Artikel Israel Sudah Luncurkan 300 Serangan ke Suriah sejak Assad Tumbang 2 Hari Lalu pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Hal ini dilaporkan pada Selasa (10/12/2024) oleh Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, sebuah badan pengawas militer.
Serangan udara Israel di Suriah terus mengklaim bahwa mereka telah menghancurkan fasilitas militer terpenting negara tersebut.
Baca juga: Bagaimana Pemberontak Suriah Menggulingkan Presiden Bashar al-Assad dan Apa Peran Turki?
Assad melarikan diri dari Suriah setelah kelompok pemberontak yang dipimpin oleh kelompok Hayat Tahrir Al Sham (HTS) menyerang dan menguasai ibu kota, Damaskus.
Jatuhnya Assad telah memicu perayaan di Suriah dan diaspora di seluruh dunia.
Keluarga Assad dikenal karena penolakannya untuk menerima konsesi dan menggunakan jaringan penjara yang kompleks untuk mencegah warga Suriah melepaskan diri dari garis Partai Baath.
Perang saudara di Suriah telah menewaskan 500.000 orang, membuat separuh penduduknya meninggalkan rumah mereka dan membuat jutaan orang mengungsi.
Negara ini menghadapi ketidakpastian yang mendalam setelah runtuhnya pemerintahan yang menjalankan setiap aspek kehidupan sehari-hari sesuai dengan citra Assad dan ayahnya, yang mewarisi kekuasaan dari presiden terguling tersebut.
Israel sendiri telah melakukan ratusan serangan terhadap Suriah sejak dimulainya perang saudara pada tahun 2011, ketika Assad menghancurkan gerakan demokrasi.
Sejak pembebasannya, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan mereka telah mendokumentasikan lebih dari 300 serangan Israel.
Baca Juga: Israel Hancurkan Senjata di Suriah Usai Pemberontak Tumbangkan Assad
Wartawan AFP di ibu kota Damaskus mendengar ledakan besar pada hari Selasa namun tidak dapat memastikan secara independen penyebab atau besarnya serangan tersebut.
Sebelumnya pada Senin (12/09/2024), Israel mengatakan pihaknya mengerahkan sisa senjata kimia atau rudal jarak jauh dan roket untuk mencegahnya jatuh ke tangan “ekstremis”.
Observatorium, yang mengandalkan jaringan sumber di sekitar Suriah, mengatakan Israel telah “menghancurkan fasilitas militer besar di Suriah”.
Kelompok tersebut mengatakan serangan itu mencakup senjata, kapal perang rezim Assad dan pusat penelitian yang diyakini oleh negara-negara Barat terlibat dalam produksi senjata.
Jurnalis AFP menemukan pusat penelitian pertahanan hancur pada hari Selasa.
Artikel Israel Sudah Luncurkan 300 Serangan ke Suriah sejak Assad Tumbang 2 Hari Lalu pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Israel Serang Suriah, 10 Orang Tewas, Ada Tujuan Apa? pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, sebagian besar korban tewas adalah warga sipil.
Menurut mereka, serangan Israel ke Suriah justru terjadi di wilayah Qusair yang bersinggungan dengan Lebanon.
Baca juga: Presiden Suriah Bashar al-Assad terjebak di antara Iran dan Israel
Seorang pemantau perang yang berbasis di Inggris mengatakan tiga serangan Israel menargetkan kota Qusayr yang dikuasai Hizbullah dan daerah sekitarnya.
Tak sampai disitu saja, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia kemudian melaporkan adanya serangan baru di provinsi tersebut.
“Satu serangan menargetkan depot senjata dan depot bahan bakar Hizbullah di kota industri Qusair, menewaskan tujuh warga sipil dan tiga warga Suriah yang bekerja untuk kelompok Lebanon,” kata mereka, menurut kantor berita AFP.
Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia menambahkan, insiden penargetan Israel di Suriah kali ini juga mengakibatkan 11 orang lainnya terluka.
“Serangan lainnya menargetkan gudang di dekat perbatasan Lebanon dan jembatan Qusayr Selatan,” kata mereka. Apa maksud dan tujuan Israel?
Juru bicara militer Israel Avichay Adraee mengatakan pasukan Israel menyerang gudang senjata dan markas besar yang digunakan oleh kelompok Hizbullah di wilayah Qusayr, Suriah.
Adraee mengatakan serangan itu merupakan upaya untuk mentransfer senjata dari Iran melalui Suriah ke Hizbullah Lebanon.
Baca juga: Israel Serang Suriah padahal Juga Serang Iran
Kementerian resmi Suriah SANA mengatakan Israel menyerang kawasan industri Qusayr dan beberapa kawasan pemukiman. Menurut dia, penyerangan tersebut menimbulkan kerugian materil.
Perbatasan darat yang luas antara Israel dan Suriah berada di bawah tekanan yang meningkat setelah perang antara Israel dan Hizbullah pecah bulan lalu.
Israel membuat penyeberangan perbatasan utama yang dikenal sebagai Masna di sisi Lebanon tidak bisa ditembus bulan ini.
Persimpangan lain yang menghubungkan Lebanon ke Qusayr tidak dapat dilewati minggu lalu karena serangan Israel.
Israel menuduh Hizbullah menggunakan senjata dari Suriah sebagai titik persimpangan di negara itu, yang telah menjadi jalur laut dan udara bagi ribuan orang yang melarikan diri dari perang di Lebanon.
Terdapat enam penyeberangan perbatasan resmi antara Lebanon dan Suriah, namun banyak penyeberangan perbatasan ilegal yang jarang terjadi.
Baca Juga: Serangan Udara Turkiye Tewaskan 12 Warga Sipil di Suriah
Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk menggunakan saluran whatsapp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Israel Serang Suriah, 10 Orang Tewas, Ada Tujuan Apa? pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>