Artikel Bos Investasi Bodong Robot Trading Net89 Masih Buron pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Bar Desked Poli mengeluarkan pemberitahuan merah karena dia tidak mendengar penyelidik atau panggilan interpol.
“Di sisi lain, ketiga tersangka masih pindah ke luar negeri dan dikeluarkan dengan pemberitahuan merah. Kami bekerja dengan divisi Hubinter dan Interpol, tetapi masih diikuti oleh mereka yang terlibat,” kata Jakart Selatan Pada konferensi kunci di konferensi kunci di konferensi kunci di polisi kriminal.
Masih orang besar adalah Andreas Andreyanto (AA), presiden PT SMI, sebagai komisaris untuk PT SMI dan Lauw Swan Hie Samuel (LSH).
Baca Juga: 5 Kasus Modal Mobil Darurat Net89 Trading Robot Bodong Investment Case
Yang lainnya adalah TL. Saya istri AA.
Andreas dan Rauu diketahui berada dalam skala sejak Oktober 2022. Dikatakan bahwa mereka telah mengubah kewarganegaraan untuk Kamboja.
Andreas Andreas telah mengubah namanya menjadi Anderson William, dan Lau Swan Hee Samuel mengubah namanya menjadi Smith Bore.
Selain mereka yang buronan, ada dua tersangka yang tidak ditahan oleh penyelidik untuk penyakit: Mahkamah Agung, Sub-Eschanger, dan Mahkamah Agung, BS, Direktur PT CAD, Mitra PT SMI.
Juga, Seskab Mayor Teddy memiliki 15,3 miliar.
Ada sembilan tersangka yang telah ditahan di pusat penahanan sebuah bar poli, yaitu IR, direktur DI, FI, AA, ESI, YW, RS, AM, AM, MA dan IT PT SMI.
Sementara itu, PT SMI telah ditunjuk sebagai tersangka perusahaan karena membuat investasi ini membengkak.
Karena tindakan mereka, para tersangka dicurigai dari Pasal 105 dan / atau 106 dari Undang -Undang Hak Cipta, Amandemen Pasal 7 Undang -Undang Perdagangan, dan / atau Pasal 378 KUHP, dan / atau Pasal 372 KUHP, dan / atau Pasal 378 KUHP, dan / atau Pasal 378 KUHP, dan / atau Pasal 378 KUHP, dan / atau Pasal 378 KUHP, dan / atau Pasal 378 KUHP, dan / atau Pasal 378 KUHP, 378 KUHP, dan / atau Pasal 378 KUHP, dan / atau Pasal 378 KUHP, dan / atau Pasal 378 KUHP, dan / atau Pasal 378 KUHP, dan / atau Pasal 378 KUHP, dan / atau Pasal 378,
Baca Juga: Pelacakan Berikan Laut HGB dan SHM di Tangerang …
Informasi itu pertama kali diungkapkan sejak Oktober 2022, tuduhan litigasi investasi Bodong Net89 diungkapkan.
Pada waktu itu, seorang korban bernama Muhamad Zainul Arifin melaporkan lima tokoh publik jika mereka diduga investasi di bawahnya dengan kedok perdagangan multi-level (MLM) untuk robot komersial Net89.
Tersangka utama dalam kasus ini adalah Andreas Andreyanto, pendiri PT SMI. Periksa berita pilihan kami dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih Akses Saluran Utama Anda ke Compas.com Saluran WhatsApp: https://www.whatsapp.com/channel/0029vafpbedbpzjzrk13ho3d. Pastikan untuk menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Bos Investasi Bodong Robot Trading Net89 Masih Buron pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel GLOBAL NEWS Polri Ungkap Ada 7 Buron Indonesia di China yang Masuk “Red Notice”, tapi Tak Kunjung Ditangkap pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Meski Polri telah memberikan informasi lengkap mengenai keberadaan mereka, namun para buronan tersebut belum ditangkap otoritas China hingga saat ini.
“Kami sudah banyak membantu Tiongkok, termasuk banyak kasus di Batam dan Pontianak,” kata Krishna di Jakarta, Kamis (10/10/2024).
Namun, kami juga memiliki tujuh buronan yang masuk dalam Red Notice, keberadaannya sudah kami informasikan, namun hingga saat ini mereka belum ditangkap, lanjutnya.
Baca Juga: Imigrasi Rujuk Buronan Tiongkok Joe Lin ke Interpol
Krishna menambahkan, yang menjadi subyek Red Notice bukan hanya pelaku kejahatan di tanah Indonesia.
Ada juga penjahat di Indonesia yang kabur ke China dan menjadi red notice di sana.
Ia berharap Tiongkok dapat memainkan peran yang seimbang dan seimbang dalam menyelesaikan krisis pengungsi internasional.
“Kami di Indonesia, baik Polri maupun Imigrasi, selalu mendukung permintaan negara lain dalam menangani kejahatan transnasional, termasuk Tiongkok,” ujarnya.
“Kami berharap tindakan yang diambil oleh otoritas Indonesia dapat memberikan respons yang sama terhadap Tiongkok,” tambahnya.
Baca Juga: Polri Keluarkan Red Notice untuk 2 Buronan TIP dengan Modus Magang ke Jerman
Krishna juga menekankan pentingnya politik internasional dalam menyelesaikan krisis pengungsi global, mengingat setiap negara memiliki kondisi politik dan hukum yang berbeda
Dalam berhubungan dengan negara lain, Polri dan pemangku kepentingan lainnya harus berhati-hati dan mempertimbangkan pertimbangan politik.
“Dalam menghadapi dunia, kebijakan setiap negara berbeda-beda. Diplomasi internasional harus dipertimbangkan secara matang,” tutupnya. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih berita yang Anda suka untuk mengakses Saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel GLOBAL NEWS Polri Ungkap Ada 7 Buron Indonesia di China yang Masuk “Red Notice”, tapi Tak Kunjung Ditangkap pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>