Artikel SP NEWS GLOBAL Ini Tren Desain Interior yang Bakal Populer Tahun 2024 pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Bagi Anda yang ingin merenovasi interior rumah, mungkin bisa mempertimbangkan desain-desain yang akan populer di tahun 2024.
Dikutip dari situs Decorilla, berikut tren desain interior yang diprediksi akan populer tahun ini.
Baca Juga: Inilah Kelebihan Dan Kekurangan Memiliki Desain Jendela Minimalis Di Rumah
1. Ramah lingkungan
Tahun ini, hidup ramah lingkungan bukan sekedar tren, tapi sudah menjadi gaya hidup.
Hal ini juga akan mempengaruhi desain interior rumah. Unsur biofilik, material ekologi dan penanaman tumbuhan hidup akan menciptakan lingkungan yang alami.
2. Muncul bentuk ubin
Penggunaan ubin dengan tampilan yang menonjol baik pada lantai maupun dinding akan menjadi tren di tahun 2024.
Pemilihan pola yang dramatis dan tata letak yang unik akan menambah sentuhan keindahan dan karakter pada ruang.
Selain itu, ubin lantai dan dinding bisa menjadi titik fokus yang baik seperti hiasan dinding lainnya.
3. Kombinasi gaya desain tradisional dan modern
Model tradisional akan kembali hadir pada tahun 2024. Namun kali ini akan diberikan sentuhan gaya desain modern.
Penggunaan furnitur hiasan khas desain tradisional cocok dipadukan dengan desain ruangan modern yang terkadang kasar.
Baca juga: Cara Memilih Pencahayaan yang Tepat untuk Kamar Mandi Minimalis
4. Cahaya alami
Sesuai dengan tren dekorasi yang dekat dengan alam, ruangan juga harus memiliki pencahayaan.
Artikel SP NEWS GLOBAL Ini Tren Desain Interior yang Bakal Populer Tahun 2024 pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel NEWS INDONESIA Pesona Arsitektur Tradisional untuk Rumah Masa Kini pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Contohnya adalah hunian bertajuk Paviliun Bentara yang dikerjakan oleh arsitek Pramudya. Paviliun Bentara yang terletak di Kota Bekasi terlihat sangat nyaman dan asri.
Dari luar, kesan tradisional terlihat jelas, dinding dibiarkan tanpa finishing, penggunaan elemen kayu dan bambu yang menonjolkan warna natural, serta dominasi warna tanah yang kuat.
Sementara keunikan utama pada interiornya terlihat pada plafon atap yang sengaja menampilkan kerangka genteng tanah liat yang diekspos sehingga menimbulkan kesan etnik.
Arsitektur tradisional dengan atap rumah segitiga dan unsur bambu
Fasad Anjungan Bentara terlihat berbeda dan unik berkat bentuk atapnya yang berbentuk segitiga. Apalagi bangunan tersebut sengaja dibuat agar terlihat seperti dua bangunan kembar yang terpisah.
Masing-masing sisi atap dibuat memanjang ke bawah sehingga membentuk segitiga hampir sempurna.
Saat ini bentuk atap segitiga seperti Anjungan Bentara sudah semakin jarang digunakan. Bentuk atap pelana jauh lebih populer dibandingkan bentuk atap segitiga.
Padahal, pada zaman dahulu banyak rumah di Indonesia yang menggunakan atap segitiga.
Bentuk atap segitiga dengan kemiringan 25 derajat hingga 30 derajat sangat cocok untuk hunian di daerah dengan curah hujan tinggi seperti Indonesia.
Bentuk atap yang segitiga memudahkan jatuhnya air hujan karena gaya gravitasi. Untuk melengkapi keunikan atap segitiga, arsitek Pramudya memilih material yang identik dengan kesan tradisional, yaitu bambu.
Bahan bambu warna aslinya disusun miring pada dinding fasad atas, juga digunakan untuk gerbang gazebo.
Pesona arsitektur tradisional semakin kental berkat perpaduan ubin bambu dan tanah liat tanpa sentuhan cat.
Permukaan sirap yang sudah tua biasanya menjadi berjamur dan berwarna hitam.
Namun justru kondisi inilah yang membuat nuansa tradisional dan alami semakin autentik.
Artikel NEWS INDONESIA Pesona Arsitektur Tradisional untuk Rumah Masa Kini pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>