Artikel Ditangkap Hari Ini, Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Pernah Kunjungi Indonesia Dua Kali pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Penangkapan tersebut mengakhiri kebuntuan selama berminggu-minggu atas upaya untuk menangkap pejabat Yu.
Penangkapan Yoon juga membuat sejarah di Korea Selatan karena ia menjadi presiden pertama yang ditangkap selama masa jabatannya.
Ia diketahui didakwa melakukan penghasutan setelah mengumumkan darurat militer di Korea Selatan.
Saat itu, tentara dengan tegas menjaga beberapa titik penting di kota tersebut, sementara demonstrasi masyarakat terus berlanjut.
Baca juga: Jun Suk Yeol Jadi Presiden Korea Selatan Pertama yang Ditangkap
Kini Yoon bisa menghadapi hukuman mati atau penjara seumur hidup jika terbukti melakukan percobaan penghasutan.
Selain itu, Yoon beberapa kali melarikan diri ketika penyelidik mencoba menangkapnya di apartemennya.
Bahkan, anggota Pasukan Keamanan Presiden (PSS) juga berupaya memasang barikade untuk mencegah penyidik memasuki kediaman Presiden Yun.
Yoon sebelumnya berhasil menggagalkan upaya penangkapan pertama pada 3 Januari.
Yoon Suk Yeol adalah Presiden Korea Selatan mulai 10 Mei 2022 hingga 14 Desember 2024.
Baca juga: Mengapa Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Sulit Ditangkap? Hubungan Ion dengan Indonesia
Selama menjabat sebagai presiden Korea Selatan, Jun dua kali mengunjungi Indonesia untuk berbagai kegiatan.
Yoon melakukan kunjungan pertamanya ke KTT G20 2022 di Bali, Indonesia.
Sebelum menghadiri pertemuan G20, Presiden RI Joko Widodo pertama kali mengunjunginya di Seoul, Korea Selatan pada tahun yang sama.
Kemudian Jun mengumumkan akan menghadiri KTT G20 di Bali.
“Pemerintah Korea Selatan memberikan dukungan penuh kepada Indonesia untuk kepresidenan G20. Saya sangat menantikan bulan November ini untuk menghadiri KTT G20 di Bali,” kata Presiden Yoon seperti dikutip di YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (28/2022).
Baca juga: Jun Suk Yeol Jadi Presiden Korea Selatan Pertama yang Ditangkap
Artikel Ditangkap Hari Ini, Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Pernah Kunjungi Indonesia Dua Kali pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Yoon Suk-yeol Bertemu Xi Jinping di Sela-sela KTT APEC, Pertama dalam 2 Tahun, Apa yang Dibahas? pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Kantor berita Korea Selatan Yonhap melaporkan bahwa Presiden Yoon Suk-yeol menyerukan kerja sama dengan Tiongkok untuk perdamaian dan stabilitas di kawasan.
Pertemuan di antara mereka jarang terjadi. Yun Seok-yeol terakhir kali bertemu langsung dengan Xi Jinping dua tahun lalu.
Baca juga: Berbicara di KTT APEC, Prabova tegaskan perdamaian dan ajak investasi di Indonesia
Namun, Tiongkok adalah sekutu utama Korea Utara, yang secara teknis masih berperang dengan Korea Selatan.
“Saya berharap kedua negara kita akan bekerja sama dalam meningkatkan stabilitas dan perdamaian di kawasan sebagai respons terhadap provokasi yang berulang kali dilakukan Korea Utara, perang di Ukraina, dan kerja sama militer antara Rusia dan Korea Utara,” kata Yoon, menurut Yonhap.
Pemerintahan Yun telah berulang kali menyatakan keprihatinannya mengenai peningkatan kerja sama antara Korea Utara dan Rusia, termasuk pengerahan pasukan Korea Utara untuk berpartisipasi dalam perang Rusia di Ukraina.
Di sisi lain, media pemerintah Tiongkok, Xinhua, tidak menyebut Korea Utara dan Rusia ketika meliput pertemuan antara Presiden Korea Selatan dan Presiden Tiongkok, yang berlangsung di sela-sela KTT APEC.
“Presiden Xi meminta Tiongkok dan Korea Selatan untuk mendorong pengembangan kerja sama strategis yang rasional dan berkelanjutan antara kedua negara,” kantor berita Xinhua melaporkan.
Beijing dan Seoul adalah mitra dagang utama, meskipun Tiongkok adalah pendukung diplomatik dan ekonomi terbesar Korea Utara dan Korea Selatan adalah sekutu militer Amerika Serikat.
Baca juga: Arsjad Rasjid: Indonesia perlu memanfaatkan momentum KTT APEC untuk menarik investasi ramah lingkungan dan digital
Tiongkok di masa lalu menyerukan “ketenangan politik” untuk menyelesaikan ketegangan di Semenanjung Korea, mengulangi posisi tersebut setelah Korea Utara menyatakan Seoul sebagai “negara musuh” awal tahun ini.
Hubungan Tiongkok dengan Korea Selatan bukannya tanpa masalah. Bulan lalu, Beijing mengatakan telah menangkap seorang warga negara Korea Selatan atas tuduhan spionase.
Dengarkan berita dan kompilasi berita langsung dari ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Yoon Suk-yeol Bertemu Xi Jinping di Sela-sela KTT APEC, Pertama dalam 2 Tahun, Apa yang Dibahas? pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>