Artikel Pemerintah Tak Cukup Hapus Utang UMKM, Program Lanjutan Dinanti pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Berdasarkan PP tersebut, pemerintah akan menghapuskan kredit macet pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan kelautan serta UMKM lainnya.
“Langkah tersebut harus dibarengi dengan upaya komprehensif untuk memperkuat perekonomian sektor kecil dan menengah,” kata Daniel dalam pengumumannya, Rabu (6/11/2024).
“Pemerintah harus memberikan rencana terbaik bagi mereka, agar mereka dapat bertahan dalam dinamika perekonomian yang sulit dan meningkatkan daya saingnya,” lanjutnya.
Baca Juga: Ketua Kementerian Luar Negeri menilai keringanan pinjaman petani-UMKM sangat bermanfaat bagi masyarakat
Baginya, keringanan utang merupakan solusi sementara untuk membantu UMKM bertahan.
Pemerintah, lanjut Daniel, harus mencari solusi lain agar UMKM bisa menghadapi tantangan ke depan.
“Kita harus bisa memetakan akar permasalahan yang dihadapi perusahaan dari sektor riil, seperti akses pasar, peningkatan produktivitas, stabilitas harga, dan dukungan teknologi,” ujarnya.
Sebab, UMKM juga memerlukan bantuan pemerintah untuk mengembangkan usahanya.
Daniel menilai, pemerintah harus memikirkan bagaimana UMKM bisa berdiri sendiri tanpa bantuan.
“Dengan begitu, UMKM bisa tumbuh secara mandiri, tanpa harus mengambil kebijakan keringanan utang,” imbuhnya. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Pemerintah Tak Cukup Hapus Utang UMKM, Program Lanjutan Dinanti pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Prabowo Hapus Utang Petani hingga UMKM, Dasco: Ini yang Ditunggu-tunggu Pelaku Usaha pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Ya, dari sudut pandang DPR sebagai wakil rakyat, tentu ini merupakan keberhasilan yang ditunggu-tunggu rakyat dan baik bagi para pengusaha, kata Dasco kepada wartawan di Gedung DPR Indonesia, Rabu. (6). /11/2024).
Menurut Dasco, banyak UMKM yang terlilit utang karena kondisi perekonomian, misalnya akibat wabah Covid-19 yang melanda Indonesia. Selain itu, ada pula petani yang terlilit utang akibat kerugian akibat gagal panen.
Baca juga: Pemerintah Tak Cukup Lunasi Utang UMKM, Ditunggu Program Selanjutnya
Setelah itu, para pelaku UMKM kesulitan mengajukan pinjaman untuk memulai atau mengembangkan usahanya kembali, karena ada pinjaman.
Berkurangnya utang UMKM dan pengusaha ini sebenarnya karena force majeure. Ada yang karena Covid-19, ada pula yang karena gagal panen, kata Dasco.
“Makanya kalau ketahuan susah cari pinjaman, kalau sekarang berbisnis pun ada peluang. “Hampir seperti itu, jadi perubahannya lambat,” lanjutnya.
Dasco pun berharap rencana yang diteken Presiden Prabowo Subianto ini bisa mengurangi beban masyarakat, sekaligus mendorong arus perekonomian meningkat.
“Dengan adanya jeda ini, kami berharap tanpa beban bisa berkurang. Perubahan bisa berjalan baik jika pihak bank bisa membantu lagi,” tutupnya.
Baca Juga: Penghapusan Kredit Macet bagi UMKM: Dampak Positif bagi Perekonomian Masa Depan?
Sebagai informasi, kebijakan baru Prabowo itu dijanjikan dalam Undang-Undang Umum (PP) Nomor 47 Tahun 2024 di Istana Kepresidenan, Selasa (5/11/2024).
Prabowo mengatakan, rencana tersebut mengambil saran dan aspirasi banyak pihak, terutama dari kelompok petani dan nelayan di seluruh Indonesia.
Mereka berharap penghapusan kredit macet dapat membantu petani, nelayan, dan UMKM lainnya untuk mengembangkan usahanya.
Oleh karena itu, Pemerintah berharap dapat membantu saudara-saudara kita, para produsen yang bekerja di sektor pertanian, UMKM dan nelayan yang merupakan produsen pangan yang sangat penting, agar dapat mengembangkan usahanya, kata Prabowo.
Ia pun berharap petani dan nelayan bisa semakin sukses. Permasalahan teknis terkait persyaratan yang diterapkan dalam program ini akan ditangani oleh kementerian dan lembaga terkait.
“Dan tentunya kita mendoakan seluruh petani, nelayan, UMKM di seluruh Indonesia untuk dapat bekerja dengan tenang, semangat, dan percaya diri agar masyarakat Indonesia menghormati dan menghargai produsen pangan yang penting bagi kehidupan masyarakat dan negara,” jelas Prabowo. . . Tonton berita terkini dan pilihan berita langsung di ponsel WhatsApp Anda. . . lamaran telah diajukan.
Artikel Prabowo Hapus Utang Petani hingga UMKM, Dasco: Ini yang Ditunggu-tunggu Pelaku Usaha pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Ketua MPR Anggap Penghapusan Utang Petani-UMKM Sangat Membantu Masyarakat pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Muzani mengatakan, kebijakan tersebut sangat membantu masyarakat yang terbebani utang bank.
Dan bagi kami, ini sangat membantu masyarakat dan masyarakat yang terbebani utang jangka panjang di perbankan,” kata Muzani di Istana, Jakarta, Rabu (11 Juni 2024).
Muzani berharap dengan penghapusan utang para pelaku media, semangat para pelaku media akan kembali bangkit.
Baca juga: Kriteria Usaha Kecil dan Menengah yang Utangnya Bisa Dihapuskan Negara
Total ada 1 juta pemain kecil dan menengah yang mendapatkan pengampunan utang ini.
“Mari kita berharap dengan cara ini semangat pertumbuhan ekonomi di tingkat bawah akan semakin baik,” imbuhnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo menghapus piutang tak tertagih pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan pelayaran, serta usaha kecil dan menengah lainnya di Istana Merdeka, Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Selasa (5/11/2024).
Hilangnya ambiguitas tersebut ditandai dengan ditandatanganinya Peraturan Pemerintah (UR) Nomor 47 Tahun 2024 pada 5 November 2024.
“Saya akan menandatangani PP Nomor 47 Tahun 2024 pada tanggal 5 November 2024 tentang Penghapusan Kerugian Kredit bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan pelayaran serta media lainnya,” katanya. Prabowo di Istana Merdeka, Selasa.
Baca Juga: Menko Zulhas dan Mentan Amran menyambut baik kebijakan Prabowo yang menghapus utang petani dan UKM
Ia mengatakan, kebijakan tersebut mempertimbangkan saran dan aspirasi banyak pihak, khususnya kelompok petani dan nelayan di seluruh Indonesia.
Ia berharap penghapusan kredit macet dapat membantu petani, nelayan, dan usaha kecil menengah lainnya untuk melanjutkan usahanya.
“Melalui hal ini, pemerintah berharap dapat membantu saudara-saudara kita, para produsen yang bekerja di sektor pertanian, usaha kecil menengah dan nelayan yang merupakan produsen pangan yang sangat penting, agar dapat terus beraktivitas,” kata Prabowo.
Ia pun berharap para petani dan nelayan bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat dan negara.
Namun, hal teknis terkait pemenuhan persyaratan tersebut akan diawasi oleh kementerian dan lembaga terkait.
“Dan tentunya kita mendoakan agar seluruh petani, nelayan, media di seluruh Indonesia dapat bekerja dengan damai, semangat dan penuh keyakinan agar masyarakat Indonesia menghormati dan menghormati para produsen pangan yang sangat penting bagi kehidupan bangsa dan negara,” jelasnya. Prabowo. .
Kebijakan tersebut kemudian ditandatangani oleh Prabowo di hadapan perwakilan petani hingga nelayan, serta para menteri yang hadir antara lain Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Wakil Menteri Pertanian Sudaryon, dan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggon. Dengarkan berita terkini dan kompilasi berita langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Ketua MPR Anggap Penghapusan Utang Petani-UMKM Sangat Membantu Masyarakat pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>