Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

WNI di Lebanon Arsip - SP NEWS GLOBAL INDONESIA https://sp-globalindo.co.id/tag/wni-di-lebanon/ Berita Seputar Global Indonesia Thu, 05 Dec 2024 01:51:07 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://sp-globalindo.co.id/wp-content/uploads/2024/10/cropped-sp-1-32x32.png WNI di Lebanon Arsip - SP NEWS GLOBAL INDONESIA https://sp-globalindo.co.id/tag/wni-di-lebanon/ 32 32 Kemlu: 83 WNI Masih Tinggal di Lebanon meski Siaga Satu https://sp-globalindo.co.id/kemlu-83-wni-masih-tinggal-di-lebanon-meski-siaga-satu/ https://sp-globalindo.co.id/kemlu-83-wni-masih-tinggal-di-lebanon-meski-siaga-satu/#respond Thu, 05 Dec 2024 01:51:07 +0000 https://sp-globalindo.co.id/kemlu-83-wni-masih-tinggal-di-lebanon-meski-siaga-satu/ JAKARTA, KOMPAS.com – Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Judha Nugraha mengatakan, masih ada 83 Warga Negara Indonesia (WNI) yang tersisa di Lebanon. Hal itu disampaikan Judha saat menjelaskan perkembangan penanganan WNI di Lebanon yang masih menjadi zona konflik,...

Artikel Kemlu: 83 WNI Masih Tinggal di Lebanon meski Siaga Satu pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
JAKARTA, KOMPAS.com – Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Judha Nugraha mengatakan, masih ada 83 Warga Negara Indonesia (WNI) yang tersisa di Lebanon.

Hal itu disampaikan Judha saat menjelaskan perkembangan penanganan WNI di Lebanon yang masih menjadi zona konflik, saat rapat kerja dengan Komisi I DPR RI, Senin (12/2/2024).

“Sampai saat ini sudah dilakukan 7 gelombang evakuasi dari wilayah Lebanon. Total WNI yang masih berada di sini sebanyak 89 orang,” kata Judha, Senin, di Gedung DPR Indonesia.

Baca juga: Israel Serang Hizbullah di Perbatasan Suriah-Lebanon di Tengah Gencatan Senjata

Menurut Judha, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beirut saat ini menetapkan status siaga 1 untuk Lebanon.

Namun WNI tersebut memutuskan untuk tinggal di Lebanon atas kemauannya sendiri.

“83 WNI di Lebanon, atas pilihannya, tetap tinggal di sana,” kata Judha.

Israel telah melakukan serangan terhadap situs militer di Iran sebagai tanggapan atas serangan rudal Iran terhadap Israel sejak Oktober 2024. Ini adalah bentrokan terbaru dalam konflik yang berkembang antara kedua negara yang mempunyai senjata lengkap.

Menurut Reuters, beberapa jam setelah serangan itu, tentara Israel mengatakan bahwa mereka telah melakukan serangan itu dan mencapai tujuannya, sambil memperingatkan Iran untuk tidak menanggapinya.

Baca juga: Hizbullah Klaim ‘Kemenangan Ilahi’ Melawan Israel dan Janji Gencatan Senjata dengan Tentara Lebanon

Pada saat yang sama, kantor berita semi-resmi Iran mengatakan Iran akan merespons tindakan Israel secara proporsional.

Media Iran melaporkan beberapa ledakan selama beberapa jam di ibu kota dan pangkalan militer di dekatnya, yang dimulai tak lama setelah pukul 02:00 (22:30 GMT pada hari Jumat, 25 Oktober 2024).

Sebelum fajar, siaran publik Israel mengonfirmasi bahwa tiga gelombang serangan telah dilakukan dan operasi telah selesai.

Iran juga mengatakan sistem pertahanan udaranya berhasil menangkis serangan Israel terhadap sasaran militer di provinsi Teheran, Khuzestan dan Ilam, dengan kerusakan terbatas di beberapa daerah. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

Artikel Kemlu: 83 WNI Masih Tinggal di Lebanon meski Siaga Satu pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
https://sp-globalindo.co.id/kemlu-83-wni-masih-tinggal-di-lebanon-meski-siaga-satu/feed/ 0
GLOBAL NEWS Cerita WNI Dievakuasi dari Lebanon, Trauma Dengar Suara Bom https://sp-globalindo.co.id/cerita-wni-dievakuasi-dari-lebanon-trauma-dengar-suara-bom/ https://sp-globalindo.co.id/cerita-wni-dievakuasi-dari-lebanon-trauma-dengar-suara-bom/#respond Wed, 23 Oct 2024 00:21:05 +0000 https://sp-globalindo.co.id/cerita-wni-dievakuasi-dari-lebanon-trauma-dengar-suara-bom/ BEIRUT, KOMPAS.com – Puluhan Warga Negara Indonesia (WNI) telah dievakuasi dari Lebanon akibat bentrokan yang sedang berlangsung antara pasukan Israel dan kelompok Hizbullah di Lebanon selatan. Salah satu WNI yang kembali ke Indonesia mengaku masih trauma dengan suara bom tersebut....

Artikel GLOBAL NEWS Cerita WNI Dievakuasi dari Lebanon, Trauma Dengar Suara Bom pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
BEIRUT, KOMPAS.com – Puluhan Warga Negara Indonesia (WNI) telah dievakuasi dari Lebanon akibat bentrokan yang sedang berlangsung antara pasukan Israel dan kelompok Hizbullah di Lebanon selatan. Salah satu WNI yang kembali ke Indonesia mengaku masih trauma dengan suara bom tersebut.

Biasanya dari jam 12 malam sampai pagi, kalau dengar bom, saya tidak bisa tidur,” kata Rina Mardiani tentang jurnalis Halbert Caniago, dilansir BBC News. Indonesia, Selasa (15 Oktober 2024).

Seorang perempuan berusia 33 tahun asal Sumatera Barat beserta kedua putranya Muhammad Muhalhal (6) dan Ahmad Muhalhal (4) mendarat di Bandara Internasional Minangkabau pada pukul 08.05 WIB pada Selasa (15 Oktober 2024).

Baca Juga: Setahun Perang di Gaza, Kisah WNI yang Jadi Relawan Dokter MER-C

“Suami saya masih di Lebanon,” katanya. “Hanya saya dan anak-anak yang kembali ke Indonesia.”

Setelah menempuh perjalanan jauh dari Lebanon menuju Indonesia, Lina kembali menginjakkan kaki di tanah Minangkabau setelah dievakuasi pemerintah Indonesia pada awal Oktober 2024. “Evakuasi menurut negara”

Rina menuturkan, dirinya, kedua anaknya, dan sejumlah WNI lainnya dievakuasi melalui jalur darat ke tiga negara.

“Dari Lebanon ke Suriah dengan bus dan ke Yordania dengan bus. Dari Yordania ke Jakarta dengan pesawat,” jelas Rina.

Selama perjalanan, Lina selalu mengkhawatirkan suaminya, Mustafa Muhalhal, 45, yang memilih tinggal di Lebanon bersama keluarganya.

“Dia dari sana.” kata Rina.

Hingga saat ini, Lina terus berkomunikasi dengan suaminya, namun situasi yang semakin memanas antara Israel dan Hizbullah membuatnya khawatir dengan nasib suaminya.

“Seminggu lalu, kawasan Golan dekat rumah saya juga dibom,” ujarnya. Trauma mendengar ledakan itu

Sebelum mereka dievakuasi dan dikembalikan ke Indonesia, Rina mengatakan, situasi di wilayah tempat mereka tinggal tidak seberbahaya wilayah lain di Beirut dan Lebanon Selatan.

Namun ketika serangan udara Israel di Lebanon selatan semakin intensif sejak awal Oktober, Lina mengaku kerap dikejutkan oleh suara ledakan bom.

“Saya trauma ketika mendengar bom itu. Kalau mendengar suara bom, biasanya saya tidak bisa tidur dari jam 12 sampai pagi.

Pengeboman tersebut merupakan trauma yang dialami Lina dan kedua anaknya.

Artikel GLOBAL NEWS Cerita WNI Dievakuasi dari Lebanon, Trauma Dengar Suara Bom pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
https://sp-globalindo.co.id/cerita-wni-dievakuasi-dari-lebanon-trauma-dengar-suara-bom/feed/ 0