Artikel Bagaimana Poros Perlawanan Iran Bisa Berantakan? pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Poros berfokus pada ideologi anti-Israel, anti-Amerika, dan sering kali didasarkan pada solidaritas dengan sekte Syiah, meskipun poros ini juga mencakup aktor-aktor dari berbagai latar belakang.
Poros tersebut terdiri dari kelompok bersenjata dan pemerintah di Suriah, kelompok Hizbullah di Lebanon, kelompok Hamas di Gaza (Palestina), milisi di Irak, dan kelompok Houthi di Yaman. Tujuan utamanya adalah untuk menantang pengaruh AS dan Israel di kawasan dengan memperluas pengaruh Iran di Mediterania dan Laut Arab.
Namun, dalam waktu singkat aliansi tersebut mengalami pukulan telak dan bubar.
Dimulai dari Hamas yang sudah lama menguasai Gaza. Kelompok tersebut saat ini hancur akibat perang selama lebih dari satu tahun yang dipicu oleh serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023.
The New York Times melaporkan bahwa semakin banyak tanda-tanda bahwa Hamas kehilangan kendali atas setidaknya sebagian wilayahnya dan semakin tidak mampu memerintah.
Pada akhir Juli, Israel membunuh pemimpin politik Hamas, Ismail Haniyeh, saat dia tinggal di sebuah asrama di Teheran. Asrama ini dijaga ketat oleh anggota Garda Revolusi Iran. Haniya ada di sana untuk menghadiri pelantikan presiden baru Iran.
Pada pertengahan September, Israel melumpuhkan komunikasi antara para pemimpin dan komandan Hizbullah dengan meledakkan pager dan radio mereka. Pada akhir September, Israel membunuh pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah, yang memainkan peran penting sebagai ahli strategi militer dan politik dalam pembentukan aliansi regional Iran.
Pada bulan Oktober, konflik Israel dengan Hizbullah meningkat pesat. Menurut beberapa analis, pasukan Israel meledakkan sebagian besar jaringan terowongan dan gudang canggih kelompok tersebut di Lebanon selatan hanya dalam waktu enam minggu.
Menteri Pertahanan Israel memperkirakan sekitar 80 persen dari 150.000 roket dan rudal Hizbullah telah hancur. Analis senjata mengatakan jumlah senjata ini termasuk yang terbesar di dunia yang dikendalikan oleh kelompok bersenjata non-negara.
Artikel Bagaimana Poros Perlawanan Iran Bisa Berantakan? pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Ke Mana Presiden Bashar al-Assad Melarikan Diri dari Suriah? pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Dia dilaporkan melakukan ini sebelum pasukan pemberontak memasuki ibu kota, Damaskus.
Keberadaan Presiden Bashar al-Assad tidak diketahui pada saat laporan ini dibuat.
Baca Juga: Rezim Assad Runtuh, Kapal Israel Masuk Suriah, Zahal Ungkap Targetnya
Pada hari Minggu, pemerintah Rusia mengumumkan bahwa Assad mengundurkan diri sebagai presiden setelah mengadakan pembicaraan dengan pihak-pihak yang terlibat dalam konflik tersebut.
Assad dikatakan telah meninggalkan Suriah. Namun Rusia tidak mengatakan ke mana perginya Assad.
Pemerintah Rusia kini dikenal sebagai sekutu Assad.
Presiden Suriah selama bertahun-tahun mengandalkan aliansinya dengan Rusia, Iran dan Hizbullah Lebanon untuk mempertahankan kekuasaan.
“Sebagai hasil negosiasi antara B. Assad dan berbagai pihak dalam konflik di Republik Arab Suriah, dia memutuskan untuk mundur sebagai presiden dan meninggalkan negara tersebut, memberikan instruksi untuk melanjutkan transisi kekuasaan secara damai,” Kementerian Rusia. Menteri Luar Negeri mengatakan kepada AFP.
Badan tersebut menegaskan bahwa Rusia tidak berpartisipasi dalam negosiasi tersebut.
Sementara itu, Rami Abdurrahman, kepala Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SHOR), sebuah lembaga pemantau asal London, Inggris, mengatakan melalui sumber di jaringan aktivis bahwa Assad melarikan diri dengan pesawat ke Damaskus dan berangkat Minggu dini hari.
Baca juga: Turki Akui Jatuhnya Rezim Assad dan Pergantian Kekuasaan di Suriah
Belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Suriah mengenai keberadaan Assad saat ini.
Ada laporan di kalangan jurnalis Timur Tengah bahwa Assad akan terbang ke Uni Emirat Arab (UEA).
Keluhan ini muncul ketika Uni Emirat Arab terus membangun kembali citra Assad di dunia Arab dalam beberapa tahun terakhir.
Selain itu, keluarga Assad diketahui sudah lama memegang kekayaan di Uni Emirat Arab.
Melansir Kompas.id, data pencarian penerbangan menunjukkan ada pesawat pribadi yang terbang dari Damaskus menuju Uni Emirat Arab pada Sabtu (7/12/2024).
Artikel Ke Mana Presiden Bashar al-Assad Melarikan Diri dari Suriah? pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>