Artikel SP NEWS GLOBAL Pusat Industri Dirgantara Turkiye Mendadak Diserang, Sejumlah Orang Tewas dan Terluka pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Rekaman menunjukkan beberapa penyerang bersenjata memasuki gedung di tengah laporan adanya tembakan dan ledakan keras.
“Terjadi serangan teroris terhadap fasilitas TUSAS di Kahramankazan, Ankara. Sayangnya, ada korban jiwa dan luka-luka,” kata Menteri Dalam Negeri Ali Gerlikaya di media sosial X, merujuk pada Industri Dirgantara.
Baca Juga: Rusia-Turki Desak Israel Segera Tarik Pasukan dari Lebanon, China Tolak Pelanggaran Kedaulatan
Menurut Reuters, penyebab dan pelaku ledakan serta penembakan berikutnya masih belum jelas.
Beberapa laporan media mengklaim bahwa serangan bunuh diri telah terjadi dan ada sandera di dalam gedung. Hal ini belum dikonfirmasi oleh pihak berwenang.
Saksi mata mengatakan pihak berwenang membawa karyawan ke dalam gedung untuk berlindung dan tidak ada yang diizinkan meninggalkan gedung.
Mereka mengatakan pemboman itu mungkin terjadi pada acara lain ketika para karyawan sedang meninggalkan kantor untuk bekerja.
Kantor berita Anadolu yang dikelola pemerintah mengatakan layanan darurat dikirim ke tempat kejadian dan gambar televisi menunjukkan gerbang rusak dan tembakan di tempat parkir.
Gambar menunjukkan para penyerang membawa senapan dan ransel saat memasuki gedung.
Anadolu juga melaporkan bahwa jaksa telah membuka penyelidikan atas serangan tersebut.
TUSAS adalah salah satu perusahaan pertahanan dan penerbangan terpenting di Turki.
Baca juga: Siprus dan Turki Jadi Pilihan Hapus WNA dari Lebanon
Perusahaan ini memproduksi KAAN, jet tempur nasional pertama di negara tersebut, dan memiliki lebih dari 10.000 karyawan. Dengarkan berita terhangat dan pilihan berita langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel SP NEWS GLOBAL Pusat Industri Dirgantara Turkiye Mendadak Diserang, Sejumlah Orang Tewas dan Terluka pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel SP NEWS GLOBAL Serangan Perusahaan Kedirgantaraan Turkiye, Siapa Bertanggung Jawab? pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Sedikitnya 5 orang tewas dan 22 lainnya luka-luka dalam serangan terhadap Industri Dirgantara Negara Turki (TUSAS).
Serangan itu terjadi sehari setelah pemimpin nasionalis Turki membuat pengumuman yang belum pernah terjadi sebelumnya tentang kemungkinan proses perdamaian baru dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang dilarang di negara tersebut.
Baca juga: Trump Akui Hampir Setiap Hari Sering Bicara dengan Perdana Menteri Israel Netanyahu
Seperti diberitakan Al Jazeera, kelompok yang dianggap sebagai kelompok teroris oleh Turki, Amerika Serikat, dan Uni Eropa ini telah melakukan pemberontakan terhadap negara Turki selama 40 tahun.
Pemilihan waktu terjadinya serangan pada hari Rabu membuat para pengamat percaya bahwa PKK mungkin mengirimkan pesan bahwa mereka belum siap untuk meletakkan senjatanya.
Inilah yang perlu Anda ketahui tentang insiden tersebut dan siapa saja yang mungkin terlibat. Kronologi kejadian
Tembakan dan ledakan terjadi di markas besar TUSAS yang dikelola pemerintah sejak pukul 16:00 (13:00 GMT) pada hari Rabu.
Rekaman dari lokasi kejadian yang disiarkan oleh media lokal awalnya menunjukkan asap tebal dan api ketika layanan darurat bergegas ke lokasi kejadian.
Menteri Dalam Negeri Turki Ali Yerlikaya membenarkan serangan tersebut dalam sebuah postingan di X.
“Terorisme dilakukan di fasilitas Kahramankazan industri dirgantara Turki di Ankara,” tulisnya.
Rekaman keamanan menunjukkan tiga orang dengan taksi kuning tiba di salah satu pintu masuk kompleks. Salah satu penyerang memasuki gedung dan melepaskan tembakan.
Sinem Koseoglu dari Al Jazeera, melaporkan dari Ankara, mengatakan sebuah ledakan terjadi di dekat sel keamanan dan personel keamanan mungkin terluka.
Para saksi mata mengatakan para penyerang mengetahui struktur bangunan tersebut dan ledakan mungkin terjadi di pintu keluar lain saat karyawan hendak pulang kerja.
Mereka menambahkan bahwa pihak berwenang membawa karyawan ke dalam gedung ke tempat penampungan dan tidak mengizinkan siapa pun keluar selama beberapa jam.
“Banyak ahli kini menyatakan bahwa ini adalah serangan teroris yang direncanakan secara strategis,” kata Koseoglu.
Artikel SP NEWS GLOBAL Serangan Perusahaan Kedirgantaraan Turkiye, Siapa Bertanggung Jawab? pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>