Artikel Prabowo Tiba di Pelataran Masjid Istiqlal, Bakal Resmikan Terowongan Silaturahim Istiqlal-Katedral pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Pantauan Kompas.com di lokasi, Mensesneg tiba di halaman tempat acara berlangsung WIB pada pukul 16.18. Dia mengenakan kemeja putih dan topi hitam. Celananya juga senada dengan warna songkoknya.
Ia didampingi Menteri Kabinet Teddy Indra Wijaya. Begitu sampai, penonton berdiri dan menyanyikan lagu ‘Indonesia Raya’, pertanda dimulainya acara pembukaan.
Acara dilanjutkan dengan sambutan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar sebelum Prabowo angkat bicara.
“Bapak Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia yang saya hormati dan hormati,” Nasaruddin Umar mengawali laporannya.
Baca juga: Temui Prabowo. Pratikno melaporkan rencana hunian sementara bagi korban kebakaran Kemayoran.
Sebagai informasi, masa pembangunan Terowongan Silaturahmi akan memakan waktu kurang dari setahun (yaitu Desember 2020 hingga September 2021) dan menelan biaya Rp39 miliar.
Terowongan ini memiliki luas permukaan 218 m2 dan luas shelter 128 m2. Terowongan ini memiliki panjang 34 meter dan kedalaman 6 meter.
Sebelumnya diberitakan, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengatakan, pihaknya meninjau fasilitas tersebut sebelum acara peresmian.
Nasaruddin mengaku menyukai terowongan Silaturahim.
Oke, saya siap, katanya singkat di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (12/12/2024).
Terowongan tersebut akan memudahkan akses bagi masyarakat yang ingin melakukan wisata religi di dua bangunan bersejarah tersebut.
Rencananya, terowongan tersebut bisa berfungsi sebagai tempat transit antara dua tempat ibadah, serta berfungsi sebagai terowongan pribadi.
Baca juga: Ada yang Minta Gabung Pemerintahan Prabowo-Gibran. Megawati: Apa yang kamu dapat?
“Suatu saat nanti, kami mungkin bisa membuat stadion tersendiri untuk menampilkan galeri terbatas,” jelas Nasaruddin.
Menurut dia, terowongan ini dirancang tidak hanya sebagai jalur penghubung, tetapi juga sebagai ruang pertukaran antar umat beragama.
“Kami belum membukanya untuk umum karena belum dibuka. Kami berharap setelah dibuka, semua orang bisa mengakses terowongan tersebut,” kata Nasaruddin. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda dan masuk ke saluran WhatsApp Kompas.com. https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Prabowo Tiba di Pelataran Masjid Istiqlal, Bakal Resmikan Terowongan Silaturahim Istiqlal-Katedral pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Prabowo: Semua Suku dan Agama Punya “Saham” di Republik Ini, Mari Saling Melindungi pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Prabowo juga mengajak seluruh kalangan di Indonesia untuk saling membantu dan melindungi.
Hal itu diungkapkan Prabowo usai membuka Terowongan Persahabatan yang menghubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral, di Jakarta Pusat, Kamis (12/12/2024).
Kata Prabowo: “Semua suku, semua agama, semua etnis, semua ras punya kepentingan di republik ini. Amal dibayar dengan darah, darah, dan air mata. Saya kira inilah pesan dari acara ini.”
“Kita jaga perdamaian, kita jaga kerukunan, kita saling membantu, saling membantu, saling melindungi, bangsa kita sukses, bangkit dan bahagia.”
Baca juga: Prabowo Akui Tiru Soekarno Saat Bangun Masjid di Hambalang: Siapa yang Merancang Katolik?
Prabowo mengaku sangat senang dengan dibukanya Terowongan Persahabatan Istiqlal-Katedral di Jakarta.
Katanya, terowongan ini merupakan simbol yang sangat penting bagi kerukunan antar umat beragama.
“Kerukunan antar umat beragama merupakan kebutuhan mutlak bagi Indonesia untuk menjadi satu bangsa dan negara. Kita sudah hidup bersama dengan baik dan damai selama ratusan tahun,” tambah Prabowo.
Baca juga: Terowongan Katedral Istiqlal-Persahabatan Dibuka, Bisa Digunakan Hingga Natal 2024
Menteri Agama dan Masjidil Haram Istiqlal Naseruddin Umar mengatakan terowongan ini dibangun untuk memenuhi kebutuhan jamaah dan menyediakan tempat parkir.
Filosofi pembangunan terowongan ini merupakan pengingat akan pentingnya toleransi antar umat beragama, ujarnya.
Nasaruddin menjelaskan, di dalam terowongan terdapat galeri dan diorama yang menceritakan tentang hubungan toleransi antar umat beragama di Indonesia.
Konsep hubungan ini muncul dari dalam terowongan yang telah tercipta.
Maknanya ada di hati antar umat beragama, agar kita tidak membangun jembatan di jalan, ujarnya.
Dengarkan berita terkini dan pilihan berita kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses Saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Prabowo: Semua Suku dan Agama Punya “Saham” di Republik Ini, Mari Saling Melindungi pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>