Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Sahbirin Noor tersangka Arsip - SP NEWS GLOBAL INDONESIA https://sp-globalindo.co.id/tag/sahbirin-noor-tersangka/ Berita Seputar Global Indonesia Wed, 09 Apr 2025 07:21:01 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://sp-globalindo.co.id/wp-content/uploads/2024/10/cropped-sp-1-32x32.png Sahbirin Noor tersangka Arsip - SP NEWS GLOBAL INDONESIA https://sp-globalindo.co.id/tag/sahbirin-noor-tersangka/ 32 32 Alasan KPK Belum Tahan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor Meski Ditetapkan Tersangka https://sp-globalindo.co.id/alasan-kpk-belum-tahan-gubernur-kalsel-sahbirin-noor-meski-ditetapkan-tersangka/ https://sp-globalindo.co.id/alasan-kpk-belum-tahan-gubernur-kalsel-sahbirin-noor-meski-ditetapkan-tersangka/#respond Wed, 09 Apr 2025 07:21:01 +0000 https://sp-globalindo.co.id/alasan-kpk-belum-tahan-gubernur-kalsel-sahbirin-noor-meski-ditetapkan-tersangka/ Jagalo, Kombas, – Korupsi dipandu oleh korupsi Ini diprediksi dengan kehendak tersangka ini (ETT2) (6/1024). KPK mengisi ulang Amkur Rah direorganisasi dan mengancam tersangka tersangka. “Uang disediakan untuk kemampuannya. “Jadi uang memindahkan uang. Baca Lagi: CAPIC Calls 5% Sahbir’s Oun’s...

Artikel Alasan KPK Belum Tahan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor Meski Ditetapkan Tersangka pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
Jagalo, Kombas, – Korupsi dipandu oleh korupsi

Ini diprediksi dengan kehendak tersangka ini (ETT2) (6/1024).

KPK mengisi ulang Amkur Rah direorganisasi dan mengancam tersangka tersangka.

“Uang disediakan untuk kemampuannya.

“Jadi uang memindahkan uang.

Baca Lagi: CAPIC Calls 5% Sahbir’s Oun’s Oun’s Noor

“Sekarang uangnya telah melampaui itu. Ada di Republik Meditasi,” di Ahmed. “

KABUNGAN UANG DENGAN FIRE, SIX FREeman, Tersangka, Nama Anak.

Pada saat yang sama, doktrin tersangka tidak dapat dicurigai bahwa tersangka tidak dapat dicurigai.

“Para ahli dimasukkan dalam banyak aspek orang, jadi kerusuhannya tidak hanya enam.”

Sejauh ini, Sibike telah menangkap enam tersangka karena kapal -kapal Khalid di Sabini.

Mereka memiliki artikel -artikel utama di Calemoda Selatan Kemuliaan Winnannana Selatan

Baca Lagi: Tersangka dan Kekayaan dan Sumber Daya yang mencurigakan

Kemudian kendaraan (yud) dan dan dan dan dan nama Andy (dan) namanya.

Sohan, Cuci dan Pusat Sel Otak, Pusat Gedung Otak dan Putih. Ditempatkan di windows dan android.

“KPK di sebelah 20 hingga 30 Maret 26 hingga 20 hingga 20 hingga 20 hingga 20 hari adalah KPK Red and White Peeve Building.

Selain tersangka yang mencurigakan, Kargin adalah satu -satunya nama Saudayar. Namun, lingkungan belum ditangkap.

… Bagian terpisah dari Jepang dari Jepang harus dibebankan:

At the same time, Section 1 of Section 1 of Section 1 of Section 1 of Section 1 of Section 1 of Section 1 of Section 1 of Section 1 of Section 1 of Section 1 of Section 1 of Section 1 of Section 1 of Section 1 of Section 1 of Section 1 of Section 1 of Section 1 of Section 1 of Section 1 of Section 1 of Section 1 of Section 1 of Section 1 of Section 1 of Section 1 of Section 1 of Section 1 of Section 1 of Section 1 of Section 1 of Section 1 of Section 1 of Section 1 of Section 1 of Section 1 of Section 1 Bagian 1 dari Bagian 1 Bagian 1 dari Bagian 1 Bagian 1 dari Bagian 1 Bagian 1 Bagian 1 Bagian 1 Bagian 1 Bagian 1 Bagian 1 Bagian 1 Bagian 1 Bagian 1 dari 1 Bagian 1 dari Bagian 1 dari Bagian 1 dari Bagian 1 Instalasi.

Artikel Alasan KPK Belum Tahan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor Meski Ditetapkan Tersangka pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
https://sp-globalindo.co.id/alasan-kpk-belum-tahan-gubernur-kalsel-sahbirin-noor-meski-ditetapkan-tersangka/feed/ 0
Sejumlah Alasan KPK Belum Tahan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, Ternyata Melarikan Diri https://sp-globalindo.co.id/sejumlah-alasan-kpk-belum-tahan-gubernur-kalsel-sahbirin-noor-ternyata-melarikan-diri/ https://sp-globalindo.co.id/sejumlah-alasan-kpk-belum-tahan-gubernur-kalsel-sahbirin-noor-ternyata-melarikan-diri/#respond Tue, 28 Jan 2025 05:31:04 +0000 https://sp-globalindo.co.id/sejumlah-alasan-kpk-belum-tahan-gubernur-kalsel-sahbirin-noor-ternyata-melarikan-diri/ Jakarta, Kompas.com – Komisi tujuan korupsi disebut Gubernur Selatan Kalimantan (Kalimantan Selatan) Sakhbirin Nur (SHB)) di Kalimantan selatan. Penentuan tersangka Sakhbirin Nur diumumkan pada hari Selasa, 8 Oktober 2024. Namun, hingga sebulan kemudian, lembaga antaragama belum memanggil Sahbirin Noor untuk...

Artikel Sejumlah Alasan KPK Belum Tahan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, Ternyata Melarikan Diri pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
Jakarta, Kompas.com – Komisi tujuan korupsi disebut Gubernur Selatan Kalimantan (Kalimantan Selatan) Sakhbirin Nur (SHB)) di Kalimantan selatan.

Penentuan tersangka Sakhbirin Nur diumumkan pada hari Selasa, 8 Oktober 2024.

Namun, hingga sebulan kemudian, lembaga antaragama belum memanggil Sahbirin Noor untuk dipelajari. Bahkan, politisi pertandingan Golkar tidak ditangkap.

Faktanya, KPK menahan enam tersangka lainnya, yaitu, kepala kantor Caliman selatan Prep Ahmad Sohan (Sol), kepala Cepta karya Kalimanti Yuliani Erlynah (Yul), pemerintahan Tahfiden Darsal Akhmad (AMD) dan the Bagian Akting (AMD). Rumah Gubernur Kalimantanagost Selatan, Februubri Andrean (Februari).

Enam ditahan setelah operasi penahanan (OTT) yang dilakukan oleh KPK di Kalimantan selatan pada 6 Oktober 2024.

Baca juga: Gubernur Kalimantana Sakhbirin Southern Sakhbirin KPK mencurigakan: tidak ditahan, dihindari dan akan disebabkan oleh penyebab KPK

KPK mengatakan beberapa alasan mengapa Sakhbirin Nur tidak dipanggil atau tidak ditahan.

Sekretaris pers KPK, Tessa Mahardhika Sugiaro, mengatakan bahwa Sakhbirin Nur berharap bahwa kelompok penelitian akan menyelesaikan penelitian yang masih berlanjut.

“Setelah berkoordinasi -dengan peneliti, ia melanjutkan dalam proses perencanaan (panggilan Sahbirin Noor), karena proses penelitian juga berlanjut. Peneliti terus bersaksi dan mencari proses,” kata Tessa di gedung itu. Jakarta 15 Oktober 2024.

Sementara itu, wakil presiden KPK Nurul Gufron mengatakan bahwa Badan Antaragama mengharapkan proses pendahuluan untuk merangkum Nur Sakhbirin jika terjadi suborn perkembangan di Kalimantan selatan.

Juga Baca: Gubernur Kalimantana Sakhbirin Southern Nur tidak ditangkap, KPK menyangkal favorit

Diketahui bahwa Sahbirin Noor beradaptasi dengan KPK untuk menentukan tersangka di Pengadilan Distrik Selatan Jakarta (PN).

“Oleh karena itu, KPK menghormati pelaksanaan hak -hak yang relevan (Sahbirin Noor), yang telah mempresentasikan proses awal dan selanjutnya, akan menunggu pra -strategi,” kata Gupron ketika ia menghubungi Rabu (16.16.2024).

Gufron mengatakan bahwa KPK, pada prinsipnya, dalam proses hukum, masih dihormati oleh Hak Asasi Manusia (HAM).

“KPK sesuai dengan hukum salah satu prinsip yang diatur dalam surat 5 dari Pasal 5 adalah penghargaan untuk hak asasi manusia,” katanya.

Baca Juga: Alasan BPK tidak memanggil Gubernur Selatan Kalimantan Sakhbirin Nur, yang merupakan tersangka suap

Mengenai penahanan yang tidak dilakukan, Tess pada 30 Oktober 2024 menekankan bahwa KPK tidak memilih karena Sahbirin Noor tidak menahan.

“Fakta bahwa ada dakwaan bahwa saudara laki -laki Sakhbirin Nur adalah favorit, pemeliharaan selektif majalah itu, KPK belum ditunjukkan, yang tertarik pada politik dilarang dan disebut tersangka, tentu saja kami menunggu proses investigasi.”, kata Tessa dalam pernyataannya. Waktu.

Artikel Sejumlah Alasan KPK Belum Tahan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, Ternyata Melarikan Diri pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
https://sp-globalindo.co.id/sejumlah-alasan-kpk-belum-tahan-gubernur-kalsel-sahbirin-noor-ternyata-melarikan-diri/feed/ 0
KPK Cari Keberadaan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor dari 5 Saksi https://sp-globalindo.co.id/kpk-cari-keberadaan-gubernur-kalimantan-selatan-sahbirin-noor-dari-5-saksi/ https://sp-globalindo.co.id/kpk-cari-keberadaan-gubernur-kalimantan-selatan-sahbirin-noor-dari-5-saksi/#respond Wed, 15 Jan 2025 01:10:54 +0000 https://sp-globalindo.co.id/kpk-cari-keberadaan-gubernur-kalimantan-selatan-sahbirin-noor-dari-5-saksi/ JAKARTA, KOMPAS.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa 5 orang saksi dalam kasus korupsi pekerjaan di Pemerintah Daerah (Pemprov) Kalimantan Selatan di BPKP Kalsel, Selasa (5/11/2024). Kelima saksi tersebut adalah Gusti Muhammad Insani Rahman, pegawai negeri sipil (PNS) Pemprov Kalsel;...

Artikel KPK Cari Keberadaan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor dari 5 Saksi pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
JAKARTA, KOMPAS.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa 5 orang saksi dalam kasus korupsi pekerjaan di Pemerintah Daerah (Pemprov) Kalimantan Selatan di BPKP Kalsel, Selasa (5/11/2024).

Kelima saksi tersebut adalah Gusti Muhammad Insani Rahman, pegawai negeri sipil (PNS) Pemprov Kalsel; Ismail, seorang pedagang; Hamda mandiri; Muhammad Sukini, ketua RT; dan Rensi Sitorus yang merupakan Ketua Perjanjian Pemerintah Kalimantan Selatan.

“Semua saksi hadir,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangannya, Selasa.

Baca juga: KPK Sebut Gubernur Kalsel Sahbir Noor Kabur Usai OTT

Budi mengatakan, penyidik ​​sedang mendalami keterangan saksi mengenai keberadaan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang diduga kabur.

“Penyidik ​​sedang mengetahui keberadaan tersangka gubernur (Sahbir Noor) saat ini,” ujarnya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor atau yang akrab disapa ‘Paman Birin’, kabur usai penggerebekan pada 6 Oktober lalu.

Ader Birin ditetapkan sebagai tersangka kasus suap terkait pembelian barang dan jasa Kementerian Pekerjaan Umum dan Perencanaan (PUPR) di Kalimantan Selatan.

Baca juga: Pengacara Belum Tahu Keberadaan Gubernur Kalsel yang Disebut bungkam di hadapan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Informasi kaburnya Ader Birin terungkap saat anggota Kelompok Kantor Hukum KPK, Indah membacakan jawaban Ader Birin tadi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).

“Selama perkara ini berjalan, penggugat (Ader Birin) melarikan diri dan tidak diketahui keberadaannya,” kata Indha di ruang sidang nomor 7 Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (5/11/2024).

Indah menyatakan, tim penyidik ​​KPK melakukan penyelidikan di banyak tempat, namun gubernurnya tidak ditemukan.

Penyidik ​​lembaga antirasuah melakukan penyelidikan di banyak tempat yang diduga menjadi tempat persembunyian Ader Birin, antara lain di rumah Gubernur Kalimantan, di kantor Gubernur Kalimantan, di rumah Ader Birin, di kantor PUPR Kalimantan Selatan dan lain sebagainya.

Indah melanjutkan, “Pemohon sudah menerima surat pemberitahuan permulaan penyidikan/SPDP namun masih belum jelas.”

Baca juga: KPK Periksa Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dan Kepala Dinas PUPR Penerima Suap.

Indah juga mencatat, Paman Birin tidak menghadiri banyak acara di Pemda Kalsel, seperti Rapat Umum DPRD Kalsel dan Rapat Pembahasan Umum (Raperda) Undang-Undang Daerah Kalsel pada 16 Oktober lalu.

Tugas gubernur kini ada di tangan Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Selatan, meski Paman Birin belum menutup KPK.

Sejak ditetapkan sebagai tersangka, pemohon tidak lagi muncul ke publik, tambah Indah.

Saat dihubungi usai persidangan, kuasa hukum Adeer Birin, Soesilo mengaku tidak mengetahui keberadaan kliennya.

Ia mengaku sudah lama tidak berhubungan dengan Paman Birin.

Namun Soesilo memastikan Paman Birin tidak keluar rumah karena KPK meminta Dirjen Imigrasi mencegahnya.

“Saya sebenarnya tidak tahu persis keberadaannya (Paman Birin) di mana karena tidak ada kontak dengan Pak Gubernur,” kata Soesilo. Dengarkan berita dan pilihan berita kami langsung dari ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk bergabung dengan saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.

Artikel KPK Cari Keberadaan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor dari 5 Saksi pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
https://sp-globalindo.co.id/kpk-cari-keberadaan-gubernur-kalimantan-selatan-sahbirin-noor-dari-5-saksi/feed/ 0
Pengacara Tak Tahu Keberadaan Gubernur Kalsel yang Disebut Kabur oleh KPK https://sp-globalindo.co.id/pengacara-tak-tahu-keberadaan-gubernur-kalsel-yang-disebut-kabur-oleh-kpk/ https://sp-globalindo.co.id/pengacara-tak-tahu-keberadaan-gubernur-kalsel-yang-disebut-kabur-oleh-kpk/#respond Mon, 23 Dec 2024 08:30:51 +0000 https://sp-globalindo.co.id/pengacara-tak-tahu-keberadaan-gubernur-kalsel-yang-disebut-kabur-oleh-kpk/ JAKARTA, KOMPAS.com – Pengacara Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbir Noor alias paman Birin Soesilo mengaku belum mengetahui persis keberadaan kliennya. Pengumuman itu disampaikan Soesilo saat membenarkan keberadaan paman Birin yang buron atau disebut-sebut buron setelah ditetapkan sebagai tersangka suap oleh...

Artikel Pengacara Tak Tahu Keberadaan Gubernur Kalsel yang Disebut Kabur oleh KPK pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
JAKARTA, KOMPAS.com – Pengacara Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbir Noor alias paman Birin Soesilo mengaku belum mengetahui persis keberadaan kliennya.

Pengumuman itu disampaikan Soesilo saat membenarkan keberadaan paman Birin yang buron atau disebut-sebut buron setelah ditetapkan sebagai tersangka suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Tentu saya tidak tahu persisnya dia di mana karena saya tidak berjabat tangan dengan Pak Gubernur,” kata Soesilo saat ditemui wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) pada Selasa (5/11/2024). ). .

Baca juga: KPK Sebut Gubernur Kalsel Sahbir Nur Kabur Usai OTT

Soesilo mengatakan, tim kuasa hukum baru bisa bertemu atau menghubungi paman Biri pada 7-8 Oktober setelah gubernur ditetapkan sebagai tersangka.

Namun, setelah itu, tim kuasa hukum kehilangan kontak dengan paman Bir hari demi hari.

Ia mengaku belum ada pembicaraan lebih lanjut dengan kliennya. Saat dipastikan komunikasi terakhir terjadi, Soesilo mengaku lupa.

Tentu saja, sekarang saya tidak perlu apa-apa lagi, saya tidak lagi menghubungi dia, kata Soesilo.

Meski tak mengetahui keberadaan paman Birin, Soesilo yakin kliennya tidak pergi ke luar negeri. Pasalnya pihak imigrasi saat ini menghalangi paman Bir untuk keluar wilayah Indonesia.

Ia menduga paman Bir butuh waktu untuk menenangkan diri, ketimbang tampil di depan umum dan menghadiri rapat resmi sebagai gubernur.

“Setahu saya Pak Gubernur tidak akan kemana-mana, apalagi ke luar negeri. Itu saja. “Saya berada di tempat saya sekarang karena saya tidak berpegangan tangan sepanjang waktu, saya tidak tahu persisnya,” katanya.

Baca Juga: KPK Periksa Gubernur Kalsel Sahbirin Nuru, Kepala Dinas PUPR Penagih Suap

Tim Kantor Hukum KPK sebelumnya melaporkan, paman Bir kabur atau kabur usai menjalani operasi tangkap tangan (OTT) pada 6 Oktober lalu.

Penyelidik mencarinya di sejumlah tempat persembunyian yang mencurigakan, namun paman Bir tidak ditemukan.

Di sisi lain, Paman Bir juga tidak mengikuti kegiatan yang menjadi kewenangan gubernur, seperti rapat paripurna DPRD Kalsel dan rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) DPRD Kalsel.

“Sampai sidang ini berlangsung, terdakwa masih mencari pemohon. Indah, anggota tim Kantor Hukum KPK, dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengatakan, “Situasi ini jelas menunjukkan bahwa pelapor sebagai tersangka telah melarikan diri atau melarikan diri.”

Kasus Paman Birina sempat dibahas KPK melalui OTT pada 6 Oktober lalu. Dalam operasi tersebut, sekelompok penyidik ​​dan penyidik ​​menangkap beberapa orang yang berada di bawah komandonya.

KPK menetapkan 6 orang lain sebagai tersangka selain paman Birin. Mereka adalah Kepala Dinas PUPR Kalsel Ahmad Solhan, Kepala Cabang Kotapraja Kalsel Yulianti Erlinah, Pengurus Rumah Tahfidz Darussalam Ahmad dan Pj Kepala Bidang Rumah Tangga Gubernur Kalsel Agustya Febry Andrean.

Lalu ada dua pihak swasta yang statusnya dipertanyakan, yakni Sugeng Wahyudi dan Andi Susanto. Dengarkan berita dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.

Artikel Pengacara Tak Tahu Keberadaan Gubernur Kalsel yang Disebut Kabur oleh KPK pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
https://sp-globalindo.co.id/pengacara-tak-tahu-keberadaan-gubernur-kalsel-yang-disebut-kabur-oleh-kpk/feed/ 0
Kronologi OTT Dugaan Korupsi Proyek Pembangunan di Kalimantan Selatan https://sp-globalindo.co.id/kronologi-ott-dugaan-korupsi-proyek-pembangunan-di-kalimantan-selatan/ https://sp-globalindo.co.id/kronologi-ott-dugaan-korupsi-proyek-pembangunan-di-kalimantan-selatan/#respond Mon, 02 Dec 2024 17:11:06 +0000 https://sp-globalindo.co.id/kronologi-ott-dugaan-korupsi-proyek-pembangunan-di-kalimantan-selatan/ Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (08-10-2024) membeberkan kronologi Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT) kasus korupsi proyek pembangunan di Kalimantan Selatan. Komisi Pemberantasan Korupsi OTT menetapkan Gubernur Kalimantan Selatan Sehbiren Noor sebagai tersangka karena diduga menerima hadiah atau janji dari pejabat...

Artikel Kronologi OTT Dugaan Korupsi Proyek Pembangunan di Kalimantan Selatan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (08-10-2024) membeberkan kronologi Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT) kasus korupsi proyek pembangunan di Kalimantan Selatan.

Komisi Pemberantasan Korupsi OTT menetapkan Gubernur Kalimantan Selatan Sehbiren Noor sebagai tersangka karena diduga menerima hadiah atau janji dari pejabat negara, kata Wakil Presiden Nurul Ghufron.

Hal ini disebabkan oleh informasi yang diterima tim investigasi OTT tentang dugaan suap proyek pembangunan di Kalimantan Selatan.

“Informasi pengadaan barang/jasa berbagai paket pekerjaan di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) TA 2024 diambil dari anggaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2024.” Hal itu disampaikan Gufron pada Selasa di Gedung Merah Putih Jakarta.

Baca juga: KPK Sebut Sehbiren Noor Tangani 5 Persen Kasus Suap di Kalimantan Selatan

Gufron mengatakan ada tiga proyek pembangunan yang korup, yakni pembangunan stadion sepak bola, Samsat, dan kolam renang. Ketiga proyek tersebut dimenangkan oleh pihak swasta Sugeng Wahudi (YUD) dan Andi Susanto (AND).

Dia mengatakan, Sugeng dan Andy melakukan hal tersebut dengan menyusun pembelian berupa HPS dan informasi perusahaan yang diperlukan dalam lelang opsi tiga item.

Kemudian konsultan perencanaan YUD dilibatkan dan pengerjaannya dilakukan sebelum kontrak diberikan, ujarnya.

Untuk terpilihnya Sugeng dan Andy, sudah disiapkan kompensasi sebesar 5% atau Rp 1 miliar untuk Gubernur Sehbiren Noor (SHB), kata Gufron.

Katanya, Sugen menyerahkan uang Rp satu miliar kepada Sehbiren Noor dalam kotak karton berwarna coklat.

Dia mengatakan, kartu tersebut diserahkan kepada Yulianthi Erlina (YUL), Kepala Dinas Cipta Karya, atas perintah Ahmed Solkhan (SOL, Kepala Divisi PUPR Kalsel).

Baca juga: Nama Tersangka, Profil dan Harta Kekayaan Gubernur Kalsel Sahrin Noori Berikut Ini

“Itu terjadi di salah satu restoran,” ujarnya. Uang ini merupakan biaya 5% untuk SHB (Sahbirin Noor). Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyita Rp12,5 miliar

Gufron mengatakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp12 miliar atau Rp12.113.160.000 dan US$500.000 dalam penggerebekan di Pemprov Kalsel.

Jumlah tersebut merupakan bagian dari kompensasi Sehbiren Noor sebesar 5% terkait pekerjaan lain di Dinas PUPR Kalimantan Selatan.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selanjutnya menyita enam kotak uang AMD dari pengelola Rumah Tahfidz Darussalam.

Rinciannya, satu kardus berwarna coklat berisi uang Rp 1 miliar, koper hitam berisi Rp 1,2 miliar, dan tas hitam berisi Rp 1 miliar.

Artikel Kronologi OTT Dugaan Korupsi Proyek Pembangunan di Kalimantan Selatan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
https://sp-globalindo.co.id/kronologi-ott-dugaan-korupsi-proyek-pembangunan-di-kalimantan-selatan/feed/ 0
Gubernur Kalsel Sahbirin Noor Tersangka KPK: Belum Ditahan, Sudah Dicegah dan Akan Dipanggil https://sp-globalindo.co.id/gubernur-kalsel-sahbirin-noor-tersangka-kpk-belum-ditahan-sudah-dicegah-dan-akan-dipanggil/ https://sp-globalindo.co.id/gubernur-kalsel-sahbirin-noor-tersangka-kpk-belum-ditahan-sudah-dicegah-dan-akan-dipanggil/#respond Tue, 12 Nov 2024 19:30:52 +0000 https://sp-globalindo.co.id/gubernur-kalsel-sahbirin-noor-tersangka-kpk-belum-ditahan-sudah-dicegah-dan-akan-dipanggil/ JAKARTA, KOMPAS.com – Komisi Pemberantasan Korupsi menuduh Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Nur (SHB) melakukan korupsi dalam proyek pembangunan di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Perencanaan (PUPR) di wilayah selatan. kalimantan. Namun lembaga anti pembajakan tersebut tidak menangkap politikus Partai...

Artikel Gubernur Kalsel Sahbirin Noor Tersangka KPK: Belum Ditahan, Sudah Dicegah dan Akan Dipanggil pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
JAKARTA, KOMPAS.com – Komisi Pemberantasan Korupsi menuduh Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Nur (SHB) melakukan korupsi dalam proyek pembangunan di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Perencanaan (PUPR) di wilayah selatan. kalimantan. Namun lembaga anti pembajakan tersebut tidak menangkap politikus Partai Golkar tersebut.

Bahkan, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) PUPR Kalsel Ahmad Solhan (SOL) dan Ketua Cipta Karya Kalsel Uluianti Erlynah ditangkap. Rumah Tahfidz Darussalam Ahmad (AMD) dan Plt Direktur Pemerintah Kota Kalimantan Selatan Agustya Fewri Andrean (FEB).

Kemudian dua rombongan swasta bernama Sugeng Wahyudi (YUD) dan Andi Susanto (AND).

Solhan, Vulianti, Ahmad dan Fewri ditahan di Rutan Gedung Merah Putih KPK, sedangkan Vahyudi dan Andi ditahan di Rutan Gedung ACLC KPK.

Baca Juga: KPK Sebut Sahbir Noor Dapat 5 Persen Pembiayaan Proyek di Kalsel

Asep Guntur Rahayu, Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi, kemudian menjelaskan alasan Sahbir Noor tidak ditahan. Menurut dia, penangkapan tersangka dilakukan sesuai arahan penerimaan suap dari para tersangka.

Operasi tersebut diketahui bermula dari operasi penyamaran (OTT) yang dilakukan KPK pada 6 Oktober 2024 di Kalimantan Selatan.

Guntur mengatakan, dugaan uang suap tidak sampai ke tangan Sahbir Noor (SHB).

Begitulah uang bergerak, kata Asep di Gedung Merah Putih KPK Jakarta, Selasa (8/10/2024).

Namun tidak ada yang diberikan kecuali uang ini, jadi tetap pada saudara AHM, ujarnya.

Baca juga: Alasan KPK Tak Tangkap Gubernur Kalsel Sahbir Noor Apapun Nama Tersangkanya

Nantinya, KPK dari OTT menetapkan enam tersangka. Sementara itu, penetapan Shabir Noor sebagai tersangka dilakukan setelah dibukanya kasus yang ditemukan cukup bukti untuk menetapkan tersangka.

“Saat dilakukan pengecekan terhadap orang yang ditangkap, ternyata ada kaitannya dengan beberapa pihak, sehingga tersangkanya tidak hanya enam orang,” ujarnya. Peringatan telah dikeluarkan

Meski tak ada upaya untuk menangkap Sahbir Noor, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Direktorat Jenderal Imigrasi (Kemenkumham) Kementerian Hukum dan HAM mencegah kunjungan Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan tersebut. luar negeri selama dua periode.

Gubernur Kalimantan Selatan (Sahbirin Nur) tidak boleh keluar negeri hingga tanggal 7 Oktober 2024, kata Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto dalam keterangannya, Rabu (10/9/2024).

Setelah tindakan pencegahan tersebut, Sahbir Nur meninggalkan Indonesia dan pergi ke negara lain.

Baca Juga: Data dan Harta Kekayaan Gubernur Kalsel Sahbir Nur Dipanggil dan Diancam DPO 2 Periode yang Ditetapkan Tersangka KPK

Tak hanya itu, KPK juga memastikan akan mengundang Sahbrin Noor untuk tes tersebut. Namun, waktu pasti panggilan telepon tersebut tidak diungkapkan.

Artikel Gubernur Kalsel Sahbirin Noor Tersangka KPK: Belum Ditahan, Sudah Dicegah dan Akan Dipanggil pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
https://sp-globalindo.co.id/gubernur-kalsel-sahbirin-noor-tersangka-kpk-belum-ditahan-sudah-dicegah-dan-akan-dipanggil/feed/ 0