Artikel Bolehkah Membuang Minyak Goreng Bekas ke Saluran Wastafel? pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Meski sangat bermanfaat, sebaiknya jangan membuang minyak jelantah ke wastafel.
Menurut The Guardian, meski dituangkan dalam keadaan basah, minyak akan mengeras saat didinginkan. Hal ini pada akhirnya akan menutup saluran air.
Minyak juga dapat bercampur dengan kotoran lain seperti handuk basah sehingga membentuk gumpalan keras yang disebut “bola lemak” yang sulit dihilangkan.
Baca juga: Garam dan soda kue menghilangkan garam Anda
Lebih baik simpan oli bekas di wadah dan buang ke tempat sampah daripada membuat saluran pembuangan bocor dan menimbulkan masalah lain di kemudian hari.
Cara lainnya adalah dengan membekukan minyak jelantah di lemari es agar lebih mudah dituang.
Biasanya, Anda memerlukan waktu satu hari untuk membekukan minyak jelantah sepenuhnya.
Baca selengkapnya: Jangan Buang 5 Benda Ini ke Wastafel
Tuangkan minyak beku ke dalam kantong plastik agar tidak tercampur dengan sampah lain saat adonan menjadi basah kembali. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses Saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Bolehkah Membuang Minyak Goreng Bekas ke Saluran Wastafel? pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Apakah Toilet Harus Dicuci Setiap Hari? pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Tapi, apakah kamar mandi perlu dibersihkan setiap hari? Ingat, ini adalah titik nol kamar mandi tempat semua aktivitas mikroba berlangsung.
Saat Anda menggunakan toilet, semua kotoran tidak hilang begitu saja saat Anda menyiram toilet.
Jadi jika Anda memiliki banyak keluarga di rumah, sebaiknya toilet dibersihkan dua atau tiga kali seminggu.
Ini tidak berarti Anda harus menggosoknya setiap saat, tetapi Anda harus membersihkan toilet dan dudukannya dengan tisu desinfektan atau hidrogen peroksida untuk membunuh semua kuman di dalamnya.
Baca juga: Untuk Layani Pendatang Tahun Ini, Pemerintah Siapkan 9.000 Toilet di Tempat Istirahat
Jika anggota keluarga sedikit, Anda hanya perlu membersihkan toilet seminggu sekali.
Sedangkan pada kamar mandi, sebaiknya bersihkan seminggu sekali dan lakukan pembersihan secara menyeluruh setiap satu atau dua minggu sekali, tergantung seberapa kotor kamar mandi tersebut.
Pertimbangkan juga untuk menggunakan hidrogen peroksida atau tisu desinfektan saat membersihkan kamar mandi.
Untuk perlengkapan mandi atau shower sebaiknya dibersihkan setelah digunakan dan dibersihkan secara menyeluruh seminggu sekali.
Hal yang sama berlaku untuk tenggelam. Kedua perangkat ini sebaiknya dibersihkan minimal seminggu sekali.
Anda juga dapat menghemat upaya pembersihan dengan menyeka cermin dan ubin porselen menggunakan kain kering di penghujung hari.
Sedangkan untuk handuk, gantilah barang-barang tersebut jika Anda merasa tidak nyaman menggunakannya untuk menjaga kesegaran dan mencegah pertumbuhan.
Terkadang, orang memilih mengganti handuk dengan handuk yang sudah dicuci setelah digunakan.
Seperti halnya handuk, karpet kamar mandi juga harus dibersihkan secara rutin dan dicuci seminggu sekali. Sebab, di dalamnya bisa menyimpan segala jenis kotoran yang mungkin tidak Anda sadari. Dengarkan berita terbaru dan pilih berita di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Apakah Toilet Harus Dicuci Setiap Hari? pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>