerita Ini: Hasil Penggalian, Ada Bahan Peledak di Tubuh Siswa SMK di Semarang yang Ditembak Polisi.
Saat ini proyektil tersebut telah diterima dan dikirim ke Laboratorium Kedokteran Forensik (Labfor) untuk diuji dan dicocokkan dengan senapan Aipda RobIG (militer).
“Kemudian hari ini kami akan menerima informasi dari dokter dan laboratorium tentang senjata dan bahan peledak yang kami kirimkan kemarin,” jelasnya.
“Setelah itu, malam ini rencananya akan dilakukan olah TKP untuk memperjelas peristiwa yang terjadi,” sambungnya.
Terakhir, dia menegaskan Polda Jawa akan menetapkan Aipda Robig sebagai tersangka.
Baca Juga: Polda Jateng Cepat Tetapkan Tersangka Aipda Robig dalam Kasus Penembakan Mahasiswa Semarang
“Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mendapat keterangan ahli, maka Bareskrim Polda Jateng akan menetapkan tersangka. Saat ini tersangka sudah diberikan patsus (penunjukan khusus) oleh Divisi Propam Polda Jateng, imbuhnya. Dengarkan berita terbaik dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Polda Jateng Pastikan Gamma Tewas karena Tembakan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Beda Kronologi Kapolrestabes dan Polda Jateng soal Penembakan Siswa SMK 4 Semarang pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Awalnya, Kapolrestabes Semarang Kompol Irwan Anwar mengaku Aipda Robig sedang mengejar sebuah sepeda motor, disusul tiga sepeda motor lainnya yang membawa senjata tajam.
“Ada mobil lain yang mengejar mobil dan pengejarnya membawa senjata tajam. Nah, itu yang disaksikan anggota dan rencananya akan dilanjutkan nanti, kata Irwan dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (3/12/2024).
Baca juga: Kapolres Semarang Minta Anak Buahnya Tak Lindungi Diri Jika Ada Serangan Gamma.
Irwan kemudian menjelaskan, sepeda motor tersebut masuk ke dalam gang. Setelah itu, Aipda Robig kembali mengejar rombongan tiga sepeda motor lainnya yang membawa senjata tajam.
Dia mengatakan Gamma berada di salah satu dari tiga sepeda motor tersebut.
“Almahrum Gamma, di posisi kedua sepeda motor, di tengah rekor ini yang kami terima dari lokasi kejadian di Alfamart,” jelasnya.
Namun, Kepala Propam Polda Jateng Kompol Aris Supriyono justru memberikan pernyataan berbeda.
Menurut Aris, Aipda Robig menembak Gamma karena salah satu dari tiga sepeda motor melaju ke arahnya.
Baca Juga: Pernyataan Berubah, Polda Jateng Kini Sebut Aipda Robig Beri Peringatan Sebelum Menembak Pelajar di Semarang.
Aipda Robig kemudian bergerak ke depan rombongan dan menunggu korban lewat. Saat mereka berpapasan, Aipda Robig melepaskan tembakan.
“Terduga pelanggar ditembak, dan akhirnya terduga pelanggar menunggu ketiga pria itu kembali, kurang lebih, dan terjadilah baku tembak,” ujarnya. Dengarkan berita dan highlight terbaru kami langsung dari ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses Saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Beda Kronologi Kapolrestabes dan Polda Jateng soal Penembakan Siswa SMK 4 Semarang pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>