Artikel Batasi Penggunaan Medsos, Prabowo: Teknologi Digital Bisa Rusak Akhlak dan Watak Anak-anak pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Namun, jika tidak dilacak, teknologi digital dapat merusak moral anak -anak.
Ini telah diinformasikan oleh PPO ketika ia menandatangani Peraturan Negara (PP) tentang pengelolaan perlindungan elektronik di Presiden, Jakarta, Jal / 2025).
“Jadi teknologi digital ini, dapat membawa kecepatan pada orang -orang. Tetapi jika tidak dituntut dan dikelola dengan baik, itu bisa berbahaya bagi kehidupan kehidupan.”
BACA JUGA: PRABOWO TANDA PP Melindungi anak -anak dari media sosial
“Terutama kerusakan pada perilaku, kerusakan psikologis, merusak sifat anak -anak kita.”
Prabyo berkata: Dikunjungi oleh Menteri Komunikasi Hafid.
Meutya, kata Prabowo, menyediakan semua digit media digital yang dapat merusak masa depan anak -anak.
Franwo setuju dengan semua upaya yang diminta oleh Meutya Protection.
“Saya katakan:” lanjutkan. Berkonsultasi di sekitar “. Dan itu adalah pelopor di banyak negara lain, serta negara -negara besar yang mencoba melindungi anak -anak”, pra ..
Sementara itu, Prabowo menekankan bahwa anak -anak tumbuh dalam tubuh dan jiwa.
BACA JUGA: Kepala Polisi Nasional: 54,2 persen teman dari Jakart, di atas rumah tangga tidak diserahkan
Anak -anak juga harus tumbuh dalam ketakutan, kemandirian, harapan, semangat, ingin mendapatkan pengetahuan dan berbuat baik.
Dia menambahkan: “Agar pengembangan cepat melalui media digital, sangat buruk ketika kita tidak mengambil langkah yang baik.” Lihat informasi dan informasi untuk pilihan kami di ponsel Anda. Pilih High Private Anda ke saluran ke jaringan WhatsApp Compas.com: https://www.whatsapp.com/0029vafpdbpzrk13ho3d. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.
Artikel Batasi Penggunaan Medsos, Prabowo: Teknologi Digital Bisa Rusak Akhlak dan Watak Anak-anak pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Grab dan OVO Dukung Makan Bergizi Gratis, Menkomdigi: Ciptakan Dampak Positif bagi Masyarakat pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Kedua platform digital ini berkomitmen untuk menyukseskan program yang bertujuan meningkatkan ketersediaan pangan sehat bagi masyarakat, khususnya anak sekolah di berbagai daerah.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Grab dan OVO atas peran penting mereka dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis. Kolaborasi ini mencerminkan komitmen platform digital untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat Indonesia,” kata Meutya dalam siaran pers dikutip Ayo. laman go.id, Selasa (24/12/2024).
Pernyataan tersebut disampaikan Meutya dalam pertemuannya dengan perwakilan Grab Indonesia dan OVO, Senin (23 Desember 2024).
Baca juga: Transfer BCA dan OVO Cepat dan Mudah Banget
Tujuan dari program Makan Bergizi Gratis adalah untuk meningkatkan ketersediaan makanan bergizi, dengan penekanan utama pada anak-anak sekolah yang membutuhkan bantuan. Program ini juga merupakan bagian dari upaya menciptakan ekosistem digital yang dapat memberikan dampak sosial yang positif.
Sementara itu, Country Manager Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan, Grab telah menguji program tersebut di tiga wilayah yakni Kebumen, Kulonprogo, dan Langowan (Kabupaten Minahasa).
Program ini mencakup 1.500 siswa dan 126 guru di tujuh sekolah yang berpartisipasi.
“Kami melaksanakan program ini sesuai dengan instruksi Menteri Komunikasi dan Teknologi, dengan fokus pada tiga hal utama: penggunaan teknologi end-to-end, kepatuhan terhadap standar kebersihan dan nutrisi Badan Pangan Finlandia, dan pengukuran dampak sosial dan ekonominya,” kata Neneng.
Baca Juga: Dukung Indonesia Sehat, Bulog dan BGN Tandatangani Nota Kesepahaman untuk Percepatan Gizi Nasional
Sementara itu, Chairman OVO Karaniya Dharmasaputra menjelaskan bahwa teknologi digital berperan penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan program.
“Kami memutuskan untuk mendukung arahan Menteri Komunikasi dan Teknologi Meutya Hafid dengan teknologi yang kami miliki agar pendistribusian makanan bergizi dapat dilakukan secara transparan dan efisien,” ujarnya.
Dalam konteks ini, Meutya Hafid juga menekankan pentingnya memperluas program ke lebih banyak daerah.
Baca juga: Riset: Pembangunan Infrastruktur Dorong Pertumbuhan Real Estate di Kawasan
“Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkomdigi) siap menjadi penghubung untuk mendorong sinergi antara platform digital dan ekosistem kita agar program ini menjangkau lebih banyak wilayah yang membutuhkan,” ujarnya. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.
Artikel Grab dan OVO Dukung Makan Bergizi Gratis, Menkomdigi: Ciptakan Dampak Positif bagi Masyarakat pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>