Artikel [POPULER OTOMOTIF] CVT atau AT, Mana yang Lebih Mudah Perawatan? | Mobil Hybrid Ternyata Enggak Laku di China | Isu Mobil Rusak Setelah Isi Pertamax, Toyota Ikut Investigasi pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Selain itu, banyak mahasiswa peminat Toyota yang meneliti mobil rusak setelah pengisian Pertamax. Untuk lebih jelasnya, rangkum artikel mobil terpopuler pada Kamis (5/12/2024):
1. CVT atau AT, mana yang lebih mudah perawatannya?
CVT (Continuously Variable Transmision) dan AT (Automatic Transmision) mempunyai keunggulan masing-masing dalam kenyamanan berkendara. Namun dari segi pemeliharaan, apa yang berhasil? Menurut Loong Loong, pemilik Dr. Mobil, perawatan CVT membutuhkan perhatian lebih dibandingkan AT karena teknologi yang digunakan lebih kompleks.
Baca juga: CVT atau AT, Perawatannya Lebih Mudah Mana?
APV Suzuki banyak yang rusak setelah diisi bahan bakar Pertamax
Permasalahan mobil rusak akibat Pertamax tidak hanya menimpa Daihatsu saja, pengguna Toyota Suzuki juga menghadapi permasalahan serupa. Beberapa waktu lalu, sebuah video yang diunggah @aanbengkeljm menjadi viral di media TikTok yang memperlihatkan tangki bahan bakar bocor. Dalam video tersebut, empat unit APV Suzuki dibongkar untuk melepas tangki bahan bakarnya
Baca: Beberapa APV Suzuki Rusak Usai Diisi Bahan Bakar Pertamax
3. Mobil hibrida tidak laku di Tiongkok
Chery merupakan salah satu merek yang sudah merambah jauh di Indonesia. Chery Fuel menawarkan berbagai macam mobil mulai dari mobil berbahan bakar bensin hingga mobil listrik. Zheng Shuo, Vice President Chery Sales Indonesia (CSI), mengatakan bahwa di negaranya, Chery terutama fokus pada kendaraan hibrida plug-in (PHEV), kendaraan listrik yang diperluas (REEV) dan kendaraan listrik murni (BEV) di Tiongkok. . )
Baca juga: Mobil Hybrid Tak Boleh Dijual di China, Ini Alasannya
4. Kisah pemilik Toyota Veloce yang mengalami masalah mesin akibat Pertamax
Kasus kerusakan mobil akibat Pertamax masih terus terjadi. Kali ini menimpa pengguna Toyota Veloce 2015 bernama Yudhi yang berdomisili di Sibubur, Jakarta Timur. Yudis menjelaskan, awal mula kejadian tersebut bermula sekitar dua pekan lalu saat dirinya mengalami gangguan mesin. Awalnya, Yudis mengisi mobilnya dengan Bahan Bakar Minyak Pertamax (BBM) di salah satu SPBU di kawasan Sibubur. Setelah dipakai beberapa saat, Yudis menyadari tenaganya berkurang saat menginjak pedal gas.
Baca: Cerita Pemilik Toyota Veloce Alami Masalah Mesin Akibat Pertamax.
Toyota ikut menyelidiki emisi mobil yang rusak setelah pengisian Pertamax
Diketahui, permasalahan mobil rusak akibat Pertamax juga menimpa Toyota. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pabrikan asal Jepang ini ikut meneliti, Iko Santoso, pemilik Bengkel Iko Motor Care di Krukut, Dipok, Jawa Barat, mengatakan sudah masalah yang sama saat diperkenalkan dengan Pertamax. Beberapa di antaranya adalah model Toyota
Baca: Toyota Ikut Selidiki Masalah Kerusakan Mobil Usai Pengisian Pertamax Pilih saluran media favorit Anda untuk mengakses saluran Kompas.com di WhatsApp: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel [POPULER OTOMOTIF] CVT atau AT, Mana yang Lebih Mudah Perawatan? | Mobil Hybrid Ternyata Enggak Laku di China | Isu Mobil Rusak Setelah Isi Pertamax, Toyota Ikut Investigasi pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Apa Kabar Toyota Veloz Hybrid? pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Sebelumnya, kehadiran Toyota Veloce Hybrid diperkuat setelah dugaan kode mesin mobil tersebut didaftarkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 8 Dasar-Dasar Pajak Kendaraan Bermotor dan Pajak Alat Berat Tahun 2024
Meski demikian, Toyota nampaknya masih enggan membeberkan kabar mengenai kehadiran Veloce Hybrid di Indonesia.
Baca juga: Resmi Berbayar, Ini Tarif Bus Trans Jati Koridor V
“Saya tidak bisa memberikan jawaban langsung. “Tapi lihatlah, Toyota ingin menggunakan multi-pathway untuk memasuki segmen besar karena tujuannya untuk mengurangi emisi, yaitu salah satu teknologi ramah lingkungan yang bisa dinikmati banyak orang,” kata Wakil Presiden Direktur PT TAM. Henry Tenoto, di Jakarta, belum lama ini.
“Tapi kalau kita tanya modelnya yang mana dan kapan, tunggu saja, tapi ke sanalah kita akan menuju,” lanjutnya.
Sementara itu, Direktur Pemasaran PT TAM Anton Jimmy Suwandi mengatakan, pihaknya akan meluncurkan produk baru, salah satunya mobil hybrid. Namun Anton belum mau membeberkan model yang dimaksud.
“Jadi kami selalu merencanakan produk kami. Tapi belum diputuskan (model apa). Ada yang hybrid dan lain-lain. (Velo Hybrid) belum, saat ini meluncurkannya. Belum ada keputusan,” dia dikatakan. anton.
Baca juga: Diluncurkan di Makassar, Tigo 8 Masih Dibanderol di Bawah Rp 400 Jutaan
Sekadar informasi, kehadiran Veloz hybrid ditandai dengan terbitnya Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 8 Tahun 2024 tentang retribusi pajak kendaraan bermotor dan pajak alat berat tahun 2024.
Dua kode mesin dalam regulasi tersebut adalah W102RE-LBVFJ yang tergolong Veloce Hybrid. Kode mesin pertama W102RE-LBVFJ 1.5 Q HV CVT dibanderol Rp 264 jutaan, sedangkan W102RE-LBVFJ 1.5 Q HV CVT TSS dibanderol Rp 284 jutaan.
Namun NJKB bukanlah harga patokan saat mobil dipasarkan ke masyarakat. Harga tersebut hanya mewakili harga kendaraan sebelum pajak penjualan yang berlaku seperti BBNKB, PPh, PPN dan lain-lain. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Apa Kabar Toyota Veloz Hybrid? pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Modal Rp 4 Juta, Bikin Tampilan Toyota Veloz Jadi Makin Sporty pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Kehadiran Veloz generasi baru ini seiring dengan banyaknya aksesoris yang ditawarkan Toyota membuat tampilan MPV semakin menawan.
Salah satunya adalah bodykit yang diperkenalkan oleh rumah modifikasi bernama Premier yang berlokasi di Goding Serpong, Tangerang. Dinamakan Wazooma, bodykit ini terdiri dari rok depan, rok belakang, dan rok samping.
Baca Juga: Nissan Serena E-Power Dipamerkan di Surabaya
“Kami punya dua pilihan, pertama bodykit dibuat secara lokal dengan proses produksi 10 hari,” kata pemilik Premier Bodykit Juan kepada Kompas.com. Jika Anda bisa mengimpor dari Thailand, mungkin diperlukan waktu dua hingga tiga bulan untuk mengimpornya. Kamis (29/8/2024).
Pada bagian depan, bodykit Wazooma hanya menambahkan sedikit tambahan bumper. Garis lengkung yang tajam sudah cukup membuat mobil ini semakin tajam. Kemudian pada bagian samping ditambahkan side skirt berwarna hitam, lengkap dengan side body moulding dengan warna senada.
Perubahan paling kentara terlihat pada bagian buritan. Tambahan spoiler bemper terbaru membuat bagian belakang terlihat lebih sporty.
Desain bumper yang agresif dengan dual replika knalpot di sisi kiri dan kanan membuat mobil ini menarik.
Baca Juga: Hyundai Bangun Mobil Hybrid Dari Atas Hingga Bawah
Bodykitnya dikatakan terbuat dari bahan ABS dan memiliki sistem pemasangan plug and play sehingga tidak merusak bodi aslinya.
“Harga lokalnya Rp4 juta, tapi yang impor dari Thailand Rp18 juta,” kata Juan. Dengarkan berita terkini dan pilihan cerita kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Modal Rp 4 Juta, Bikin Tampilan Toyota Veloz Jadi Makin Sporty pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Pakai Bodykit Ini Toyota Veloz Tampil Lebih Agresif pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Kehadirannya pun menginspirasi para modder untuk membuat fitur iklan agar tampilan mobil sejuta umat ini semakin menarik.
Bagi yang ingin mengubah tampilan Toyota Veloz menjadi lebih cantik, bengkel asal Thailand, Siam Bodykit, telah menyiapkan paket body kit bernama ZAD.
Baca juga: Tim V-Strom Indonesia Berkumpul di Bromo
Body kit buatan Thailand ini menawarkan aksesoris antara lain rok depan, rok samping, rok belakang dengan knalpot asap (asap palsu).
Mulai dari bagian depan, desain bodykit ZAD terlihat elegan dengan banyak garis tajam. Bempernya terlihat tebal sehingga membuat mobil ini terlihat ramping. Selain itu, terdapat aksen merah pada bagian bemper yang menambah sentuhan sporty pada bagian depan Toyota Veloz.
Selain itu, side skirt dibuat senada dengan warna bodi serta aksesoris lainnya berwarna hitam dan merah.
Lanjut ke bagian belakang, dipercantik dengan tambahan bemper bergaris merah untuk menambah tenaga. Diffuser memiliki knalpot dummy keluar ganda.
Body kit Thailand ini menggunakan bahan ABS, dipasang sistem plug and play untuk mencegah kerusakan pada bodi aslinya.
Baca juga: Hyundai berencana mengembangkan robot pemadam kebakaran untuk mobil listrik
Berdasarkan katalog, ada tujuh pilihan warna: Black Metallic, Blue Metallic, Dark Red Metallic, Titanium Silver, White, Violet Silver Mica Metallic, dan Platinum White Pearl. Soal harga, bodykit ZAD Toyota Veloz dibanderol dengan harga 12.500 baht atau sekitar 5,8 jutaan.
Dengarkan berita terbaru dan cerita pilihan di ponsel Anda. Pilih saluran favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Pakai Bodykit Ini Toyota Veloz Tampil Lebih Agresif pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>