Artikel Bahaya Memakai Soda Api untuk Merontokkan Cat Mobil pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Soda kaustik dianggap efektif untuk menghilangkan noda dan noda membandel, tetapi jelas merupakan salah satu bahan kimia paling keras di lantai mobil.
Lung Lung, pemilik bengkel Dokter Mobil, menjelaskan penggunaan baking soda pada mobil berisiko besar dan merusak berbagai bagian mobil.
Baca Juga: Mana yang Lebih Baik Dibandingkan Transmisi AT dan CVT?
“Kalau tidak hati-hati nanti pecah. Caustic soda sangat korosif dan bisa merusak cat mobil, plastik, dan bagian logamnya,” kata Lun Lun, Kamis (26/12/2024).
Ia menjelaskan, kerusakan akibat soda kaustik tidak hanya terjadi pada bagian luar mobil saja. Cairan ini juga dapat merusak bagian penting mesin jika penggunaannya tidak terkontrol. Lun Lun memperingatkan bahwa cairan tersebut dapat menyebabkan karat dan melemahkan struktur baja.
“Soda kaustik seringkali digunakan secara sembarangan oleh masyarakat yang ingin menghemat biaya pembersihan. Bahkan, dampaknya justru membuat perawatan menjadi lebih mahal,” kata Lung Lung.
Alternatifnya, Lung Lung merekomendasikan penggunaan produk pembersih yang dirancang khusus untuk mobil Anda. Produk ini umumnya didesain aman terhadap cat, kaca, dan material lainnya.
Baca juga: Waspada, Menjemput Orang Saat Libur Natal Bisa Dikenai Denda
“Sebaiknya gunakan bahan yang teruji dan aman untuk mobil Anda. Perbaikan mobil itu butuh kehati-hatian, jadi jangan terkecoh dengan hasil yang cepat,” ujarnya. Dengarkan berita terkini dan cerita pilihan langsung dari ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda dan kunjungi saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan aplikasi WhatsApp sudah terinstall.
Artikel Bahaya Memakai Soda Api untuk Merontokkan Cat Mobil pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Ratusan Kendaraan Rusak Akibat Cairan Kimia Tumpah, Biaya Perbaikan Bisa Jutaan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Video beberapa kendaraan yang disiram soda kaustik pun viral di media sosial, salah satunya diunggah di akun Instagram ID Kota Bandung.
Diketahui lebih dari 150 kendaraan tersiram cairan kimia tersebut setelah kapal tanker CV Yasindo Multi Pratama berbobot 20 ton bocor saat melakukan perjalanan dari Purwakarta menuju Bandung, tepat di jalan Cikalong Wetan hingga Padalarang.
Baca Juga: Penyebab Kekerasan Lalu Lintas Jalan: Mengapa Masyarakat Marah?
Akibat tumpahnya cairan kimia berbahaya tersebut, mobil mengalami kerusakan, seperti cat bodi terkelupas, velg rusak, karat logam, bahkan mesin mati.
CEO Topcoat Indonesia Christopher Sebastian mengatakan cairan soda kaustik atau caustic soda mengandung natrium hidroksida atau NaOH yang dapat merusak cat dan body kendaraan.
“Soda kaustik merupakan bahan kimia yang sangat kaustik dan dapat menyebabkan kerusakan serius pada cat mobil, sedangkan natrium hidroksida dapat merusak lapisan cat mobil. Pertolongan pertama tentu saja dengan membilasnya dengan air bersih dan tidak menyentuh mobil. badannya langsung pakai tangan,” ujarnya Christopher, Rabu (25/12/2024), saat dihubungi Kompas.com.
Sementara itu, pemilik Ketok Halus 2000 Bambang Sukoco mengatakan, cairan kimia tersebut dapat merusak bodi mobil.
Baca juga: Pertolongan Pertama Setelah Mobil Terendam Banjir
“Cairan kimia memang bisa merusak bodi mobil, tapi kerusakannya tergantung dari cairannya. Ada yang merusak secara langsung, ada pula yang tidak langsung. Namun jika terkena cairan kimia, segera cuci kendaraan dengan air sebagai pertolongan pertama. kata Bambang.
Biaya perbaikan jenazah yang rusak akibat terkena cairan kimia bisa mencapai jutaan rupee.
“Untuk perbaikan cat bodi keseluruhan (misalnya Toyota Avanza), harganya mencapai Rp 7 juta,” kata Bambang. Dengarkan berita terbaru dan pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Ratusan Kendaraan Rusak Akibat Cairan Kimia Tumpah, Biaya Perbaikan Bisa Jutaan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Apa Efek Soda Api? Ini 3 Daftarnya… pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Larutan kimianya adalah natrium hidroksida (NaOH) 48 persen atau natrium hidroksida.
Soda kaustik tidak beracun, tetapi dalam bentuk padat dan larutan bersifat korosif.
Pastikan untuk membaca artikel ini yang menjelaskan efek paparan soda.
Baca juga: 8 Kemungkinan Efek Samping Makan Baking Soda Apa saja efek Caustic Soda?
Menurut laman Agency for Toxic Substances and Disease Registry (ATSDR), baking soda merupakan zat padat berwarna putih tidak mudah terbakar yang menyerap uap air dari udara.
Ketika dilarutkan dalam air atau dinetralkan dengan asam, soda kaustik menghasilkan panas berlebih, yang mungkin cukup untuk menyalakan bahan yang mudah terbakar.
Efek dari soda kaustik adalah sebagai berikut: Iritasi pada selaput lendir
Menghirup debu, asap atau aerosol dari soda kue dapat mengiritasi selaput lendir di hidung, tenggorokan, dan saluran pernapasan.
Zat ini tidak berbau, sehingga jika terdeteksi konsentrasi berbahaya tidak akan memberikan peringatan bau.
Terlalu banyak soda kue memecah protein dalam jaringan dan membunuh sel.
Baca Juga: 8 Minuman Buruk Bagi Kesehatan Termasuk Minuman Soda dan Bersoda
Efek baking soda dalam bentuk padat maupun cair dapat menyebabkan luka bakar jika bersentuhan langsung.
Beberapa kasus baking soda telah menyebabkan luka bakar parah yang mempengaruhi jaringan internal tubuh.
Selain kena kulit, soda juga bisa mengiritasi mata.
Terlalu banyak soda kue akan mengeringkan protein di mata, menyebabkan luka bakar parah dan kerusakan mata. Dalam kasus ekstrim, hal ini menyebabkan kebutaan. Gangguan saluran cerna
Efek soda juga bisa merusak saluran pencernaan.
Jika tertelan secara tidak sengaja, soda dapat menyebabkan kerusakan parah pada bibir, lidah, mukosa mulut, kerongkongan, dan lambung.
Namun, soda ash digunakan secara komersial dalam bentuk padat dan sebagai larutan air 50 persen.
Misalnya soda digunakan untuk membuat sabun, pewarna, susu, dll.
Namun, pastikan bahan-bahan ini disimpan di tempat yang sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari bahan organik dan pengoksidasi, asam, dan bubuk logam.
Baca juga: Kenapa Minum Soda Setiap Hari? Ulasan ini…
Dengarkan berita terkini dengan filter berita kami di ponsel Anda. Pilih saluran komunikasi favorit Anda untuk bergabung dengan saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Apa Efek Soda Api? Ini 3 Daftarnya… pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>