Artikel Poin Penting Pertemuan Prabowo dan Joe Biden: Makan Bergizi, Palestina, hingga Nuklir pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Pada kesempatan ini, juara Prabowo Tono Jenen, yang sebelumnya takut untuk naik ke pemilihan presiden pada tahun 2024.
Pasien juga kabel dan 75. Ulang tahun satu hubungan diplomatik antara Indonesia dan Amerika Serikat.
Faktanya, sekarang menyatakan bahwa di Indonesia-sebagai keragaman yang lebih kuat dari sebelumnya.
Prabowo juga tidak ragu untuk membuat Amerika Serikat dari teman fisik Indonesia.
“Amerika Serikat bagi kami adalah teman yang sangat baik. Amerika Serikat untuk tarecosion untuk kemerdekaan Indonesia,” kata Prarkowia, Rabu).
BACA ME: Prakowo Mi-Head Prakowo Mi Kepala dengan Joe President in White White White White
Selain itu, Prabowo dan Biden menunjukkan jantung dari berbagai jenis yang berbeda, di kutukan tambalan lainnya, tinggi sopir nisrateknologi kecil.
Ini adalah beberapa poin penting dari pertemuan Prakowo dengan Biden.
1. Diden mendukung program Diet Grove Gratis
Presiden A.S. Presiden Joe Bargains memberikan dukungan di perusahaan nutrisi gratis yang diluncurkan oleh Presido Praranto.
Dukungan yang terkandung dalam pernyataan dari Web Resmi di White Whoddy, Rabu (13.11.2024).
“Presiden Belanda juga disebut Dukungan untuk Indonés Indonés Indonés dengan ibu hamil, ibu hamil, yang ditulis dalam pernyataan putih.
Baca juga: Setelah Cina, Presiden AS Joe Jiden mengatakan dia mendukung kebohongan tata letak Prabowo
Ini adalah unitalitas unit dan Amerika Serikat sekarang berkomitmen untuk berurusan dengan kolaborasi dengan proses klinis, kesehatan masyarakat dan sistem kesehatan.
Tidak terlihat untuk membatalkan kondisi kesehatan baru dan kronis penyakit menular, termasuk TBC.
Kemudian Prabowo dengan Liga Bawar Putih Meriamuium dari Pemahaman Kesehatan antara Indonesia dan Amerika Serikat di masa depan.
“Reservasi ini digarisbawahi oleh komentar untuk bekerja bersama untuk kerja sama untuk membuat tugas perawatan kesehatan Indonesia,” Plus.
2. Persiapan Dukungan AS dari Teknologi Nuklir Kecil
Kemudian Biten Assert menghadirkan komitmennya pada dukungan Indonesia yang menggeser komunitas reaktor nimbir kecil atau reaktor model kecil (SMR).
Jadi, sekarang mereka mampu membersihkan studi tentang kebutuhan penyimpangan MER sebagai transisi murni yang dididik di Indonesia.
“Amerika Serikat dan mendukung Indonesia dalam pembungaan teknologi SA, termasuk pelanggaran studi perrianatical hari ini,” kata pernyataan Gedung Putih.
Baca Juga: Rapat Rabowo, Biden siap mendukung penculik nuklir
Selain kecepatan Saf Learn SMR, itu juga menyatakan karya kerja yang bekerja bersama dalam mencetak pakar nuklir di Indonesia pada ahli ekstror.
Kerja sama ini diharapkan untuk menciptakan produksi nuklir baru yang berkontribusi pada sektor energi di Indonesia.
Artikel Poin Penting Pertemuan Prabowo dan Joe Biden: Makan Bergizi, Palestina, hingga Nuklir pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Prabowo Bertemu Direktur CIA, Benarkah Bahas Laut China Selatan? pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Pertemuan tersebut berlangsung di Wisma Indonesia, Washington DC, Amerika Serikat, pada Selasa (11/12/2024) waktu setempat, sesaat sebelum Prabowo bertemu Presiden AS Joe Biden di Gedung Putih.
Baca juga: Direktur CIA Kunjungi Prabowo di Washington DC, dan Pertemuan Selesai
Sejauh ini belum diketahui apa yang dibicarakan keduanya, mengingat pertemuan tersebut dilakukan secara tertutup.
Namun pertemuan kedua dihadiri oleh Asisten Direktur EAPMC Henry Kim dan Kepala Stasiun Jakarta Carlos. Ia juga didampingi Menteri Luar Negeri RI Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Tentang Laut Cina Selatan?
Usai pertemuan, muncul pertanyaan besar mengenai permasalahan yang bisa dibicarakan.
Pakar Hubungan Internasional UI Suzie Sudarman menilai kedatangan CIA menemui Prabowo bisa jadi terkait dengan deklarasi bersama antara Indonesia dan China yang ditandatangani oleh dua pemimpin, Presiden Prabowo Subianto dan Presiden China Xi Jinping.
Deklarasi 14 poin tersebut disepakati saat Prabowo berkunjung ke China sebelum bertolak ke Amerika Serikat (AS) pada Sabtu pekan lalu.
Faktanya, poin-poin tersebut sebagian besar merupakan usulan kerja sama ekonomi dan politik.
Namun ada satu poin, tepatnya poin 9, yang menarik perhatian karena mengandung frasa “tentang pembangunan bersama di bidang-bidang yang tuntutannya tumpang tindih”.
Poin ini dinilai mengabaikan hukum internasional, Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS) tahun 1982.
Baca Juga: CIA Bertemu Prabowo, Usulan Pakar Deklarasi Bersama Laut China Selatan
Ia juga mempertanyakan posisi Indonesia dalam sengketa Laut Cina Selatan.
Biasanya kalau (CIA) melontarkan hal seperti ini, ada ancaman Anda bersama kami atau bersama musuh, kata Suzie saat dihubungi Kompas.com, Rabu (13/11/2024).
Suzie mengatakan, pernyataan bersama tersebut bisa jadi terkait dengan tujuan Tiongkok yang ingin menutup kebebasan navigasi dengan mengklaim Laut Cina Selatan (LCS) miliknya dengan sembilan garis putus-putus.
Faktanya, klaim ini tidak memiliki dasar hukum internasional dan tidak sesuai dengan UNCLOS 1982.
Artikel Prabowo Bertemu Direktur CIA, Benarkah Bahas Laut China Selatan? pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>