Artikel Bocoran Performa Chip Snapdragon 8 Elite, Panas dan Boros Daya? pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Berdasarkan postingan media sosial Weibo yang konon berasal dari akun resmi Qualcomm, prosesor chipset (CPU) penerus Snapdragon 8 Gen 3 ini memiliki kecepatan clock dasar 2,78 GHz dan boost 4,09 GHz.
Tapi ada sesuatu yang aneh. Dalam penggunaan normal, suhu chipset ini bisa mencapai 98,5 derajat Celcius. Artinya suhu CPU ini hampir sama dengan air mendidih yang bersuhu 100 derajat Celcius.
Pada suhu tersebut, chipset memiliki konsumsi daya sekitar 20 watt. Menurut laporan XDADevelopers, angka tersebut lebih tinggi dibandingkan konsumsi daya Snapdragon 8 Gen 2 atau Gen 3 yang memiliki daya maksimal 13,67 dan 17,37 watt.
Baca juga: Qualcomm Klaim Snapdragon X Elite Lebih Cepat dari Apple M3
Artinya, beberapa vendor ponsel harus memasang baterai dengan kapasitas lebih besar dari biasanya, mungkin 6.000 mAh, bukan 5.000 mAh, karena Snapdragon 8 Elite akan memiliki konsumsi daya yang relatif tinggi.
Belum bisa dipastikan performa, suhu maksimal, dan konsumsi daya Snapdragon 8 Elite akan sama atau tidak.
Namun yang jelas artikel di atas diunggah sekitar tiga bulan lalu, sehingga Qualcomm mungkin telah melakukan beberapa optimasi untuk mengoptimalkan chipset terbarunya, namun tidak panas dan tetap efisien.
Selain Snapdragon 8 Elite yang memiliki CPU dengan clock 2,78 GHz dan 4,09 GHz, Qualcomm dikabarkan akan memiliki varian lain dari Snapdragon 8 Elite yang sudah diuji oleh Samsung.
Baca Juga: Qualcomm Luncurkan Chip Snapdragon 6 Gen 3, Bawa AI ke Smartphone Kelas Menengah
Dua di antaranya adalah chipset Snapdragon 8 Elite yang memiliki CPU dengan base/boost clock speed 2,90/4,19 GHz dan CPU 3,53 GHz/4,47 GHz, seperti dirangkum KompasTekno dari Gizmochina, Minggu (20/10/2024). ).
Belum diketahui apakah performa varian Snapdragon 8 Elite lainnya sudah benar atau belum, yang mirip dengan performa PC atau laptop. Beri tahu kami kapan chipset Qualcomm terkuat akan terungkap dalam waktu dekat. Dengarkan berita dan pilihan terbaru kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran baru yang ingin Anda ikuti saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan aplikasi WhatsApp sudah terinstal.
Artikel Bocoran Performa Chip Snapdragon 8 Elite, Panas dan Boros Daya? pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Ini Alasan Rumah di Timur Tengah Berbentuk Kotak Tanpa Genteng pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Corak rumah di Timur Tengah berbeda dengan rumah komunal, termasuk yang ada di Nesia.
Namun jenis bangunan yang dibangun pasti ada alasannya. Tujuannya untuk menciptakan kenyamanan dan keamanan bagi penghuni rumah.
Bapak Bambang Eka Jaya, Wakil Presiden Perusahaan Real Estate Indonesia (REI) Bambang Eka Jaya mengatakan, secara umum rumah yang dibangun memiliki dua peran: sebagai tempat tinggal dan sebagai simbol budaya setempat.
Baca Juga: Pentingnya Brandgang, Selesaikan Perselisihan Antar Tetangga di Apartemen
Kata Bambang saat dihubungi Kompas.com, Selasa (21/9/2021), “Selain sebagai tempat berteduh, rumah juga menjadi simbol budaya lokal,” kata Bambang.
Dalam bidang pekerjaan sebagai tempat tinggal, pembangunan sebuah rumah harus memperhatikan lingkungan dan iklim setiap kawasan.
Hal ini pula yang menyebabkan tampilan rumah di berbagai negara berbeda-beda karena banyak faktor yang mempengaruhi, terutama iklim.
Beda dengan rumah di gurun pasir, termasuk rumah di daerah tropis, jelasnya.
Menurut Bambang, tujuan dibangunnya rumah berbentuk kotak tanpa atap di Timur Tengah adalah untuk mencegah panas matahari masuk ke dalam ruangan.
Ingat, Timur Tengah merupakan wilayah gurun dengan sinar matahari yang panas dan lembab.
Baca selengkapnya: Ide mendekorasi jendela rumah agar lebih indah
Suhu di gurun pasir biasanya hangat dan panas pada siang hari, namun sebaliknya suhu sangat dingin pada malam hari.
Oleh karena itu, rumah-rumah di Timur Tengah dibangun dari material tanah liat yang tebal dan berbentuk persegi.
Dinding tanah liat sangat berguna untuk menyimpan panas di bawah terik matahari. Pada malam hari, tembok ini mampu memberikan kehangatan bagi penghuninya.
Karena cuaca pada akhirnya mempengaruhi perbedaan bentuk rumah di Indonesia. yang didesain dengan bukaan, ventilasi dan banyak jendela, termasuk penggunaan atap genteng.
Jadi, pada umumnya rumah di daerah beriklim panas seperti rumah di Indonesia umumnya berkonsep terbuka dan memiliki ventilasi, termasuk atap yang terbuat dari genteng, itulah alasan dipasangnya genteng agar air hujan tidak turun. , “katanya. . Ledakan Serangga.
Artikel Ini Alasan Rumah di Timur Tengah Berbentuk Kotak Tanpa Genteng pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Rumah Igloo Menyerupai Kubah, Ini Penjelasannya pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Igloo adalah rumah berbentuk lingkaran atau kubah yang terbuat dari salju atau es.
Rumah yang bentuknya tidak beraturan ini dihuni oleh penduduk asli Amerika, suku Inuit yang tinggal di daerah dingin Kanada bagian utara dan Alaska.
Suku Inuit ini dikenal juga dengan sebutan suku Eskimo.
Biasanya Igloo menjadi tempat perlindungan sementara bagi suku Eskimo, khususnya untuk berburu anjing laut.
Meski tidak umum, banyak yang menjadikan Igloo sebagai rumah atau tempat tinggal permanennya.
Baca juga: Mengapa Rumah Timur Tengah Memiliki Ubin
Tapi tahukah Anda mengapa igloo adalah tempat yang tepat bagi orang Eskimo untuk tinggal?
Wakil Direktur Real Estate Indonesia (REI) Bambang Eka Jaya mengatakan Iglo atau rumah bundar lebih cocok dibangun di daerah kutub.
Tujuannya adalah untuk mengurangi dampak salju.
“Badai salju sering terjadi di wilayah Polandia. Bentuk rumah yang melingkar sangat cocok untuk meredam dampak angin yang tiba-tiba. Bayangkan sebuah dinding sudut atau bidang lurus yang benar-benar mampu memecah badai yang kuat,” Kompas.com. Hal itu diungkapkan Bambang saat dihubungi, Selasa (28/9/2021).
Menurut Bambang, wilayah kutub sebagian besar dingin dan bersalju. Hal ini pula yang menjadi alasan mengapa Igloo dibuat dari bahan ini.
Selain itu, igloo berbentuk lingkaran dapat dibuat dengan es karena lebih mudah dibandingkan bahan lain seperti kayu atau logam.
Bambang mengatakan, salju yang digunakan untuk membuat igloo lambat laun akan mengering dan mengeras menjadi es padat.
Baca Juga: Delapan Fakta dan Rahasia Arsitektur Mesir
Cara ini dapat mencegah masuknya udara dingin ke dalam ruangan.
Richmond.com juga melaporkan bahwa meski terbuat dari es, suhu di dalam ruang igloo akan tetap hangat.
Artikel Rumah Igloo Menyerupai Kubah, Ini Penjelasannya pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>