Artikel Update Kondisi Tol Cipularang Usai Kecelakaan, Arah Jakarta Dibuka Satu Lajur pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Arah rute Jacortra didasarkan pada jalur jalan menuju jalan menuju jalan, mulai di jalur di jalur.
Evo: Kerjasama setelah kecelakaan
Namun, saya masih melihat mobil pemukulan di sisi kiri jalan pembayaran. Jika di sisi kanan masih ada puing -puing karton.
Bagaimana Babs.com Country saya “Jobanish Jobanish Jobany,” prinsip ke -19, telah menjadi jalur KM hingga 15:00 di jalan selama empat jam kemudian.
Baca Juga: Ciprrorg Pays Tidak Dapat Salah, apakah Anda dapat didukung oleh kontrak
Jalan Jakarta ke -9.
Berita ini dilemparkan, dan polisi mengumpulkan pengorbanan sampai banyak kendaraan. Tinjau pesan peramalan dan tinjau pesan yang Anda pilih di ponsel Anda. Masuk ke whatsapp-rails kompas dan pastikan Anda telah mengatur program Whatsape.
Artikel Update Kondisi Tol Cipularang Usai Kecelakaan, Arah Jakarta Dibuka Satu Lajur pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Kemenhub Dalami Penyebab Kecelakaan di Km 92 Tol Cipularang pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Kementerian Perhubungan Darat juga mengirimkan tim ke lokasi kejadian untuk berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait.
Hal ini merupakan upaya untuk mengatasi kecelakaan dan mengumpulkan informasi dan data tentang kecelakaan yang melibatkan truk dan banyak kendaraan lain yang menggunakan jalan tersebut.
Baca selengkapnya: Rem blong rupanya menjadi penyebab kecelakaan di Km 92 Jalan Sibombang
Departemen Perhubungan dan Komunikasi berkomitmen terhadap keselamatan jalan raya sebagai landasan yang tidak dapat dinegosiasikan, itulah sebabnya kami mendorong penyelidikan kecelakaan dan membuat rekomendasi untuk meningkatkan keselamatan. Senin (11 November 2024).
Sebelumnya, Jasa Marga mengatakan, truk jurusan Bandung menuju Jata mengalami rem blong saat melewati jalur 92 di Jalan Cipralankiro, dan kecelakaan tersebut diduga akibat ketidakmampuan mengendalikan kecepatan, demikian informasi.
Truk tersebut bertabrakan dengan beberapa mobil yang berjumlah 17 mobil. Tercatat satu orang tewas, 4 orang luka berat, dan 23 orang luka ringan.
Lihat lebih banyak lagi: Terjadi tabrakan mobil di jalan sepanjang 92 kilometer, namun truk tidak melambat.
Para korban pun dievakuasi ke beberapa rumah sakit untuk mendapat perawatan lebih lanjut. Dengarkan berita terkini dan cerita pilihan langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda dan kunjungi saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Kemenhub Dalami Penyebab Kecelakaan di Km 92 Tol Cipularang pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Terjadi Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang KM 92 Arah Jakarta pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Penyebab kecelakaan dan korban masih dalam penyelidikan pihak kepolisian dan Jaša Marg selaku pengelola.
Baca Juga: 28 Gerbang Tol yang Pengaruhi Odds & Pars Jakarta Minggu Ini
Akibat kecelakaan itu, lalu lintas menuju Jakarta ditutup. Hal ini mengakibatkan terjadinya penumpukan kendaraan menuju Jakarta.
Untuk mengurangi kemacetan, Jasa Marga merekomendasikan kendaraan yang menuju Jakarta keluar di Tol Cikamuning Km 116.
Baca juga: Viral Video Bikers Gotong Royong Bongkar Jalur Bus
Kemudian untuk masuk kembali ke Tol Cipularang bisa melalui GT Jatiluhur yang berjarak 84 km.
Belum ada informasi penyebab jatuhnya pesawat hingga berita ini diturunkan. Jumlah korban masih didata Jaša Marga dan polisi. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Terjadi Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang KM 92 Arah Jakarta pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Alasan Kenapa Sering Terjadi Tabrakan Beruntun di Km 92 Tol Cipularang pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Bukan hanya truk, kecelakaan bus juga pernah terjadi akibat tidak melambatkan laju kendaraan. Rentetan kecelakaan pun tak terhindarkan, banyak mobil yang rusak akibat kecelakaan tersebut.
Lantas, apa sebenarnya yang terjadi di Tol Cipularang Km 90an?
Baca juga: Kementerian Perhubungan akan selidiki rentetan kecelakaan di Tol Purbaleuni
Ahmed Wildon, inspektur senior di Dewan Keselamatan Transportasi Nasional, mengatakan jalan di kawasan itu curam, lebar dan mulus, memungkinkan kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi.
“Kemiringan di sana panjangnya 4 km, jalan yang lebar dan mulus terkadang membuat pengendara lengah. Mereka menggunakan gigi tinggi dan berakselerasi sangat cepat,” kata Wilden kepada Kompas.com, baru-baru ini.
Baca juga: Belajar dari Kecelakaan Tol Cipularang KM 92, Pengoperasian Jalur Darurat
Oleh karena itu, jika Anda salah mengemudikan truk, tergantung pada rem kaki, maka truk akan menjadi terlalu panas sehingga sulit untuk menghindari kegagalan rem. Belum lagi, jika posisi kendaraan tidak sesuai, maka risiko terjadinya serangkaian kecelakaan pun semakin tinggi.
“Rem blong mengancam mereka (bus dan truk). Pada saat yang sama, kendaraan pribadi seringkali kehilangan kendali, understeer atau oversteer, karena keluar dari lereng,” kata Wilden.
Selain itu, Soni Susmana, Direktur Pelatihan Safety Advisor Indonesia, mengatakan kondisi jalan Padalarong hingga Cikampek mengalami kerusakan cukup parah.
Mobil melaju (cepat), beserta material jalan, beton keras dan bergelombang, kata Soni.
Oleh karena itu, ketika pengemudi melewati Km 90an di Tol Sipularang, kendalikan kecepatan sesuai batas yang ditentukan. Jika hujan, kurangi kecepatan Anda untuk menghindari kecelakaan. Dengarkan berita terkini dan cerita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Alasan Kenapa Sering Terjadi Tabrakan Beruntun di Km 92 Tol Cipularang pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Kecelakaan Beruntun Tol Cipularang, Bahaya Berada di Dekat Kendaraan Besar pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Sekitar 10 kendaraan terlibat dalam kecelakaan yang terjadi saat hujan deras di bagian bawah jalan tersebut.
Meski masih dalam penyelidikan penyebab kecelakaan, namun kejadian ini mengingatkan kita akan bahayanya mengemudikan kendaraan besar seperti truk dan bus.
Baca juga: Kecelakaan sukses terjadi di Tol Cipularang KM 92 menuju Jakarta
Direktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu menjelaskan, truk dan bus memiliki titik buta yang besar sehingga menyulitkan pengemudi mobil kecil untuk melihat area di depan.
“Kami tidak tahu apa yang terjadi di depan mobil kami. Sopir bus atau mobil bisa saja memperkirakan strategi mana yang akan diambil, sedangkan yang di belakang kami memakai kaca mata hitam,” kata Jusri saat dihubungi Kompas.com, Senin.
Dengan kata lain, pengemudi mobil kecil yang berada di belakang truk atau bus hanya dapat melihat ke samping, sedangkan pengemudi mobil besar dapat melihat dengan jelas jalan di depannya.
Titik buta ini menjadi sangat berbahaya, apalagi ketika kendaraan besar seperti truk melakukan gerakan mendadak, seperti pengereman mendadak. Dalam situasi seperti ini, pengemudi mobil kecil seringkali tidak memiliki cukup waktu untuk bereaksi dan menghindari tabrakan.
Baca juga: Kecelakaan di Tol Cipularang KM 92, Pentingnya Jaga Jarak Aman
Direktur Pelatihan Keselamatan Dewan Keamanan Indonesia (SDCI) Sony Susmana menambahkan, mengemudi terlalu lama di belakang truk dapat menyebabkan pengemudi mengantuk atau kehilangan konsentrasi.
“Berada di belakang truk membuat lelah karena kecepatan berkurang dan pandangan terhalang, bisa membuat tertidur,” ujarnya pada kejadian sebelumnya.
Risiko yang lebih besar muncul ketika truk mengalami gangguan teknis, seperti rem tidak berfungsi atau ban kempes.
Mobil atau bus yang mengalami kerusakan secara tiba-tiba dapat kehilangan kendali sehingga dapat mengakibatkan kecelakaan fatal, apalagi jika ada mobil kecil yang mendekat.
Sony juga menekankan pentingnya jarak aman yang lebih jauh saat berkendara di belakang truk, karena semakin besar ukuran kendaraan, semakin besar pula risiko jika terjadi hal yang tidak terduga.
Baca juga: Simak Harga MPV Bekas Akhir Tahun Ini, Nissan Serena Mulai Rp 70 Jutaan
Secara keseluruhan, kejadian yang terjadi di Tol Cipularang KM 92 ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengendara untuk menjauhi kendaraan berat.
Jarak aman tidak hanya memberikan lebih banyak ruang, tetapi juga memberi pengemudi lebih banyak waktu untuk bereaksi terhadap perubahan kondisi yang tiba-tiba.
Berkendara yang aman, terutama di sekitar truk, merupakan langkah penting dalam mencegah kecelakaan dan meningkatkan keselamatan jalan raya. Dengarkan berita dan berita pilihan terbaik langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Kecelakaan Beruntun Tol Cipularang, Bahaya Berada di Dekat Kendaraan Besar pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>