Artikel Mark Zuckerberg dan Donald Trump, Dulu Seteru Kini Sekutu pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Acara ini dihadiri oleh beberapa bos perusahaan teknologi, salah satunya adalah Mark Zuckerberg (Zuck).
Banyak orang mempertahankan kehadiran Zuck selama pelantikan Trump baik di dunia bisnisnya dan bisnis. Anda dapat mengatakan ini karena Zuckerberg telah menjadi tuan rumah Trump belakangan ini.
Pada tahun 2021, Zuckerberg memblokir meta, memblokir akun Facebook dan Instagram Trump tanpa batas waktu. Alasan pemblokiran ini adalah bahwa akun Trump dianggap sebagai berbagi, memanggil dan mempromosikan komunitas Amerika.
Evaluasi ini didasarkan pada gunung pemberontak Capitol pada 6 Januari 2021, yang menewaskan lima orang dalam pemilihan umum 2020 menyebabkan konflik antara Joe Biden dan pendukung Trump.
BACA JUGA: Lembut Cina, siap untuk membahas pertanyaan Tiktok Trump
Pemblokiran akun Facebook dan Instagram Trump dibatalkan pada Januari 2023 dengan catatan meta untuk membatasi posting Trump sehingga orang lain tidak akan melihatnya jika itu akan melanggar aturan lagi.
Ketika Save America diterbitkan pada 3 September 2024, Trump juga mengancam Penjara Mark Zuckerberg. Bahaya ini didasarkan pada rumor bahwa meta memalsukan hasil pemilihan AS pada tahun 2020.
“Kami sekarang secara ketat memantau pergerakan Zuckerberg. Jika dia melakukan secara ilegal dalam pemilihan presiden AS pada tahun 2024 dan menyegarkan lagi, kami akan memastikan dia akan menghabiskan sisa hidupnya di penjara,” kata Trump.
Trump juga menyebut Zuck dengan istilah unik yang negatif.
Dua dari mereka adalah “Zuckerschmuck”, yang menandai esensi bahwa Zuck bodoh, dan “Zuckerbucks” karya Zuckerberg adalah bentuk yang dianggap sebagai uang untuk tujuan politik. Rirau, sekarang sekutu
Untuk pertama kalinya, kebencian Zuckerberg dan Trump menghilang. Sekarang Zuckerberg tampaknya membersihkan dan meningkatkan hubungannya dengan Trump.
Pada November 2024, Zuckerberg memutuskan untuk bertemu Trump di rumahnya di Mar-A-LGO di Palm Beach, Florida, AS.
Menurut pertemuan ini, posisi dan strategi di masa depan pemerintah Trump membahas masa depan. Segera setelah pertemuan ini, Meta memutuskan untuk menyumbangkan satu juta dolar untuk dana pelantikan Trump (sekitar $ 16,2 miliar rp).
Pada 7 Januari 2025, Meta juga memutuskan untuk mengubah kebijakannya terkait dengan sistem fakta AS. Sistem ini sekarang digantikan oleh catatan komunitas – fungsi yang memungkinkan pengguna untuk merayakan berbagai berita palsu.
Artikel Mark Zuckerberg dan Donald Trump, Dulu Seteru Kini Sekutu pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel CEO Meta Mark Zuckerberg Rekaman dan Rilis Lagu, Hadiah “Hari Jadian” untuk Istri pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>“Get Low” versi Mark Zuckerberg dinyanyikan oleh rapper T-Pain.
T-Pain sendiri merupakan seorang penyanyi, rapper, penulis lagu dan produser musik asal Amerika Serikat. Ia dikenal karena penggunaan efek Auto-Tune pada vokalnya, yang menjadi ciri khas dan memengaruhi tren musik di akhir tahun 2000-an.
Lagu tersebut dirilis sebagai kado untuk merayakan “ulang tahun” istrinya Priscilla Chan pada Kamis (15/11/2024). Duet antara Zuckerberg dan T-Pain disebut “Z-Pain”.
Baca juga: Mark Zuckerberg Masuk Daftar Tiga Orang Terkaya di Dunia, Lampaui Pimpinan Amazon
“Get Low dimainkan ketika saya pertama kali bertemu Priscilla di pesta kampus, jadi kami mendengarkannya setiap tahun pada hari jadi kami,” tulis Zuckerberg di akun Instagram-nya.
“Tahun ini kami bekerja sama dengan @TPain untuk merilis versi kami sendiri dari mahakarya liris ini. Lagunya juga tersedia di Spotify. Love you P,” lanjut Zuckerberg.
Postingan Instagram tersebut disertai dengan foto Zuckerberg dan T-Pain di studio, serta video reaksi Chan yang menunjukkan keterkejutannya menerima penghargaan tersebut.
“Ya Tuhan, ini z-pain,” kata Chan dalam video tersebut.
Ia juga mengatakan bahwa lagu yang ditulis Zuckerberg “sangat romantis”.
“Apakah ini hal paling romantis yang pernah kamu lakukan?” Zuckerberg bertanya dalam video tersebut.
Baca juga: Menulis ke DPR, Mark Zuckerberg Akui Diminta Sensor Konten Covid-19 di AS
“Romantis sekali. Dua puluh satu tahun kemudian, saya mungkin tidak seromantis itu, tapi lagu ini membawa kembali banyak kenangan indah,” kata Priscilla.
Kolaborasi ini menambah upaya Zuckerberg untuk tetap relevan secara budaya melalui berbagai perubahan gaya dan penampilannya. Lagu ini hanya tersedia di Spotify, dan tidak di platform lain seperti YouTube atau Apple Music.
Penasaran dengan suara Zuckerberg saat bernyanyi? Dengarkan melalui tautan berikut.
Dengarkan berita terkini dan daftar berita kami langsung ke ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029vafpbedbppzzrk13ho3d. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel CEO Meta Mark Zuckerberg Rekaman dan Rilis Lagu, Hadiah “Hari Jadian” untuk Istri pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>