Artikel GLOBAL NEWS Punya Kulit Sensitif? Ini Cara yang Aman untuk Memakai Parfum pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Tak hanya produk makeup, parfum juga bisa menimbulkan beberapa reaksi bagi orang yang memiliki kulit sensitif.
Pakar parfum Habibi Albana mengungkapkan, sebagian orang alergi terhadap parfum karena kulitnya sangat sensitif.
Ruam, kemerahan, dan gatal-gatal merupakan tanda kulit Anda sensitif dan tidak cocok menyemprotkan parfum langsung ke kulit.
“Sebenarnya ada sebagian orang yang tidak bisa langsung mengoleskan minyak ke kulitnya karena alergi atau apa. Jadinya agak sulit memakai parfum,” kata Habibi sebelumnya dalam talkshow parfum di acara Scent of Indonesia di Chillax Sudirman.
Baca juga: Kesalahan Saat Membeli Parfum: Terlalu Cepat Mengambil Keputusan
Untuk menghindari reaksi alergi terhadap parfum tersebut, Habibi menyarankan agar Anda hanya menyemprotkannya langsung ke pakaian Anda.
“Jika Anda memiliki alergi dan tidak bisa menyemprotkan parfum langsung ke kulit, tidak apa-apa jika disemprotkan saja ke pakaian,” ujarnya.
Selain itu, Habibi mengungkapkan, penggunaan pewangi pada pakaian juga tidak boleh diabaikan.
Dijelaskannya, jarak semprotan dengan pakaian sangat penting diperhatikan agar tidak terlalu jauh dan tidak terlalu dekat. Pada umumnya jarak semprotan efektif dari pakaian adalah 10-15 cm.
Habibi menjelaskan: “Kalau mau tumpah ke baju, jangan terlalu dekat, harus menjauh.”
Waspadai jarak penyemprotan parfum yang menyebabkan partikel dan cairan menyebar melalui pakaian.
Habibi menuturkan, jika jarak yang digunakan tepat maka wangi parfum bisa bertahan lama.
“Jadi tujuannya memberi jarak tersebut agar aromanya tidak hanya menempel di satu titik pakaian saja, tapi menyebar ke seluruh area pakaian,” tutupnya.
Namun tidak disarankan untuk meletakkan parfum sedekat mungkin dengan pakaian, karena kebiasaan ini dapat menimbulkan noda dan aromanya akan berkurang.
Baca juga: Jangan Oleskan Parfum ke Kulit, Ini Alasannya
Dengarkan berita dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel GLOBAL NEWS Punya Kulit Sensitif? Ini Cara yang Aman untuk Memakai Parfum pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel NEWS INDONESIA Mengapa Parfum Tidak Tahan Lama meski Sudah Disemprot di Titik Nadi? pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Maka tak heran jika banyak orang yang menyemprotkan parfum ke pergelangan tangan, leher, siku bagian dalam, lipatan lengan, bahkan lipatan paha.
Brand Manager Verites Evelyn mengatakan cara menyemprotkan parfum sudah benar.
Namun, ada pula yang berpendapat wangi parfum tersebut tidak bertahan lama meski disemprotkan ke titik nadi.
Baca juga: 4 Tips Agar Parfum Tahan Lama, Pilih Yang Bold
Evelyn menemukan ada beberapa alasan mengapa parfum tidak bertahan lama, meski disemprotkan di tempat yang tepat. Baca selengkapnya. 1. Kulit tidak lembab
Kulit kering bisa menjadi penyebab parfum Anda tidak bertahan lama, kata Evelyn.
Pasalnya, penyerapan parfum tidak maksimal akibat kulit kering. Oleh karena itu, sangat penting untuk melembabkan kulit sebelum menggunakan parfum.
“Kulit kering membuat parfum sulit menyerap sehingga wanginya tidak bertahan lama,” kata Evelyn kepada Kompas.com saat ditemui di Sociolla Lippo Mall Puri, Selasa (7/2/2024). 2. Konsentrasi parfum
Selain itu, Evelyn mengimbau para pecinta parfum untuk memperhatikan konsentrasi parfumnya.
Menurutnya, setiap parfum mengandung bahan yang berbeda-beda. Jika Anda memilih parfum eau de toilette, daya tahannya hanya 1-2 jam saja.
Agar wanginya lebih tahan lama, Anda bisa memilih parfum dengan umur simpan lebih lama di kategori Extrait de Perfume.
“Perhatikan juga konsentrasi parfumnya, kalau pakai EDT tidak akan bertahan lama. Kalau memang ingin panjang umur, pakailah Extrait de Parfume,” kata Evelyn.
“Extrait de Verites kami bisa memakan waktu sepuluh hingga dua belas jam,” lanjutnya.
Baca juga: Elixir dan Air Wangi, Apa Bedanya? 3. Sifat aromatiknya sangat ringan
Selain itu, aroma Evelyn seperti parfum yang sangat lembut, yang sering kali membuat wanginya tidak bertahan lama.
Misalnya saja Anda memilih parfum yang terbuat dari bunga yang memiliki aroma lembut. Jadi baunya hanya tersisa setelah pemakaian pertama.
“Kecuali jika aroma parfumnya rumit, maka daya tahannya akan singkat. “Bahan yang bisa bertahan lebih lama biasanya kayu, oriental, atau musk,” kata Evelyn. Dengarkan berita terbaru dan pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel NEWS INDONESIA Mengapa Parfum Tidak Tahan Lama meski Sudah Disemprot di Titik Nadi? pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel NEWS INDONESIA Gemar Pakai Parfum? Ini Tips agar Aromanya Tak Mengganggu Orang Lain pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>JAKARTA, KOMPAS.com – Setiap orang menyukai parfum yang berbeda-beda, mulai dari yang manis, segar hingga yang berani.
Namun, parfum yang sering kali memiliki warna yang berani dan kuat dapat mengganggu penciuman orang di sekitar Anda, apalagi jika Anda baru saja menyemprotnya.
Manajer Produk Verites Evelyn berbagi tips untuk memastikan parfum Anda tidak mengganggu orang lain. Apakah Anda tertarik? Mari kita lihat selengkapnya.
Baca juga: 9 Jenis Parfum yang Harus Anda Ketahui Saat Memilih Wewangian. Anda bisa menyemprotkan terlalu banyak parfum
Menyemprotkan parfum ini ke seluruh tubuh disebut-sebut bisa membuat baunya bertahan lebih lama. Padahal, kebiasaan ini bisa membuat penciuman semakin kuat dan bisa memengaruhi penciuman orang di sekitar kita.
Apalagi jika menggunakan parfum dengan sentuhan kayu atau rempah-rempah, aromanya akan kuat dan berani.
Jika digunakan terlalu banyak, baunya bisa membuat indera penciuman tidak nyaman.
Sebenarnya parfum yang wanginya menyengat kalau disemprotkan, jadi semprotnya secukupnya saja, kata Evelyn kepada Kompas.com saat ditemui di Lippo Mall Puri beberapa waktu lalu. Biarkan sebentar
Evelyn menyarankan untuk menunggu beberapa saat setelah menyemprotkan parfum ke tubuhnya.
Hal ini untuk memastikan parfum terserap dengan baik oleh kulit dan membuat aromanya tidak terlalu menyengat.
“Perlu menunggu beberapa saat agar baunya masuk ke dalam tubuh. Hal ini dilakukan agar bau kita tidak mengganggu orang di sekitar kita,” ujarnya.
Baca juga artikel ini : Bau bisa membuat orang menjadi tidak menarik, pilihlah yang wangi
Selain itu, obat lain yang diberikan kepada Evelyn adalah menghilangkan parfum, bukan parfum yang menenangkan.
Aroma floral yang biasanya lembut sangat menenangkan saat masuk ke hidung.
Jika Anda khawatir parfum dengan wangi yang lembut tidak akan bertahan lama, maka Anda bisa memilih parfum dari kategori Eau de Parfum atau Extrait de Parfum, wewangian yang tahan lebih dari 6 jam.
“Misalnya, jika tidak ingin mengganggu orang lain, Anda bisa memilih opsi dengan aroma yang lebih lembut,” pungkas Evelyn.
Baca juga: 6 Kasus Sebaiknya Kita Tidak Menggunakan Parfum. Pilih saluran berita favorit Anda untuk bergabung dengan saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel NEWS INDONESIA Gemar Pakai Parfum? Ini Tips agar Aromanya Tak Mengganggu Orang Lain pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>