Artikel SP NEWS GLOBAL Tawarkan Resor Perkotaan, Summarecon Incar Penjualan Rp 700 Miliar pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Mendukung pusat pemerintahan dan bisnis untuk terus berkembang dengan fasilitas yang lengkap, kawasan Serpong dengan total luas 8.000 hektar telah berkembang menjadi destinasi komersial dan residensial terpopuler saat ini.
PT Summarecon Agung Tbk dengan perumahan skala perkotaan seluas 850 hektar, Summarecon Serpong, merespons dinamika dan peluang tersebut dengan serangkaian pengembangan.
Baca juga: Pesan Anak Buah Basuki ke Menteri Perumahan Rakyat Kabinet Prabowo
Yang terbaru adalah produk residensial bernama Louise di Distrik Melody. Mengadopsi gaya arsitektur modernis klasik yang biasa ditemukan di Pantai Timur Amerika Serikat, Louise akan melakukan debut publiknya pada 15 Oktober 2024.
Kompleks seluas 4,68 hektar dengan tema wisata perkotaan ini dibangun untuk memenuhi kebutuhan pasar eksisting atau pelanggan setia dan pasar baru dengan kapasitas finansial yang lebih besar (pertumbuhan daya beli).
General Director PT Summarecon Agung Tbk Albert Luhur mengatakan, jumlah konsumen dengan daya beli meningkat atau biasa disebut upgrader sangat signifikan.
Albert menilai peningkatan jumlah konsumen yang mengalami peningkatan kelas ini menyiratkan hadirnya PSN di kawasan Serpong yang pada gilirannya menyebabkan peningkatan permintaan terhadap hunian baru dan ruang komersial.
Baca Juga: Fahri Hamzah Bakal Masuk Kabinet Prabowo, Sebut Tugas di Sektor Real Estate
Albert menanggapi Kompas.com pada Selasa (15 Januari) dengan mengatakan: “Mereka telah menyadari keberlanjutan, teknologi, kualitas, prestise, dan ruang yang lebih besar untuk mendukung gaya hidup mereka dan membantu memudahkan aktivitas masyarakat. Selain menjadi ikon sosial.” Oktober 2024).
Oleh karena itu, komposisi satuan yang lebih besar yaitu 10 x 15 meter persegi lebih besar dibandingkan dengan komposisi satuan yang lebih kecil atau 8 x 15 meter persegi yaitu 55% berbanding 45%.
Summarecon Serpong juga menunjuk arsitek kelas dunia Thomas Elliott dari PAI Design untuk mendesain Louise, yang menggabungkan fitur teknologi mutakhir, keberlanjutan, efisiensi energi, dan lingkungan alam.
Rachmat Taufick Hardi, kepala desain dan perencanaan Summarecon Serpong, menjelaskan fasad modern klasik Amerika dengan penambahan jendela ceruk di kamar tidur utama menjadi nilai tambah pada desain Louise.
Proyek yang menonjol dari dinding utama memberikan tampilan khas pada fasad rumah dan dapat digunakan sebagai tempat duduk atau bersantai.
Konsep plafon tinggi pada ruang tamu dengan jendela kaca di sekelilingnya membuat hunian ini tidak memerlukan penerangan buatan dan ventilasi silang membuat penggunaan AC tetap minimum, jelas Taufick.
Baca Juga: Beberapa Tokoh Ini Sempat Disebut-sebut Akan Menjadi Menteri Infrastruktur dan Perumahan di Kabinet Prabowo.
Direktur Pemasaran Summarecon Serpong Ferry Susanto menambahkan, dengan tawaran ini, pasar menyambutnya dengan antusias.
Sebanyak 1.500 distributor memenuhi pesanan dalam rantai pengetahuan produk pada hari pertama presentasi ke publik.
Artikel SP NEWS GLOBAL Tawarkan Resor Perkotaan, Summarecon Incar Penjualan Rp 700 Miliar pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel GLOBAL NEWS Tawarkan Resor Perkotaan, Summarecon Incar Penjualan Rp 700 Miliar pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Dengan dukungan pusat pemerintahan dan bisnis yang terus berkembang dengan infrastruktur yang lengkap, kawasan Serpong seluas 8.000 hektar kini menjadi tempat terpopuler untuk tinggal dan berdagang.
PT Summarecon Agung Tbk dengan pengembangan perkotaan seluas 850 hektar, Summarecon Serpong, merespons dinamika dan peluang ini dengan sejumlah investasi.
Baca juga: Pesan Anak Buah Basuki ke Menteri Perumahan Rakyat di Pemerintahan Prabowo
Produk terbarunya adalah produk residensial bernama Louise di Distrik Melody. Mengadopsi gaya arsitektur klasik dan modern yang banyak ditemukan di Pantai Timur Amerika, Louise akan diresmikan ke publik pada 15 Oktober 2024.
Cluster seluas 4,68 ha bertema urban resort ini dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan pasar eksisting atau pelanggan setia dan pasar baru yang ditandai dengan peningkatan kemungkinan finansial (meningkatnya daya beli).
Direktur Eksekutif PT Summarecon Agung Tbk Albert Luhur mengatakan, jumlah pengguna yang mengalami peningkatan daya beli atau sering disebut “modernizer” sangat signifikan.
Albert melihat peningkatan golongan pengguna ini merupakan implikasi dari kehadiran PSN di kawasan Serpong yang pada gilirannya berdampak pada lonjakan permintaan apartemen dan ruang komersial baru.
Baca Juga: Fahri Hamzah Akan Masuk Kabinet Prabowo, Sebut Tanggung Jawabnya di Sektor Perumahan
“Mereka sudah sadar akan pembangunan berkelanjutan, teknologi, kualitas, gengsi, serta ruang yang lebih luas yang mendukung gaya hidup mereka dan memudahkan segala aktivitas. Mereka juga simbol sosial,” kata Albert saat dihubungi Kompas.com, Selasa (15). /10/2024).
Oleh karena itu, komposisi satuan yang lebih besar yaitu 10 x 15 meter persegi lebih besar dibandingkan dengan komposisi satuan yang lebih kecil yaitu 8 x 15 meter persegi yaitu 55 persen berbanding 45 persen.
Summarecon Serpong juga mempekerjakan arsitek kelas dunia Thomas Elliott dari PAI Design untuk mengembangkan Louise, yang menggabungkan fitur teknologi canggih, keberlanjutan, konservasi energi, dan lingkungan alam.
Direktur Desain dan Perencanaan Summarecon Serpong Rachmat Taufick Hardi menjelaskan, fasad modern klasik Amerika dengan penambahan jendela ceruk di kamar tidur utama menambah nilai desain Louise.
Strukturnya yang menonjol dari dinding utama membuat tampilan fasad rumah terlihat berbeda dan dapat digunakan sebagai tempat duduk maupun beristirahat.
Konsep plafon tinggi pada ruang tamu dan jendela kaca di sekitarnya membuat hunian tidak memerlukan pencahayaan buatan, dan ventilasi silang meminimalkan penggunaan AC, jelas Taufick.
Baca juga: Beberapa Tokoh Ini Disebut-sebut Sebagai Menteri Infrastruktur dan Perumahan di Pemerintahan Prabowo
Kepala Pemasaran Summarecon Serpong Ferry Susanto menambahkan, pasar menyambut antusias dengan tawaran ini.
Sebanyak 1.500 agen melakukan reservasi dalam siklus pengetahuan produk pada hari pertama presentasi publik.
Artikel GLOBAL NEWS Tawarkan Resor Perkotaan, Summarecon Incar Penjualan Rp 700 Miliar pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>