Artikel BSSN Klaim Sirekap Sudah Oke, tapi… pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Jakarta, Compass.com – Sibry dan Sandi Sandi (BSSN) mengatakan sistem informasi dengan rekapitulasi (Sierkap) yang dimiliki oleh Komisi untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam rangka dalam pemilihan lokal saat ini 2024.
BSSN, Hins Siburian, mengatakan partainya telah lama berhubungan dengan KPU.
“Ketika mereka membangun Sycap, tentu saja kita melihat dari sisi keamanan,” kata Hinsa setelah pertemuan kerja dengan Komisi Perwakilan, yang pada hari Kamis (111, 2014) tentang persiapan pemilihan.
“Pesan kemarin, hasil monitor dari teman -teman, umumnya baik,” katanya.
Dia menjelaskan bahwa sistem elektronik harus dipertimbangkan dari kedua sisi.
Baca Juga: KPU mencoba menghitung pemilihan saat ini 2024
Pertama, ketika datang ke reliabilitas, sejauh mana sistem elektronik dapat bekerja dengan benar.
Kedua, BSSN melihat halaman keamanan, jika ada hal -hal yang perlu ditambahkan untuk meningkatkan keamanan sistem elektronik.
Dia mengakui bahwa KPU membuat penyesuaian ke arah BSSN ketika mereka berkoordinasi satu sama lain tentang pengembangan petualangan.
“Tentu saja keandalan antara mereka dan pengembang,” katanya.
Namun, BSSN mengakui bahwa dia tidak akan tahu apakah Sypak bisa 100 % aman dari infiltrasi atau peretasan sebelum pemilihan lokal saat ini 2024.
“Tidak ada istilah 100 % di ruang cyber. Yang disukai adalah bagaimana upaya kita yang kita harapkan, bagaimana ketajaman kita diperkirakan dan apa yang kita lakukan,” katanya.
Baca Juga: KPU akan menggunakan pertandingan seluler di 2024 Pilkada
Sebelumnya mengumumkan bahwa KPU Indonesia telah meluncurkan ayah seluler untuk pemilihan lokal 2024 saat ini.
“Jadi beberapa serangkaian teknologi informasi (Sirekap), God Wants, akan paling baik dilakukan dalam pemilihan pada tahun 2024,” kata anggota KPU RI Betty Epsilon Idroos di KPU, Jakarta, Kamis (7. 11./2024).
Betty mengatakan bahwa dibandingkan dengan versi Sirekap, ada peningkatan tertentu dalam KPU KPU KPU dalam pemilihan 2024.
Misalnya, ada formulir dengan tanda -tanda kolom dan baris untuk mempercepat transfer sistem informasi dari serpe web.
Artikel BSSN Klaim Sirekap Sudah Oke, tapi… pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Terbukti Ubah Suara di Sirekap, 2 Anggota KPU Kabupaten Kepulauan Sangihe Diberhentikan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Keduanya terbukti melanggar Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) karena melakukan perubahan suara pada aplikasi sistem pemungutan suara (Sîrekap).
Ketua DKPP Heddy Lugito mengatakan saat membacakan putusan perkara nomor 179, “Penjatuhan pidana pemberhentian tetap terhadap Terdakwa I Ismed Tumonda dan Terdakwa II Aika Christina Pangemanan selaku anggota KPU Kabupaten Kepulauan Sangihe.” -PKE-DKPP/VIII/2024 dalam pengumumannya pada Selasa (19 November 2024).
Baca juga: KPU berupaya menghindari rendahnya jumlah pemilih pada Pilkada Serentak 2024.
Perbuatan dua anggota bernama Ismed dan Aike menyebabkan perbedaan data perolehan suara antara C. Hasil dan D. Encam di lima kecamatan di Kabupaten Sangi.
Meski kedua terdakwa membantah perbuatannya, DKPP memperoleh bukti catatan kegiatan dari rekening Sirekap.
Terbukti mereka menambah dan mengurangi perolehan suara pada pemilihan parlemen (Pileg) 2024.
Berdasarkan peninjauan dan pemeriksaan internal KPU Provinsi Sulut, kedua terdakwa melanggar kewenangan dan peraturan perundang-undangan, sehingga dijatuhi hukuman pengusiran sementara.
DKPP menilai tindakan Kustodian terbukti melanggar prinsip integritas, independensi, dan kehormatan penyelenggara pemilu serta terbukti merugikan semangat dan harkat dan martabat KPU Pemerintah Pulau Sangihe serta kredibilitas hasil pemilu. pemilu pada tahun 2024″, Majelis mengumumkan. Anggota Mihemed Tio Aliansyah.
Baca juga: KPU Ingatkan Tetap Jaga Kinerja Unggul Jelang Pilkada 2024
Terdakwa terbukti melanggar ketentuan Pasal 6 ayat (2) huruf b dan c, Pasal 6 ayat (3) huruf a, c dan e, Pasal 7 ayat (1), Pasal 8, Pasal 10, Pasal 12, dan Pasal 14 Peraturan DKPP no. 2 Tahun 2017 tentang Kode Etik dan Tata Cara Penyelenggara Pemilu.
Selain menjatuhkan putusan terhadap dua anggota KPU Kabupaten Kepulauan Sangihe, DKPP juga memutus 6 perkara yang disangkakan kepada 29 penyelenggara pemilu pada Senin (18 November 2024).
Sanksi yang berlaku adalah teguran berat (10), teguran berat terakhir (5), pemberhentian kepala departemen/koordinator (5) dan pemberhentian tetap (2).
Sedangkan 11 terdakwa lainnya direhabilitasi atau dipulihkan nama baiknya karena tidak terbukti melanggar KEPP. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Terbukti Ubah Suara di Sirekap, 2 Anggota KPU Kabupaten Kepulauan Sangihe Diberhentikan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel BSSN Sebut Selalu Berkoordinasi Saat KPU Mengembangkan Sirekap pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>“Seperti saya sampaikan tadi, kami sudah beberapa waktu berkoordinasi dengan KPU, ketika mereka membangun Sirekap, kami juga melihatnya dari sisi keamanan,” kata Ketua BSSN Khinsa Siburyan usai rapat kerja. bersama Komisi DPR RI Persiapan Pilkada, Kamis (11/7/2024).
Diakuinya, KPU melakukan penyesuaian sesuai instruksi BSSN dan menyepakati bersama pengembangan Sirecap.
“Tentunya ada kehandalan antara mereka dan pengembang,” tegasnya.
Baca juga: BSSN Bilang Sirekap Oke, Tapi…
Namun BSSN mengaku belum bisa memastikan apakah Sirekap bisa dijamin 100 persen aman dari peretasan atau hacking menjelang Pilkada Serentak 2024.
“Tidak ada keamanan 100% di dunia maya. Prioritasnya adalah bagaimana kita berusaha, bagaimana kita memprediksi, seberapa tajam prediksi kita, dan apa yang kita lakukan,” ujarnya.
Dijelaskannya, sistem elektronik harus dilihat dari dua sisi.
Pertama, dari segi keandalan, yaitu sejauh mana suatu sistem elektronik dapat berfungsi dengan baik.
Kedua, BSSN melihat dari sisi keamanan untuk melihat apakah ada hal-hal yang perlu ditambahkan untuk meningkatkan keamanan sistem elektronik.
“Laporan ke saya kemarin, hasil pantauan dari teman-teman, secara umum semuanya baik-baik saja,” kata Hinsa.
Baca juga: Partai Komunis Ukraina Berusaha Pastikan Responnya Tak Menurun Saat Penghitungan Serentak Pilkada 2024
Diberitakan sebelumnya, KPU Indonesia hari ini meluncurkan Sirekap Mobile untuk Pilkada Serentak 2024.
Jadi Insya Allah beberapa rangkaian teknologi informasi (Sirekap) akan optimal untuk diterapkan di Pilkad 2024, kata Betty Epsilon Idroos, Anggota KPU Indonesia, Kamis (7/11/2019) di Kantor KPU Jakarta. 2024).
Betty mengatakan untuk Pemilu 2024, KPU telah melakukan beberapa penyempurnaan pada Sirekap Mobile dibandingkan versi Sirekap.
Misalnya saja terdapat form yang berisi penanda pada kolom dan baris untuk mempercepat konversi sistem informasi dari Web Sirekap.
Selain itu, terdapat proteksi aritmatika untuk mendeteksi kesalahan input pada sistem Sirekap Mobile yang dikelola oleh staf Panitia Kelompok Pemungutan Suara (KPPS).
Artikel BSSN Sebut Selalu Berkoordinasi Saat KPU Mengembangkan Sirekap pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>