Artikel Titiek Soeharto Jadi Ketua Komisi IV DPR yang Urus Pertanian hingga Kelautan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Titik dilantik menjadi Ketua Komisi IV DPR dalam rapat yang dihadiri Wakil Ketua DPR San Mustopa pada Selasa (22/10/2024).
“Komisi IV dipimpin Puan Siti Hediati. Jadi ditunjuk juga Puan Titik dari Gerindra,” kata San di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa.
Baca Juga: Daftar Lengkap Anggota Komisi IV DPR RI Ada Titik Soeharto
Menurut San, anggota dewan periode 2024-2029 akan mulai bekerja secara efektif dengan mitra mulai minggu depan.
“Jadi lagi minggu depan mereka akan mulai bekerja secara efektif dengan mitra terkait di masing-masing komisi,” ujarnya.
Baca Juga: DPR Umumkan Rekan 13 Komisi DPR, Ini Daftarnya
Titik didampingi empat wakil ketua Komisi IV yakni Alex Indra Lukman dari PDI-P, Pangga Susanto dari Partai Golkar, Abdul Kharis dari Partai Keadilan Sejahtera, dan Ahmad Yohan dari Partai Amanat Nasional.
Komisi IV DPR menangani masalah pertanian, kehutanan, dan kelautan. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Titiek Soeharto Jadi Ketua Komisi IV DPR yang Urus Pertanian hingga Kelautan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Video Viral Susu Sapi di Pasuruan Dibuang, Wakil Ketua DPR Minta Pemerintah Perhatikan Peternak Lokal pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Hal ini menyikapi para peternak di Pasuruan, Jawa Timur, yang membuang susu sapi perah karena kalah bersaing dengan susu impor.
“Kami berharap peternak atau peternak lokal, khususnya peternak sapi perah, tetap menjadi perhatian utama pemerintah,” kata Sang di Akademi Bela Negara Partai Nasdaq di Jakarta, Sabtu (11/9). /2024).
Baca juga: Kisah Sedih Pengusaha Boyolali Bagikan 500 Liter Susu Tak Terjual
Menurut Saan, pemerintah harus memberi perhatian khusus pada susu untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.
Bahkan, jika memungkinkan, pemerintah diminta memprioritaskan pasokan susu lokal untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.
“Jadi jangan sampai susu peternak kita tidak laku bahkan bersaing dengan susu impor. Jadi penting untuk melindungi peternak lokal,” kata Saan.
Nanti sisa defisitnya berapa yang lokal, lalu impor berapa. Untuk memenuhi kebutuhan susu dalam negeri, imbuh Wakil Ketua Umum Partai Nasdem itu.
Baca Juga: Blusukan Beri Susu ke Tangerang, Kesang dan Anak Rebutan Jabat Tangan
Beberapa unggahan video viral di media sosial memperlihatkan seorang petani di Pasuruan membuang 500.000 liter susu sapi miliknya karena kalah bersaing dengan susu impor.
Dalam video tersebut tertulis “pabrik pengolahan lebih memilih impor, peternak membuang 500.000 liter susu segar”.
Video tersebut memperlihatkan bagaimana berliter-liter susu dialirkan ke sungai melalui selang.
Kejadian serupa tidak hanya terjadi di Pasuruan, tapi juga di Boyolali. Pemasok susu asal Kecamatan Sumuk Danang Eco Saputra membagikan susu sapi gratis kepada warga yang melintasi Simpang Lima, Boyolali, Jawa Tengah pada Jumat (8/11/2024).
Baca juga: Kementan usulkan Badan Pangan Nasional tak memaksakan susu dimasukkan dalam menu pangan gratis.
Tadi pagi Danang membagikan 500 liter susu sapi ke petani dan tidak dibuang begitu saja.
Da Nang mengatakan alasannya adalah industri pengolahan susu (MPI) tidak mengonsumsi ratusan liter susu.
“Situasi (industri) susu saat ini sangat buruk dan menyedihkan. Intinya tidak ada pengambilalihan dari IPS,” kata Da Nang seperti dikutip TribunSolo.com. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Video Viral Susu Sapi di Pasuruan Dibuang, Wakil Ketua DPR Minta Pemerintah Perhatikan Peternak Lokal pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel GLOBAL NEWS Nasdem Pastikan Tak Jadi Oposisi meski Tak Gabung Kabinet Prabowo pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Wakil Ketua Nasdem Saan Mustopa mengatakan Nasdem akan tetap mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran 100 persen jika berasal dari luar kabinet.
“Kami bukan (oposisi), kami tetap di jajaran pemerintahan Pak Prabowo, Pak Gibran. Jadi kami mendukung dan mendukung penuh keputusan dan program politik pemerintahan Pak Prabowo,” kata Saan di Gedung Parlemen. Jakarta, Senin (14). /10/2024).
Baca juga: Kami Tak Minta Kuota Kementerian ke Prabowo, Nasdem: Kami Tahu Sendiri
Saan mengatakan, Partai Nasdem mengedepankan prinsip etika dan kepatutan sehingga tidak mengusulkan jabatan menteri kepada Prabowo.
Pasalnya, Nasdem bukan bagian dari partai politik pendukung Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024.
Oleh karena itu, Nasdem menilai sebaiknya posisi menteri di kabinet Prabowo-Gibran diisi oleh partai politik yang sebelumnya mendukung kedua anggota tersebut.
“Persoalannya lebih dari etika dan kesusilaan, karena Nasdem bukan partai pengusung, jadi kalau misalnya Nasdem ribut di kabinet, rasanya tidak enak, yang diminta dan diminta,” kata Saan.
Baca Juga: NasDem Tegaskan Tak Ada Kabinet Prabowo-Gibran
“Jadi kita dalam posisi untuk mencari tahu sendiri, kita dalam posisi untuk mencari tahu sendiri,” ujarnya lagi.
Saan mengatakan, jika Nasdem mendapat tawaran dari Menteri Prabowo, itu urusan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.
Nantinya ini urusan Pak Prabowo dan Pak Surya, tapi sekali lagi kami akan terus mendukung Pak Prabowo, kata Saan. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung ke ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel GLOBAL NEWS Nasdem Pastikan Tak Jadi Oposisi meski Tak Gabung Kabinet Prabowo pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>